Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI DI KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Saknosiwi, Yoaneth Selvita; Kalangi, Josep B.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 3 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu unsur yang paling penting dalam pembangunan daerah adalah cara pengelolaan keuangan daerah secara berhasil guna dan berdaya guna. Pengelolaan keuangan daerah yang baik dilakukan untuk mewujudkan otonomi daerah dan desentralisasi yang luas, nyata dan bertanggung jawab serta diperlukan pengelolaan daerah secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Keleluasan yang dimiliki daerah diharapkan dapat meningkatkan kemandirian keuangan daerah serta kinerja pemerintah daerah untuk mendorong terciptanya pembangunan ekonomi yang lebih baik. Adapun penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas dan efisiensi serta pengelolaan keuangan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi di Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Deskriptif dengan pendekatan secara Kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder melalui pencarian data dan pengumpulan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bolaang Mongondow dan Visualisasi Data APBD Kementerian Keuangan. Hasil penelitian menunjukan tingkat efektivitas 5 tahun terakhir masih berada pada rasio di atas 100 % kondisi ini menunjukan pengelolaan pendapatan daerah semakin efektif. Untuk tingkat efisiensi selama 5 tahun terakhir masih belum efisien karena rasionya belum mencapai rasio dibawah 90 %. Hal ini mengindikasi bahwa sistem pengelolaan keuangan daerah oleh pemerintah daerah Kabupaten Bolaang Mongondow masih kurang baik. 
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN, TINGKAT KEMISKINAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, BELANJA PEMERINTAH BIDANG PENDIDIKAN DAN BIDANG KESEHATAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI PROVINSI SULAWESI UTARA TAHUN 2008-2019 Ranadhani, Ariska; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencapai  tujuan pembangunan Pemerintah harus melakukan suatu upaya  peningkatan sumber daya manusia. Maka diperlukan adanya sumber  daya  manusia yang memiliki kualitas dari segi pendidikan dan keterampilan sehingga mampu bekerja untuk mengaktualisasikan diri serta memperoleh manfaat ekonomi dalam upaya peningkatan kualitas kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari Tingkat Pengangguran, Tingkat Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Pemerintah Bidang Pendidikan, dan Belanja Pemerintah Bidang Kesehatan terhadap IPM di Provinsi Sulawesi Utara selama tahun 2008-2019. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah regresi berganda dengan bantuan software Eviews 8. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel Tingkat Pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM. Tingkat Kemiskinan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap IPM. Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh dan signifikan terhadap IPM. Belanja Pemerintah Bidang Pendidikan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM.  Belanja Pemerintah Bidang Kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Hasil penelitian ini menunjukkan Tingkat Pengangguran, Tingkat Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Pemerintah Bidang Pendidikan, dan Belanja Pemerintah Bidang Kesehatan berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Sulawesi Utara. 
ANALISIS PERFORMA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN BOVEN DIGOEL Renahuremba, Makdalena; Kawung, George M.V.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 4 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performan keuangan daerah di Kabupaten Boven Digoel. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari instansi pemerintah terkait, yakni mengenai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam kurun waktu 2014-2017. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Adapun alat analisisnya adalah Pertumbuhan PAD, Pertumbuhan Total Pendapatan Daerah, Rasio Kemandirian Keuda, Rasio Ketergantungan Keuda, dan Rasio DDF. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa dari tahun 2014-2017 PAD pertumbuhannya meningkat, TPD mencapai pertumbuhan positif, Tingkat Kemandirian Keuda relatif rendah tetapi terjadi peningkatan, Tingkat ketergantungan terhadap dana pemerintah pusat masih tinggi akan tetapi rasio semakin rendah, dan Rasio DDF masih rendah akan tetapi semakin baik.  Secara keseluruhan performa keudanya masih terbatas dalam membiayai sendiri kegiatan penyelenggaraan pemerintahan di daerahnya. Untuk itu diharapkan pemerintah daerah Kabupaten Boven Digoel lebih mengefektifkan perolehan sumber PAD yang sudah ada dan mampu menggali potensi-potensi sumber pendapatan asli daerah yang baru dengan memanfaatkan sumber daya yang telah ada, sehingga dapat meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah. 
ANALISIS POTENSI SEKTOR PEREKONOMIAN KABUPATEN RAJA AMPAT, KABUPATEN TELUK BINTUNI DAN KABUPATEN MANOKWARI DI PROVINSI PAPUA BARAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI (PENDEKATAN SEKTORAL) Kalambia, Beatrice T.; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 6 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Manokwari. Tiga kabupaten tersebut masing-masing memiliki kondisi wilayah yang berbeda walaupun termasuk dalam satu provinsi. Pertumbuhan ekonomi masing-masing daerah cenderung berbeda satu sama yang lainnya. Maka dalam pelaksanaan pembangunan memerlukan perencanaan  yang baik dapat membantu pihak terkait dalam menetukan prioritas kebijakan yang perlu dilakukan dalam pengembangan terhadap potensi ekonomi dari sektor-sektor yang memberikan kontribusi untuk menggerakan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sektor ekonomi dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa runtut waktu dari PDRB Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Manokwari dan Provinsi Papua Barat tahun 2015-2019, alat analisis yang digunakan yaitu analisis Dynamic Location Quotient (DLQ), dan analisis Klassen Typology. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar sektor ekonomi pada masing-masing daerah memiliki potensi untuk berkembang dalam beberapa tahun kedepan dan secara umum termasuk dalam klasifikasi sektor berkembang yang memiliki tingkat pertumbuhannya tinggi tetapi tingkat kontribusinya masih tergolong rendah. 
ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR KABUPATEN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Elverbinta Br Gurusinga; Daisy S.M Engka; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspek pemerataan pendapatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan, karena pemerataan hasil pembangunan merupakan salah satu strategi dan tujuan pembangunan nasional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar kecilnya ketimpangan antar kabupaten dan untuk mengetahui pengaruh dari tingkat investasi dan penyerapan tenaga kerja terhadap ketimpangan pendapatan antar kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa time series yang diperoleh dari website Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara dan website National Single Window for Investment (NSWI). Data diolah menggunakan metode analisis Indeks Williamson dan Regresi Data Panel dengan bantuan program Microsoft Excel 2010 dan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan pendapatan pada pemerintahan daerah antar kabupaten di Provinsi Sumatera Utara periode tahun 2016-2020 termasuk dalam kriteria yang rendah karena berada pada interval 0 – 0.5 yaitu sebesar 0.1329. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa tingkat investasi berpengaruh positif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan antar kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Penyerapan tenaga kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap ketimpangan pendapatan antar kabupaten di Provinsi Sumatera Utara.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA COFFEE SHOP DI KOTA DEPOK Benjamin G. Rorie; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 7 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan nasional menempatkan manusia sebagai titik sentral sehingga mempunyai ciri-ciri dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Coffee Shop merupakan salah satu usaha UMKM yang turut ambil andil dalam mendrongkrak perekonomian daerah dimana seperti yang di ketahui minum kopi telah menjadi tren gaya hidup kosmopolitan. Fenomena global ini dapat dilihat di mancanegara, termasuk indonesia. Kebiasaan berbincang di kafe sebenarnya sudah lama menjadi kebiasaan orang Prancis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Modal Usaha, Jumlah Tenaga Kerja, Lama Usaha dan Biaya Promosi terhadap Pendapatan Usaha Coffee Shop Di Kota Depok. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat di tarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial variabel Modal Usaha memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Pendapatan Usaha Coffee Shop di Kota Depok, Secara parsial variabel Tenaga Kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Pendapatan usaha coffee shop di Kota Depok, Secara parsial variabel Lama Usaha tidak memiliki pengaruh secara statistik terhadap Pendapatan usaha coffee shop di Kota Depok, Secara parsial variabel Biaya Promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap Pendapatan usaha coffee shop di Kota Depok dan Secara simultan variabel Modal Usaha,Tenaga Kerja, Lama Usaha dan Biaya promosi secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan usaha coffee shop di Kota Depok.
ANALISIS PEREKONOMIAN KABUPATEN MINAHASA UTARA (PENDEKATAN BASIS, DAYA SAING DAN POTENSI SEKTORAL) Patricia D.T Silalahi; Daisy S.M Engka; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Minahasa Utara adalah salah satu daerah otonomi dengan berbagai potensi yang dimiliki dalam perencanaan pembangunan daerah. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis Location Quotient (LQ), metode Shift Share, dan metode Klassen Tipologi. Hasil penelitian metode LQ menunjukkan bahwa sektor ekonomi yang menjadi sektor basis dalam perekonomian di Kabupaten Minahasa Utara adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor listrik dan gas, sektor konstruksi, sektor real estate, sektor jasa pendidikan. Hasil penelitian metode Shift Share menunjukkan bahwa sektor yang memiliki daya saing dalam perekonomian Kabupaten Minahasa Utara adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air,pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi sepeda dan mobil sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor real estate, sektor jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Hasil penelitian metode Klassen Tipologi menunjukkan bahwa sektor ekonomi yang menjadi sektor yang maju dalam perekonomian adalah sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, sektor real estate dan sektor jasa Pendidikan. Kata Kunci : Sektor Basis; Daya Saing; Potensi Ekonomi
PENGARUH TINGKAT HUNIAN HOTEL DAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA MANADO Jonathan J. Katiandagho; Josep Bintang Kalangi; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 22 No. 8 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Kota Manado pendapatan asli daerah salah satunya ditopang dari pendapatan dari sector pariwisata salah satunya adalah tingkat hunian hotel yang ada di Kota Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh tingkat hunian hotel terhadap pendapatan asli daerah di Kota Manado melalui pajak daerah sebagai variable intervening. Penelitian ini merupakan kuantitatif khususnya penelitian di bidang ekonomi perencanaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan jenis data runtutan waktu atau time series. Analisis data penelitian menggunakan analisis jalur. Tingkat Hunian Hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Pajak Daerah di Kota Manado. Pajak Daerah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Manado. Tingkat Hunian Hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Manado. Tingkat Hunian Hotel secara tidak langsung tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang dimediasi oleh Pajak Daerah di Kota Manado. Pemerintah Kota Manado dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu fokus meningkatkan pajak daerah karena telah terbukti berdampak terhadap peningkatan PAD lebih dari 15 tahun.
KAJIAN POTENSI PEREKONOMIAN KABUPATEN TALAUD PERIODE 2017-2021 Prilly Pontororing; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu daerah otonomi yang berada di provinsi Sulawesi Utara dan dengan berbagai potensi sumberdaya alama yang dimiliki. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifkasi terhadap sektor-sektor ekonomi yang ada agar dapat dipakai sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis LQ, metode DLQ dan metode Shift Share. Hasil penelitian menggunakan metode analisis menunjukkan bahwa terdapat sepuluh sektor yang memiliki prospek untuk menjadi sektor basis atau tetap mempertahankan posisi sebagai sektor basis. Sepuluh sektor tersebut yaitu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan dan Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (sebagai sektor basis dan prospek kedepannya adalah tetap sebagai sektor basis), sektor konstruksi, sektor penyediaan akomodasi dan akan minum, sektor informasi dan komunikasi, Sektor jasa keuangan dan asuransi, dan Sektor jasa pendidikan (bukan sektor basis, namun prospek ke depannya bisa menjadi sektor basis). Hasil penelitian dengan metode Shift Share menunjukkan bahwa hanya 2 sektor yang memiliki daya saing terhadap sektor yang sama pada perekonomian Sulawesi Utara yaitu Sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi sepeda dan mobil dan sektor jasa keuangan dan asuransi. Kata kunci: Sektor Basis; Potensi; Daya Saing
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Bima Christian; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan otonomi daerah tidak lepas dari kemampuan suatu daerah dalam bidang keuangan. Daerah otonom harus memiliki kewenangan dan kemampuan optimal untuk menggali sumber-sumber keuangan sendiri. Aspek keuangan merupakan salah satu dasar kriteria untuk dapat mengetahui secara nyata kemampuan daerah dalam mengurus rumah tangganya sendiri. Kemampuan daerah yaitu daerah mampu menggali sumber-sumber keuangan sendiri guna membiayai kebutuhan keuangannya tanpa bergantung kepada pemerintah pusat. Objek dalam penelitian ini adalah badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten Minahasa Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kauntitatif yang selanjutnya dianalisis menggunakan beberapa rasio yaitu, rasio kemandirian, rasio derajat fiskal, rasio pertumbuhan dan rasio efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah kabupaten Minahasa Selatan tidak mampu mengelolah keuangan daerah yang menyebabkan masih kurangnya tingkat kemandirian pengelolaan keuangan daerah dengan katagori rendah sekali dikarenakan pemerintah kabupaten minahasa selatan masih berharap pada transfer dana perimbangan. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Daerah; Otonomi Daerah
Co-Authors A. H. S. Tumbel, Farrell Adelina Agnes Lapian, Adelina Agnes Alicia Margareicher Tinungki Amalia, Valentin Vina Amran T. Naukoko Amran T. Naukoko Anderson G. Kumenaung Anderson G. Kumenaung Anderson G. Kumenaung, Anderson G. Anderson Kumenaung Anjelly S. P. Way Annisa A. Anwar Aprilia P.S. Faidiban Arif Buntuan Athena Sharone Kawuwung B. Kalangi, Josep Benjamin G. Rorie Bima Christian Bryan Enrico Rosang Christin A. A. Alfons Daisy Engka Daisy S.M Engka Daisy S.M Engka Daisy S.M. Engka Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dangeubun, Kristy Grindy Dewina Suryani Pratama Pangalila Dirgahayu Larengkum Een N. Walewangko Een N. Walewangko, Een N. Elverbinta Br Gurusinga Engka, Daisy S. M. Engka, Daisy S.M Engka, Daisy S.M Erjergit, Heilda Falentino Junior Timbuleng George M. Kawung George M.V Kawung George M.V. Kawung, George M.V. Geraldo M. Kermite Ginting , Sindy Pebrina Br Greydi Normala Sari Ita Pingkan F. Rorong Ita Pingkan F. Rorong Jakati, Heston Jefi B. Apena Jeisika Lulage Jesica Tendean Jonathan J. Katiandagho Jory S Dauhan Josep B Kalangi Josep Bintang Kalangi Josep Bintang Kalangi, Josep Bintang Josep Kalangi Jui Rompas, Jui Kalambia, Beatrice T. Kalangi, Josep B. Kalangi, Joseph B. Kawatu, Paulo Grasiano Izaak KAWUNG, GEORGE M.V Kekenusa, Agung Lapian, Viesta Anggun Lendentariang, Deysy Lintang, Shania Loleng, Ridho Lube, Felber Lumi, Angela N.M Magdeline Gloria Sipahelut Mamonto, Chikita Mamuane, Novelya Manua, Liseptiani S. Maria Greistina Egeten Marshela Jini Pangemanan Masinambow, Vecky A.J. Masinambow, Vecky A.J. Meisye Kiriman Nadia Zarah Waloni1 Natalia, Nensy Desi Ayu Nikita, Leontine Anasthasia Ningrum, Dwi Susilawati Pakaya, Angelita Pantow, Jeclin Desy Marselina Patricia D.T Silalahi Polandos, Prisilia Monika Pongoh, Patrichia Natasya Popato’on, Cindy C. Prilly Pontororing Putri, Syafah Pradita Dwi Ranadhani, Ariska Renahuremba, Makdalena Rizqa P. Pakaya Rorong, Ita P. Rorong, Ita Pingkan F Rorong, Ita Pingkan F. ROTINSULU, DEBBY CH Rotinsulu, Tri O. Rumate, Vekie A. Saerang, Joel C. J Saknosiwi, Yoaneth Selvita Sandry Mamonto Saturuma, Josua Mardi Stefanie Litamahuputty Sumual, Jacline I. Sumual, Noula S.M Sutomo Palar Tahuna, Triwira Karya Tangkilisan, Lanny Christi Tarigan, Chandra Tembang, Triones Tri Oldy Rotinsulu Tuerah, Gabriel Tumbel, Juvita Vecky A.J Masinambow Vecky A.J. Masinambow Vecky Masinambow Vidi Jesika Tulalo Wararag, Verki Widya A. E Kariawu Yemima Manengal