Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : JURNAL SIPIL SAINS

KELIMPAHAN MIKROPLASTIK PADA EKOSISTEM PERAIRAN DI MALUKU UTARA : SEBUAH TINJAUAN Badrun Ahmad; Muh. Faedly H.Tidore; Arbain Tata; Sudirman Hi. Umar
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6391

Abstract

Abstrak: Beberapa peneliti saat ini telah melakukan penelitian mikroplastik di Maluku Utara. Artikel ini bertujuan untuk meninjau analisis sebelumnya. Tujuannya adalah sebagai referensi singkat bagi para peneliti yang ingin melakukan penelitian mikroplastik di Maluku Utara. Selain itu, tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis secara kuantitatif beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan. Metode pencarian jurnal dan penelitian dilakukan dengan mencari kata kunci “Mikroplastik di Laut Maluku Utara” pada mesin pencari Google Scholar dan Science Direct. Penelitian mikroplastik sebelumnya di Pulau Mare meneliti kadar mikroplastik pada beberapa jenis teripang dan kelompok mikroplastik pada sedimen di perairan Pulau Mare. Pada teripang ditemukan total 272 partikel mikroplastik. Pada saat yang sama, penelitian endapan dilakukan di dua stasiun. Stasiun pertama di Maregam menemukan mikroplastik berkisar antara 17.000 - 37.000 partikel/kg berat sedimen kering. Di Marekofo ditemukan 13.839-30.666 partikel/kg sedimen. Dipelajari juga di Pulau Ternate, dan hasilnya ditemukan mikroplastik pada ikan cakalang sebanyak 948 partikel yang diperoleh dari 16 sampel ikan yang beredar di pasaran. Penelitian mikroplastik pada ikan jenis lain, seperti Epinephelus Fuscogutattus, E. coioides, dan E. Suillus, ditemukan 594 partikel mikroplastik di saluran pencernaan ikan. Kata kunci: mikroplastik, laut, ikan, mare, ternate  Abstract: Several researchers have now carried out microplastic research in North Maluku. This article aims to review the previous analysis. The aim is to serve as a brief reference for researchers wishing to conduct microplastic research in North Maluku. In addition, the purpose of this article is to analyze quantitatively some of the results of the study that has been done. Journal and research search methods were carried out by searching for the keywords "Microplastics in the North Maluku Sea" on Google Scholar and Science Direct. Previous microplastic research on Mare Island examined microplastic levels in several types of sea cucumbers and microplastic groups in sediments in Mare Island waters. In sea cucumbers, a total of 272 microplastic particles were found. At the same time, research on deposits was carried out at two stations. The first station in Maregam found microplastics ranging from 17,000 - 37,000 particles/kg of dry sediment weight. In Marekofo found 13,839-30,666 particles/kg of sediment. It was also studied on the island of Ternate, and the results found microplastics in skipjack tuna, as many as 948 particles obtained from 16 fish samples in the market. Microplastic research on other types of fish, such as Epinephelus Fuscogutattus, E. coioides, and E. Suillus, 594 microplastic particles were found in the digestive tract of fish. Keywords: microplastics, marine, fish, mare, ternate
ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS AIR DANAU LAGUNA SEBAGAI SUMBER AIR BERSIH DI KOTA TERNATE Nani Nagu; Badrun Ahmad; Sary Shandy
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6796

Abstract

Danau laguna atau danau Ngade adalah salah satu danau di Pulau Ternate. Masyarakat memanfaatkan danau ini sebagai tempat wisata dan aktivitas perikanan. Hal ini berdampak terhadap kualitas air danau laguna sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap paramater pencemaran air. Ini karena danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih sebab saat ini Kota Ternate mengalami keterbatasan sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan danau Ngade sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan melakukan percobaan dan pengujian terhadap kualitas air danau Ngade dan menentukan kuantitas air danau melalui perhitungan dari data pengukuran. Pemeriksaan kualitas air dilakukan langsung di danau Ngade dan di Laboratorium secara fisik dan kimia. Secara fisik meliputi pemeriksaan rasa, bau, kekeruhan, dan suhu. Pemeriksaan secara kimia dilakukan melalui pemeriksaan COD, DO, pH, TDS, Kesadahan ( CaCO3), logam (Tembaga, besi, Mangan), dan mineral lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pengujian kualitas air danau memenuhi baku mutu sesuai Permenkes No. 32 Tahun 2017 dimana air di tengah danau memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan air yang berada di tepi danau. Sementara pengukuran kuantitas air di danau Ngade didapatkan sebesar 3.394.744.000 liter. PDAM saat ini menggunakan pompa dengan debit 5 liter/detik sedangkan debit andalan pada air yang menjadi cadangan sumber daya air bagi danau Ngade sebesar 45 liter/detik sehingga air danau Ngade layak dijadikan sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitas. Kata kunci:  kuantitas, kualitas, air, danau, analisis, ngade
STUDI PERLAPISAN BATUAN DENGAN METODE GEOLISTRIK DI JALAN LINTAS HALMAHERA SELATAN DESA MATUTING KECAMATAN GANE TIMUR TENGAH Abriandi H. Lahia; Firman La Ada; Badrun Ahmad
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6580

Abstract

Abstrak: Metode geolistrik merupakan salah satu metode eksplorasi geofisika yang kompleks karena metode geolistrik digunakan untuk eksplorasi barang tambang, persediaan air, pendugaan di bawah permukaan dan panas bumi. Metode geolistrik dirancang untuk memberikan informasi dari formasi batuan yang mempunyai anomali konduktivitas listrik. Pada penelitian ini diukur lintasan 1 pada jalan lintas Matuting dan ditemukan terdapat 5 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m. Jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat pasir, lapisan 2 terdapat batupasir, lapisan 3 terdapat batugamping, lapisan 4 terdapat batulempung dan lapisan 5 terdapat lempung, dengan nilai resistivitas antara 0,203Ω-2.821Ω. Pada lintasan 2 terdapat 6 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m, jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat lempung, lapisan 2 terdapat napal, lapisan 3 terdapat lempung, lapisan 4 terdapat napal dan lapisan 5 terdapat batu lanau, di lapisan 6 terdapat batulempung, dengan nilai resistivitas antara 0,11Ω-65,9Ω. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa kondisi perlapisan batuan di sekitar jalan lintas matuting-saketa atau lokasi kerja praktek harus dilakukan pengeboran pada titik pengukuran Kata kunci: geolistrik, jalan, lapisan, material, batuan.  Abstract: The geoelectric method is a complex geophysical exploration method because the geoelectric method is used for mining exploration, water supply, subsurface, and geothermal estimation. The geoelectric process is designed to provide information from rock formations that have electrical conductivity anomalies. In this study, track 1 on the Matuting causeway was measured, and it was found that there were five layers with a depth of up to 25 m. The type of material in layer 1 is sand, layer 2 is sandstone, layer 3 is limestone, layer 4 is claystone, and layer 5 is clay, with a resistivity value between 0.203Ω-2.821Ω. On track 2, there are six layers with a depth of up to 25 m; the type of material in layer 1 is clay, layer 2 is marl, layer 3 is clay, layer 4 is marl, and layer 5 is siltstone, layer 6 is claystone, with a resistivity value between 0.11Ω-65.9Ω. This research proves that the condition of the rock layers around the Matuting-Saketa causeway or practical work location must be drilled at the measurement point. Keywords: geoelectricity, roads, layers, materials, rocks.
IDENTIFIKASI KUALITAS AIR SUMUR AKIBAT INTRUSI AIR LAUT DI LABUHA, KECAMATAN BACAN Ahmayanti Baiki, Vetty Dwi; K. Misbah, Zulkarnain; Ahmad, Badrun; Nagu, Nani; Taufiq Yuda Saputra, Muhammad
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i2.8397

Abstract

Intrusi air laut merupakan suatu fenomena yang umum terjadi pada pesisir pantai secara alami dan buatan yang disebabkan oleh air tanah yang sering diambil untuk kebutuhan masyarakat dan sebagainya tanpa adanya pengendalian yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air sumur akibat intrusi air laut di Labuha, Kecamatan Bacan. Berdasarkan parameter-parameter yang dianalisis yaitu Ph, TDS, Suhu, Salinitas, Konduktivitas, dan Specific Gravity. Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Terdapat 10 titik pengambilan sampel pada Lokasi penelitian dengan menggunakan Water Checker. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa kualitas air sumur di labuha, kecamatan bacan bisa dikatakan kurang baik. Dilihat dari keenam parameter yang dipakai itu melewati standar yang diizinkan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 sehingga tidak layak untuk diminum. Akan tetapi masih bisa dipakai untuk keperluan air bersih seperti mencuci, mandi dan yang lainya. Kata kunci: intrusi air laut, air sumur, kualitas air
EVALUASI KUALITAS AIR DANAU LAGUNA TERNATE UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DAN NON DOMESTIK MASYARAKAT Nagu, Nani; Ahmad, Badrun; Shandy, Sary
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6796

Abstract

Danau laguna atau danau Ngade adalah salah satu danau di Pulau Ternate. Masyarakat memanfaatkan danau ini sebagai tempat wisata dan aktivitas perikanan. Hal ini berdampak terhadap kualitas air danau laguna sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap paramater pencemaran air. Ini karena danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih sebab saat ini Kota Ternate mengalami keterbatasan sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan danau Ngade sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan melakukan percobaan dan pengujian terhadap kualitas air danau Ngade dan menentukan kuantitas air danau melalui perhitungan dari data pengukuran. Pemeriksaan kualitas air dilakukan langsung di danau Ngade dan di Laboratorium secara fisik dan kimia. Secara fisik meliputi pemeriksaan rasa, bau, kekeruhan, dan suhu. Pemeriksaan secara kimia dilakukan melalui pemeriksaan COD, DO, pH, TDS, Kesadahan ( CaCO3), logam (Tembaga, besi, Mangan), dan mineral lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pengujian kualitas air danau memenuhi baku mutu sesuai Permenkes No. 32 Tahun 2017 dimana air di tengah danau memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan air yang berada di tepi danau. Sementara pengukuran kuantitas air di danau Ngade didapatkan sebesar 3.394.744.000 liter. PDAM saat ini menggunakan pompa dengan debit 5 liter/detik sedangkan debit andalan pada air yang menjadi cadangan sumber daya air bagi danau Ngade sebesar 45 liter/detik sehingga air danau Ngade layak dijadikan sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitas. Kata kunci:  kuantitas, kualitas, air, danau, analisis, ngade
STUDI PERLAPISAN BATUAN DENGAN METODE GEOLISTRIK DI JALAN LINTAS HALMAHERA SELATAN DESA MATUTING KECAMATAN GANE TIMUR TENGAH H. Lahia, Abriandi; La Ada, Firman; Ahmad, Badrun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6580

Abstract

Abstrak: Metode geolistrik merupakan salah satu metode eksplorasi geofisika yang kompleks karena metode geolistrik digunakan untuk eksplorasi barang tambang, persediaan air, pendugaan di bawah permukaan dan panas bumi. Metode geolistrik dirancang untuk memberikan informasi dari formasi batuan yang mempunyai anomali konduktivitas listrik. Pada penelitian ini diukur lintasan 1 pada jalan lintas Matuting dan ditemukan terdapat 5 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m. Jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat pasir, lapisan 2 terdapat batupasir, lapisan 3 terdapat batugamping, lapisan 4 terdapat batulempung dan lapisan 5 terdapat lempung, dengan nilai resistivitas antara 0,203Ω-2.821Ω. Pada lintasan 2 terdapat 6 perlapisan dengan kedalaman mencapai 25 m, jenis materialnya pada lapisan 1 terdapat lempung, lapisan 2 terdapat napal, lapisan 3 terdapat lempung, lapisan 4 terdapat napal dan lapisan 5 terdapat batu lanau, di lapisan 6 terdapat batulempung, dengan nilai resistivitas antara 0,11Ω-65,9Ω. Dalam penelitian ini membuktikan bahwa kondisi perlapisan batuan di sekitar jalan lintas matuting-saketa atau lokasi kerja praktek harus dilakukan pengeboran pada titik pengukuran Kata kunci: geolistrik, jalan, lapisan, material, batuan.  Abstract: The geoelectric method is a complex geophysical exploration method because the geoelectric method is used for mining exploration, water supply, subsurface, and geothermal estimation. The geoelectric process is designed to provide information from rock formations that have electrical conductivity anomalies. In this study, track 1 on the Matuting causeway was measured, and it was found that there were five layers with a depth of up to 25 m. The type of material in layer 1 is sand, layer 2 is sandstone, layer 3 is limestone, layer 4 is claystone, and layer 5 is clay, with a resistivity value between 0.203Ω-2.821Ω. On track 2, there are six layers with a depth of up to 25 m; the type of material in layer 1 is clay, layer 2 is marl, layer 3 is clay, layer 4 is marl, and layer 5 is siltstone, layer 6 is claystone, with a resistivity value between 0.11Ω-65.9Ω. This research proves that the condition of the rock layers around the Matuting-Saketa causeway or practical work location must be drilled at the measurement point. Keywords: geoelectricity, roads, layers, materials, rocks.
STUDI LITERATUR MIKROPLASTIK PADA PERAIRAN SEKITAR TERNATE Ahmad, Badrun; H.Tidore, Muh. Faedly; Tata, Arbain; Hi. Umar, Sudirman
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i1.6391

Abstract

Abstrak: Beberapa peneliti saat ini telah melakukan penelitian mikroplastik di Maluku Utara. Artikel ini bertujuan untuk meninjau analisis sebelumnya. Tujuannya adalah sebagai referensi singkat bagi para peneliti yang ingin melakukan penelitian mikroplastik di Maluku Utara. Selain itu, tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis secara kuantitatif beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan. Metode pencarian jurnal dan penelitian dilakukan dengan mencari kata kunci “Mikroplastik di Laut Maluku Utara” pada mesin pencari Google Scholar dan Science Direct. Penelitian mikroplastik sebelumnya di Pulau Mare meneliti kadar mikroplastik pada beberapa jenis teripang dan kelompok mikroplastik pada sedimen di perairan Pulau Mare. Pada teripang ditemukan total 272 partikel mikroplastik. Pada saat yang sama, penelitian endapan dilakukan di dua stasiun. Stasiun pertama di Maregam menemukan mikroplastik berkisar antara 17.000 - 37.000 partikel/kg berat sedimen kering. Di Marekofo ditemukan 13.839-30.666 partikel/kg sedimen. Dipelajari juga di Pulau Ternate, dan hasilnya ditemukan mikroplastik pada ikan cakalang sebanyak 948 partikel yang diperoleh dari 16 sampel ikan yang beredar di pasaran. Penelitian mikroplastik pada ikan jenis lain, seperti Epinephelus Fuscogutattus, E. coioides, dan E. Suillus, ditemukan 594 partikel mikroplastik di saluran pencernaan ikan. Kata kunci: mikroplastik, laut, ikan, mare, ternate  Abstract: Several researchers have now carried out microplastic research in North Maluku. This article aims to review the previous analysis. The aim is to serve as a brief reference for researchers wishing to conduct microplastic research in North Maluku. In addition, the purpose of this article is to analyze quantitatively some of the results of the study that has been done. Journal and research search methods were carried out by searching for the keywords "Microplastics in the North Maluku Sea" on Google Scholar and Science Direct. Previous microplastic research on Mare Island examined microplastic levels in several types of sea cucumbers and microplastic groups in sediments in Mare Island waters. In sea cucumbers, a total of 272 microplastic particles were found. At the same time, research on deposits was carried out at two stations. The first station in Maregam found microplastics ranging from 17,000 - 37,000 particles/kg of dry sediment weight. In Marekofo found 13,839-30,666 particles/kg of sediment. It was also studied on the island of Ternate, and the results found microplastics in skipjack tuna, as many as 948 particles obtained from 16 fish samples in the market. Microplastic research on other types of fish, such as Epinephelus Fuscogutattus, E. coioides, and E. Suillus, 594 microplastic particles were found in the digestive tract of fish. Keywords: microplastics, marine, fish, mare, ternate
MODEL TEGANGAN REGANGAN BALOK BETON BERTULANG YANG MENGALAMI PEMANASAN DENGAN MENGGUNAKAN FEM Tata, Arbain; ', Dalian; Taufik, Muhammad; Ahmad, Badrun
JURNAL SIPIL SAINS Vol 15, No 2 (2025)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v15i2.11198

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku hubungan tegangan regangan pada balok beton bertulang pada variasi suhu yang diberikan pada penampang balok dengan menggunakan Finite Element Method (FEM). Pemodelan dengan Finite Element Method ini menggunakan program software Abaqus, data  material yang digunakan berdasarkan karakteristik material dari penelitian terdahulu. Dalam penelitian ini balok yang dimodelkan memiliki dimensi . Balok yang dimodelkan memiliki dua variasi yaitu balok dengan suhu normal dan balok dengan suhu tinggi. Benda uji yang diamati adalah hubungan tegangan regangan dan pola retak. Dari hasil analisis menggunakan program abaqus menunjukan hasil yang cukup baik. Balok dengan suhu normal memiliki tegangan ultimate beton sebesar 25 MPa dan regangan ultimate sebesar 0.0033160 mm. Pada saat terjadi peningkatan temperatur beton menjadi lemah, beton yang awalnya memiliki tegangan maksimum 25 MPa pada suhu normal turun menjadi 22.6359 MPa pada suhu  dan 15.3416 MPa pada suhu . Pada regangan terjadi peningkatan yang awalnya 0.0033160 mm pada suhu normal menjadi 0.00837206 mm pada suhu .Kata Kunci: Struktur, Balok, Tegangan-Regangan, Suhu, Finite Element