Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perancangan Tepi Sungai Banjir Kanal Barat Sebagai Taman Olahraga dan Rekreasi Widiantara, I Wayan Andhika
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 16 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v16i2.1083

Abstract

Ruang Terbuka Hijau mempunyai manfaat yang sangat penting bagi wilayah perkotaan. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan yaitu melalui kenyamanan fisiknya yang tertata dengan baik, serta memiliki fungsi penunjang bagi warga kotanya. Bantaran sungai Banjir Kanal Barat Semarang merupakan salah satu potensi ruang terbuka hijau yang mampu dimaksimalkan melalui pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai sarana olahraga dan rekreasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi. Hasil dari studi ini adalah konsep perancangan ruang tebuka hijau dengan berdasarkan teori yang tellah dikaji lalu kemudian di intrepetasikan ke dalam sebuah gagasan desain perancangan sarana olahraga dan rekreasi. Green open space has very important benefits for urban areas. One of the benefits that can be felt is through physical comfort that is well organized, and has a supporting function for the citizens of the city. The Riverbank of Banjir Kanal Barat Semarang is one of the potential green open spaces that can be maximized through the use of green open spaces as a means of sports and recreation. This research uses a qualitative method where data is obtained by making direct observations at the location. The result of this study is a concept for designing green open spaces based on theories that have been studied and then interpreted into a design idea for designing sports and recreation facilities.  
MENGUNGKAP SIGNIFIKANSI ARSITEKTUR VERNAKULAR: PERSPEKTIF BUDAYA, SOSIAL, LINGKUNGAN, DAN PERILAKU Nursanty, Eko; Rusmiatmoko, Djudjun; Widiantara, I Wayan Andhika
Agora : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Arsitektur Usakti Vol. 21 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/agora.v21i2.18418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi signifikansi arsitektur vernakular dalam konteks budaya, sosial, lingkungan, dan perilaku. Peneliti mengadopsi metodologi penelitian literatur dengan menyelidiki berbagai artikel, buku, dan makalah penelitian yang relevan dalam domain ini dan melakukan aplikasi pada studi kasus di Kota Semarang dan Surakarta. Hasil penelitian ini menyoroti bahwa arsitektur vernakular bukan sekadar bentuk fisik, melainkan juga cerminan yang jelas dari identitas budaya dan warisan lokal. Selain itu, ditemukan bahwa arsitektur vernakular berperan penting dalam mempromosikan kohesi dan inklusivitas di dalam komunitas, menghadirkan ruang bersama yang mendukung pertemuan dan interaksi sosial. Penggunaan sumber daya lokal dan penerapan desain pasif dalam arsitektur vernakular juga berkontribusi pada efisiensi energi dan pengurangan dampak lingkungan. Lebih jauh lagi, penelitian ini mengungkapkan bahwa arsitektur vernakular secara alami mengikuti dan memahami pola perilaku serta norma sosial masyarakat yang menghuninya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini memberikan pemahaman yang dalam tentang pentingnya arsitektur vernakular dalam berbagai aspek budaya, sosial, lingkungan, dan perilaku. Informasi ini dapat berperan dalam membimbing praktik desain yang lebih berkelanjutan dan inklusif, yang mempertimbangkan konteks lokal dan mendukung interaksi positif dalam komunitas.  
Karakteristik Aktivitas Pengguna Ruang Terbuka Publik di Alun-Alun Purworejo: Characteristics of Open Space Users Activity in Alun-Alun Purworejo Ifalia Lutfiah; Astari Wulandari; I Wayan Andhika Widiantara
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 17 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v17i2.342

Abstract

Alun-Alun Purworejo sebagai ruang terbuka publik merupakan alih fungsi sejak didirikan pada tahun 1830 digunakan sebagai kerperluan latihan militer dan kini sebagai ruang terbuka publik. Selain letaknya yang strategis, kehadirannya berfungsi sebagai pusat pemenuhan kebutuhan sarana interaksi masyarakat. Maka dari itu, dilakukan penelitian dengan metode deskriptif kualitatif dan memanfaatkan teknik observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik aktivitas pengguna ruang terbuka publik di Alun-Alun Purworejo dengan melakukan pembagian zonasi menjadi empat zona. Dengan adanya keragaman aktivitas, fungsi Alun-Alun Purworejo sebagai ruang terbuka publik terpenuhi dengan intensitas aktivitas paling tinggi terdapat pada zona 1. Perubahan fungsi dari Alun Alun Purworejo terjadi sesuai dengan perubahan kebutuhan pengguna ruang publik kawasan perkotaan. Klasifikasi aktivitas yang terdiri dari;  aktivitas proses dominan pada area kulit luar, aktivitas transisi dominan pada kulit dalam, dan aktivitas fisik pada area inti. Meskipun demikian perlu perhatian lebih terhadap aspek filosofi, makna, dan kontekstualitas dalam proses desain dan penataan Alun – Alun Purworejo dimasa yang akan datang.
PENGARUH PENATAAN KORIDOR JALAN UTAMA KAMPUNG BATIK WIRADESA TERHADAP DAYA SAING Choirul Aamin; Astari Wulandari; Rizka Tri Arinta; I Wayan Andhika Widiantara
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.4

Abstract

Daya saing daerah adalah salah satu masalah utama dalam pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengaruh penataan koridor utama desa batik Wiradesa pada aspek daya saing. Koridor jalan desa batik wiradesa yang didominasi oleh kegiatan perdagangan batik dan non-batik memerlukan pengaturan kontekstual. Setelah pengaturan tersebut diharapkan mampu mengingatkan daya saing daerah setempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deduktif-kuantitatif-rasionalistik yang merupakan metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan meneliti hubungan antar variabel. Dimulai dengan survei lapangan, kemudian instrumen variabel dan indikator disusun di mana variabel dalam penelitian ini adalah 43 varibales dengan 7 variabel utama diuji untuk mewakili pengaturan koridor jalan utama desa batik Wiradesa untuk daya saing, setelah itu kuesioner pertanyaan disusun dan didistribusikan kepada responden dengan teknik purposive random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan SPSS terbukti bahwa ada pengaruh penataan koridor jalan utama desa batik wiradesa sebesar 61,7% terhadap daya saing dilihat dari integrasi fisik dan aktivitas. Sedangkan 38,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Indikator pada keterpaduan fisik mempengaruhi 16,8%, aksesibilitas mempengaruhi 0,5% dan aktivitas mempengaruhi 14,3% pada pesaing.