Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Determinants Of SARS-CoV-2 Risk In Health Workers At Health Center Cimahi City: Control Case Study During Covid-19 Ambar Dani syuhada; Ahmad, Nasir
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 14 No 1 (2025): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v14i1.1315

Abstract

Background: Health workers at health centers in handling SARS-CoV-2 are a population with a high risk of infection. There were 39 health workers infected with SARS-CoV-2 in Cimahi City health centers during 2021.Objective: To determine risk factors for SARS-CoV-2 in health workers at the Cimahi City health center.Methods: This study was an analytic study with a case control design. The data collected were secondary data from health centers and Cimahi Health Office. Cases are people with SARS-CoV-2 infection diagnosed with SARS-CoV-2 based on PCR examination reports from the Cimahi Health Office in 2021. Controls are people who are not diagnosed with SARS-CoV-2 based on PCR examination reports from the Cimahi Health Office in 2021. The sample technique used total sampling of 37 cases and 37 controls with a ratio of 1: 1. Univariate data analysis to see frequency distribution and bivariate to see the causal relationship with the Chi-square test. Results: Completeness of using PPE is associated with the incidence of SARS-CoV-2. Age, gender, type of officer and comorbidities were not associated with the incidence of SARS-CoV-2 disease.Conclusion: health centers during the SARS-CoV-2 pandemic even though they have been given vaccines for immunity, it is hoped that health workers, both medical and non-medical, will continue to adhere to using PPE completely and correctly and of course always comply with health protocols.
Potensi Tanaman Azolla microphylla dan Pistia stratiotes Dengan Metode Fitoremediasi Dalam Pengolahan Limbah Tahu Syuhada, Ambar Dani; Saputra, Aditiyana Eka; Gunawan, Taufik
Buletin Keslingmas Vol 44, No 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.12642

Abstract

Limbah cair merupakan bagian terbesar dan berpotensi mencemari lingkungan. Air limbah tahu banyak mengandung BOD, COD, TSS, dan pH yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh fitoremediasi dengan tanaman Azolla Microphylla dan Pistia stratiotes (Kayu Apu) terhadap efektifitas penurunan BOD, COD, NH3 (Amoniak) pada air limbah tahu. Metode penelitian ini desain pre-eksperimental, pemeriksaan kadar BOD, COD, dan Amoniak sampel air limbah tahu dilakukan di Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kota Cimahi. Uji statistik menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh perlakuan tanaman Azolla dan Kayu apu terhadap kadar COD (P value = 0.014), sedangkan tanaman Azolla dan Kayu apu tidak berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD dan Amoniak dengan nilai (p value = 0.228), dan (P value = 0,291). Tanaman Pistia stratiotes (Kayu Apu)  mampu menurunkan kadar COD sebesar 9,175% mg/L dan tanaman Azolla Microphylla mampu menurunkan kadar COD 1,385% mg/L. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan metode ini dengan proses aklimatisasi lebih diamati pada tanamannya, serta bobot tanaman ditambah dan konsentrasi pada air limbah tahu lebih turun dari konsentrasi 75%. 
Deteksi Bahan Tambahan Beracun dan Kontaminasi Mikrobiologis dalam Makanan Jajanan Sekolah: Upaya Mewujudkan Pangan yang Berkualitas Syuhada, Ambar Dani; Juariah, Lela; Saputra, Aditiyana Eka
Buletin Keslingmas Vol. 43 No. 3 (2024): BULETIN KESLINGMAS VOL. 43 NO.3 TAHUN 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v43i3.11826

Abstract

Makanan dan minuman sering mengandung bahan tambahan pangan yang berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan pencemaran bakteri E. Coli. Ini terutama berlaku untuk makanan dan minuman yang dibeli langsung di jalan. Sebuah penelitian yang dilakukan di enam kota (Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya) menemukan bahwa 72% dari jajanan sekolah anak positif mengandung zat berbahaya. Kota Cimahi terdiri dari 3 kecamatan yang memiliki jumlah Sekolah Dasar sebanyak 125 sekolah. Jumlah peserta didik untuk tahun genap 2023 sebanyak 14.787 siswa sedangkan untuk ganjil 14.768. Tujuan penelitaian ini yaitu mengidentifikasi kandungan senyawa formalin, boraks, Rhodamin B dan bakteri e.coli pada jajanan anak-anak Sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif cara melakukan pengambilan sampel pada penjual jajanan yang dijual di Sekolah Dasar Wilayah Kota Cimahi dan selanjutnya dilaksanakan pemeriksaan kandungan zat pengawet boraks, formalin, rhodamin b dan e. coli. Populasi sejumlah 31 sekolah dasar dengan menggunakan simple random sampling. Sampel yang digunakan adalah jenis makanan yang diduga terdapat bahan kimia berbahaya seperti boraks, formalin dan rhodamin-B dan minuman memgandung e.coli Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan analisis distribusi frekuensi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari 31 lokasi sampel yang diambil didapatkan bahwa jajanan anak sekolah dasar di Kota Cimahi mengandung zat berbahaya, hal ini terbukti terdapat  3,2% postif boraks, postif  Rhodamin B sebesar 6,5%, postif e.Coli  sebanyak 32,3% dan positif formalin sebanyak 12,9%. sosialisasi tentang jajanan sehat kepada pengelola kantin sekolah dan pedagang di sekitar sekolah denagn cara kerja sama lintas sektor anatara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan lembaga pendidikan tinggi, orang tua agar dibiasakan siswa membawa makanan sehat dari rumah.
Potensi Tanaman Azolla microphylla dan Pistia stratiotes Dengan Metode Fitoremediasi Dalam Pengolahan Limbah Tahu Syuhada, Ambar Dani; Saputra, Aditiyana Eka; Gunawan, Taufik
Buletin Keslingmas Vol. 44 No. 2 (2025): BULETIN KESLINGMAS: VOL. 44 NO. 2 TAHUN 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/keslingmas.v44i2.12642

Abstract

Limbah cair merupakan bagian terbesar dan berpotensi mencemari lingkungan. Air limbah tahu banyak mengandung BOD, COD, TSS, dan pH yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh fitoremediasi dengan tanaman Azolla Microphylla dan Pistia stratiotes (Kayu Apu) terhadap efektifitas penurunan BOD, COD, NH3 (Amoniak) pada air limbah tahu. Metode penelitian ini desain pre-eksperimental, pemeriksaan kadar BOD, COD, dan Amoniak sampel air limbah tahu dilakukan di Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kota Cimahi. Uji statistik menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh perlakuan tanaman Azolla dan Kayu apu terhadap kadar COD (P value = 0.014), sedangkan tanaman Azolla dan Kayu apu tidak berpengaruh terhadap penurunan kadar BOD dan Amoniak dengan nilai (p value = 0.228), dan (P value = 0,291). Tanaman Pistia stratiotes (Kayu Apu)  mampu menurunkan kadar COD sebesar 9,175% mg/L dan tanaman Azolla Microphylla mampu menurunkan kadar COD 1,385% mg/L. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan metode ini dengan proses aklimatisasi lebih diamati pada tanamannya, serta bobot tanaman ditambah dan konsentrasi pada air limbah tahu lebih turun dari konsentrasi 75%. 
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI Syuhada, Ambar Dani; Dewita, Trisna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i02.2672

Abstract

Kasus keracunan pestisida di Jawa Barat pada tahun 2019 tercatat sebanyak 334 jumlah kasus, jumlah angka kasus tersebut berpotensi meningkat setiap tahunnya. Diperlukannya promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi K3 terhadap pengetahuan dan sikap petani di terkait penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dari bahaya pestisida kepada Gabungan Kelompok Tani (gapoktan) Tunas Harapan di Desa Bobos Kecamatan Legon kulon Kabupaten Subang. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest – posttest yaitu dilakukan observasi sebelumnya, lalu melihat perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya perlakuan. Desain ini dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol. Pemberian materi menggunakan alat bantu berupa proyektor untuk memberikan ilustrasi secara audio visual dan menggunakan leaflet. Sampel penelitian 48 responden kepada gapoktan Tunas Harapan di Desa Bobos Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang. Pengumpulan data dilakukan dengan melalui kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat uji-t dependen (parametrik). Tingkat pendidikan mayoritas sekolah menengah atas sebanyak 56%, umur 40% dewasa awal, jenis kelamin 83% laki-laki. Terdapat pengaruh promosi k3 menggunakan media audio visual dan leaflet terhadap pengetahuan dan sikap sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan dengan nilai p : 0,0001. Disarankan hendaknya Unit Pelaksana Teknis Dinas Pertanian di Desa Bobos Kecamatan Legon kulon Kabupaten Subang membuat program promosi K3 setiap 6 bulan sekali dan membuat tim pos Upaya Kesehatan Kerja.