Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Silikon dari Fly Ash Batubara Dalam Produksi Gas Hidrogen Sesri Resti; Robert Junaidi; Linda Ekawati
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen merupakan salah satu sumber energi alternatif yang menjanjikan dalam mendukung transisi menuju energi bersih. Namun, metode produksi hidrogen konvensional masih menghadapi tantangan berupa konsumsi energi tinggi dan ketergantungan pada bahan baku fosil. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah fly ash batubara sebagai bahan dasar dalam produksi hidrogen melalui proses ekstraksi silika (SiO₂) dan reduksi menjadi silikon (Si) menggunakan metode metalotermal dengan magnesium (Mg) sebagai reduktor. Silikon yang dihasilkan kemudian direaksikan dengan larutan KOH untuk menghasilkan gas hidrogen. Penelitian ini menggunakan variasi rasio Mg:SiO₂ (1:1, 1,5:1, dan 2:1) serta variasi konsentrasi KOH (2 M, 2,5 M, 3 M, dan 3,5 M) untuk mengoptimalkan produksi hidrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan rasio Mg:SiO₂ dan konsentrasi KOH memberikan pengaruh signifikan terhadap jumlah silikon yang dihasilkan dan volume gas hidrogen yang terbentuk. Analisis XRF menunjukkan bahwa silikon hasil reduksi memiliki kemurnian mencapai 66,5%, sedangkan analisis FTIR mengkonfirmasi keberadaan ikatan Si Si pada bilangan gelombang 506–533 cm⁻¹. Dengan demikian, pemanfaatan fly ash batubara sebagai sumber silikon dapat menjadi pendekatan yang efisien dan berkelanjutan dalam produksi hidrogen ramah lingkungan.
Optimalisasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Desa Tanjung Pinang II, Kec. Tanjung Batu, Kab. Ogan Ilir InayahTullah Ramadhani; Linda Ekawati; Maulidia Berlianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i3.1882

Abstract

Kegiatan ini Pengabdian Kepada Mayarakat di desa Tanjung Pinang II dilatarbelakangi oleh permasalahan pencemaran lingkungan akibat limbah minyak jelantah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat rumah tangga. Tujuan utama kegiatan adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat Desa Tanjung Pinang II agar dapat memanfaatkan limbah minyak jelantah menjadi produk lilin aromaterapi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan langsung, demonstrasi pembuatan lilin aromaterapi, serta evaluasi melalui penyebaran kuesioner. Kegiatan diikuti oleh dua puluh dua peserta dari kalangan ibu-ibu rumah tangga yang dibagi dalam satu kelompok pelatihan. Hasil utama menunjukkan seluruh peserta mampu mengikuti proses pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri dan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap produk yang dihasilkan. Selain meningkatkan keterampilan dan wawasan lingkungan, kegiatan ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menciptakan sumber penghasilan alternatif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan langsung masyarakat dalam pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna mampu meningkatkan kesadaran lingkungan sekaligus memberdayakan secara ekonomi.
Edukasi Kandungan Besi (Fe) pada Air Sumur sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Sanitasi Air Bersih di Pesantren Zaadul Ma’ad Linda Ekawati; Syariful Maliki; Muhammad Deddy Syafrullah; Afifah Adhawia; M. Faris Zhafrani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2612

Abstract

Air sumur di Pesantren Zaadul Ma’ad menunjukkan warna kekuningan dan bau karat yang menandakan tingginya kandungan besi (Fe), sehingga diperlukan peningkatan pemahaman mengenai kualitas air bersih. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri dan pengurus tentang kandungan besi, dampaknya bagi kesehatan, serta teknik pengolahan sederhana melalui tahapan persiapan, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil uji menunjukkan kadar besi sebesar 0,29 mg/L, melebihi standar mutu, dan edukasi meningkatkan nilai post-test peserta sebesar 35% serta mendorong penerapan filtrasi sederhana. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi sanitasi air dan keterlibatan masyarakat dalam upaya perbaikan kualitas air sumur.
Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Kulit Durian Menggunakan Proses Fermentasi Jeanne Salwa Saphira Reza; Muhammad Yerizam; Linda Ekawati
Jurnal Daur Lingkungan Vol 8, No 1 (2025): February
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/daurling.v8i1.307

Abstract

The utilization of durian peels, which are considered agricultural waste, remains minimal. One alternative to reduce the amount of durian peel waste is to use it as a basic material for producing bioethanol. Durian peels contain a significant amount of cellulose, making them highly potential as a basic material for bioethanol production. One of the key processes in producing bioethanol is fermentation, which is carried out with the help of microorganisms, specifically those from baker’s yeast or Saccharomyces cerevisiae. This experiment was conducted to determine the effect of fermentation duration and yeast mass on the resulting bioethanol content. The independent variables in this study are fermentation time and the mass of yeast used. The fermentation times used are 24, 48, 72, 96, and 120 hours, with yeast mass concentrations of 2%, 4%, and 6% mass/volume. After fermentation, the process continues to the purification or distillation stage to obtain the final bioethanol product. The obtained bioethanol will then be measured for its refractive index and analyzed using Gas Chromatography to determine its bioethanol content (%). The highest bioethanol content observed in this experiment was 29.33%, achieved with a fermentation time of 72 hours and a yeast mass of 6%. The quantitative analysis using GC showed the highest bioethanol content of 29.70%. These results indicate that durian peel waste has significant potential as a basic material for bioethanol production.
Implementasi Teknologi Kolom Adsorpsi untuk Menurunkan Kadar Fe pada Air Tanah di Pesantren Zaadul Ma’had Palembang Linda Ekawati; Syariful Maliki; Muhammad Deddy Syafrullah; Afifah Adhawia; M. Faris Zhafran
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25522

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Zaadul Ma’had, Kelurahan Talang Jambe, Kota Palembang, dengan tujuan meningkatkan kualitas air bersih yang digunakan oleh para santri dan pengurus pesantren. Berdasarkan hasil uji laboratorium awal, air tanah dari sumur bor menunjukkan kadar Besi (Fe) sebesar 0,29 mg/L yang menyebabkan gangguan estetika seperti bau logam, warna kekuningan, dan noda karat pada fasilitas sanitasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan teknologi kolom adsorpsi multi-media dengan kombinasi zeolit, ferrolit, dan karbon aktif, yang bekerja secara sinergis melalui proses pertukaran ion, katalisis, dan adsorpsi tanpa bahan kimia tambahan. Hasil pengujian menunjukkan kadar Fe akhir mendekati 0,0035 mg/L dengan efisiensi penyisihan mencapai 98,79%, jauh di bawah ambang batas baku mutu Permenkes RI No. 2 Tahun 2023 (0,2 mg/L). Secara fisik, air hasil filtrasi menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan tidak meninggalkan noda, sehingga meningkatkan kenyamanan serta kebersihan lingkungan asrama. Selain menghasilkan peningkatan kualitas air, kegiatan ini juga berdampak sosial melalui peningkatan kemampuan teknis pengurus pesantren dalam pengoperasian dan pemeliharaan sistem filtrasi melalui pelatihan backwashing. Implementasi kolom adsorpsi terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan, serta dapat dijadikan model teknologi tepat guna yang berkelanjutan untuk pengolahan air tanah di lembaga pendidikan serupa.
Optimasi Dan Analisis Kinetika Adsorpsi Methylene Blue Menggunakan Silika Gel Berbasis Abu Limbah Biomassa Aulia Chunissya Salsabilla; Linda Ekawati; Akbar Ismi Aziz Pramito
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis silika gel dari campuran abu sekam padi dan ampas tebu menggunakan metode sol gel serta mengkaji kinerjanya sebagai adsorben methylene blue. Variabel yang digunakan adalah massa adsorben (0,1; 0,2; dan 0,3 g) dan waktu adsorpsi (30, 45, 60, 75, dan 90 menit) Produk penelitian berupa silika gel dikarakterisasi menggunakan FTIR dan XRD. Hasil FTIR menunjukkan terbentuknya gugus silanol (Si–OH) dan siloksan (Si–O–Si), sedangkan hasil XRD menunjukkan silika memiliki struktur amorf dengan puncak utama pada 2θ = 20-30°. Kondisi optimum adsorpsi diperoleh pada massa adsorben 0,3 g dan waktu kontak 90 menit dengan persentase adsorpsi mencapai 100%. Analisis kinetika menunjukkan bahwa proses adsorpsi mengikuti model pseudo second order dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9841. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silika gel dari abu sekam padi dan ampas tebu berpotensi sebagai adsorben yang efektif untuk menghilangkan methylene blue dari larutan.