Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Strategi Guru dalam Membiasakan Kebersihan Lingkungan sebagai Pendidikan Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Biantoro, Oktio Frenki; Istiqlal, Muhammad
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 6 No. 1 (2025): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/sittah.v6i1.5277

Abstract

Moral education in Madrasah Ibtidaiyah plays an important role in shaping student character. However, its implementation still faces challenges, so it is necessary to study the concrete strategies teachers use to instill these values contextually and applicatively. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were conducted through participant observation, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using interactive analysis techniques that included data condensation, data presentation, and verification by maintaining data validity through credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results showed that moral education in environmental hygiene is realized through habituation, exemplary, and punishment strategies. These strategies are applied in routine activities such as class pickets, environmental clean-up actions, and daily clean-living practices. These efforts shape the character of students who are responsible, disciplined, and care about the environment, as well as creating a clean, healthy learning atmosphere and supporting improving learning quality. The conclusions and contributions of this study indicate that moral education strategies through habituation, exemplification, and punishment effectively shape students' characters who care about the environment and contribute to creating a clean, healthy school culture and supporting quality teaching and learning processes.
Efektifitas Media Video dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Diniyah Biantoro, Oktio Frenki
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Diniyah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif dengan jenis Studi Kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui tiga teknik utama: Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Analisis data mengikuti pendekatan yang dijelaskan oleh Miles Huberman. Teknik Triangulasi diterapkan untuk memastikan keabsahan datanya. Penggunaan media video dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Diniyah merupakan sebuah inovasi dalam meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Efektivitas penggunaan media video ini terbukti dalam meningkatkan pemahaman materi dengan menyajikan informasi secara visual dan audio, meningkatkan retensi informasi, membantu siswa memahami konsep yang kompleks, memberikan gambaran visual yang jelas dan konteks praktis, serta meningkatkan keterlibatan siswa dengan format yang menarik, animasi, dan narasi. Selain itu, penggunaan media video juga memungkinkan siswa untuk belajar mandiri dengan fleksibilitas waktu dan tempat. Implikasi dari penggunaan media video dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Diniyah sangat signifikan. Pertama, media video memperkaya metode pengajaran yang ada dengan menambah dimensi visual dan audio. Kedua, penggunaan media video meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan memberikan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh. Ketiga, media video juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, karena menyajikan materi dengan format yang menarik dan interaktif. Terakhir, penggunaan media video mempermudah proses evaluasi, karena memberikan gambaran yang lebih jelas tentang pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan.
Analisis Kompetensi Pedagogik Kinerja Guru MI Program Khusus Al-Ikhlas Tengaran Kabupaten Semarang Nugrahaini, Anisa; Biantoro, Oktio Frenki
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 4, No 6 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v4i6.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru pada kinerja. Serta dampak dari kompetensi pedagogik guru di Madrasah Ibtidaiyah Program Khusus Al-Ikhlas Kec. Tengatan Kab. Semarang. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan wawancara dan dokumentasi, informan utama pada penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas. Analisis data pada penelitian ini menggunakan reduksi data, display data dan verifikasi data. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) kompetensi pedagogik pada kinerja guru sudah baik. Guru sudah melakukan evaluasi dalam pembelajaran sesuai indikator. Pengembangan silabus dan kurikulum dilakukan di setiap awal tahun. Materi yang diajarkan sesuai dengan rencana pembelajaran. (2) dampak kompetensi pedagogik guru pada kinerja dan prestasi belajar siswa menunjukan bahwa kompetensi pedagogik yang baik berdampak positif pada kinerja guru dan prestasi belajar siswa. Ketika seorang guru memiliki pemahaman yang mendalam tentang kurikulum dan strategi pengajaran maka akan terbentuk proses pembelajaran yang efektif. 
The Concept of Islamic Education for Early Childhood as an Effort to Cultivate Morals Biantoro, Oktio Frenki; Akhsanudin, M.
Al-Munawwarah: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 1 (2025): May
Publisher : Islamic Religious Education Master Program Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almunawwarah.v1i1.2521

Abstract

ABSTRACT Early age is a golden age for child development, where moral education is very important to be formed from the beginning. At this stage, children have a natural tendency to recognize and understand moral values, which greatly influence their character and behavior in the future. However, the challenges in moral education in the family and community environment are still problems that need to be overcome, considering the many cases of deviant behavior among children and adolescents today. This study aims to examine the concept of Islamic education in early childhood as an effort to instill morals. The method used in this study is a qualitative approach with a literature study, which collects and analyzes literature related to this theme. The results of the study show that moral education can be carried out through several methods, including verbal communication, habituation, and storytelling, which are effective in instilling moral values ​​in early childhood. The instillation of morals carried out from an early age has been proven to form positive character in children, develop discipline, and strengthen children’s spiritual relationship with God. Cooperation between parents and educators is very important to create an environment conducive to the formation of good morals. The contribution of this research is to provide insight for parents and educators in implementing effective moral instillation methods in the family and educational environment.
Gerakan Sedekah Sampah Di Kelurahan Bujel Kota Kediri Biantoro, Oktio Frenki; Rahmatullah, Asep
Filantropis: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/filantropis.v1i1.3158

Abstract

The problem of waste has become a crucial issue in the life of modern society, not only because of its impact on the environment, but also because of its relationship with people's health and quality of life. The rosok waste alms management training program in Bujel Village, Kediri City, is a form of community service innovation that aims to overcome the waste problem through a religion-based participatory approach. The method used in this research is qualitative with a descriptive approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that this program not only increases people's understanding of sorting and managing waste in an environmentally friendly manner, but also has social and economic impacts such as increasing musholla operational funds, empowering underprivileged residents, and reducing the volume of waste by 35% to landfills. Thus, this waste alms management model is expected to be replicated in various regions as an integrative solution in sustainable community-based waste management.
Strategi Guru Tahfidz dalam Mengatasi Stagnasi Hafalan Alqur’an Siswa di Madrasah Tsanawiyah Ibnu Mas’ud Kurniati, Masruroh; Biantoro, Oktio Frenki
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru tahfidz dalam mengatasi stagnasi hafalan Al-Qur’an siswa di MTs Ibnu Mas’ud serta implikasinya terhadap peningkatan kualitas hafalan dan pembinaan karakter siswa. Stagnasi hafalan terjadi ketika siswa mengalami kesulitan menambah hafalan baru, kemunduran dalam muroja’ah, dan menurunnya konsentrasi saat menghafal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tiga guru tahfidz dan delapan siswa program tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan tiga strategi utama: (1) sistem halaqah Al-Qur’an pada setiap jam pelajaran tahfidz untuk memperkuat interaksi dan bimbingan langsung antara guru dan siswa; (2) penguatan muroja’ah di awal dan akhir pembelajaran untuk menjaga kualitas hafalan lama; dan (3) kolaborasi dengan wali murid melalui kegiatan tasmi’ baik di madrasah maupun di rumah untuk memperluas pengawasan hafalan. Implikasi penerapan strategi tersebut tampak pada meningkatnya kualitas dan kefasihan bacaan siswa, bertambahnya hafalan baru, terbentuknya akhlak Qur’ani, serta meningkatnya fokus dan motivasi siswa dalam menghafal. Dengan demikian, strategi guru tahfidz yang terintegrasi dan berbasis kolaboratif terbukti efektif dalam mengatasi stagnasi hafalan dan meningkatkan mutu pembelajaran tahfidz di MTs Ibnu Mas’ud.