Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MENGEMBANGKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI REMAJA MASJID LINGKUNGAN PENGEMPEL Fitriani, Farida; Aryani, Menik; Rayani, Dewi; Kurniawati, Wiwien; Wibawa, Restu
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.13310

Abstract

Menjadi seorang wirausaha memiliki ciri-ciri khusus, yaitu percaya diri, berorientasi pada hasil, keberanian mengambil risiko, memiliki jiwa kepemimpinan, berorientasi pada masa depan, dan keorisinilan. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk menginspirasi remaja masjid linkungan Pengempel agar memiliki minat dan motivasi tinggi dalam menjalani wirausaha. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini akan dilakukan secara terpadu dan partisipatif dengan ceramah dan diskusi. Pada tahap ceramah tim melakukan sosialiasi mengembangkan jiwa kewirausahaan sejak dini bagi remaja masjid lingkungan Pengempel. Sedangkan tahap diskusi dilakukan untuk menambah pemahaman dan tanya jawab seputar kewirausahaan dan membahas mengelola keuangan usaha kepada para remaja. Dengan adanya program ini, luaran yang diharapkan yaitu remaja aktif mengikuti proses pelaksanaan dan memiliki pemahaman serta kemampuan dalam berwirausaha. Remaja juga diharapkan mampu meningkatkan jiwa berwirausaha dengan melakukan tindakan langsung untuk memulai usaha. Mempraktikkan dikehidupan sehari-hari, sebagai bekal di masa depan untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses dan handal.
MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI ICE BREAKING PADA MATA PELAJARAN IPA Kurniawati, Wiwien; Wibawa, Restu; Ikawati, Hastuti Diah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.1688

Abstract

Minat belajar adalah suatu faktor internal dalam diri seseorang, sehingga minat belajar memiliki hubungan yang erat dengan hasil belajar. Jika minat seseorang kurang maka hasil belajarpun akan rendah, begitupun juga sebaliknya. Hasil belajar dalah keberhasilan yang dicapai oleh siswa, yakni prestasi belajar siswa di sekolah yang mewujudkan dalam bentuk angka. Salah satu aktor yang mempengaruhi hasil belajar itu sendiri adalah minat belajar, dimana minat itu sendiri suatu keinginan yang yang dapat menarik perhatian sehingga timbul rasa keingintahuan terhadap sesuatu yang menarik. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif berupa eksperimen. Eksperimen berkaitan dengan penelitian yang diarahkan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh perlakuan tertentu. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek maupun subjek yang mempunyai kuantitas karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII Pada mata pelajaran IPA yang berjumlah 23 siswa. Berdasarkan hasil analisis dengan rumus t-test bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel (9 > 8,488), dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya Penggunaan Ice Breaking dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tentang tata surya di SMP Islam Al-Azhar Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.
Penguatan Karakter Siswa Melalui Program “Business Day” dalam Pelatihan Kewirausahaan Wibawa, Restu; Lukitasari, Diah; ., Sami'un
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 5, No 1 (2024): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v5i1.656

Abstract

Program pengabdian masyarakat dengan judul “Pelatihan Kewirausahaan Melalui “Business Day” Untuk Membangun Karakter Siswa ” memiliki beberapa target dan luaran. Adapun target dari program ini diantaranya: (1) program ini diperuntukkan bagi orang tua dan guru yang ada di lingkungan PAUD Mutiara Islami; (2) meningkatkan pemahaman guru mengenai metode pembelajaran; (3) meningkatkan kemampuan guru dalam menganalisa karakter masing-masing anak; (4) meningkatkan kesadran orang tua untuk terlibat dalam pembentukan karakter anak; dan (5) meningkatkan Kerjasama antara orang tua dan guru dalam pembentukann karakter anak. Kemudian luaran yang dihasilkan dari program ini diantaranya: (1) terlaksananya kegiatan pelatihan dengan judul “Pelatihan Kewirausahaan Melalui “Business Day” Untuk Membangun Karakter Siswa; dan (2) guru dan orang tua memiliki persepsi yang sama dalam pembentukan karakter siswa. Adapun tahapan kegiatan ini sebagai berikut: (1) persiapan dan pembekalan; (2) penyampaian materi; (3) pelaksanaan kegiatan pengabdiann dan (4) rencana keberlanjutan program. Hasil dari pengabdian diperoleh bahwa terciptanya sistem kekeluargaan antara pihak sekolah, guru, dan orang tua sehingga mengakibatkan motivasi anak dalam belajar dan bermain meningkat.
Kemampuan Guru dalam Mengintegrasikan Teknological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pengajaran Geometri di Sekolah Menengah Pertama Yulianti, Sri; Sukarma, I Ketut; Kurniawan, Ade; Sutarto, Sutarto; Hastuti, Intan Dwi; Wibawa, Restu; Untu, Zainuddin
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 7, No 2: Oktober 2024
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v7i2.583

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kemampuan guru matematika sekolah menengah pertama dalam mengintegrasikan Pengetahuan Pedagogis Konten Teknologi (TPACK) ke dalam pengajaran geometri melalui pendekatan deskriptif eksploratif kualitatif yang melibatkan 20 guru. Temuan penelitian mengungkapkan variasi signifikan dalam integrasi TPACK, dengan 20% kategori "Luar Biasa," 50% "Baik," 25% "Cukup," dan 5% "Buruk." Guru dalam kategori "Luar Biasa" memanfaatkan teknologi canggih seperti GeoGebra untuk menciptakan lingkungan pembelajaran interaktif yang meningkatkan pemahaman siswa tentang geometri, sementara guru dalam kategori "Cukup" dan "Buruk" mengandalkan metode tradisional dengan penggunaan teknologi yang minimal, yang mengungkapkan kesenjangan kompetensi yang signifikan. Penelitian ini menekankan potensi transformasional TPACK dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan keterampilan berpikir kritis, serta merekomendasikan pengembangan profesional yang terarah dan dukungan institusional untuk meningkatkan kompetensi guru dan memajukan pendidikan matematika.
KARAKTERISTIK CARA GURU MENGAJAR DENGAN KEPUASAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR Hardiansyah, Hardiansyah; Wibawa, Restu
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v3i1.1216

Abstract

Dalam lembaga pendidikan, kepuasan merupakan indikator yang sangat pentinguntuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar. Akan tetapi tidak bisa dipungkiribahwa tinggi rendahnya kepuasan siswa banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor lain disampingproses pengajaran itu sendiri, seperti keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, danberwujud diukur dengan karakteristik cara guru mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui Karakteristik Cara Guru Mengajar Dengan Kepuasan Siswa Dalam Proses BelajarMengajar di SMA Negeri 1 Jerowaru Lombok Timur. Subyek penelitian ini adalah seluruhsiswa di SMA Negeri 1 Jerowaru Lombok Timur. Metode pengumpulan data yang digunakanadalah metode angket sebagai metode pokok untuk memproleh data tentang karakteristik caraguru mengajar dan kepuasan, sedangkan metode wawancara sebagai metode pelengkap.Analisis data menggunakan rumus Koefisien kerelasi product moment. Hasil penelitiandiperoleh nilai rhitung sebesar 0,394 dan nilai rtabel sebesar 0,367 pada taraf signifikansi 5% danN=29, atau (0,394>0,367). Hal ini menunjukkan bahwa Hipotesis nihil (Ho) ditolak danHipotesis alternatif (Ha) diterima. Karakteristik cara guru mengajar dengan kepuasan siswadalam proses belajar mengajar masih tergolong rendah. Dengan demikian dalam kegiatanbelajar mengajar masih berlangsung normal dan tidak ada pengembangan diri secara intrinsikmaupun ektrinsik dari guru untuk meningkatkan kualitas belajar siswa di kelas.Kata Kunci: Karakteristik Cara Guru Mengajar, Kepuasan Siswa
DESAIN PROGRAM SEKOLAH ISLAM TERPADU TERHADAP PELAKSANAAN KURIKULUM Wibawa, Restu; Hardiansyah, Hardiansyah
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v9i2.4814

Abstract

Abstract: Integrated Islamic schools that have emerged in the current era are here to answer the educational challenges that are being faced by society. Of course, the institution has an educational program design that will be carried out. The design of educational programs at each level that will be used as a basis for implementing education is called the curriculum. Integrated Islamic School is a school whose curriculum integrates Islamic values, skills with the national curriculum. The purpose of this study was to describe the program design in an integrated Islamic school by taking research data at SMP IT Al-Qimmah. This research uses a qualitative case study approach. Techniques for collecting data using interviews, observation, and documentation. Then the data analysis techniques are data reduction, data display or data presentation, and conclusion drawing/verification or drawing conclusions. Then analyzed by reducing the data, presenting the data, and making conclusions. The results show that the curriculum design at SMP IT Al-Qimmah places more emphasis on internalizing Islamic values in every content of the national curriculum, without neglecting the national curriculum that has been set by the ministry of education. Process assessment is the main goal created in the learning environment as well as the content of teaching materials that are full of Islamic values. While the purpose of the curriculum design is, so that students have a strong foundation of religious education, which leads to the strength of aqidah and moral perfection. Internalization of Islamic values in integrated Islamic schools is not only done through the subjects taught, but through the design of school activity programs that support the inculcation of Islamic values in students.  Keywords: Integrated Islamic School Program Design, Curriculum  Abstrak: Sekolah Islam terpadu yang muncul pada era sekarang ini hadir untukmenjawab tantangan pendidikan yang tengah dihadapi masyarakat. Tentunyalembaga tersebut memiliki rancangan program pendidikan yang akandijalankan. Rancangan program pendidikan pada setiap jenjang yang akandigunakan sebagai pijakan pelaksanaan pendidikan disebut dengan istilahkurikulum. Sekolah Islam Terpadu merupakan sekolah yang kurikulumnya mengintegrasikan antara nilai-nilai Islam, keterampilan dengan kurikulum nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang desain program di sekolah Islam terpadu dengan mengambil data penelitian di SMP IT Al-Qimmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Teknik mengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yaitu reduksi data, data display atau penyajian data, dan concuslion drawing/verification atau penarikan kesimpulan. Kemudian di analisa dengan mereduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain kurikulum yang ada di SMP IT Al-Qimmah lebih menekankan pada internalisasi nilai-nilai Islam dalam setiap muatan kurikulum nasional, tanpa mengenyampingkan kurikulum nasional yang telah ditetapkan oleh kementrian pendidikan. Penilaian proses merupakan tujuan utama yang tercipta dalam lingkungan belajar maupun konten bahan ajar yang sarat dengan nilai-nilai Islam. Sedangkan tujuan dari desain kurikulumnya adalah, agar peserta didik memiliki landasan pendidikan agama yang kuat, yang bermuara pada kekuatan aqidah dan kesempurnaan akhlak. Internalisasi nilai-nilai keIslaman pada sekolah Islam terpadu bukan hanya dilakukan melalui mata pelajaran yang diajarkan, akan tetapi melalui desain program kegiatan sekolah yang mendukung dalam penanaman nilai-nilai Islam pada peserta didik.   Kata Kunci: Desain Program Sekolah Islam Terpadu, Kurikulum  
MANAJEMEN KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 1 LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Hardiansyah, Hardiansyah; Wibawa, Restu
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v10i1.5829

Abstract

Abstract:This study aims to analyze the effect of classroom management on students' learning motivation at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency. The method used in this study is a quantitative method. The population in this study were all students of SMP Negeri 1 Lingsar totaling 325 students, the sample used was class VIII students, totaling 81 people. As for taking samples for students using the proportional testratified random sampling technique, namely the technique of taking samples from members of the population randomly and proportionally stratified. This research instrument uses a validated questionnaire and data analysis techniques in this study using descriptive statistics and inferential statistical analysis using SPSS version 19. The results of this study indicate that from the SPSS test results on class management variables based on the distribution of questionnaires, it can be seen that class management can be categorized very well with a sample frequency of 45 people and a percentage of 60%. The learning motivation of students at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency is categorized as good, obtained by obtaining a sample frequency of 36 people and a percentage of 51%. Thus, students who have good learning motivation are students who have a passion for learning. Interpreting that the magnitude of the correlation coefficient of the variable X with Y (rxy) is 0.570, meaning that it greatly contributes to student learning motivation. After a review of the correlation coefficient found is 0.570. This value also shows that there is a significant relationship between classroom management and student learning motivation. Testing the significance of the hypothesis testing using the significant t test, the t-count value is 5.235 while the t-table is 1.672. If we compare the magnitude of the value of t-count > t-table so that Ho is rejected and Ha is accepted. This is also reinforced by looking at the value of Sig. of 0.000. The Sig value is much smaller than 0.05 (0.000<0.05). Furthermore, the coefficient of determination R2 (R Squarer) is 0.325, this means that what happens to the student learning motivation variable (32.5%) is also determined by the class management variable, meaning that there is a positive relationship between class management and student learning motivation because the coefficient determination is positive. So it can be concluded that there is a significant relationship between classroom management and student motivation at SMP Negeri 1 Lingsar, West Lombok Regency. Keywords: Class Management, Student Learning MotivationAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 1 Lingsar yang berjumlah 325 siswa, sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VIII yang berjumlah 81 orang. Adapun pengambilan sampel untuk siswa menggunakan teknik proportional testratified random sampling yaitu teknik pengambilan sampel dari anggota populasi secara acak dan berstrata secara proporsional. Instrumen penelitian ini menggunakan angket yang telah divalidasi dan teknik analisis datadalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan bantuan SPSS versi 19. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari hasil uji SPSS terhadap variabel manajemen kelas berdasarkan penyebaran angket dapat diketahui bahwa manajemen kelas dapat dikategorikan sangat baik dengan frekuensi sampel 45 orang dan persentase sebesar 60%. Motivasi belajar  siswa di SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat dikategorikan baik, diperoleh dengan perolehan hasil frekuensi sampel 36 orang dan persentase sebesar 51%. Sehingga dengan demikian, siswa yang memiliki motivasi belajar baik adalah siswa yang mempunyai semangat dalam belajar. Menginterpretasikan bahwa besarnya koefisien korelasi variabel X dengan Y (rxy) adalah 0,570 artinya sangat memberikan kontribusi terhadap motivasi belajar siswa. Setelah dilakukan tinjauan terhadap koefisien korelasi yang ditemukan adalah 0,570. Nilai tersebut juga menunjukkan terdapat hubungan signifikansi antara manajemen kelas terhadap motivasi belajar siswa. Pengujian signifikansi pada pengujian hipotesis menggunakan uji signifikan t didapatkan nilai t-hitung 5,235 sedangkan t-tabel 1,672. Jika dibandingkan besaran nilai dari t-hitung> t-tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini juga diperkuat dengan melihat nilai Sig.sebesar 0,000. Nilai Sig tersebut jauh lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Selanjutnya diperoleh besaran koefisien determinasi R2 (R Squarer) sebesar 0,325, hal ini berarti yang terjadi pada variabel motivasi belajar siswa yaitu (32,5%) ditentukan juga oleh variabel manajemen kelas, artinya terdapat hubungan positif antara manajemen kelas dengan motivasi belajar siswa karena koefisien determinasinya bernilai positif. Maka dapat disimpulkan bahwaterdapat hubungan yang signifikan antara manajemen kelas dengan motivasi belajar siswadi SMP Negeri 1 Lingsar Kabupaten Lombok Barat.Kata Kunci : Manajemen Kelas, Motivasi Belajar Siswa
OPTIMALISASI KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA MELALUI PELATIHAN BANTUAN AI Fitriani, Farida; Aryani, Menik; Wibawa, Restu; Kurniawati, Wiwien
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.649

Abstract

Pelatihan ini dirancang untuk membantu siswa dalam memahami serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan baik untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan menyeluruh yang mencakup tiga tahap, yaitu observasi, pelaksanaa, dan evaluasi. Pelatihan ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika. Hasilnya, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa lebih percaya diri dalam mengelola refrensi secara mandiri. Kemampuan pemahaman dan penggunaan bahasa akademik meningkat, serta keterampilan berpikir kritis yang mendalam juga berkembang. AI membantu siswa menyusun daftar pustaka dengan tepat, mengurangi kutipan, dan menjaga kualitas karya ilmiah sesuai standar akademik. Dampak positif pelatihan ini dirasakan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kualitas lembaga akademik. Mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan penelitian yang memerlukan literasi digital dan pemahaman metodologi ilmiah. Pelatihan ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus meningkatkan reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional.
The Effectiveness of Animiz Application Based Instructional Video Media on Students’ Learning Interest Hasani, Muhammad Khairul; Kurniawati, Wiwien; Purmadi, Ary; Wibawa, Restu
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol. 11 No. 1 (2026): Januari
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v11i1.19550

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of Animiz application–based instructional video media in improving the learning interest of Grade VIII students in Indonesian language subjects at SMP IT Liddarain NW Tangar during the 2024/2025 academic year.This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design. Data were collected primarily through questionnaires, supported by interviews and documentation. The data were analyzed using statistical techniques, including the Chi-Square test, N-Gain analysis, and SPSS.The Chi-Square analysis resulted in a calculated value of 14.305, while the critical Chi-Square value at 4 degrees of freedom and a 5% significance level was 9.488. Since the calculated value exceeded the critical value (14.305 > 9.488), the null hypothesis was rejected. Furthermore, the normalized gain (N-Gain) analysis showed an increase of 0.27, indicating a moderate improvement in students’ learning interest after the implementation of Animiz-based video learning media. SPSS analysis further confirmed that the use of Animiz-based instructional video media significantly increased students’ learning interest.In conclusion, this study demonstrates that Animiz application–based instructional video media are effective in enhancing students’ learning interest in Indonesian language subjects.