Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Music Relaxation Therapy (MRT) terhadap Penurunan Tingkat Stres pada Pasien Hipertensi: Studi Kuasi-Eksperimen di Desa Asembagus Heru, Maulidiyah Junnatul Azizah; Qomariyah, Alvin Nanda Nuril; Yuniar, Aulia Putri; Putri, Arifka Alifia Dwi; Bariroh, Afifatul; Hasanah, Aprilianti Dwi Nur; Rosyadah, Amirina
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i4.13111

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease whose prevalence is increasing and is a leading cause of morbidity and mortality. Unmanaged psychological stress contributes to increased blood pressure and exacerbates the condition of hypertension. This study aims to evaluate the effectiveness of Music Relaxation Therapy (MRT) in reducing stress in hypertensive patients. The research design used was a quasi-experiment with a one-group pre-test and post-test approach, involving 30 hypertensive patients aged 30-60 years from Asembagus Village, Kraksaan, Probolinggo, who experienced stress based on the DASS-42 instrument, which has been translated and validated. The intervention consisted of playing relaxation music (instrumental music with a slow tempo and calming frequencies) for 20 minutes every morning for fifteen consecutive days. Stress levels were measured before and after the intervention. Statistical testing used the non-parametric Wilcoxon signed rank test because of paired data that did not follow a normal distribution. The analysis results showed a significant reduction in stress levels (Z = -4.718 and p = 0.000). These findings indicate that MRT is statistically effective in reducing stress in hypertensive patients. The practical contribution of this study is that MRT can be a non-pharmacological approach that is easy to implement and affordable, offering an alternative therapy to reduce stress in hypertensive patients.
Penerapan Intervensi Terapi Qur’anic Healing pada Klien Tn. S dengan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran Amanda Virga Pratidina; Setiyo Adi Nugroho; Maulidiyah Junnatul Azizah Heru
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.87

Abstract

One of the mental health problems is hallucination patients. Hallucinations can cause sensory perception disorders that are false or do not occur in reality, characterised by changes in sensory perception of perception, feeling false sensations in the form of sound, sight, taste, touch, or smell. About 70% of hallucinations patients experienced by people with a mental health condition are auditory hallucinations. One of the therapies that can be used for handling auditory hallucination patients is Qur'anic Healing therapy. Purpose: This study aims to Identify the Application of Qur'anic Healing Therapy Interventions to Mr. S's Clients with Sensory Perception Disorders: Auditory Hallucinations. Methods: Data collection techniques using interviews, observation, physical examination and documentation, the implementation of qur'anic healing therapy for 15-30 minutes to control auditory hallucinations. Results: Data analysis shows that the nursing diagnosis is sensory perception disorder. Giving qur'anic healing therapy is one of the interventions that can be applied to control hallucinations. Conclusion: Based on the evaluation results obtained from nursing care, qur'anic healing therapy can control auditory hallucinations.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Sikap dan Tindakan pada Santri Penderita ISPA di Pondok Pesantren Nurul Jadid Rike Nur Safitri; Handono Fatkhur Rahman; Maulidiyah Junnatul Azizah Heru
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.102

Abstract

Penyakit ISPA bisa menjadi sangat berbahaya. Jika tidak segera ditangani, ISPA akan menyebar melalui sistem pernafasan. Umumnya pasien yang menderita penyakit ini mengalaminya masalah pernapasan saat tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup. ISPA adalah penyakit ringan menular dan dapat berakibat fatal pada kondisi yang paling akut. ISPA menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus ditangani dan mendapatkan pengobatan dan menjadi penyakit umum di masyarakat. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan menggunakan Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Pada Santri Penderita ISPA Di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunkan uji wilxocon dan mann whitneyy dengan instumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil uji wilxocon di dapatkan bahwa nilai P sebesar .000 maka dISPA itu P < 0,05 maka H1 diterima dengan artian terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan media audio visual. terdapat 2 kelompok dengan jumlah perkelompok terdapat 48 santri. adapun hasil yang di dapatkan dISPA segi tingkat pengetahuan dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 47 santri (97,9%), kategori pengetahuan kurang sebanyak 1 santri (2,1%). Sedangkan dISPA segi tingkat sikap dengan kategori sangat tidak setuju 2 santri (4,2%) tidak setuju 4 (8,3%) setuju 42 (8,75%). Sedangkan dISPA segi tingkat tindakan dengan kategori sangat tidak setuju 2 santri (4,3%), tidak setuju 2 santri (4,3%), setuju 40 (83,3%), sangat setuju 4 (8,3%). Kesimpulan: Santri dengan tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan yang tinggi tentang penyakit ISPA akan selalu menjaga kebersihan di pondok pesantren nurul jadid.