Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Workshop Pembuatan Jamu Pereda Nyeri Haid di SMK Kesehatan Pro Skill Perawang Hendrika, Yan; Margi Sidoretno, Wahyu; Yusmaharani, Yusmaharani; Bahri Rivai, Syamsul; Aprilianti, Risa
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1300

Abstract

Workshop "Pembuatan Jamu Pereda Nyeri Haid di SMK Kesehatan Pro Skill Perawang" bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa dalam menggunakan bahan herbal untuk mengatasi nyeri haid (dismenore). Indonesia memiliki tanaman obat seperti kunyit (Curcuma longa), jahe (Zingiber officinale), dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang terbukti efektif mengurangi peradangan dan nyeri. Workshop ini menggabungkan teori tentang jamu dan praktik pembuatan jamu. Pemahaman peserta meningkat signifikan, dari 30% sebelum workshop menjadi 85% setelahnya. Siswa juga mempraktikkan pembuatan jamu dengan memperhatikan kebersihan dan dosis yang tepat. Program ini memperkenalkan pendekatan ilmiah pada pengobatan tradisional, meningkatkan kesadaran tentang manfaat herbal. Program ke depan bisa menambah sesi praktik, edukasi pengemasan, dan pemasaran produk untuk mendorong kewirausahaan siswa dalam mengembangkan usaha jamu.
Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Ikan dan Pengemasan Untuk Hilirisasi Hasil Tangkap Ikau Laut di Desa Labuhan Tangga Hilir Setiawan, Debi; Putri, Ramalia Noratama; Syamsuadi, Amir; Herlina, Sara; Margi Sidoretno, Wahyu; Islami, Deri; Jaelani, Ahmad; Widaningsih, Neni; Lestiyani, Nurul
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i3.3572

Abstract

Indonesia memiliki potensi kelautan yang sangat besar karena negara ini terdiri dari lebih dari 17.000 pulau dan memiliki garis pantai yang panjang. Indonesia memiliki sumber daya perikanan yang melimpah, termasuk ikan, udang, kerang, dan banyak spesies laut lainnya. Sektor perikanan adalah salah satu sektor ekonomi utama di Indonesia dan menyediakan lapangan kerja bagi jutaan orang. Secara geografis Desa Labuhan Tangga Hilir terletak di bagian paling utara dari Propinsi Riau , yang juga merupakan wilayah pesisir timur Pulau Sumatera. Sehingga Desa Labuhan Tangga Hilir memiliki Potensi Sumberdaya perikanan dan kelautan. Potensi sumberdaya perikanan dan kelautan terdiri dari potensi perikanan tangkap, potensi perikanan budidaya dan pengolahan. Permasalahan yang terdapat pada wilayah Desa Labuhan Tangga Hilir yaitu hilirisasi produk hasil tangkap ikan laut masih belum ada. Mitra sasaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis. Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis belum memiliki belum memiliki pengetahuan terhadap pengelolaan Pengolahan Hasil Laut.  Ikan laut segar dapat diolah menjadi berbagai produk, seperti fillet, steak ikan, ikan asap, ikan kalengan, produk olahan berbasis ikan, dan sebagainya. Solusi permasalahan yang diberikan yaitu memberikan pelatihan dan pendampingan pengolahan produk hilirisasi hasil tangkapan ikan laut. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan Kelompok Perikanan Nelayan Bintang Mulia dan BUMKep Edelweis untuk mengolah produk hasil tangkap ikan laut. Metodologi pada kegiatan ini yaitu menggunakan Teknik pelatihan dan pendampingan. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan mitra kegiatan pelatihan dan pendampingan menjadi perbaikan dalam berbagai sektor bisnis dan nelayan dengan sendirinya dapat memelihara ekosistem laut dengan mengambil ikan ke laut secukupnya, yang dengan sendirinya penangkapan ikan secara berlebihan akan berkurang dan kebijakan tangkap ikan laut akan terlahir dengan sendirinya dari kesadaran masyarakat menjaga ekosistem ikan dilaut.