Articles
Mengembangkan Growth Mindset Mahasiswa Sebagai Usaha Mempersiapkan Diri Memasuki Dunia Kerja
Pratiwi, Marisya;
Anggraini, Dewi;
Mardhiyah, Sayang Ajeng;
Iswari, Rosada Dwi
Psychology Journal of Mental Health Vol 2 No 2 (2020): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.391 KB)
|
DOI: 10.32539/pjmh.v2i2.34
Mahasiswa akan menghadapi tantangan baru setelah selesai menamatkan pendidikan di perguruan tinggi, salah satunya adalah mencari pekerjaan. Hanya saja, menurut data dari Kementrian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (2019) diketahui bahwa tingkat penganggurn sarjana masih tinggi sedangkan jumlah tenaga kerja yang merupaka lulusan perguruan tinggi juga masih tergolong sedikit. Untuk itu, diperlukan usaha lebih untuk mempersiapkan para lulusan perguruan tinggi agar dapat lebih siap menghadapi dunia kerja. Para ahli psikologi mulai memandang pentingnya mengubah fixed mindset yang dimiliki mahasiswa menjadi growth mindset agar lebih mampu bersaing dan bertahan memasuki dunia kerja selepas menamatkan pendidikan di perguruan tinggi. Dengan diberikannya intervensi berupa pemberian pengetahuan dan pemahaman terkait growth mindset didalam diri mahasiswa, diharapkan mahasiswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan terarah, sebagai upaya meningkatkan kesiapan dan ketahanannya dalam memasuki dunia kerja kelak.
Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Pada Karyawan Yang Mengalami PHK Dimasa Pandemi Covid- 19: Bahasa Indonesia
Herlinda Putri, Rahmawati;
Pratiwi, Marisya;
Anggraini, Dewi
Psychology Journal of Mental Health Vol 3 No 1 (2021): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (880.044 KB)
|
DOI: 10.32539/pjmh.v3i1.50
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap resiliensi karyawan yang mengalami PHK dimasa pandemi covid- 19. Hipotesis penelitian ini ada peran dukungan sosial terhadap resiliensi. Partisipan dalam penelitian ini adalah 150 karyawan yang mengalami PHK dimasa pandemi covid- 19. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala resiliensi yang mengacu pada komponen resiliensi yang dikemukakan Wagnild dan Young (1990) dan skala dukungan sosial yang mengacu pada bentuk - bentuk dukungan sosial dari Sarafino and Smith (2011). Peneliti melakukan analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa nilai R square= 0,299 F = 63,091 dan p = 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial berperan signifikan terhadap resiliensi. Dengan demikian hipotesis penelitian dapat diterima dengan nilai kontribusi dukungan sosial terhadap resiliensi sebesar 29,9%. Abstract. This study aims to determine the role of social support on the resilience of employees that experience work termination during the covid- 19 pandemic. There’s a role of social support on the resilience in the hypothesis of this study. Participants in this study totally consists of 150 employees that experience work termination during covid- 19 pandemic. The sampling technique in this study used purposive sampling. The measuring instrument used is the resilience scale which refers to the resilience component proposed by Wagnild and Young (1990) and social support scale which refers to the form of social support by Sarafino and Smith (2011). The researcher analyzed the data using simple linear regression analysis.The results of the regression analysis showed that the value of R square are 0.299 F = 63.091 and p = 0.000 (p<0.05). This indicates empirically that social support plays a significant role in resilience. Thus, the hypothesis of this study can be accepted with 29.9% as contribution value of social support toward resilience.
Optimisme Dengan Fear Of Success Pada Wanita Yang Bekerja Di Bank
Novenasari, Ismi;
Pratiwi, Marisya
Psychology Journal of Mental Health Vol 3 No 2 (2022): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (537.12 KB)
|
DOI: 10.32539/pjmh.v3i2.56
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara optimisme dengan fear of success. Hipotesis pada penelitian ini adalah ada hubungan antara optimisme dengan fear of success. Partisipan dalam penelitian ini adalah 150 wanita yang bekerja di bank. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling purposive. Alat ukur yang digunakan adalah skala fear of success yang mengacu pada indikator fear of success oleh Collins dan Eggleton (1980) dan skala optimisme yang mengacu pada dimensi optimisme oleh Seligman (2008). Analisis data penelitian menggunakan korelasi pearson’s product moment. Hasil korelasi pearson’s product moment menunjukkan nilai r = -0,408 dengan nilai p = 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang negatif dan signifikan antara optimisme dengan fear of success. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan diterima.
Peran Sense Of Humor Terhadap Kesepian Pada Dewasa Awal Lajang
Hasnah, Amalia;
Pratiwi, Marisya
Psychology Journal of Mental Health Vol 3 No 2 (2022): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (602.361 KB)
|
DOI: 10.32539/pjmh.v3i2.62
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sense of humor terhadap kesepian pada dewasa awal lajang. Hipotesis dari penelitian ini adalah ada peran sense of humor terhadap kesepian pada dewasa awal lajang. Penelitian ini menggunakan responden sebanyak 201 orang dewasa awal yang masih lajang, serta menggunakan 50 responden dewasa awal lajang untuk uji coba. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala kesepian berdasarkan dimensi-dimensi kesepian dari Cacioppo dkk, (2015) dan menggunakan skala skala sense of humor berdasarkan dimensi-dimensi dari Thorson dan Powell (1993). Analisis data menggunakan teknik regresi sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai R square sebesar 0,056, nilai F sebesar 11,862 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,005). Hal ini menunjukkan bahwa sense of humor memiliki peran yang signifikan terhadap kesepian. Dengan demikian hipotesis penelitian ini dapat diterima dimana kontribusi sense of humor terhadap kesepian sebesar 5,6%. Kata kunci : Sense of humor, Kesepian
Tipe Kepribadian Agreeableness Terhadap Kesepian Pada Mahasiswa Rantau
Valencia, Nadhira;
Pratiwi, Marisya
Psychology Journal of Mental Health Vol 4 No 2 (2023): Psychology Journal of Mental Health
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32539/pjmh.v4i2.79
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tipe kepribadian agreeableness terhadap kesepian pada mahasiswa rantau. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat peran tipe kepribadian agreeableness terhadap kesepian pada mahasiswa rantau. Pada penelitian ini responden adalah 191 mahasiswa rantau di Indonesia. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling insidental. Untuk mengukur variabel kesepian digunakan skala UCLA Loneliness Scale (Version 3) yang dikembangkan oleh Russell (1996), kemudian untuk mengukur variabel kepribadian agreeableness digunakan skala yang disusun oleh peneliti yang mengacu pada facet kepribadian agreeableness Widiger dan Costa (2013). Analisis data penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis regresi sederhana. Hasil analisis regresi tersebut menunjukkan data nilai R Square antara tipe kepribadian agreeableness dan kesepian sebesar 0,060, nilai F sebesar 12,002, dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,005). Hasil tersebut menunjukkan bahwa tipe kepribadiaan agreeableness memiliki peran yang signifikan terhadap kesepian. Dengan demikian diketahui bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Hubungan Kebahagiaan dengan Kemampuan Beradaptasi Karier pada Karyawan di Awal Karier
Anjani, Manisa Fitri;
Pratiwi, Marisya
Journal of Psychological Science and Profession Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/jpsp.v7i3.47901
Tahap awal karier dimulai pada usia 18−35 tahun. Individu harus mampu menjalani kariernya dengan berbagai perubahan. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan kemampuan beradaptasi karier. Kebahagiaan merupakan dampak tingginya dari kemampuan beradaptasi karier dalam menangani stres dengan merencanakan hasil kerja dan penanganan beban kerja institusi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kebahagiaan dengan kemampuan beradaptasi karier pada karyawan di awal karier. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara kebahagiaan dengan kemampuan beradaptasi karier pada karyawan di awal karier. Data diperoleh dari 169 karyawan di awal karier saat pengambilan data dan menggunakan 50 karyawan di awal karier saat uji coba. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah nonprobability sampling. Berdasarkan hasil analisis korelasi, kebahagiaan dan kemampuan beradaptasi karier diperoleh r = .579 (p < .05). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara kedua variabel. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima.
Career Coaching: Developing a Constructive Mindset and Ethical Conduct in the Realm of Employment from a Young Age
Anggraini, Dewi;
Pratiwi, Marisya;
Rachmawati, Rachmawati;
Juniarly, Amalia
Altifani Journal: International Journal of Community Engagement Vol 4, No 2 (2024): Altifani Journal: International Journal of Community Engagement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/altifani.v4i2.8021
The current era in which the world of work is evolving into 4.0 requires businesses to be more competitive; therefore, human resources are essential to this end. Effective employee performance positively influences the company's overall performance. This pertains to the correlation between good attitudes and behaviours in employees, leading to increased engagement in work, heightened motivation, and job satisfaction. Developing a positive attitude and behaviour in individuals from a young age is crucial. Students, as future human resources entering the workforce, should be equipped with abilities and character that align with the company's requirements. Through this career coaching programme, students are expected to develop insight, knowledge, and positive attitudes and behaviours related to the workplace from an early age by implementing them in an educational environment. 63 persons from the 1st-semester students of the Psychology Study Programme at Sriwijaya University participated in this activity. This service activity is aligned with the industrial and organisational psychology courses that participants will complete in semester 3. The outcomes of this activity may be determined through pre and post-evaluation, revealing that 95.3% of participants grasp the career coaching activity effectively.
Growth Mindset and Grit: Examining the Academic Buoyancy of College Students Implementing Online Lectures
Pratiwi, Marisya;
Iswari, Rosada Dwi;
Nesvita, Melania Delaritas;
Khairiyah, Ummul Sabila
Jurnal Sains Psikologi Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um023v12i12023p70-80
One of the consequences felt by the world of education from the outbreak of the Coronavirus is that higher education institutions are required to apply online learning methods. Online learning itself has strengths, challenges, and obstacles in its implementation. Therefore, students need the ability to overcome the obstacles and challenges that are felt in the daily online learning process, namely academy buoyancy. This research seeks to find the role of the growth mindset and grit in academic buoyancy in college students who face online lectures. This research involved 140 students who were in their first year when this research was conducted (class of 2021). The results of hypothesis testing using multiple regression analysis showed an F value equal to 19.597 with a p-value equal to 0.000 (p less than 0.5). These results indicate that the hypothesis in this study is accepted, that the growth mindset and grit have a role in academic buoyancy among students who are studying online. The results of further calculations show that the role of the growth mindset and grit on academic buoyancy is 22.2 percent (R2 equals 0.222).
Work Engagement pada Karyawan yang Bekerja secara Remote Ditinjau dari Meaningful Work
Anggraini, Dewi;
Juniarly, Amalia;
Pratiwi, Marisya
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi Vol 5, No 3 (2024): Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/pib.v5i3.29040
Pandemi Covid-19 telah merubah tatanan sistem kerja di dunia. Sistem kerja yang dilakukan adalah secara remote, dimana pengaturan waktu kerja dilakukan di luar ruang dan waktu organisasi secara formal, mereka bekerja secara online menggunakan aplikasi zoom, teams dan skype. Bekerja secara remote digambarkan pekerja melakukan aktivitas pekerjaannya dari lokasi yang terpisah fisik dari supervisor mereka sehingga jarang untuk bertemu satu dengan yang lainnya. Kondisi ini menimbulkan waktu kerja yang luar biasa dan tidak pasti sehingga berdampak pada tidak jelasnya batasan antara pekerjaan dengan kehidupan pribadi yang dapat menghilangkan perasaan work engagement pada karyawan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi work engagement adalah meaningful work. Berdasarkan isu tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara meaningful work terhadap work engagement pada karyawan yang bekerja secara remote. Jumlah dari sampel penelitian ini sebanyak 152 orang dan akan dilakukan try out pada 50 orang karyawan dengan karakteristik yang sama pada sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis diterima sehingga terdapat hubungan yang signifikansi antara work engagement dengan meaningful work yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan nilai R Square 0,557 yang berarti meaningful wotk berkontribusi sebesar 55,7% terhadap work engagement. Faktor lain yang dapat mempengaruhi work engagement seperti budaya organisasi, komunikasi, gaya manajerial dan lainnya.
Academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan kuliah secara daring
Pratiwi, Marisya;
Mardhiyah, Sayang Ajeng;
Iswari, Rosada Dwi
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jptp.v5i2.26405
Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada berbagai bidang kehidupan, salah satunya dunia pendidikan. Sekolah dan perguruan tinggi dituntut untuk menyelenggarakan pendidikan mengunakan metode dalam jaringan (daring). Adanya academic bouyancy pada diri mahasiswa diduga akan lebih dapat membantu mereka menghadapi kemunduran dan tantangan yang dihadapi selama perkuliahan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat gambaram academic buoyancy di dalam diri mahasiswa, terutama dalam menghadapi tantangan perkuliahan secara daring. Penelitian ini mengunakan pedekatan kuantitatif dan metode deskriptif. Variabel academic buoyancy diukur mengunakan skala academic buoyancy. Partisipan pada penelitian ini adalah 200 orang mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring. Teknik sampling yang digunakan adalah insidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic buoyancy pada mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring dominan berada pada kategori rendah (58,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa yang menjalankan pembelajaran daring masih memiliki ketangguhan yang rendah dalam menghadapi tantangan perkuliahan sehari-hari.