Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Transformasi Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat: Solusi Ekonomi Kreatif bagi Warga Pantai Lamaru Balikpapan Tajalla, Gusti Umindya Nur; Lubis, Muthia Putri Darsini; Amalia, Lia; Laksono, Andromeda Dwi; Sulaksono, Rachmad Prabowo; Dharmayanti, Amilita Medisa Rizky; Akbar, Aulia Arif; Anggeswari, Inggrid Dya; Destiny, Keysi Devain; Sofwan, Muhammad; Budiarti, Dini Tri; Anggraini, Elistria; Paramita, Fika
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 2 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i2.20390

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata, termasuk masyarakat pesisir Lamaru yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas wisata. Sebagai upaya pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan potensi lokal, yakni sabut kelapa, menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, penulis melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat RT 19 Kelurahan Lamaru Kota Balikpapan mengenai pembuatan cocopeat dari limbah sabut kelapa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, menciptakan peluang usaha baru, serta mengurangi limbah organik. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap berkebun di masa pandemi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan masyarakat dalam memproduksi cocopeat berkualitas, serta terbentuknya kelompok usaha kecil menengah yang mampu memasarkan produknya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah organik dan pemanfaatan sumber daya lokal. Berdasarkan rekapitulasi hasil kuesioner pemahaman materi dan kuesioner kepuasan, didapatkan data bahwa tingkat pemahaman peserta di atas 70% dimana sebagian besar antusias pada materi yang disampaikan.
PERANCANGAN DAN PEMBANGUNAN SISTEM IRIGASI SEMI-OTOMATIS UNTUK PERKEBUNAN BERKELANJUTAN DI KELOMPOK TANI PEDULI API Tajalla, Gusti Umindya Nur; Hudayarizka, Riza; Ariani, Ismi Khairunnissa; Situmeang, Yosua Anjupaian; Lesmana, Bimo Surya; Utami, Yurischa Deify; Rahim, Muhammad Yazid Abyan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28825

Abstract

Abstrak: Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) adalah kelompok tani yang berlokasi di Balikpapan Utara dengan jumlah anggota terdiri dari 10 kepala keluarga. KTPA berfokus pada budidaya sayur-sayuran seperti bayam, tomat, cabai, dan kangkung. Dalam menjalani kegiatan perkebunan, KTPA masih memanfaatkan air sungai yang cukup jauh dari lahan perkebunan, sistem penyiraman manual, penggunaan pompa bahan bakar fosil, dan menggunakan pupuk kimia yang tidak tersubsidi oleh pemerintah. Permasalahan tersebut dapat diatasi menggunakan teknologi tepat guna berupa sistem irigasi semi-otomatis yang terdiri dari teknologi Rainwater Harvesting (RWH) yang terintegrasi dengan filter air, pompa PLTS, dan irigasi sprinkle, serta pembuatan pupuk organik cair (POC). Teknologi tepat guna yang hadir bisa meningkat efisiansi proses penyiraman sebesar 40%. Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh 28 warga setempat menunjukkan tren peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test dengan tingkat pemahaman meningkat sebesar 13,46% setelah post-test. Hal tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta mengenai materi yang disampaikan.Abstract: The Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) in North Balikpapan comprises 10 houses engaged in the cultivation of vegetables, including spinach, tomatoes, chili peppers, and water spinach. They depend on remote river water, laborious irrigation, fossil fuel-operated pumps, and unsubsidized chemical fertilizers, presenting obstacles to efficiency and sustainability. A semi-automated irrigation system was implemented to resolve these challenges, incorporating Rainwater Harvesting (RWH), a filtration system, solar-powered pumps, spray watering, and the manufacture of liquid organic fertilizer (POC). This system could enhance irrigation efficiency by 40%. A community outreach initiative with 28 participants demonstrated a 13.46% enhancement in comprehension from pre-test to post-test, signifying increased knowledge and awareness. These findings illustrate the efficacy of implementing suitable technology in empowering farmers and advancing sustainable farming practices.