Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Evaluasi Penggunaan Obat Rasional Pada Pasien Gagal Jantung di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Gunawan, Lea Nathaniela Agneta; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q6a3e681

Abstract

Gagal jantung memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Pengobatan farmakologis berperan penting dalam mengurangi gejala dan memperbaiki prognosis pasien, sehingga penggunaannya harus rasional. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan obat pada pasien gagal jantung berdasarkan indikator tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, berdasarkan rekam medis pasien gagal jantung tahun 2024. Sampel diambil menggunakan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel akhir sebanyak 80 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan tepat pasien 94,73%, tepat indikasi 100%, tepat obat 100%, dan tepat dosis 98,68%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan obat pada pasien gagal jantung di rumah sakit ini telah rasional berdasarkan indikator tepat indikasi dan tepat obat. Namun, diperlukan peningkatan rasionalitas khususnya pada indikator tepat pasien dan tepat dosis.
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan Tinungki, Syalomita Esther; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/46tvye39

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko yang paling signifikan untuk penyakit kardiovaskular selama beberapa dekade. Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Kepatuhan minum obat pasien berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan terapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara. Wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 57 total responden, terdapat sebanyak 11 pasien (19,3%) masuk dalam kategori kepatuhan tinggi, 15 pasien (26,3%) masuk dalam kategori kepatuhan sedang, dan sebanyak 31 pasien (54,4%) termasuk dalam kategori kepatuhan rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Suluun Kabupaten Minahasa Selatan termasuk dalam kategori kepatuhan rendah.      
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien Stroke Iskemik di Instalasi Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Rumambi, Gadis; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Melani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/p250a086

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit dengan angka kejadian yang tinggi baik secara nasional maupun global. Penanganannya sering melibatkan pengobatan kompleks akibat banyaknya penyakit penyerta, sehingga menyebabkan peningkatan risiko terjadinya masalah terkait obat atau Drug Related Problems (DRPs). Penelitian deskriptif retrospektif ini menganalisis 70 rekam medis pasien stroke iskemik (Periode Januari-Juni 2024) yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat DRPs dan berapa prevalensi DRPs pada pasien. Identifikasi DRPs dilakukan berdasarkan klasifikasi Cipolle yaitu indikasi tanpa terapi, terapi tanpa indikasi, dosis obat terlalu rendah, dan dosis obat terlalu tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien stroke iskemik di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado teridentifikasi adanya DRPs. Sebanyak 3 pasien (4,29%) berpotensi mengalami DRPs dengan total 3 kejadian DRPs dimana kategori terbanyak yaitu terapi tanpa indikasi (66,67%), dan indikasi tanpa terapi (33,33%) sedangkan tidak terdapat kejadian DRPs pada kategori dosis terlalu rendah dan dosis terlalu tinggi.
Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Antibiotik Secara Swamedikasi di Kota Manado : Studi Kualitatif Wenas, Glori Anjelina Preysi; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/0pedq994

Abstract

Penggunaan antibiotik tanpa resep dokter (swamedikasi) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang seriuskarena dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Fenomenaini marak terjadi, terutama di negara berkembang sepertiIndonesia, dan dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan, kemudahan akses, serta faktor sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menggali pengetahuan dan perilakumasyarakat di Kota Manado terkait penggunaan antibiotiksecara swamedikasi. Metode yang digunakan adalahpendekatan kualitatif dengan wawancara semi-terstrukturterhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentangantibiotik beragam; sebagian mengetahui fungsinya untukinfeksi bakteri, sementara lainnya belum memahaminyasecara tepat. Seluruh informan pernah melakukanswamedikasi antibiotik, dipengaruhi oleh pengalamanpribadi, lingkungan, kemudahan akses, serta efisiensi waktudan biaya. Amoxicilin dan ampicillin menjadi antibiotik yang paling sering digunakan, diperoleh dari apotek dan warung. Kesimpulannya, pemahaman masyarakat masih rendah dan praktik swamedikasi masih berlangsung.
Gambaran Kualitas Hidup Pasien Lansia yang Menerima Polifarmasi di Puskesmas Sonder Waworuntu, Injilia Sharon Queen; Wiyono, Weny Indayany; Jayanti, Meilani
Jurnal Lentera Farma Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Lentera Farma
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/4v62v633

Abstract

Kualitas hidup lansia merupakan penilaian subjektif seorang lansia terhadap tingkat kepuasan atau kesejahteraan yang dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan yang mencakup kondisi fisik, mental, sosial serta emosional dan dinilai berdasarkan referensi pribadi lansia tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien lansia yang menerima polifarmasi di Puskesmas Sonder. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif observasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 75 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner WHOQOL-BREF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien polifarmasi minor berjumlah 49 dengan kualitas hidup baik sebanyak 4 orang (5%), kualitas hidup sedang sebanyak 39 orang (52%) dan kualitas hidup buruk sebanyak 6 orang (8%). Untuk pasien polifarmasi mayor berjumlah 26 responden dengan kualitas hidup baik sebanyak 8 orang (11%), kualitas hidup sedang sebanyak 16 orang (21%) dan kualitas hidup buruk sebanyak 2 orang (3%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pasien lansia yang menerima polifarmasi di Puskesmas Sonder memiliki kualitas hidup sedang.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN SWAMEDIKASI DI APOTEK WILAYAH KOTA MANADO MENGGUNAKAN PENDEKATAN MYSTERY CUSTOMER Lolo, Widya Astuty; Wiyono, Weny Indayany; Mpila, Deby Afriani; Manawan, Fridly; Tatuh, Heru Andika
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Medica
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v8i2.64900

Abstract

Self-medication is an effort by the community to maintain their own health, which can have both positive and negative effects. This study aims to analyse the quality of self-medication services in Manado City using a mystery customer approach. The study was conducted in 96 pharmacies from March to June 2025 using a cross-sectional design. The subjects of this study consisted of pharmacists, pharmacy vocational workers and pharmacy staff. Based on the results of the study, the highest percentages in the demographic data included pharmacy ownership 73.96% (individual), pharmacy location 30,21% (South Manado), time of visit 60,42% (afternoon or evening), disease cases 16,67% (fever), and service providers 46,88% (pharmacy vocational workers). The highest percentages in patient examination and drug information were for whom the drug was intended (57,29%), rational drug use (68,75%), and instructions for use (59,38%). The lowest percentage related to the information provided was on specific medical conditions, one of which was pregnancy (0%). It can be concluded that the quality of self-medication services at pharmacies in the Manado City area varies, mainly depending on the service provider. Keywords: Self-medication, Mystery customer, Patient assessment, Drug selection, Drug information