Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pseudomonas fluorescens and Pseudomonas putida for Promoting Growth of Jatropha curcas Seedling Root Sumarsih, Sri; Haryanto, Darban
Journal of Tropical Life Science Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pseudomonas fluorescensandP. putida are Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) that can produce growth hormone. The objective of this study is to know the effects of those two combined species of PGPR on seedling root growth of Jatrophacurcas. The condition of the seedling root determines the success of dry land cultivation. The root which has wider coverage, is larger in number, and is bigger in diameter makes seedling more resistant to stress in dry land environment. In the experiment, two kinds of plant materials are used for seedling, the Jatropha seed and stem material, which are treated in a mixed culture of PGPR. For the Jatropha seed, this mixed culture of PGPR is given at the same time of cultivating the sprout on the seedling medium. For the stem cutting, the PGPR is poured in together during the first watering of the seedling cultivation medium. In the fourthweek, the observed growth parameters are root length, root diameter, primary and secondary lateral root numbers, Root Length Density (RLD), Frequency of Lateral Root (FLR), and Specific Root Length (SRL). These data are analyzed using analysis of variant with DMRT test at 0.05 level of significance. The result of this study shows that PGPR tend to reduce FLR values on the seedling root made from seeds. On the seedling root made from stem cutting, PGPR increase the root length, primary and secondary lateral root numbers, root diameter, FLR and SRL values as well. Keywords: Pseudomonas, PGPR, root, Jatropha
PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) DENGAN APLIKASI PGPR, PUPUK ORGANIK CAIR, DAN BIOSAKA DENGAN WAKTU PEMANGKASAN PUCUK Putri, Assyfa Urifatun; Padmini, Oktavia Sarhesti; Haryanto, Darban
Jurnal Agrivet Vol 30, No 1 (2024): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v30i1.11620

Abstract

Upaya meningkatkan produktivitas kacang panjang yaitu dengan pengaplikasian pupuk organik cair dan pemangkasan pucuk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menentukan jenis pupuk organik cair dan waktu pemangkasan pucuk yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu waktu pemangkasan pucuk yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan 30 hst, dan pemangkasan 40 hst. Anak petak yaitu terdiri dari tiga aras yaitu urinkelinci, PGPR, dan biosaka. Data dianalisis menggunakan analysis of varian, dan uji lanjut Duncan’ Multiple Range Test pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antar perlakuan pada parameter panjang tanaman 30 HST, 35 HST, 40 HST, jumlah daun 35 HST, dan 40 HST. Pupuk organik cair urinkelinci menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah polong per tanaman, bobot buah per tanaman, dan panjang polong dibandingkan dengan PGPR. Waktu Pemangkasan 30 HST menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, panjang polong, jumlah polong per petak, dan bobot polong per hektar.
PENGARUH UMUR BIBIT PINDAH TANAM DAN PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) Masita, Dewi; Haryanto, Darban; Suwardi, Suwardi
Jurnal Agrivet Vol 29, No 1 (2023): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v29i1.8551

Abstract

Tanaman terung ungu (Solanum melongena L.) merupakan komoditas tanaman hortikultura yang banyak digemari oleh masyarakat. Produktivitas tanaman terung ungu di Indonesia termasuk masih rendah. Permasalahan rendahnya produktivitas dapat diselesaikan dengan budidaya yang tepat. Salah satu langkah mengatasi permasalahan tersebut adalah kombinasi perlakuan umur bibit pindah tanam dan pemberian air cucian beras. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh umur perpindahan bibit dan dosis pemberian air cucian beras yang tepat. Penelitian dilaksanakan mulai Februari-Juni 2022 di Jl.Jetis Jombongan, Sumbersari, Moyudan, Sleman, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan rancangan percobaan faktorial (3×4) berupa Rancangan lingkungan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor I adalah umur bibit pindah tanam dengan tiga taraf, yaitu 7 hari, 14 hari, dan 21 hari. Faktor II adalah dosis pemberian air cucian beras dengan empat taraf, yaitu 0 ml/tanaman, 100 ml/tanaman, 200 ml/tanaman, dan 300 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara kombinasi perlakuan umur bibit pindah tanam 21 hari dengan pemberian air cucian beras 300 ml pada parameter berat buah, panjang buah, dan diameter buah. Perlakuan umur bibit pindah tanam 21 hari memberikan hasil tertinggi pada parameter tinggi tanaman 2,4,6 MST, jumlah daun 2,4,6 MST, diameter batang 2,4,6 MST, waktu berbunga, berat buah, panjang buah, diameter bauh, jumlah buah per tanaman, dan potensi hasil. Pemberian air cucian beras 300 ml memberikan hasil tertinggi pada parameter diameter buah dan berat buah.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PACLOBUTRAZOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PEMBUNGAAN TANAMAN MARIGOLD (Tagetes erecta L.) Puspitasari, Septiana Dewi; Haryanto, Darban; Padmini, Oktavia Sarhesti
Jurnal Agrivet Vol 29, No 2 (2023): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v29i2.7973

Abstract

Tanaman marigold (Tagetes erecta L.) merupakan salah satu jenis tanaman hias dengan keindahan warna bunganya yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara komposisi media tanam dan konsentrasi paclobutrazol terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman marigold, memperoleh komposisi media tanam dan konsentrasi paclobutrazol yang terbaik terhadap pertumbuhan dan pembungaan tanaman marigold. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Purbayan, Kecamatan Kotagede, Kabupaten Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Januari - Maret 2022. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) disusun secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah komposisi media tanam yang terdiri dari tiga taraf yaitu M1 : tanah + arang sekam + pupuk kandang sapi (1:2:1); M2 : tanah + arang sekam +pupuk kandang sapi (2:1:1); dan M3 : tanah + arang sekam + pupuk kandang sapi (1:1:2). Faktor kedua adalah konsentrasi paclobutrazol yang terdiri dari lima taraf yaitu P0 : 0 ppm; P1 : 50 ppm; P2 : 100 ppm; P3 : 200 ppm; dan P4 :300 ppm. Data hasil pengamatan dianalisi menggunakan sidik ragam dan dilakukan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil Penelitian menunjukkan adanya interaksi M1P4 pada diameter bunga dan umur mulai berbunga. Komposisi media tanam M1 mendapatkan hasil terbaik terhadap parameter panjang akar, jumlah kuntum bunga, umur mulai berbunga, diameter bunga, dan bobot kering tanaman. Konsentrasi paclobutrazol 0 ppm mendapatkan tinggi tanaman tertinggi sedangkan untuk konsentrasi 300 ppm mendapatkan tinggi tanaman terpendek dan diameter bunga lebih besar.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR Haryanto, Darban; Wibawa, Tri; Suratna, Suratna; Utomo, Humam Santosa
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v5i1.12415

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani di desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo adalah banyaknya buah carica yang tidak layak diolah menjadi sirup carica. Buah carica yang rusak tidak dapat diolah sehinggah menjadi sampah yang mengganggu lingkungan pariwisata setempat. Permasalahan kedua adalah mahalnya harga pupuk dan obat tanaman yang digunakan petani untuk bercocok tanam sayuran. Tujuan pengabdian ini adalah membantu kelompok tani dalam mengolah limbah buah carica menjadi pupuk organic cair dan obat hama tanaman. Teknologi yang digunakan adalah proses limbah carica menjadi eco-enzyme. Metode pengabdian yang digunakan adalah sosialisasi tentang pemanfaatan limbah organik, pelatihan produksi pupuk cair, fasilitasi teknologi, pelatihan pemasaran pupuk organic, dan pendampingan. Pengabdian ini menghasilkan luaran berupa pupuk organic cair yang siap diterapkan untuk penyubur tanaman sayuran dan obat hama penyakit tanaman.
RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN KYURI (Cucumis sativus L.) TERHADAP PENGATURAN JARAK TANAM DAN PEMANGKASAN TANAMAN Fitriana, Nur; Haryanto, Darban; Setyaningrum, Tuti
Jurnal Agrivet Vol 31 No 1 (2025): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v31i1.12140

Abstract

Mentimun kyuri (Cucumis sativus L.) termasuk tanaman hortikultura yang diminati oleh masyarakat Indonesia. Penelitian bertujuan untuk menentukan jarak tanam dan pemangkasan batang utama yang paling baik. Penelitian menggunakan metode percobaan lapangan faktorial disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap dengan 2 faktor. Faktor pertama jarak tanam yaitu 30 cm x 60 cm, 40 cm x 60 cm, dan 50 cm x 60 cm. Faktor kedua pemangkasan yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan menyisakan 10 ruas, 12 ruas, dan 14 ruas. Setiap kombinasi perlakuan diuji sebanyak 3 kali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Sidik Ragam, dilanjutkan dengan DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara perlakuan jarak tanam dan pemangkasan pada umur berbunga. Perlakuan jarak tanam 40 cm x 60 cm memberikan hasil paling baik pada diameter buah per tanaman dan bobot buah per tanaman. Perlakuan pemangkasan menyisakan 10 ruas, 12 ruas, dan 14 ruas memberikan hasil lebih baik daripada tanpa pemangkasan pada jumlah buah per tanaman, diameter buah per tanaman dan bobot buah per tanaman.  
PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) DENGAN APLIKASI PGPR, PUPUK ORGANIK CAIR, DAN BIOSAKA DENGAN WAKTU PEMANGKASAN PUCUK Putri, Assyfa Urifatun; Padmini, Oktavia Sarhesti; Haryanto, Darban
Jurnal Agrivet Vol 30 No 1 (2024): AGRIVET
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL ”VETERAN” YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/agrivet.v30i1.11620

Abstract

Upaya meningkatkan produktivitas kacang panjang yaitu dengan pengaplikasian pupuk organik cair dan pemangkasan pucuk. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menentukan jenis pupuk organik cair dan waktu pemangkasan pucuk yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu waktu pemangkasan pucuk yang terdiri dari tiga taraf, yaitu tanpa pemangkasan, pemangkasan 30 hst, dan pemangkasan 40 hst. Anak petak yaitu terdiri dari tiga aras yaitu urinkelinci, PGPR, dan biosaka. Data dianalisis menggunakan analysis of varian, dan uji lanjut Duncan’ Multiple Range Test pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antar perlakuan pada parameter panjang tanaman 30 HST, 35 HST, 40 HST, jumlah daun 35 HST, dan 40 HST. Pupuk organik cair urinkelinci menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah polong per tanaman, bobot buah per tanaman, dan panjang polong dibandingkan dengan PGPR. Waktu Pemangkasan 30 HST menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, panjang polong, jumlah polong per petak, dan bobot polong per hektar.
ROLE OF TEA DREGS LIQUID ORGANIC FERTILIZER AND PLANT MEDIA COMPOSITION IN INCREASING TOMATO RESULTS (Lycopersicon esculentum Mill.) Maryana, Maryana; Haryanto, Darban; Lifia, Reti Columba
Journal TECHNO Vol. 9 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/journal techno.v9i1.10503

Abstract

The aim of this study was to determine the composition of the tea waste liquid organic fertilizer and the composition of the growing media in increasing the yield of tomato plants. The research was conducted from June to November 2022 at the Wedomartani Experimental Garden, Faculty of Agriculture UPN "Veteran" Yogyakarta Kapanewon Ngemplak, Sleman Regency, Yogyakarta. Research method with polybags using factorial (3 × 3 + 1) arranged in a completely randomized design. The first factor was tea waste liquid organic fertilizer with 3 levels: 200 ml/l, 300 ml/l, and 400 ml/l. The second factor was the composition of the planting medium in the form of a mixture of soil and goat manure consisting of 3 levels: (1:1), (1:2), and (2:1). For each treatment of tea waste liquid organic fertilizer, 3 grams of NPK 16:16:16 fertilizer was added. The control treatment used soil and 3 grams of NPK fertilizer for each application of fertilization which was given 3 times. The results showed that the combination of treatments was better than the control on tomato fruit diameter per harvest, tomato fresh fruit weight per third and fourth harvest. There was no interaction between the concentration of tea waste liquid organic fertilizer and the composition of the planting medium. Concentration of 400 ml/l tea waste liquid organic fertilizer gave higher yields on tomato fruit diameter per harvest, tomato fresh fruit weight per harvest and total tomato fresh fruit weight. The composition of the growing media with a composition of 1:1 gave the highest yield on tomato fruit diameter per harvest and a composition of 2:1 for total fresh fruit weight of tomatoes.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PERINTISAN USAHA MIKRO YOGHURT SUSU KAMBING Sugiarto, Meilan; Haryanto, Darban; Dewanti, Ida Susi
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v1i1.3995

Abstract

Dasar pemikiran program pengabdian masyarakat ini adalah pemberdayaan kelompok wanita tani Hunian Tetap Gondang 3 Wukirsari Sleman melalui rintisan usaha mikro yoghurt susu kambing, tujuannya  adalah melakukan inovasi melalui transfer IPTEKS melalui pembuatan yoghurt susu kambing yang diharapkan menjadi rangsangan munculnya bisnis mikro. Metode yang digunakan adalah pendampingan, pelatihan, pengadaan alat, dan bimbingan teknis bagi kelompok mitra. Berdasarkan hasil implementasi terjadi peningkatan nilai jual susu kambing setelah diolah menjadi yoghurt dan terjalin sinergi antara kelompok mitra serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengemasan, pengelolaan keuangan usaha mikro, dan kewirausahaan. Untuk kelanjutannya, telah disediakan ruang produksi bagi kelompok mitra, dimana diakhir program ini produksi dan penjualan produk telah berjalan walaupun baru pada tingkat pesanan dari rekan terdekat dan mengikuti bazar atau pameran.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR Haryanto, Darban; Wibawa, Tri; Suratna, Suratna; Utomo, Humam Santosa
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/dlppm.v5i1.12415

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok tani di desa Sembungan, Kejajar, Wonosobo adalah banyaknya buah carica yang tidak layak diolah menjadi sirup carica. Buah carica yang rusak tidak dapat diolah sehinggah menjadi sampah yang mengganggu lingkungan pariwisata setempat. Permasalahan kedua adalah mahalnya harga pupuk dan obat tanaman yang digunakan petani untuk bercocok tanam sayuran. Tujuan pengabdian ini adalah membantu kelompok tani dalam mengolah limbah buah carica menjadi pupuk organic cair dan obat hama tanaman. Teknologi yang digunakan adalah proses limbah carica menjadi eco-enzyme. Metode pengabdian yang digunakan adalah sosialisasi tentang pemanfaatan limbah organik, pelatihan produksi pupuk cair, fasilitasi teknologi, pelatihan pemasaran pupuk organic, dan pendampingan. Pengabdian ini menghasilkan luaran berupa pupuk organic cair yang siap diterapkan untuk penyubur tanaman sayuran dan obat hama penyakit tanaman.