Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN APLIKASI TENTANG INFORMASI PENYAKIT BERBAHAYA PADA ANAK-ANAK BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS PUSKESMAS PUDING KEC.KUMPEH KAB.MUARO JAMBI) Sahrawi Sahrawi; Hetty Rohayani; Rico Rico
Jurnal Processor Vol 9 No 3 (2014): Processor
Publisher : LPPM STIKOM Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.538 KB)

Abstract

Puskesmas Puding merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di Desa Puding. Puskesmas tidak cukup untuk memberitahukan tentang penyakit yang berbahaya pada anak hanya melalui sosialisasi semata. Hal itu terjadi karena keterbatasan waktu dan tempat untuk menyampaikan informasi pengetahuan tentang penyakit, baik dari gejalanya maupun dari cara pencegahan serta pengobatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang penyakit berbahaya pada anak-anak dengan penjelasan penyakit, penyebab penyakit dan gejala sebelum terjadinya sakit pada anak-anak. Penelitian ini memiliki tahapan yaitu identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, analisis data, pengembangan sistem dan pembuatan laporan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi yang dapat menginformasikan kepada masyarakat pengguna aplikasi, tentang penyebab penyakit dan gejala yang terjadi pada anak-anak sebelum sakit, sehingga memudahkan pihak puskesmas dalam mengedukasi masyarakat tentang penyakit berbahaya pada anak-anak dengan akses yang lebih mudah.
PENGAJARAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN GAMES UNTUK MENARIK MINAT BELAJAR SISWA SMP AWALUDDIN Sahrawi Sahrawi; Maliqul Hafis; Dian Shinta Sari; Desi Sri Astuti; Senny Wiyanti
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.1005

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh program studi pendidikan bahasa ingris IKIP-PGRI Pontianak di sekolah SMP Awaluddin kelas dua. Kegiatan ini merupakan sebuah bentuk pelayanan terhadap masyarakat khususnya disekolah sebagai bentuk implementasi dari kewajiban yang terdapat dalam tri dharma perguruan tinggi. Metode yang digunakan berupa pengajaran kosakata bahasa inggris menggunakan games didalam kelas. Hasil dari kegiatan PKM menunjukkan bahwa peserta didik dapat lebih mudah mengerti dan mengingat kosakata selama proses belajar mengajar, efektifitas kegiatan belajar mengajar dapat dipantau oleh guru, siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan antusias yang tinggi, materi dapat disampaikan secara menarik oleh pengajar, dan topic dalam materi juga dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Kegiatan tersebut membuat interaksi dan komunikasi antara guru dan siswa menjadi lebih aktif, sehingga siswa menjadi lebih termotivasi selama proses pembelajaran. Kata kunci: Bahasa Inggris, Kosakata, Games
PELATIHAN MENGHADAPI BERITA PALSU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DI KABUPATEN KUBU RAYA Aunurrahman Aunurrahman; Maliqul Hafis; Sahrawi Sahrawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1575

Abstract

Pelatihan menghadapi berita palsu di era revolusi industri 4.0 ini bertujuan untuk membangun pengetahuan dan kemampuan dasar siswa dalam menghadapi berita palsu atau “hoax” yang sering kali menyebar secara daring dan dapat merugikan banyak orang. Pelatihan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi-Ien di Kubu Raya yang diikuti oleh 28 siswa yang terdiri dari siswa kelas 8 (sebanyak 4 siswa), kelas 9 (sebanyak 15 siswa), dan kelas 10 (sebanyak 9 siswa). Siswa diberikan materi mengenai berita palsu seperti indikator elemen berita yang perlu diperhatikan, dampak dari berita palsu, dan cara mencegah penyebaran berita palsu. Selesai pelatihan diberikan, siswa diminta untuk mengisi kuesioner persepsi akhir. Respon para siswa menunjukkan adanya perkembangan pengetahuan akan indikator berita palsu yang sangat diperlukan mereka untuk mengenali berita palsu. Dengan mengenali indikator tersebut, para siswa paham apa yang akan mereka lakukan selanjutnya, seperti mengecek kebenaran berita tersebut dan tidak membagi berita tersebut apabila dianggap palsu ke media sosial ataupun layanan sosial daring yang bisa berdampak negatif bagi orang lain. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan menghadapi berita palsu bermanfaat bagi siswa dalam mengenali berita palsu melalui indikator yang telah diajarkan dan tindakan apa yang perlu dilakukan seandainya mereka menemukan berita yang dibagi ke akun sosial media ataupun layanan sosial mereka.
MEMBANGUN MINAT PESERTA DIDIK KAMPUNG INGGRIS PARIT BARU DALAM BELAJAR BAHASA INGGRIS Aunurrahman Aunurrahman; Musa Musa; Rustam Rustam; Citra Kusumaningsih; Elly Susanti; Tri Kurniawati; Dedi Irwan; Senny Wiyanti; Sahrawi Sahrawi; Maliqul Hafis; Finny Anita; Muhammad Iqbal Ripo Putra; Desi Sri Astuti; Dian Shinta Sari; Elly Syahadati; Ageung Darajat; Yulia Ramadhiyanti
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v4i2.1907

Abstract

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris mengadakan program pengabdian kepada masyarakat yaitu membangun minat peserta didik Kampung Inggris Parit Baru dalam belajar Bahasa Inggris. 137 peserta didik Kampung Inggris Parit Baru terlibat. Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 22, 29 Pebruari, 7 dan 14 Maret 2020 di Kantor Desa Parit Baru, Kubu Raya. Catatan lapangan yang telah dianalisis secara tematik menunjukkan bahwa aktivitas bernyanyi yang menggunakan gerakan fisik tidak hanya berguna untuk mengajarkan Bahasa Inggris namun juga membangun minat peserta didik dalam belajar Bahasa Inggris. Rasa ingin tahu yang timbul dengan memberikan variasi pada materi ajar juga membantu membangun minat mereka. Dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat telah berhasil membantu membangun minat preserta didik dalam belajar Bahasa Inggris.
Membangun kemandirian peserta didik Kampung Inggris Parit Baru dalam belajar Bahasa Inggris Aunurrahman Aunurrahman; Rustam Rustam; Citra Kusumaningsih; Tri Kurniawati; Dedi Irwan; Sahrawi Sahrawi; Maliqul Hafis; Finny Anita; Muhammad Iqbal Ripo Putra; Desi Sri Astuti; Dian Shinta Sari; Elly Syahadati; Ageung Darajat; Yulia Ramadhiyanti; Diah Astriyanti
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2021): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v5i3.2508

Abstract

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris mengadakan program pengabdian kepada masyarakat yaitu membangun kemandirian peserta didik Kampung Inggris Parit Baru dalam belajar Bahasa Inggris menggunakan pengajaran eksplisit dan bimbingan tutor. Kampung Inggris melibatkan 137 peserta didik. Kegiatan ini dilakukan dari tanggal 22, 29 Pebruari, 7 dan 14 Maret 2020 di Kantor Desa Parit Baru, Kubu Raya. Catatan lapangan yang telah dianalisis secara tematik menunjukkan bahwa pengajaran eksplisit dan bimbingan tutor membantu membangun kemandirian peserta didik dalam belajar Bahasa Inggris. Dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat telah berhasil membantu membangun kemandirian preserta didik dalam belajar Bahasa Inggris
FACILITATING EFL STUDENTS’ LEARNING GRAMMAR; A DESIGN GAME BASED LEARNING Maliqul Hafis; Muhammad Iqbal Ripo Putra; Sahrawi .
Jurnal Education and Development Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.836 KB) | DOI: 10.37081/ed.v8i4.2072

Abstract

For second and foreign language mastery, grammar instruction’s role is inevitably essential. Unfortunately, some English teachers still teach grammar deductively in foreign language contexts, such as in Indonesia. Students are giving grammar rules and examples, told to memorize them, and then asked to apply the rules to other examples. This particular teaching approach believes in generating learners who can not express the language even if they have extensive grammar laws. The approach seeks to contribute to the passive participation of learners and negative grammar-learning feelings. This paper aims to provide an alternative solution to this problem by facilitating a teaching aid of game-based activities. Research and development had taken to develop teaching media. The study also administered questionnaires for collecting the data. The study involved 53 Islamic boarding school students taking an English course. The findings indicated that the teaching aid was successful in creating more attractiveness and non-threatening grammar class, changing students' negative perceptions of grammar learning, and improving their perceived communication skills. The products developed by researchers are suitable for use as a learning aid.
Desain Bahan Ajar Tambahan Untuk Meningkatkan Minat Siswa Dalam Belajar Bahasa Ingggris Maliqul Hafis; Sahrawi Sahrawi
Educatio Vol 14, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v14i2.1606

Abstract

AbstractThis research and development aims to describe the design and feasibility of the quality of English teaching materials for junior high school students. The research uses five out of ten stages based on Gall Borg (2007) determination of the stages of research including: (1) research and information collecting, (2) planning, (3) developing preliminary forms of product, (4) preliminary field testing, (5) main product revision. The researchers get an evaluation of learning material from several evaluators. The results obtained show that almost all opinions are in agreement and agree. 33.33% of evaluators agree that infographic can generally help students understand the lesson. The remaining 66.66% of students strongly agree. The evaluator agreed that graphs and drawings were broadly related to teaching material. All evaluators also agreed that the material was interestingly designed. This shows that all evaluators agreed in accordance with the statement instrument. Thus, the product results can be used by teachers in helping students in the learning process.
A Genre Pedagogy for Teaching Young EFL Learners of English Village of Parit Baru Aunurrahman Aunurrahman; Citra Kusumaningsih; Sahrawi Sahrawi; Maliqul Hafis; Emi Emilia
IJELTAL (Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics) Vol 6, No 2 (2022): Indonesian Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/ijeltal.v6i2.1136

Abstract

This case study aimed to find out the implementation of a genre pedagogy under systemic functional linguistics (SFL) framework or under Sydney School to teach the English language to young English as a Foreign Language (EFL) learners of English Village of Parit Baru, Kubu Raya, West Kalimantan. Fifty-two young EFL learners were involved in this study. The data collection used two instruments, namely participant observations and documentation. The data analysis reveals that genre pedagogy elements could help the young EFL learners in constructing and communicating their texts independently. Also, the learners’ texts are following the schematic structures and linguistic features of the spoken genres the learners learned. To help the learners to cope with the teaching activities, songs and games activities were used to build their interest in the English language, new vocabulary, and practices to communicate their texts. This means that a genre pedagogy under the SFL framework could be integrated with joyful activities that not only provide guidance but also promote enjoyable learning in building the English language capacities of the young EFL learners in a non-formal educational context.
ELT TEACHER STRATEGIES IN IMPLEMENTING CHARACTER EDUCATION: A descriptive study at SMP Negeri 5 Kalis in academic year 2020/2021 Hasri Retno Wanti Hanastha; Aunurrahman; Sahrawi
Proceedings of the International Conference on Literacy and Education Vol 2 No 1 (2022): Proceedings of The 2nd International Conference on Literacy and Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.616 KB)

Abstract

Abstract This qualitative research was conducted to analyze the teacher strategies in implementing character education in English learning. The subject of the research was active students at Eighth Grade and an English teacher of SMP Negeri 5 Kalis in the Academic Year of 2020/2021. The sample was selected using a purposeful sampling technique. The technique of data collection applied in this research were documentation, observation, and interview. Documentation was used to get data from the lesson plan. The observation was used to get data in the process of teaching and learning activities to know about the implementation of character education. Meanwhile, an interview was conducted with English teachers to get more information about teachers’ strategies in implementing character education. Based on the results of documentation, observations, and interviews, it can be concluded that the English teacher has implemented character education. The implementation strategies of character education that teachers use are role models, habits, assignments, discussions, cooperation, punishments, or rewards, as well as linking life values ​​with the material being studied. Keywords: teaching strategies, implementation of character education, English language teaching based on the character value
PERANCANGAN APLIKASI TENTANG INFORMASI PENYAKIT BERBAHAYA PADA ANAK-ANAK BERBASIS ANDROID (STUDI KASUS PUSKESMAS PUDING KEC.KUMPEH KAB.MUARO JAMBI) Sahrawi Sahrawi; Hetty Rohayani; Rico Rico
Jurnal PROCESSOR Vol 9 No 3 (2014): Processor
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas Puding merupakan salah satu tempat pelayanan kesehatan masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di Desa Puding. Puskesmas tidak cukup untuk memberitahukan tentang penyakit yang berbahaya pada anak hanya melalui sosialisasi semata. Hal itu terjadi karena keterbatasan waktu dan tempat untuk menyampaikan informasi pengetahuan tentang penyakit, baik dari gejalanya maupun dari cara pencegahan serta pengobatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat menginformasikan kepada masyarakat tentang penyakit berbahaya pada anak-anak dengan penjelasan penyakit, penyebab penyakit dan gejala sebelum terjadinya sakit pada anak-anak. Penelitian ini memiliki tahapan yaitu identifikasi masalah, studi literatur, pengumpulan data, analisis data, pengembangan sistem dan pembuatan laporan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi yang dapat menginformasikan kepada masyarakat pengguna aplikasi, tentang penyebab penyakit dan gejala yang terjadi pada anak-anak sebelum sakit, sehingga memudahkan pihak puskesmas dalam mengedukasi masyarakat tentang penyakit berbahaya pada anak-anak dengan akses yang lebih mudah.