Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PELATIHAN ASESMEN BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI WUJUD PENGUATAN SDM SEKOLAH PENGGERAK DALAM PEMBELAJARAN ABAD 21 Arna Putri, Gusti Ayu Made; NOVIANTARI, PUTU SUARNITI; NOVIYANTI, PUTU LEDYARI; LUQMAN, NAJWA RIZQI; PUSPITA, NI PUTU DHILA; SEPTYA DEWI, NI MADE WIDYA
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1854

Abstract

Abstract: This community service activity aims to determine the level of understanding of participants before and after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in the propulsion school. The community service activities were carried out at Dwijendra Bualu Middle School on July 6, 2023. Dwijendra Bualu Middle School became an inspirational propulsion school starting 2022. Assessment training based on the independent curriculum was filled by presenters with two related topics, such as differentiated learning assessment and a project to strengthen the profile of Pancasila students (P5). Participants who took part in the training were 10 people from all teachers at SMP Dwijendra Bualu. Before the training begins, participants are given a pre-test to find out the level of understanding of the assessment based on the independent curriculum. Then at the end of the activity, participants were also given a post-test to find out the increment on understanding of the assessment based on the independent curriculum presented by the resource persons. There were 8 questions given to participants using the Wordwall application. In the beginning pre-test results, participants' understanding of the assessment based on the independent curriculum was 70% and the post-test results were 85% after training given. Based on these results, concluded that an increment occurred in participants’ level of understanding after assessment training based on the independent curriculum as a form of strengthening human resources in propulsion school by 21,4%. Keywords : assessment, independent curriculum, propulsion school Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMP Dwijendra Bualu pada tanggal 6 Juli 2023. SMP Dwijendra Bualu menjadi sekolah penggerak terinspiratif dimulai pada tahun 2022. Pelatihan asesmen berdasarkan kurikulus merdeka diisi oleh pemateri dengan dua topik yang terkait yaitu asesmen pembelajaran berdiferensiasi dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Adapun peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berjumlah 10 orang dari semua guru di SMP Dwijendra Bualu. Sebelum pelatihan dimulai peserta diberikan pre-test untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka. Kemudian pada akhir kegiatan peserta kembali diberikan post-tes untuk mengetahui peningkatan pemahaman asesmen berdasarkan kurikulum merdeka yang dipaparkan oleh narasumber. Pertanyaan yang diberikan kepada peserta berjumlah 8 soal dengan menggunakan aplikasi Wordwall. Pada hasil pre-test yang diberikan diawal diperoleh tingkat pemahaman peserta terhadap asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebesar 70% dan setelah diberikan pelatihan diperoleh hasil pos-test sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sesudah diberikan pelatihan asesmen berdasarkan kurikulum merdeka sebagai wujud penguatan SDM di sekolah penggerak sebesar 21,4%. Kata Kunci: asesmen, kurikulum merdeka, sekolah penggerak
Pelatihan Keterampilan Sosial Dan Peran Guru Dalam Membangun Lingkungan Bebas Perundungan Putri, Gusti Ayu Made Arna; Noviantari, Putu Suarniti; Payadnya, I Putu Ade Andre; Suwija, I Ketut; Diva, I Komang Budiarta
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v5i2.862

Abstract

This Community Service program aims to enhance social skills and raise awareness of the importance of creating a safe, inclusive, and bullying-free school environment through training for teachers and students in grades 2–6 at SD Negeri 3 Celuk. The activity was carried out on July 10, 2025, using an educational approach tailored to the developmental stages of the participants, ensuring that the material was easily understood and applicable to their daily behavior. The training was conducted interactively through lectures, group discussions, role-play simulations, and the signing of written commitments by students to refrain from bullying as a form of support toward a positive school culture. For teachers, the program focused on strategies to manage a supportive classroom climate, strengthen communication skills, and implement early intervention techniques when signs of bullying appear, enabling them to improve both prevention and handling of bullying incidents. To evaluate the effectiveness of the program, pretests and posttests were administered to teachers. The results showed a significant increase in understanding, particularly among teachers, with the average score rising from 72% before the training to 93% afterward. This improvement indicates that the training contributed to enhanced knowledge, increased empathy, and better social skills that support the realization of a child-friendly school. In addition to providing direct benefits to the community of SD Negeri 3 Celuk, this program is expected to serve as a good practice model that can be replicated in other elementary schools, thereby strengthening sustainable efforts to prevent bullying within primary education settings.
Development of Android Application Learning Media "Ruang Trigonometri" for Semester I Students of Mathematics Putu Suarniti Noviantari
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v9i2.6660

Abstract

This study aims to (1) produce learning media based on android learning (2) to know the level of feasibility of learning media according to material experts, media experts, and users, (3) to know the effectiveness of learning media to improve the learning outcomes of Senior high school students. This development study follows the steps developed by Alessi and Trollip, consisting of three stages: planning, designing, and development. Initial product validated by media expert and material expert then revised. The next stage is a small group beta test carried out to ten prospective users and tested on 5 users. Furthermore, test against 20 students. The results showed that (1) android-based mobile learning products packaged in android package format (apk) using app geyser software. (2) mobile learning product is considered feasible as a learning media based on the assessment of media experts 3,9 and material experts 4.2 with the category of very good. (3) the effectiveness of the product is evidenced by the increase of learning outcomes to reach the average score of pretest score 65 and post-test of 80  
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Kelas VII Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Ditinjau Dari Self Confidence Ni Putu Zeisna Sanischa Swari; I Gusti Ayu Putu Arya Wulandari; Putu Suarniti Noviantari
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.13914

Abstract

Kemampuan Literasi Matematika merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki siswa untuk merumuskan, menggunakan, dan menafsirkan konsep matematika dalam menyelesaikan permasalahan kontekstual. Namun, hasil studi pendahuluan menunjukkan bebrapa siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita pecahan. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi adalah rendahnya Self Confidence yang menyebabkan siswa ragu, dan kurang yakin terhadap jawabannya sehingga berdampak pada kemampuan literasi matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa kelas VII L SMP Negeri 1 Kuta Utara dalam menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan ditinjau dari tingkat Self Confidence tahun ajaran 2025/2026. Dari tiga puluh satu siswa yang berpartisipasi dalam penelitian deskriptif kualitatif ini, dipilih sembilan siswa secara acak dari tiga tingkat kepercayaan diri: tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi angket Self Confidence, tes literasi matematika berdasarkan indikator PISA (merumuskan, menggunakan, menafsirkan), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan Self Confidence tinggi mampu memenuhi seluruh tahapan literasi secara konsisten, sedangkan kategori sedang dan rendah menunjukkan ketidakkonsistenan, terutama pada tahap menggunakan dan menafsirkan. Dengan demikian, Self Confidence berkaitan erat dengan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi bilangan pecahan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTIK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA OPERASI BILANGAN BULAT KELAS VII SMP DWIJENRDRA DENPASAR Tamo Ina, MARGARETA; Noviantari, Putu Suarniti; Putri, Gusti Ayu Made Arna
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/pemantik.v6i1.14164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada materi operasi bilangan bulat melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VII A SMP Dwijendra Denpasar tahun ajaran 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VII A. Data dikumpulkan melalui tes prestasi belajar dan lembar observasi aktivitas siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada prestasi belajar siswa. Pada kondisi pra-tindakan, rata-rata nilai siswa sebesar 67,38 dengan ketuntasan klasikal 53,1%. Setelah diterapkan PBL pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 67,50 dengan ketuntasan 71,9%. Pada Siklus II, rata-rata nilai mencapai 82,16 dengan ketuntasan klasikal 93,8%, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Temuan ini mengonfirmasi bahwa model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa pada materi bilangan bulat melalui pendekatan kontekstual berbasis masalah nyata.