Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kampanye Hitam Pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia Puansah, Irman; Parapat, Natalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i3.2024.1405-1415

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah elemen penting demokrasi Indonesia di tingkat daerah, yang memungkinkan masyarakat memilih kepala daerah secara langsung dan mencerminkan partisipasi politik. Namun, Pilkada sering dirusak oleh kampanye hitam yang menyebarkan informasi palsu dan merusak citra lawan politik, melanggar etika, dan menimbulkan polarisasi. Di era digital, kampanye hitam semakin sulit dikendalikan melalui media sosial. Fenomena ini menunjukkan kelemahan peraturan dan penegakan hukum, serta mempengaruhi hasil pemilu. Penelitian ini mengkaji kampanye hitam dalam Pilkada, motif, metode, dampak, dan upaya penanggulangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur. Dari studi literatur yang dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: Kampanye hitam adalah taktik tidak etis yang menyebarkan informasi palsu untuk menjatuhkan lawan dan merusak integritas pemilu. Dampak kampanye hitam pada pilkada termasuk pembunuhan karakter, penyebaran informasi palsu, penurunan elektabilitas, serta mengurangi partisipasi dan kepercayaan pemilih. Mengatasi kampanye hitam diperlukan beberapa cara: (1) Regulasi ketat dan transparansi dana, (2) Pendidikan literasi media, (3) Pemantauan dan sanksi tegas, (4) Mendorong kampanye etis, (5) Pengecekan fakta dan kerjasama penegakan hukum.Kata kunci: Demokrasi, Kampanye Hitam, Kepala Daerah
Efektivitas Penerapan E-Government Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan Parapat, Natalia; Siregar, Yessi; Saputra, Rahmat Haris; Ruqaiyah, Irna
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i1.2024.385-388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan e-government dan seberapa efektif penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah penerapan e-government dalam pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padangsidimpuan menggunakan aplikasi yang bernama Salak (Sistem Aplikasi Layanan Administrasi Kependudukan). Namun adanya aplikasi salak ini belum berpengaruh besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, hal ini terlihat dari jawaban sebagian responden pada setiap aspek pertanyaan yang mengaku belum merasakan pelayanan yang optimal. Karena tetap saja sebagian besar responden masih mengikuti pelayanan konvensional at au tatap muka langsung untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan. Dari hasil perhitungan diperoleh rxy atau harga rhitung sebesar 0,992. Untuk jumlah populasi sebanyak 100 orang, dengan taraf signifikan 5% maka r tabel 0,194 Berdasarkan ketentuan tersebut dapat dilihat bahwa r hitung r tabel yaitu 0,992 0,194, maka dapat dikatakan hipotesis dapat diterima kebenarannya, artinya penerapan e-government dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padangsidimpuan belum efektif
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Pilkada Tahun 2024 Melalui Kampanye Media Sosial Puansah, Irman; Pulungan, Darman Syah; Aruan, Vernando Maruli; Parapat, Natalia
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i2.2025.1212-1218

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan elemen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses demokrasi. Pilkada tahun 2024 di Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat, terutama karena rendahnya literasi politik dan maraknya penyebaran hoaks. Artikel ini membahas bagaimana kampanye media sosial dapat digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pilkada. Melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis efektivitas media sosial dalam mendorong keterlibatan masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan kampanye digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan TikTok berperan dalam menyebarkan informasi, meningkatkan kesadaran politik, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan pemilu. Namun, efektivitas kampanye ini dipengaruhi oleh tingkat literasi digital, strategi komunikasi yang digunakan, serta dukungan dari penyelenggara pemilu dan lembaga pengawas. Untuk memastikan keberhasilan kampanye digital dalam pengawasan Pilkada, diperlukan edukasi literasi digital yang lebih intensif, koordinasi antar-stakeholder, serta pemanfaatan teknologi pelaporan yang lebih transparan. Dengan strategi yang tepat, media sosial dapat menjadi alat yang efektif dalam mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, dan demokratis
A Foreign Language Mastery Training for International Internship Program Students: English Suwarno, Bambang; Silaban, Yolanda Novita; Gajah, Nurhamidah; Parapat, Natalia
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This foreign language training is conducted on the social sciences and political sciences department campus at the Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS). Foreign language training with the Altissia platform improves students' foreign language skills. The Altissia platform training method has 25 foreign languages ​​using the Common European Framework of Reference for Languages ​​(CEFR) learning method. This foreign language training is used so that students can practice their foreign language skills in preparation for international internships in Asian countries (Malaysia, Singapore) and Europe (England, France, and Germany). Foreign language training with the Altissia platform will determine the ability to write, read, listen, and speak. This language training uses a persuasive method online based on the web, which is applied in the learning process. Before conducting language training, a pre-test is carried out, and after five months of learning, a post-test is carried out. Data collection is carried out based on observations, namely by observing phenomena that occur in the field. The learning training provided to participants includes English training with the Altissia platform method, which involves studying using the platform for at least two hours every day for four days a week. The results from 71 participants, as many as 68 participants, increased their language ability level. Male students are better at English than women
PELATIHAN CITIZEN JURNALISME PELAJAR DAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Arifana, Arifana; Gajah, Nurhamidah; Parapat, Natalia; Gajah, Rahmadi; Mahera, Wandi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.388-393

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola partisipasi publik dalam proses demokrasi. Masyarakat kini tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai produsen berita melalui praktik citizen journalism atau jurnalisme warga. Di era digital, pelajar dan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen penyebar informasi yang akurat, berimbang, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelatihan citizen jurnalisme bagi pelajar dan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi media, serta memahami kontribusinya terhadap partisipasi publik dan demokrasi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung penulisan berita warga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan peserta, dan evaluasi pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menulis berita berbasis fakta, melakukan verifikasi informasi, serta memahami prinsip etika jurnalisme digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap peran media sebagai pilar keempat demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyebaran informasi publik. Dengan demikian, pelatihan ini berperan strategis dalam memperkuat literasi media dan kapasitas partisipatif pelajar dan mahasiswa dalam konteks administrasi publik yang transparan dan inklusif.
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI DESA BAGI PERANGKAT DESA LUAT LOMBANG KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Parapat, Natalia; Efendi Pasaribu, Safran; Haikal, Fikri; Atika Siregar, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2720-2726

Abstract

Pelatihan pengelolaan administrasi desa merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Desa Luat Lombang sebagai lokasi penelitian masih menghadapi berbagai hambatan administratif, seperti rendahnya literasi administrasi, penggunaan format yang tidak sesuai regulasi, serta lemahnya praktik pengarsipan dokumen. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya pelayanan publik dan meningkatnya potensi kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelatihan, mengevaluasi efektivitas metode ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung, serta mengetahui peningkatan kompetensi perangkat desa melalui pre-test dan post-test. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan instrumen penilaian berbasis skor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan administrasi perangkat desa dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 25 poin, terutama pada aspek administrasi kependudukan dan pengelolaan dokumen. Pelatihan berbasis praktik terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis perangkat desa dibandingkan metode ceramah saja. Pelatihan terstruktur dan berbasis kebutuhan lapangan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengan demikian, pelatihan administrasi desa di Desa Luat Lombang berkontribusi pada perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme aparatur desa
PENGUATAN ADMINISTRASI DESA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA LUAT LOMBANG KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Parapat, Natalia; Gajah, Nurhamidah; Fuady Dharma, Andes; Haris Saputra Harahap, Rahmat; Ruqaiyah Siregar, Irna R
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2635-2643

Abstract

Penguatan administrasi desa merupakan kebutuhan penting untuk mendorong efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat Desa Luat Lombang dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperbaiki tata kelola administrasi yang sebelumnya dikelola secara manual dan rentan terhadap kesalahan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan individual dengan melibatkan 18 perangkat desa yang terlibat langsung dalam proses administrasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test praktik digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan Microsoft Office, penyusunan dokumen, pengelolaan data, serta pengarsipan digital meningkat signifikan, ditunjukkan dengan kenaikan skor evaluasi sebesar 40 poin. Peserta yang sebelumnya belum terbiasa mengoperasikan komputer kini mampu menyusun surat resmi, membuat tabel data kependudukan, serta mengorganisasi arsip digital menggunakan Google Drive. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi perangkat desa serta berkontribusi pada terwujudnya tata kelola administrasi desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel di era digital.
EDUKASI MANAJEMEN KEUANGAN RUMAH TANGGA BAGI IBU-IBU PKK KELURAHAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Parapat, Natalia; Rosyinah Hasibuan, Yenni; Puansah, Irman; Syah Pulungan, Darman; Idayanti, Rahma; Mutiara Ritonga, Khofifah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2817-2824

Abstract

Edukasi manajemen keuangan rumah tangga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, khususnya di daerah pedesaan yang rentan terhadap fluktuasi pendapatan seperti Kelurahan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dengan tingkat kemiskinan mencapai 12,5%, ibu-ibu rumah tangga sebagai anggota PKK memerlukan keterampilan untuk mengelola pengeluaran, tabungan, dan utang secara efektif. Penelitian ini mengimplementasikan program edukasi partisipatif bagi 50 ibu-ibu PKK melalui pendekatan campuran kualitatif dan kuantitatif dalam kerangka pengabdian masyarakat. Metode penelitian meliputi survei pra-dan-pasca edukasi menggunakan kuesioner Likert skala 1-5, observasi partisipan selama tiga sesi workshop interaktif yang mencakup pengantar konsep, praktik anggaran, dan strategi tabungan, serta wawancara mendalam dengan 10 responden terpilih. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji t-paired untuk data kuantitatif, serta analisis tematik untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan sebesar 75,1% dan perilaku sebesar 51,9%, dengan partisipasi tinggi selama workshop dan laporan positif dari wawancara mengenai penerapan praktis di rumah tangga. Temuan ini didukung oleh teori experiential learning Kolb (1984) dan andragogi Knowles (1980), serta sejalan dengan studi Marpaung et al. (2022) tentang pencatatan keuangan. Kesimpulan menekankan efektivitas program dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga, dengan rekomendasi untuk pengulangan tahunan, integrasi dengan program pemerintah seperti PKH, dan perluasan ke daerah serupa. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan peran perempuan dalam ekonomi lokal, mengurangi risiko kemiskinan, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah pedesaan Indonesia
PROGRAM MAGHRIB MENGAJI MELALUI PEMBINAAN LITERASI AL-QUR’AN BAGI ANAK DESA UJUNG GURAP Syah Pulungan, Darman; Puansah, Irman; Parapat, Natalia; Baroroh, Riski
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.2004-2011

Abstract

Program Maghrib Mengaji merupakan salah satu bentuk pembinaan keagamaan berbasis komunitas yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an pada anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Perumahan Griya Nato 1 Desa Ujung Gurap dengan tujuan memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman tajwid, serta menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap tradisi keagamaan. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, sosialisasi program, pelatihan guru mengaji, pendampingan intensif kegiatan Maghrib Mengaji, serta evaluasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an peserta, baik dari aspek pelafalan huruf, makhraj, maupun penerapan tajwid. Selain itu, partisipasi anak dan remaja meningkat dari minggu ke minggu, didukung oleh peran aktif guru mengaji, orang tua, dan tokoh masyarakat. Pelatihan guru mengaji juga berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran, menjadikannya lebih terstruktur, variatif, dan menarik. Program ini berhasil merevitalisasi tradisi Maghrib Mengaji dan memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan literasi Al-Qur’an berbasis Masyarakat.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) STUNTING DI DESA SOPO TINJAK KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL Syah Pulungan, Darman; Puansah, Irman; Nasution, Khoirudin; Parapat, Natalia; Nisa Siregar, Hoirun
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3479-3485

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan prioritas di Indonesia, termasuk di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang, serta kurangnya sanitasi rumah tangga menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan PHBS sebagai strategi pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan, pendampingan perilaku, demo cuci tangan, senam pagi, serta sosialisasi mengenai sanitasi lingkungan dan pola konsumsi gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung, observasi PHBS rumah tangga, kepada masyarakat dan siswa sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya PHBS, perubahan perilaku sehari-hari seperti kebiasaan cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sanitasi rumah tangga, serta meningkatnya kesadaran orang tua dalam memberikan makanan bergizi kepada balita. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan senam pagi dan edukasi gizi membantu memperkuat perilaku hidup sehat secara kolektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong penerapan PHBS sebagai langkah preventif yang efektif dalam menurunkan risiko stunting di Desa Sopo Tinjak. Upaya berkelanjutan diperlukan melalui pendampingan lintas sektor dan penguatan peran kader kesehatan desa untuk memastikan keberlanjutan perilaku sehat dalam jangka panjang