Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Pembebanan Terhadap Nilai Resistansi Pentanahan Pada Transformator 250 KVA Gardu BA 0005 PT. PLN (Persero) UP3 Bengkulu ULP Teluk Segara Bengkulu Putra, Dian Eka; Idris, Iswadi
JURNAL SURYA ENERGY Vol. 5 No. 1 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jse.v5i1.2767

Abstract

The distribution transformer is an electromagnetic device that converts and transfers electrical energy to the primary and secondary electrical distribution networks, which are directly related to the ever changing load center. As a result of high and unbalanced loading, it will cause an increase in current in neutral, of course, to anticipate changes in the load that cause a neutral phase current in the distribution transformer, a low grounding resistance value is required in the neutral phase.The resistance value or grounding resistance according to PUIL 2000 and SPLN3-1978 Regarding PLN Low Voltage Network Grounding and Installation Grounding does not exceed 5 ? or a maximum of 5 ?. The calculation results obtained that the grounding resistance value in the neutral phase and the transformer body 250 KVA Distribution Substation BA 005 is 4.11 ?. From these results there is a need for a comparative study of the resistance value from the calculation results with the value of the direct measurement results in the neutral phase grounding system and the 250 KVA transformer body BA 005 Distribution Substation. From the results of direct measurements between 14.00 to 15.00 WIB with 50 percent loading on The transformer has the largest value of resistance in the neutral phase of 8.1 ? and on the transformer body of 8.3 ?. Then the increase in the value of the neutral grounding resistance and the grounding resistance of the transformer body 250 KVA is caused by the transformer load factor and weather factors, especially in sunny and hot weather.
ANALISIS PROTEKSI GANGGUAN ARUS LEBIH PADA TRANSFORMATOR DAYA DI PT. PUPUK SRIWIDJAJA (PERSERO) PALEMBANG Yani, Raden Ahmad; Putra, Dian Eka
Jurnal Teknik Elektro Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.919 KB) | DOI: 10.36546/jte.v8i1.192

Abstract

Kesinambungan pelayanan beban dan energi listrik dari suatu pembangkit tenaga listrik kepada konsumen tidak terlepas dari adanya gangguan eksternal adalah gangguan yang bersumber dari luar pembangkit seperti gangguan satu fasa ke tanah, gangguan tiga fasa ke tanah, gangguan fasa ke fasa, baik pada terminal maupun pada sisi transmisi atau distribusinya. Sedangkan gangguan internal adalah gangguan yang bersumber dari dalam pembangkit itu sendiri seperti terjadinya hubung singkat antara belitan pada fasa yang sama, antara belitan fasa yang berbeda, atau antara belitan ke tanah. Pada arus gangguan karena hubung singkat pada transformator memiliki perhitungan dari sisi tegangan primer dan sisi tegangan sekunder. Transformator adalah alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik lain berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Pengaman atau proteksi untuk transformator tenaga pada gardu distribusi PT. Pupuk Sriwidjaja (Persero) Palembang harus memiliki keandalan yang baik, agar peralatan proteksi tersebut dapat melindungi transformator tenaga dari gangguan-gangguan yang mungkin terjadi. Salah satu proteksi yang digunakan pada transformator daya adalah rele arus lebih (OCR). Proteksi arus lebih adalah perlindungan sistem dan peralatan dari arus yang melebihi arus nominalnya. Berdasarkan hasil perhitungan pengaturan (setting) rele arus lebih transformator konstanta setting arus untuk sisi primer ialah 0,5 dan untuk sisi sekunder 1,2.
KENDALI KONTROL PANEL GAS DETECTOR GUNA MEMINIMALISIR KEBAKARAN YANG DIAKIBATKAN KEBOCORAN GAS PADA INSTALASI GAS RUMAH TANGGA Yansuri, Daeny Septi; Putra, Dian Eka
Jurnal Teknik Elektro Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.248 KB) | DOI: 10.36546/jte.v9i2.385

Abstract

Relay adalah suatu peranti yang bekerja berdasarkan elektromagnetik untuk menggerakan sejumlah kontaktor yang tersusun atau sebuah saklar elektronis yang dapat dikendalikan dari rangkaian elektronik lainnya dengan memanfaatkan tenaga listrik sebagai sumber energinya. Kontaktor akan tertutup (menyala) atau terbuka (mati) karena efek induksi magnet yang dihasilkan kumparan (induktor) ketika dialiri arus listrik. Pada penelitian ini dirancang sebuah panel konvensional yang terdiri dari beberapa relay yang di susun menjadi sebuah sistem kontrol atau bisa disebut panel gas detector. Dimana Sanwoo gas detector bekerja sebagai pemberi input signal ke sistem kontrol untuk mendeteksi adanya kandungan gas Methane yang ada di LPG atau pun Gas Alam. Dan solenoid valve sebagai output untuk mengentikan aliran gas jika terjadi kebocoran gas. Selanjutnya panel gas detector akan terhubung dengan sanwoo gas detector yang ditempatkan pada ruang – ruang produksi dan solenoid valve yang terpasang pada inlet pipa instalasi, dibutuhkan waktu 0,2 detik valve selenoid untuk menutup aliran Gas Alam pada instalasi Gas Rumah Tangga. Sistem ini bisa di aplikasikan pada industri-industri yang menggunkan gas sebagai bahan bakarnya. Panel gas detector ini berfungsi sebagai pengaman guna meminimalisir terjadinya kebakaran yang di sebabkan oleh kebocoran gas.
PERANCANGAN SMARTHOME TERINTEGRASI IoT UNTUK KENDALI PENERANGAN RUMAH TINGGAL DAN MONITORING SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER NODEMCU ESP8266 Putra, Dian Eka; Utama, Muhammad Indra
Jurnal Teknik Elektro Vol 10 No 1 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (995.555 KB) | DOI: 10.36546/jte.v10i1.412

Abstract

Teknologi komunikasi dan sistem kontrol sangat pesat perkembangannya, diantaranya Internet of Things (IoT) yang telah diterapkan pada sector kendali dan komunikasi baik di industry maupun rumah tangga. Pada rumah tangga yang lebih dikenal dengan smart home atau rumah pintar IoT diterapkan pada system kendali penerangan rumah tinggal dan monitoring suhu ruangan. Dengan menggunakan perangakat aplikasi dan mikrokontroler NodeMCU ESP 8266 pengoperasian system kendali untuk penerangan lebih mudah serta monitoring suhu ruang lebih terjaga. Dari hasil perancangan prototype instalasi penerangan yang di kombinasikan dengan perangakat aplikasi dan mikrokontroler NodeMCU ESP 8266 dapat mengkontrol mengoperasikan 3 buah lampu LED dan putaran kipas angin melalui smartphone. Melalui sensor DHT22 yang di tambahkan membuat informasi suhu lebih termonitor.
ANALISA SISTEM PROTEKSI PADA MOTOR INDUKSI TIGA PHASE 200 KW SEBAGAI PENGGERAK POMPA HYDRAN DI PT. MEDCO LPG KAJI Rus'an, Rus'an; Putra, Dian Eka
Jurnal Teknik Elektro Vol 10 No 2 (2020): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.663 KB) | DOI: 10.36546/jte.v10i2.419

Abstract

Pada instalasi pertambangan gas alam (LPG) sangat rentan terjadinya kebakaran dan ledakan maka diperlukan system proteksi yang berlapis, salah satunya untuk mengantisipasi bila terjadi kebakaran di PT. Medco LPG kaji, diperlukan Electric Fire Pump sebagai alat untuk mensuplai air ke instalasi fire hydrant, electric fire pump menggunkan motor induksi tiga phasa yang berkapasitas daya 200 kW. Selain melindungi kebakaran pada instalasi di PT. Medco LPG kaji, diperlukan pelindungan pada instalasi proteksi kebakaran yang salah satunya pelindungkan pada Motor pompa bila terjadi kebakan yaitu motor induksi tiga phasa 200 kW pada saat motor induksi tiga phasa 200 kW beroperasi. Untuk menghindari terjadi arus lebih pada motor electric fire pump yang akan merusakan keandalan motor induksi tiga phasa 200 kW, diperlukan perhitungan dan analisa untuk mensetting OCR (over current relay). Dari hasil perhitungan diperoleh arus nominal sebesar 341,43 Ampere dengan Arus Setting OCR sebesar 286,80 Ampere. Secara ideal arus motor electric fire pump pada saat beoperasi kerja harus berada maksimal 80% dari arus nominalnya, hal ini untuk menjaga keandalan motor induksi tiga phasa 200 kW dari kerusakan dan kebakaran. Dari hasil pengukuran dilapangan arus motor induksi tiga phasa 200 kW saat bekerja sebesar 255 Ampere, ini menunjukan arus motor masih dalam kondisi edial atau masih di bawah 80% arus nominal yaitu sebesar 278, 4 Ampere.
PERAN SUBMARINE CABLE SUMATERA BANGKA (SCSB) 150 kV DALAM MENEKAN PENGGUNAAN PLTD DI PULAU BANGKA Putra, Dian Eka; Harlian, Fajri
Jurnal Teknik Elektro Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.347 KB) | DOI: 10.36546/jte.v11i2.489

Abstract

Sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka masih kurang memadai untuk mendapatkan listrik yang memadai, Kepulauan Bangka masih banyak menggukanan pembangkit listrik berbahan bakar fosil yaitu minyak solar yang menyebabkan biaya pokok produksi yang tinggi. Oleh karna itu untuk mengurangi penggunaan pembangkti listrik berbahan baku minyak maka harus di kurangi produksi listrik dari pembangkit tersebut, untuk melakukan efesiensi dan keandalan sistem kelistrikan di pulau Bangka maka dilakukannya interkoneksi pulau sumatera dan bangka menggunakan submarine cable sumatera Bangka (SCSB) 150 kV yang menghubungkan dari Gardu Induk Tanjung api-api ke Gardu induk Muntok dengan kapasitas daya hantar SUTT sebesar 174 MW dan Submarine cable 109 MW dengan kondisi Cable didasar laut. Setelah dilakukanya interkoneksi maka dapat memberikan dampak signifikan dari kapasitas daya listrik dipulau bangka dan memurunkan produksi energi listrik atau kWh dari pembankit berbahan bakar fosil sebesar 44,89 % PLTD
PEMASANGAN RELAI OVER LOAD SHEEDING (OLS) PADA TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA Yansuri, Daeny Septi; Putra, Dian Eka; Firdaus, Muhammad
Jurnal Teknik Elektro Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v12i1.628

Abstract

Transformator daya 1 30 MVA adalah salah satu dari 2 transformator daya yang ada di Gardu Induk lahat untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di daerah lahat dan sekitarnya. Mengingat adanya penambahan beban transformator daya 1 30 mva dikarenakan kebutuhan konsumen akan energi listrik yang terus meningkat, maka perlu dilakukan pemasangan relai overload sheeding (OLS) pada transformator daya 1 30 MVA tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah : mengetahui cara kerja Relai Over Load Shedding (OLS) pada TD 1 # 30 MVA di GI Lahat dalam mengatasi terjadinya beban lebih, mengetahui koordinasi Relai Over Load Shedding (OLS) dengan Relai Arus Lebih (OCR), menjaga Keandalan Peralatan Sistem Tenaga Listrik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Kualitatif dan juga Kuantitatif, dengan pengambilan data langsung ke lapangan dan juga melakukan wawancara ke petugas GI, dan juga membaca dari literature yang berkenaan dengan penelitian tersebut. Pemasangan relai overload sheeding (OLS) pada transformator daya 1 30 MVA diharapkan dapat menghindari padam transformator 1 30 mva yang diakibat kan oleh beban berlebih pada transformator dan menjaga keandalan sistem tenaga listrik khususnya untuk daerah lahat dan sekitarnya. Relay ini bekerja dengan cara membandingkan arus yang terbaca dengan nilai setinganya, bila arus yang dibaca lebih besar dari pada nilai setingan maka relay akan menge-trip-kan Pemutus Tenaga (PMT) atau circuit breaker (CB) setelah waktu tertentu. Dari hasil perhitungan rele arus lebih pada transformator daya 1 30 mva sebelum relai overload sheeding (OLS) didapat Iset = 1000 A, tms = 0,25 ,dan waktu kerja t =0.7 s. Dan setelah relai overload sheeding (OLS) dipasang didapat Iset : 866 A, tms = 1 s.
PERENCANAAN GROUNDING SISTEM PADA GEDUNG PERAWATAN LISTRIK MCC PT. BUKIT ASAM - TANJUNG ENIM Rudiansyah, Aang; Randika, Yos; Randika, Ifan; Putra, Dian Eka; Yani, R Ahmad
Jurnal Teknik Elektro Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v13i1.893

Abstract

Bukit Asam sebagai salah satu perusahaan penambangan batu bara terbesar dalam mejalankan aktivitas bisnisnya selain dengan kegiatan penambangan dilapangan dibantu dengan sistem administrasi dan pembengkelan dan telekomunikasi, tentu untuk melindungi dari arus bocor atau tegangan sentuh harus memiliki sistem pentanahan pada beberapa peralatan yaitu pada sistem instalasi peralatan listrik dan sistem instalasi peralatan komunikasi, dimana sistem pentanahan bertujuan untuk memberikan perlindungan pada seluruh operator atau mahluk hidup maupun perlindungan pada peralatan-peralatan yang menggunakan energi listrik sebagai energi utamanya. Dari hasil penelitian didapat nilai resistivitas tanah pada lahan gedung perawatan listrik MCC TAL sebesar 30,57 Ωm dari nilai resistivitas tersebut dapat dirancang sistem pentanahan dengan menggunakan elektroda batang pentanahan baik menggunakan 1 batang elektroda pentanahan dan 2 batang elektroda batang pentanahan. Dari estimasi didapat nilai pentanahan sesuai standar PUIL 2000 sebesar 3,8 Ω dengan menggunakan 2 batang elektroda batang pentanahan dengan jarak antar batang elektroda pentanahan sepanjang 2 meter. Sedangkan untuk estimasi perhitungan dengan 1 batang elektroda pentanahan untuk mencapai nilai standar PUIL 2000 harus dikedalaman 7,5 meter dengan nilai resistansi pentanahan sebesar 4,75 Ω.
ANALISA KAPASITAS DAYA LISTRIK TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI PADA MOTOR INDUKSI PENGERAK CONVEYOR BALING LINE PULP DRYER MACHINE PT. OKI PULP AND PAPER Suherman, R.M. Edy; Putra, Dian Eka; Wiradhana, Sahputra
Jurnal Teknik Elektro Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jte.v13i2.985

Abstract

Motor induksi ini selalu dioperasikan untuk mendukung proses produksi kertas di PT. OKI PULP AND PAPER pada operasinya untuk mengatur kecepatan putaran motor induksi 3 fasa pada Conveyor Baling Line Pulp Dryer Machine dengan kapasitas 5,5 kW yaitu menggunakan kendali Variabel Speed Drive yang dihubungkan langsung dengan motor induksi 3 fasa. Dengan perubahan kecepatan tersebut dapat diketahui nilai kapasitas daya listrik dari Motor Induksi 3 Fasa SEW-EURODRIVE 5,5 KW – 7.5 HP pada PT . OKI PULP AND PAPER yang berperan sebagai penggerak Conveyor Baling Line Pulp Dryer Machine yang berguna untuk menyalurkan hasil produksi bubur kertas. Perubahan frekuensi yang masuk pada motor induksi tentunya akan menimbulkan pengaruh berupa perubahan kapisitas penggunaan bagi motor induksi tersebut. Dari hasil pengujian dan perhitungan peningkatan fekuensi maka semakin tinggi tegangan listrik yang digunakan. berbanding lurus dengan penggunaan tegangan listrik dimana semakin naik nilai frekuensi. Peningkatan tegangan masukan dan tegangan keluaran berbanding lurus dengan peningkatan putaran motor listrik atau RPM, ditandai nilai terendah Pin sebesar 5,27 KW dan Pin terbesar yaitu 5,5 KW. Sedangan Pout dengan nilai terendah sebesar 3,8 KW dan Pout terbesar ditandai dengan RPM maksimum sebesar 4,08 KW.
PERBANDINGAN RESITANSI PENTANAHAN ANTARA HASIL PERENCANAAN DAN HASIL COMMISSIONING TEST DI GARDU DISTRIBUSI 20 KV: distribution substation grounding system Junaidi, Junaidi; Putra, Dian Eka; Rizal, Choirul
Jurnal Ampere Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Ampere
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/ampere.v9i1.14795

Abstract

Penelitian ini mengkaji perencanaan dan pengukuran sistem pentanahan pada gardu distribusi 20 kV diDesa Danau Gerak dan Desa Plencur, Kecamatan Semende Darat Ulu, Kabupaten Muara Enim. Hasilanalisis menunjukkan bahwa kedalaman elektroda batang dan jenis tanah berpengaruh signifikan terhadapnilai resistansi pentanahan. Perencanaan awal memperkirakan nilai resistansi pentanahan, namun hasilpengukuran lapangan mengindikasikan adanya perbedaan. Di Desa Danau Gerak, nilai resistansipentanahan mengalami sedikit perbedaan antara perencanaan (4,91 Ω) dan hasil lapangan (rata-rata 4,52Ω). Sementara itu, di Desa Plencur, perbedaan lebih signifikan; perencanaan menunjukkan nilai 4,47 Ω,sedangkan hasil pengukuran commisioning test menunjukkan nilai sebesar 1,31 Ω saat tanah basah pascahujan. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi kelembaban tanah berpengaruh secara signifikan terhadap nilairesistansi pentanahan. Studi ini menggarisbawahi pentingnya evaluasi dan pengujian yang cermat terhadapkarakteristik tanah dan kondisi lingkungan saat pengukuran pentanahan pada instalasi listrik.