Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi dan Demonstrasi Rawat Luka Penanganan Cedera kepada Anak Usia Sekolah Menengah di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya Sulistyana, Caturia Sasti; Fauzi, Abdul
Jurnal Inovasi, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/jippm.v3i2.1224

Abstract

Remaja merupakan masa pencarian jati diri, memiliki rasa ingin tahu yang berlebih, dan aktualisasi yang tinggi sehingga lebih aktif secara fisik dan waktunya lebih lama saat berada di sekolah. Oleh karena itu sangat mungkin memiliki risiko tinggi terjadi cedera saat berada di sekolah. Penanganan luka yang kurang tepat pada saat terjadi luka dapat mengakibatkan terjadi infeksi yang meningkatkan kesakitan dan kecacatan pada remaja. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan peserta terkait rawat luka penanganan cedera pada anak usia sekolah menengan di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu 13-14 Januari 2023 di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya dengan jumlah peserta 56 siswa di SMA Kristen YBPK 1 Surabaya, dibantu 4 fasilitator mahasiswa keperawatan. Kegiatan diawali dengan pre test, memberikan penyuluhan dengan metode ceramah, penanyangan video, demostrasi rawat luka, dan post test. Media yang digunakan power point, video, leaflet, manekin tangan. Data yang terkumpul dilakukan analisis deskriptif dan didapatkan penyuluhan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan peserta sebesar 60%. Penyuluhan yang diberikan secara audio visual sangat bermanfaat meningkatkan pengetahuan siswa terkait rawat luka yang benar sebagai penanganan pertama cedera di sekolah sehingga dapat menurunkan kejadian infeksi pada luka cedera.
Pemanfaatan Permainan Tradisional sebagai Upaya Peningkatan Aktivitas Motorik pada Siswa Sekolah Dasar Negeri Nurseskasatmata, Satria Eureka; Sulistyana, Caturia Sasti; Sulistyawati, Wiwin; Christianingsih, Siska; Fauzi, Abdul; Wijayanti, Karunia; Nurvitriana, Nidya Comdeca
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4700

Abstract

Di seluruh dunia, mayoritas anak-anak menghabiskan lebih dari dua jam per hari menonton TV dan penggunaan laptop dan telepon genggam pada anak-anak meningkat secara substansial serta banyak perilaku sedentary lainnya yang dapat menyebabkan obesitas. Kebiasaan bermain anak mulai bergeser ke arah gadget sehingga permainan tradisional yang lebih menyehatkan sudah ditinggalkan. Permasalahan yang terjadi di SDN Dukuh Kupang I Surabaya adalah siswa-siswi belum banyak mengenal permainan tradisional. Kegiatan permainan tradisional dilakukan dengan mengenalkan secara promotif berbagai permainan tradisional yang mengandung unsur peningkatan aktifitas fisik baik secara individu dan kelompok dengan metode ceramah dan praktik. Hasil dari kegiatan adalah terdapat peningkatan minat dan aktivitas fisik anak dan penurunan waktu screen time dengan permainan tradisional. Sedangkan kejadian overweight dan obesitas belum menunjukkan penurunan secara signifikan karena waktu kegiatan yang singkat dan bersifat promotif. Dengan kegiatan ini setidaknya ada solusi dalam mengatasi kejenuhan anak di tengah rutinitas belajar harian dan upaya membatasi penggunaan gadget tanpa batas waktu.
Upaya Peningkatan Mental Health Wanita Menopause dengan Dance Movement Therapy Kumaat, Noortje Anita; Sulistyarto, Soni; Dewi, Ratna Candra; Nugraha, A Burhanuddin Kusuma; Fauzi, Abdul
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i4.4704

Abstract

Menopause merupakan siklus alami wanita yang tidak dapat dihindari akibat penurunan hormon estrogen dan degradasi ovarium secara bertahap. Saat menopause wanita mengalami beberapa keluhan fisik dan psikis yang dapat mengganggu kualitas hidupnya. Salah satu intervensi untuk menanganinya adalah dance movement therapy (DMT). Tujuan dari dance movement therapy (DMT) adalah menurunkan masalah psikologis pada wanita menopause. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Line Dance Queen Surabaya, dengan sasaran wanita usia 50-65 tahun yang memasuki masa pramenopause, menopause, dan pasca menopause. Intervensi line dance dilakukan sebanyak 2 kali dalam seminggu dengan durasi 60-90 menit, selama 8 minggu pada bulan Agustus-September 2024. Penilaian dilakukan dengan mengisi pre dan post test tentang syndrome menopause dan Dance Movement Therapy (DMT) serta Menopause Rating Scale (MRT). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dimana sebanyak 90% berusia 55-65 tahun dan sebagian besar sebagai ibu rumat tangga yaitu 73,3%. Hasil kegiatan juga menunjukkan pemberian dance movement therapy (DMT) meningkatkan pengetahuan dan menurunkan masalah psikologis pada wanita menopause. Diharapkan dance movement therapy menjadi salah satu pilihan yang dapat diterapkan pada wanita pramenopause, menopause dan pasca menopause.
Latihan Fisik Sebagai Kontrol Kadar Glukosa Darah Sulistyana, Caturia Sasti; Fauzi, Abdul; Christianingsih, Siska; Sulistyawati, Wiwin; Saputra, Yudi Dwi; Khuddus, Lutfhi Abdil
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v4i2.746

Abstract

Masalah utama dari diabetes mellitus adalah tidak terkontrolnya kadar glukosa darah. Salah satu cara kontrol kadar glukosa darah sekaligus sebagai pencegahan DM yaitu dengan latihan fisik. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah latihan fisik sebagai kontrol kadar glukosa darah. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga pendidik Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya. Pelaksanaan dimulai dengan peserta melakukan registrasi dan dilanjut dengan lari sejauh 1600meter. Pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu dilakukan setelah mngikuti lari 1600 meter. Pelaksanaan berjalan dengan lancar dan hasil kadar glukosa darah yaitu dalam rentang 80-139mg/dL yaitu sebanyak 57,8%, kadar glukosa darah 140-199mg/dL sebanyak 24,4% dan kadar glukosa diatas 200 mg/dL sebanyak 17,8%. Latihan fisik memberikan manfaat mengontrol dan menurunkan kadar glukosa darah. Pelaksanaan latihan fisik yang dikombinasikan dengan program pengendalian kadar glukosa yang lain akan memberikan manfaat yang optimal.