Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KETELADAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH ALIYAH MUHAMMADIYAH 1 MEDAN Dianto, Dianto
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 5, No 1 (2020): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v5i1.134-146

Abstract

This research was conducted in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan and aimed to know: 1) Exemplary behaviour of Islamic studies teachers in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan. 2) Exemplary behaviour of Islamic studies teachers in fostering students? discipline in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan. 3) Exemplary behaviour of Islamic studies teachers in developing students? interest for studying in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan. 4) Students? views and opinions about the exemplary behaviour of the Islamic studies teachers in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan.This research was qualitative research. Qualitative methods were used because the problem was not clear, dynamic, and full of meaning so it was impossible to obtain and process the data on that social situation by applying quantitative research methods. Subjects in this study were four teachers of Islamic studies i.e. Qur?an Hadith (Al-quran Hadits), Islamic Faith and Moral (Akidah Akhlak), Islamic Jurisprudence (Fiqh), and History of Islam (Sejarah Kebudayaan Islam).Results of the study indicated that exemplary behaviour of teachers as parents in madrasah was very influential in leading the students to be a faithful, moral and educated generation. Islamic studies teachers already have the attitude of manners, discipline, achievement and the values of devotion to Allah. Furthermore, the teachers of Islamic studies in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan also have many good characters such as patient, authoritative, friendly, hard-working and responsible. Teachers? efforts in Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan in creating students? interest in studying and discipline were begun from the teachers themselves as role models for students whom they show their patience and sincerety in teaching to. 
Study Von Savigny's Thinking About Morals in Law: Understanding Moral in the Concept of Law “Barenti Lako Syara’ Tradition, Syara Barenti Lako Kitabullah” Dianto, Dianto
Journal of Transcendental Law Volume 2, No 1, 2020
Publisher : Law Doctoral Program Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jtl.v2i1.11247

Abstract

Objective: This article aims to discuss moral boundaries in the Law According to Von Savigny and moral limits in the Law According to the Legal Concept Principles of “Barenti Lako Syara’ Tradition, syara barenti ko kitabullah”Methodology: The methodology used in this study is normative juridical research. This study uses a philosophical approach by exploring the philosophical basis of Law by linking legal science with the concept of customary Law.Findings: Von Savigny does not limit the moral meaning in Law whether good or bad, wrong or right, depends on morals in the habits of society that are not separate from morals and facts. Meanwhile, tau samawa based on the legal concept of “barenti lako syara’ tradition, sara barenti lako Kitabullah” means moral boundaries in Law, morals can be accepted into Law after the validation process with the book.Application of the Study: Customary Law has an indicator of moral constraints, so that applicable Law in general can also have indicators of moral limitations as customary Law.Originality/Novelty: Syara’ becomes a verification tool for morals in the customary Law of tau samawa and the book of Allah becomes a moral detector in the syara’ Keywords: Moral, Law, tradition, syara’
The Effect of Receptie Theory on Legal Concept of “Adat Barenti Lako Syara’, Syara Barenti Lako Kitabullah” Dianto, Dianto
Journal of Transcendental Law Volume 2, No 2, 2020
Publisher : Law Doctoral Program Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jtl.v2i2.11246

Abstract

Receptie theory of Snouck Hurgonje's thought requires that Islam be valid if it has been perceived by customary law. The perception of a starting point between Islamic law and customary law was mediated by Syahrial Abbas with his split bamboo theory. However, the concept of "Adat Barenti Lako Syara’, Syara Barenti Lako Kitabullah" requires that customary law be valid or accepted if it has been validated by Islamic law. Employing a normative method and a philosophical approach, this paper examined the effect of the receptie theory on the legal concept of "Barenti Lako Syara', Syara Barenti Lako Kitabullah". This paper concluded that the receptie theory could not influence the legal concept of "Adat Barenti Lako Syara’, Syara Barenti Lako Kitabullah" because customary law can be applied if it has been verified by Islamic law.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar dan Minat Belajar IPS Melalui Media Visual Pada Siswa SD Dianto, Dianto
Jurnal Insan Cendekia Vol. 3 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Journal Corner & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54012/jurnalinsancendekia.v3i2.80

Abstract

Siswa kelas VI semester II SDN Cigintung 01 yang menganggap materi IPS sebagai suatu pelajaran yang membosankan. 60 persen siswa mengatakan hal yang sama dengan alasan materi-materi dalam pembelajaran IPS penuh dengan hafalan. Dampak dari hal ini tentu saja capaian hasil belajar siswa yang berada di bawah KKM. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya peningkatan hasil belajar dan minat belajar IPS dengan memanfaatkan media pembelajaran visual pada kelas VI SD Negeri Cigintung 01tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan melalui pengkajian berdaur, yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan (Planning), Pelaksanaan (Action), Observasi (Obsevation), dan Refleksi (Reflection). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus kegiatan. Analisis Data secara deskriptif, untuk melihat ketuntasan belajar siswa menggunakan Rumus ketuntasan individu dengan KKM lebih dari 75 dan ketuntasan klasikal 75 persen. Untuk mengetahui adanya peningkatan Hasil belajar dan minat belajar siswa dengan menggunakan rumus N-gain. Dari hasil penelitian didapat nilai ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 40% dan pada siklus II meningkat menjadi 76%. Nilai peningkatan N-Gain pada siklus II sebesar 0,359 yang berada pada kategori sedang. Selain itu, minat belajar siswa pun meningkat, pada siklus I didapat 56%, dan pada siklus II meningkat menjadi 88%.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap Sikap Sosial Siswa di SMP IT Al Jawahir Saragih, Rizki Audiva; Dianto, Dianto
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendidikan agama islam terhadap sikap sosial siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis data bersifat kuantiatif statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan, teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data yaitu angket, observasi dan wawancara, untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Hasil observasi yang telah dilakukan serta penyebaran angket yang diberikan kepada siswa untuk mengukur tingkat keberhasilan dari Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Sikap Sosial Siswa di SMP IT Al Jawahir dengan menunjukkan  bahwa pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap sikap sosial siswa benar adanya dengan dibuktikan data yang telah di olah menggunakan media SPSS. Serta dengan hasil uji normalitas yang menunjukkan nilai signifikansi diatas dari 0,05 sebagai nilai acuan yang telah ditetapkan secara tertulis, serta pada uji homogenitas juga menunjukkan  bahwa data serta hasil dapat dikatakan berpengaruh. Adanya pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap sikap sosial siswa namun tidak secara spesifik menigkat namun adanya pengaruh membuktikan bahwa di SMP IT Al Jawahir Pendidikan Agama Islam dapat mempengaruhi sikap sosial siswa.
Pembinaan Moralitas Remaja di Cabang Muhammadiyah Desa Sukasari Kabupaten Serdang Bedagai Dianto, Dianto; Daulay, Mahmud Yunus; Kasduri, Mario
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2024): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v6i1.16017

Abstract

Kegiatan Pembinaan terhadap moralitas remaja menjadi tanggungjawab bagi seorang pendidik dan orang tua. Dengan tanggungjawab yang dilakukan akan mewujudkan generasi penurus bangsa yang beriman dan berpendidikan. Maka kami dari tim PKPM UMSU saat ini mitra kerjasama dengan ranting Muhammadiyah di Desa Sukasari agar Ranting Muhammadiyah tersebut semakin maju dan berkembang. Tujuan dalam pembinaan ini yaitu bagaimana moral remaja bisa sesuai dengan ajaran Islam dan terhindar dari pergaulan bebas. Karena kita melihat saat ini banyak sekali remaja yang sudah jauh dari ajaran Islam sehingga moralnya tidak sesuai dengan perbuatan baik dan akhirnya masa depan remaja tidak bisa terwujudkan. Hasil dalam kegiatan PKPM ini yang berjudul pembinaan moralitas Remaja di Cabang Muhammadiyah Desa Sukasari Kabupaten Serdang Bedagai adalah 1: Moralitas remaja di Ranting Muhammadiyah Desa Sukasari sesuai dengan ajaran Islam. 2: Remaja di Ranting Muhamamdiyah Desa Sukasari mampu menjauhi pergaulan bebas dan tetap menjalankan kegiatan Islami dengan baik. 3: Remaja mempunyai peran yang penting untuk kemajuan pendidikan yang lebih baik.
Pembinaan Koperasi Di Ranting Muhammadiyah Desa Sukasari Dalam Membangun Perekomonian Umat Pasca Pandemi Covid 19 Dianto, Dianto; Amsari, Syahrul
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2021): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v3i2.7774

Abstract

Wabah pandemi covid 19 saat ini menjadi permasalahan yang cukup serius harus diselesaikan dengan tujuan agar masyarakat Indonesia bisa menjalani aktivitas sehari-hari.Di Provinsi Sumatera Utara sendiri dapat kita jelaskan bahwa jumlah pasien yang positif terjangkit berjumlah 20.403. Dari jumlah tersebut 17.654 orang dinyatakan sembuh. Angka pasien sembuh itu bertambah 89 orang dari hari sebelumnya.Selain itu terdapat 732 pasien positif Corona yang meninggal dunia. Dengan permasalahan covid 19 ini sebagai organisasi Muhamadiyah yang selalu memberikan nilai sosial kepada warganya haruslah mempunyai sebuah kontribusi yang bermanfaat setelah pasca pandemic covid 19. Salahsatu kontribusi yang harus diperjuangkan yaitu mempergunkan koperasi Muhammadiyah dengan baik dalam membangun perekonomian umat di Kecamatan Pegajahan.Dengan demikian, sebagai harapan baru marilah kita gerakan sebuah pembinaan dalam koperasi Muhammadiyah untuk membangun semangat kembali dalam kemajuan ekonomi, mulai dari kebutuhan pangan, sumber kehidupan dan lapangan kerja yang bermanfaat.
Developing Adolescents' Morals in Realizing the Quranic Generation: Pembinaan Akhlak Remaja dalam Mewujudkan Generasi Qurani Dianto, Dianto; Amini, Nur Rahmah; Daulay, Mahmud Yunus
Procedia of Social Sciences and Humanities Vol. 5 (2024): International Symposium on the Interplay of Science, Technology, and Socio-Economic D
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pssh.v5i.560

Abstract

Moral development is the first focus of attention in Islam. This is in accordance with one of the missions of the Prophet Muhammad SAW. to perfect noble morals. That basically humans are born in a state of fitrah which in this case includes moral fitrah, which is then perfected through the apostolic mission of the Prophet Muhammad SAW. in the form of teachings brought by the Apostle.Coaching is an educational effort both formal and non-formal which is carried out consciously, planned, directed, organized and responsible in order to introduce, grow, develop a balanced, intact and harmonious personality base. Knowledge and skills in accordance with their own talents, desires and initiatives, add, improve and develop towards the achievement of dignity, quality and optimal human abilities and independent individuals.This research is a qualitative research by taking several activities ranging from observation, interviews, and documentation. The results of this study show that first, moral guidance for adolescents is very important to be applied by all educators. Second, the supporting factor is good cooperation between educators and parents. While the inhibiting factor is the association of teenagers with the outside environment which sometimes brings negative directions.
Hukum Perencanaan Pembangunan Daerah Berbasis Rapulung Sumbawa Dianto, Dianto
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i2.1954

Abstract

Perencanaan Pembangunan Daerah yang dilaksanakan di Daerah-Daerah di Indonesia sering dilakukan sebatas untuk memenuhi pertumbuhan pembangunan dalam upaya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi maupun untuk inemenuhi kebutuhan pengembangan suatu kawasan tertentu yang tidak dapat dihindari. Akan tetapi dengan pemahaman masyarakat yang berkembang terhadap pentingnya partisipasi masyarakat sangat diperlukan bagi penyelenggaraan perencanaan Pembangunan Daerah  transparan, integratif, holistik,  efektif, dan partisipatif agar terwujud pembangunan Daerah terukur, produktif, dan berkelanjutan.
Establishing Lar Land Rights on Critical Land Within Forest Areas as a Strategy For Sustainable Forest Management Dianto, Dianto; Gunawan, Jasardi
Journal of Transcendental Law Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Transcendental Law
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jtl.v6i1.5396

Abstract

Critical land within forest areas in Indonesia is expanding. This has an impact on natural disasters and climate change. This condition is a serious concern of the international world so that almost every international meeting on critical land issues and climate change is the main topic discussed by offering a variety of critical land management schemes but is considered ineffective. Behind the legal policy of handling critical land that is considered ineffective, there is long-standing traditional knowledge carried out by the people of Sumbawa, namely lar, which maintains a balance between ecology, social, economic and spiritual. The purpose of this research is to analyze the determination of Lar’s land rights on critical land in forest areas as a strategy for sustainable forest management. This research method is normative research with a conceptual approach, legislative approach and sociological approach. The results of this study, first, the concept of lar has three forms of land rights status, namely customary rights, rights, state-owned land and privately owned land so that state-owned land in the form of forest areas whose conditions are critical can be assigned lar land rights. Second, the concept of handling critical land in the area must be based on a balance between ecology, economy, social and spiritual. Third, the establishment of lar land rights in the forest area does not have to change the main function of the forest area.  The conclusion of this research is that the establishment of lar land rights on critical land in forest areas can be carried out based on the balance between ecology, economy, social and spiritual without changing the function of the forest