Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Di SMAN Unggulan Mh Thamrin Jakarta S, Dewa Pratama; Nazelliana, Dian; Megiati, Yunita Endra
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 6, No 1 (2022): SEMNAS RISTEK 2022
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v6i1.5694

Abstract

Permasalahan sistem pendaftaraan peserta didik pada SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta yang belum terkomputerisasi dan informasi data calon peserta didik yang belum terintegrasi dengan basis data yang berdampak pada sistem pelaporan yang masih manual. Maka dibuatnya suatu sistem pengelolaan infrastruktur pendaftaran peserta didik pada SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta berbasis web. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research & Development yaitu suatu metode penelitian berdasarkan analisis kebutuhan dan uji keefektifan produk. Tujuannya agar dapat memudahkan semua kegiatan yang berhubungan dengan pendaftaran dapat menangani penginputan data tentang pendaftaran dengan cepat serta dapat di update dengan mudah dan memproses laporan sehingga memberikan hasil yang maksimal terhadap pihak sekolah dan orang tua peserta didik.Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi penerimaan Siswa Baru berbasis web dengan menggunakan database MySQL.Kata Kunci: Sistem Informasi Pendaftaran, Peserta Didik, Web
Rancang Bangun Aplikasi Penjualan Toko Bintang Bangunan Kota Depok Berbasis Java Netbeans Hafisya, Oktaviana; Megiati, Yunita Endra; Sandy, Agung Ferdinan
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 6, No 1 (2022): SEMNAS RISTEK 2022
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v6i1.5679

Abstract

Pada era teknologi dan informasi, sebuah teknologi yang handal dapat berperan penting dalam kemajuan bisnis suatu perusahaan. Toko Bintang Bangunan Kota Depok merupakan salah satu perusahaan yang menawarkan jasa dan barang untuk keperluan bahan bangunan. Namun, hingga saat ini perusahaan masih menggunakan sistem manual dalam pengolahan datanya, sehingga sering kali membuat pihak perusahaan kesulitan dalam mencari dan mengontrol barang-barang yang ada di gudang Hal ini juga mengakibatkan kerugian yang tidak terhitung dan tidak terduga bagi perusahaan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dirancang sebuah sistem aplikasi yang sesuai dan dibutuhkan oleh perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa sistem yang sedang berjalan pada toko Bintang Bangunan Kota Depok dan merancang sistem aplikasi bagi perusahaan. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode Research and Development dan sistem waterfall untuk sistem pengembangannya. Sedangkan dalam pengumpulan data penelitian, dilakukanobservasi langsung ke toko, wawancara kepada pihak terkait di toko. Hasil dari penelitian ini diperoleh suatu rancangan bangun aplikasi penjualan. Diterapkanya aplikasi ini dapat mempermudah karyawan dalam melakukan penjualan bahan bangunan. Penjualan bahan bangunan pada toko Bintang Bangunan Kota Depokmenjadi lebih baik dan lebih terstruktur.Kata Kunci: Aplikasi, Penjualan, Bahan Bangunan, Java.
Penggunaan Media Belajar Audio-Visual Bagi Perkembangan Moral Sosial Anak Usia Dini Megiati, Yunita Endra; Pratiwi, Noor Komari; Saragih, Tuty Kurniawaty
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 5, No 1 (2021): SEMNAS RISTEK 2021
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v5i1.5087

Abstract

Dewasa ini masyarakat semakin menyadari pentingnya pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini diakui dan dirasa perlu karena berpengaruh bagi tumbuh kembang anak agar berkarakter, cerdas, dan kreatif. Usia dini inilah waktu yang paling tepat untuk meletakkan dasar pendidikan nilai moral sosial kepada anak. Peran orang tua sebagai peletak dasar pembangunan moral sosial anak adalah yang utama. Namun, peran guru PAUD, atau setingkatnya, juga penting dalam meletakkan dasar moral sosial seorang anak karena anak-anak senang mendengar dan menuruti perintah gurunya. Oleh karena itu, guru harus senantiasa berupaya dengan berbagai cara agar dapat membimbing peserta didiknya untuk memiliki kepribadian yang dilandasi dengan nilai moral sosial. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan media belajar audio-visual bagiperkembangan moral sosial anak usia dini. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian terbatas pada usaha untuk mengungkapkan suatu keadaan sebagaimana adanya sehingga bersifat sekadar untuk mengungkapkan fakta. Hasil penelitian menunjukkan hampir semua siswa dalam setiap butir penilaian berada dalam penilaian MB (Masih Berkembang), bahkan ada beberapa siswa pada beberapa butir penilaian yang mulai menunjukkan hasil BSH (Berkembang Sesuai Harapan). Mengingat tahun ajaran ini merupakan tahun ajaran baru bagi siswa kelas A di PAUD An -Najjah,Kota Bekasi dengan sistem pembelajaran jarak jauh, dapat dikatakan bahwa penggunaan media belajar audio-visual untuk perkembangan moral sosial anak usia dini sudah cukup berhasil.
Digitalization and the Merdeka Belajar Reform: a Policy Discourse Analysis Through Postmodern and Critical Lenses Megiati, Yunita Endra; Hidayat, Nandang; Sutisna, Didi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 12 (2025): Jim-id, December 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the discourse of digitalization within Indonesia’s Merdeka Belajar education reform through the lens of critical theory and postmodern philosophy. Using Critical Discourse Analysis on three key policy documents, the 2020–2035 Indonesian Education Roadmap, Ministerial Decree No. 56/2022, and the Merdeka Mengajar Platform Guide—the study uncovers underlying power dynamics and ideological assumptions embedded in the national digitalization agenda. The analysis identifies three dominant themes: (1) the hegemony of technological-efficiency narratives, reflected in notable lexical disparities (for example, “digital” appears far more frequently than “character” in the Roadmap); (2) disciplinary mechanisms enforced through legal obligations to access state-mandated digital platforms; and (3) an instrumental rationality that narrows education to the development of digital talent. The study concludes that digitalization in Merdeka Belajar is not merely a technological transition, but a contested arena where power relations shape and potentially marginalize humanistic educational values.