Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Pijat Perineum terhadap Ruptur Perineum pada Ibu Primigravida di Rumah Bersalin Rosita Ratih, Rini Hariani; Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 11 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Sek
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v11i02.1035

Abstract

Pijat perineum adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah, elastisitas, dan relaksasi otot-otot dasar panggul. Teknik ini, dilakukan pada akhir kehamilan (mulai minggu ke-34), pijat perineum akan membantu mengenali dan membiasakan diri dengan merileksasikan jaringan perenium yaitu bagian yang akan dilalui oleh bayi . Tujuan Penelitian untuk Mengetahui pengaruh pemijatan perineum terhadap ruptur perineum pada Ibu Trimester III Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional menggunakan design penelitian corelasional dengan pendekatan cohort/ prospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III. Sampel adalah ibu hamil trimester III berjumlah 30 responden. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode purposive sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi square. Hasil : Risiko tidak terjadinya rupture perineum pada ibu trimester III setelah dilakukan pijat perenium sebesar P Value = 0,017 dengan nilai OR = 15,000. Secara statistik hasilnya signifikan (p<0,05), artinya terdapat pengaruh antara pijat perineum dengan rupture perineum. Kesimpulan ada pengaruh antara pijat perineum dengan rupture perineum. Teratur dan tidak teraturnya ibu melakukan pijat perenium, paritas terutama primi gravida serta berat badan bayi lahir juga mempunyai pengaruh terhadap terjadinya rupture perineum.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA -REMAJA (KETERBUKAAN DAN EMPATI) TERHADAP PRILAKU SEK PRANIKAH PADA REMAJA Ratih, Rini Hariani; Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza
Jurnal Kebidanan Khatulistiwa Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Kebidanan Khatulistiwa
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jkk.v10i1.1284

Abstract

Interpersonal communication or interpersonal communication is communication between people face to face, which allows each participant to capture other people's reactions directly, both verbally and non-verbally. Effective communication is communication that creates understanding, pleasure, influences attitudes, improves relationships and actions, so that any advice given by the mother or father is not considered a passing thought. This type of research is an analytical survey with a cross sectional design. The research was carried out at SMPN and MTSN in Tambang District with a population of 295 people and a sample of 192 people. sample of 192 people. The results of statistical tests show that the openness aspect (p=0.002) and the empathy aspect (p=0.001) are significant, so it can be concluded that there is an influence of the openness aspect and the empathy aspect on paramarital sexual behavior in adolescents.
Workshop Pembuatan Jamu Pereda Nyeri Haid di SMK Kesehatan Pro Skill Perawang Hendrika, Yan; Margi Sidoretno, Wahyu; Yusmaharani, Yusmaharani; Bahri Rivai, Syamsul; Aprilianti, Risa
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1300

Abstract

Workshop "Pembuatan Jamu Pereda Nyeri Haid di SMK Kesehatan Pro Skill Perawang" bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa dalam menggunakan bahan herbal untuk mengatasi nyeri haid (dismenore). Indonesia memiliki tanaman obat seperti kunyit (Curcuma longa), jahe (Zingiber officinale), dan temulawak (Curcuma xanthorrhiza) yang terbukti efektif mengurangi peradangan dan nyeri. Workshop ini menggabungkan teori tentang jamu dan praktik pembuatan jamu. Pemahaman peserta meningkat signifikan, dari 30% sebelum workshop menjadi 85% setelahnya. Siswa juga mempraktikkan pembuatan jamu dengan memperhatikan kebersihan dan dosis yang tepat. Program ini memperkenalkan pendekatan ilmiah pada pengobatan tradisional, meningkatkan kesadaran tentang manfaat herbal. Program ke depan bisa menambah sesi praktik, edukasi pengemasan, dan pemasaran produk untuk mendorong kewirausahaan siswa dalam mengembangkan usaha jamu.
Pemanfaatan Terapi Komplementer Sebagai Upaya Penanganan Kesehatan Reproduksi Dan Edukasi Seks Pada Remaja Putri Sartika, Wiwi; Yusmaharani, Yusmaharani; Nasution, Azlaini Yus; Marwan, Deinike Wanita
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.890

Abstract

Understanding and awareness of reproductive health and rights among adolescents is still low, and some of these understandings are even incorrect. This is because society and families are still reluctant to discuss reproductive issues openly within the family and community. Discussion of reproductive health from the perspective of traditional, cultural and religious values which consider adolescent reproductive health issues as taboo is actually more popular compared to understanding the importance of knowing and properly discussing adolescent reproductive health issues. Accurate and correct knowledge of adolescents about reproductive health issues is very important to support efforts to improve the reproductive health status of adolescents and control birth rates through regulating the marriage age rate. This service to the community is providing education and counseling related to reproductive health and sex education for adolescent girls by complementary approach at Pekanabru Muhammadiyah High School so that young women know how to handle reproductive health problems using a complementary approach. In this community service, Stage I Preparation is handling Reproductive Health and sex education, Stage II Implementation is delivering material about handling Reproductive Health and sex education.  From the results of the presentation of material and questions and answers from 84 young women, there were still many who did not understand reproductive health. Conclusion: There is still a lack of information related to reproductive health which affects the knowledge of young women.ABSTRAKPemahaman dan kesadaran tentang hak dan kesehatan reproduksi pada remaja masih rendah, bahkan beberapa diantaranya pemahaman tersebut tidak tepat. Hal ini dikarenakan masyarakat dan keluarga masih enggan untuk membicarakan masalah reproduksi secara terbuka dalam keluarga dan masyarakat. Pembahasan kesehatan reproduksi dari sudut nilai-nilai adat, budaya, dan agama yang menganggap masalah kesehatan reproduksi remaja sebagai hal yang tabu justru lebih popular dibanding dengan pemahaman pentingnya untuk mengetahui dan mendiskusikan secara benar tentang masalah kesehatan reproduksi remaja. Pengetahuan remaja yang secara tepat dan benar tentang masalah kesehatan reproduksi sangat penting untuk mendukung upaya meningkatkan status kesehatan reproduksi remaja dan pengendalian angka kelahiran melalui pengaturan angka usia kawin. pengabdian kepada masyarakat ini adalah Memberikan Edukasi dan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi dan edukasi seks pada remaja puteri dengan pendekatan komplementer di SMA Muhammadiyah Pekanabaru sehingga remaja puteri mengetahui bagaimana cara penanganan jika mengalami permasalahan kesehatan Reproduksi dengan pendekatan komplementer. Dalam pengabdian masyarakat ini Tahap I Persiapan yaitu penanganan Kesehatan Reproduksi dan edukasi seks, Tahapan II Pelaksanaan yaitu penyampaian materi tentang penanganan Kesehatan Reproduksi dan edukasi seks.  Dari hasil penyampaian materi dan tanya jawab dari 84 remaja puteri masih banyak yang kurang memahami tentang kesehatan reproduksi. Kesimpulan : Masih kurangnya informasi terkait kesehatan reproduksi sehingga mempengaruhi pengetahuan remaja puteri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI BABY GYM TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR BAYI USIA 6-12 BULAN Dewi Anitasari, Citra; Febriani , Ade; Yusmaharani, Yusmaharani; Ade Anggraini, Nadya
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v4i2.1530

Abstract

Senam bayi merupakan salah satu bentuk stimulasi yang bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan motorik anak. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghambat terjadinya keterlambatan motorik kasar pada bayi adalah dengan baby gym atau senam bayi.Tujuan: Untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan Ibu tentang baby gym terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi dengan rancangan cross sectional, dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai pada bulan Mei-Juni 2024. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan leaflet. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 33 responden, pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan metode accidental sampling. Analisis data yang digunakan univariat dan bivariat sebelum melakukan uji bivariat dilakukan uji chi square. Hasil: Didapatkan pengetahuan baik sebanyak 21 orang (63.6%), pengetahuan cukup sebanyak 11 orang (33,4%), dan pengetahuan kurang sebanyak 1 orang (3,0%). Dengan uji chi square menunjukan dengan p value sebesar 0,000. Disimpulkan: Ada hubungan pengetahuan ibu tentang baby gym terhadap perkembangan motorik kasar pada bayi usia di Wilayah Kerja Puskesmas Rumbai.
AIR REBUSAN CENGKEH UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER AWAL Nurmaliza, Nurmaliza; Yusmaharani, Yusmaharani; Ratih, Rini Hariani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.4450

Abstract

Background : Pregnancy is a physiological and natural process. The process of pregnancy can affect the condition of the body as a whole, such as the occurrence of physiological changes in organ systems, changes that occur in pregnant women due to an imbalance in the work of the hormones estrogen and progestergen. This imbalance produces placental HCG or (Human Chorionic Gonadotropine) which causes pregnant women to feel nausea and vomiting. In Primigravida nausea and vomiting occurs in 60-80% of pregnant women and 40-60% occurs in multigravida. This is due to differences in hormonal changes in each pregnant woman so that not all pregnant women experience nausea and vomiting. Nausea experienced during pregnancy can be overcome by using complementary therapies with easily available ingredients such as cloves. The content of astringent oil in cloves can overcome digestive problems such as nausea and vomiting.Purpose : The purpose of this study was to determine the effect of clove boiled water to reduce the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women at BPM Siti Juleha.Methode : The research design used is a pre-experiment which is one group pretest-posttest. The population in this study were pregnant women in the 1st trimester or early trimester, the samples were taken using a purposive sampling technique, namely taking samples only according to the research criteria such as experiencing nausea and vomiting more than 3 times a day, pregnant in the early trimester, not taking anti-nausea drugs with the number of samples as many as 32 pregnant women. To see the effect of giving clove water with reducing the frequency of nausea and vomiting, Bivariate analysis was used with paired t-test.Result : The results of this study indicate that there is a change in the frequency of vomiting malpractices of respondents who before the intervention experienced nausea and vomiting on average 7 times a day, after being given the clove boiled water intervention the average frequency of nausea and vomiting decreased to 3.8 times a day with a value of 3.8 times a day. Pvalue = 0.000. The results of this study can be concluded that clove boiled water has an effect on reducing the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women.Conclusion : There is an effect of giving cloves boiled water to reduce the frequency of nausea and vomiting in early trimester pregnant women at BPM Stiti Juleha with P value = 0.000. The researcher hopes that respondents can increase their knowledge about the benefits of clove boiled water to reduce complaints of nausea and vomiting in early pregnancy. Kata Kunci : clove Boiled, nauseous and vomit, pregnant in the early trimester  ABSTRAK Latar Belakang : Masa Kehamilan adalah suatu proses yang fisiologis dan alamiah. Proses kehamilan dapat mempengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan seperti terjadinya perubahan fisiologis pada sistem organ, perubahan yang terjadi pada perempuan hamil karena ketidakseimbangan kerja hormon estrogen dan progestrogen. Ketidakseimbangan ini menghasilkan HCG plasenta atau (Human Chorionic Gonadotropine) yang menyebabakan Wanita hamil merasakan mual dan muntah. Pada Primigravida mual muntah terjadi pada 60 – 80 % ibu hamil dan 40 – 60 % terjadi pada multigravida. Hal ini disebabkan perbedaan perubahan hormon pada setiap perempuan hamil sehingga tidak semua perempuan hamil mengalami mual dan muntah. Rasa mual yang dialami selama kehamilan bisa diatasi dengan menggunakan terapi komplementer dengan bahan yang mudah didapatkan seperti cengkeh, Kandungan minyak astrisi pada cengkeh dapat mengatasi masalah pencernaan seperti mual dan muntah.Tujuan  : Tujuan penelitian ini adaah untuk mengetahui pengaruh air rebusan cengkeh untuk mengurangi frekuensi mual dan muntah pad ibu hamil trimester awal di BPM Siti Juleha.Metode : Design penelitian yang digunakan adalah Pra-eksperimen yang bersifat one grup pretest-postest. Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil trimester 1 atau trimester awal, sampel yang diambil menggunakan Teknik purposive sampling yaitu mengambil sampe hanya sesuai kriteria penelitian seperti mengalami mual dan muntah lebih dari 3 kali dalam sehari, hamil trimester awal, tidak sedang mengkonsumsi obat anti mual dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang ibu hamil. Untuk melihat pengaruh pemberian air cengkeh denganpengurangan frekuensi mual dan muntah menggunakan analisis Bivariat yang dilakukan dengan uji paired t-test.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan frekuensi mal muntah responden yang sebelum diberikan intervensi rata-rata responden mengalami mual dan muntah sebanyak 7 kali sehari, setelah diberikan intervensi air rebusan cengkeh rata-rata frekuensi mual dan muntah menurun menjadi 3,8 kali dalam sehari dengan nilai P= 0,000. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa air rebusan cengkeh memberikan pengaruh terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester awal.Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian air rebusan cengkeh terhadap penurunan frekuensi mual dan muntah ibu hamil trimester awal di BPM Stiti Juleha dengan nilai P=0,000. Harapan peneliti yaitu agar responden dapat menambah pengetahuannya tentang manfaat air rebusan cengkeh untuk mengurangi keluhan mual dan muntah pada awal kehamilan. Kata Kunci : Air Rebusan Cengkeh, Mual dan Muntah, Hamil Trimester Awal
IBU BEKERJA DENGAN PEMANFAATAN KELAS IBU HAMIL Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza; Ratih, Rini Hariani
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5677

Abstract

Backgound : The mortality rate of pregnant, maternity and postpartum women in Riau Province increased from the previous year. The Publich Health Office held a Maternity Class Program to broaden the knowledge of pregnant women. Purpose : of this study was to determine the relationship between work and the use of classes for pregnant women in Pekanbaru. Methode : This research is a quantitative analytic observational with the type of cross-sectional study design. The population in this study were all third trimester pregnant women in the work area of Harapan Raya Pekanbaru Publich Health Center in 2016 as many as 304. The sample was 211 people with a systematic random sampling technique. Collecting data using a questionnaire, previously the questionnaire has been tested for validity and reliability first to respondents with the same characteristics as many as 30 respondents. Data analysis was carried out univariate and bivariate using a computer program. Result : Bivariate analysis using Chi-square test with the estimated confidence interval (CI) or 95% confidence level CI. Univariate results found that most of the respondents did not use the class of pregnant women as many as 163 people (77%). The results of the Chi-Square Test show that the P-value of work on the use of the class of pregnant women is 0.008 (P<0.05) with an OR value of 3.565, which means that there is a relationship between work and class utilization of pregnant women. Conclusion : It can be concluded that there is a relationship between work and class utilization of pregnant women and working mothers are 3x at risk of not using the class of pregnant women compared to mothers who do not work.Suggestion for health workers to coordinate with pregnant women who work, so that the schedule for the implementation of the class for pregnant women can be mutually agreed so that the class for pregnant women can be attended by all pregnant women in their working area. And pregnant women can feel the benefits of attending classes for pregnant women.  Keywords : Job, Maternity Class ABSTRAK Latar Belakang : Angka kematian ibu hamil, bersalin dan nifas di provinsi Riau meningkat dari tahun sebelumnya. Dinas Kesehatan mengadakan Program Kelas Ibu Hamil untuk menambah wawasan ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pekerjaan dengan pemanfaatan kelas ibu hamil di pekanbaru.Metode : Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain  Cross-sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya Pekanbaru tahun 2016 sebanyak 304. Sampel sebanyak 211 orang dengan teknik pengambilan sampel secara Systematic Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sebelumnya kuesioner telah di lakukan uji validitas dan reabilitas terlebih dahulu kepada responden dengan karakteristik yang sama sebanyak 30 orang responden. Analisis data dilakukan secara  univariat dan bivariat dengan menggunakan program komputer.Hasil : Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square dengan estimasi Confiden Interval (CI) atau tingkat kepercayaan 95% CI. Hasil univariat di dapatkan bahwa sebagian besar responden tidak memanfaatkan kelas ibu hamil sebanyak 163 orang (77%). Hasil Uji Chi-Square menunjukkan Pvalue pekerjaan terhadap pemanfaatan kelas ibu hamil adalah 0,008 (P<0,05) dengan nilai OR 3,565 yang artinya terdapat hubungan antara pekerjaan dan pemanfaatan kelas ibu hamil.Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan dan pemanfaatan kelas ibu hamil dan ibu yang bekerja beresiko 3x tidak memanfaatkan kelas ibu hamil di bandingkan dengan ibu yang tidak bekerja.Saran bagi petugas Kesehatan untuk mengadakan koordinasi dengan ibu hamil yang bekerja, agar jadwal palaksanaan kelas ibu hamil dapat disepakati Bersama sehingga kelas ibu hamil bisa dihadiri oleh semua ibu hamil yang ada di wilayah kerjanya. Serta ibu hamil dapat merasakan manfaat mengikuti kelas ibu hamil.  Kata Kunci : Pekerjaan, Kelas Ibu Hamil
Counter Pressure Massage With Pain In The First Stage Of Labor Yusmaharani, Yusmaharani; Ratih, Rini Hariani; Nurmaliza, Nurmaliza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2 Februari 2025
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v11i2.19147

Abstract

Latar Belakang: Persalinan merupakan proses yang dilalui dengan berbagai cara. Pada proses nya persalinan akan menimbulkan rasa nyeri dan ketidak nyamanan. nyeri persalinan disebabkan karena terjadi peregangan pada serviks, kontraksi uterus, dan adanya proses penurunan kepala janin ke pintu bawah panggul. Massage Counter Pressure merupakan salah satu metode pengendalian nyeri persalinan berupa pijatan / massage dengan menekan daerah sakrum secara mantap dengan telapak tangan, kemudian dilepaskan dan di tekan lagi, begitu seterusnya. Pasien dalam keadaan berbaring miring, massage ini dilakukan selama ± 20 menit selama kontraksi.Tujuan: Mengetahui ada pengaruh Massage Counter Pressure dengan Nyeri Persalinan Kala I.Metode:  Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental untuk menilai efektivitas Massage Counter Pressure mengurangi nyeri saat persalinan. Populasi yang diteliti adalah ibu yang sedang melahirkan di Klinik Pratama Jambu Mawar, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependen.Analisis   Data   dalam   penelitian   ini menggunakan   analisis dependent   t-test (paired    t-test).Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 7,40 dengan deviasi standar 2,09, sedangkan setelah intervensi menjadi 4,86 dengan deviasi standar 1,68. Hasil analisis menunjukkan bahwa Massage Counter Pressure efektif dalam pengurangi nyeri persalinan (p = 0,004).Kesimpulan: Terdapat Pengaruh Massage Counter Pressure dengan Nyeri Persalinan Kala I  di Klinik Pratama Jambu Mawar Pekanbaru.Saran: Diharapkan Massage ini dapat diterapkan oleh ibu dan tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi nyeri selama persalinan, sehingga meningkatkan kenyamanan ibu. Kata Kunci : Massage Counter Pressure, Nyeri Persalinan. ABSTRACT Background: Childbirth is a process that goes through various ways. During the birth process, it will cause pain and discomfort. Labor pain is caused by stretching of the cervix, uterine contractions, and the process of lowering the fetal head to the pelvic floor. Massage Counter Pressure is a method of controlling labor pain in the form of massage by pressing the sacrum area firmly with the palm of the hand, then releasing and pressing again, and so on. The patient is lying on his side, this massage is carried out for ∼20 minutes during contractions.Purpose:  Knowing that there is an effect of Counter Pressure Massage on First Stage Labor Pain.Methods:  This study used a quasi-experimental approach to assess the effectiveness of Massage Counter Pressure in reducing pain during labor. The population studied was mothers who were giving birth at the Pratama Jambu Mawar Clinic, with a total sample of 15 people selected using purposive sampling. Data were collected using a pain intensity scale before and after intervention. Data analysis was carried out univariately and bivariately using the dependent t-test. Data analysis in this study used dependent t-test analysis (paired t-test).Results: Results: The results of the analysis showed that the average pain before the intervention was 6,57 with a standard deviation of 0,92, while after the intervention it was 3,67 with a standard deviation of 1.68. The results of the analysis showed that Massage Counter Pressure was effective in reducing labor pain (p = 0.000).Conclusion: There is an Effect of Counter Pressure Massage on First Stage Labor Pain at the Pratama Jambu Mawar Clinic Pekanbaru.Suggestions : It is hoped that this massage can be applied by mothers and health workers to help reduce pain during labor, thereby increasing maternal comfort. Keywords : Massage Counter Pressure, Labor Pain. 
Pengaruh Teknik Deep Back Massage Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Klinik Pratama Jambu Mawar Ratih, Rini Hariani; Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i03.3548

Abstract

Nyeri Persalinan adalah hal fisiologis yang dirasakan ibu menjelang persalinan. nyeri persalinan disebabkan karena peregangan serviks, kontraksi uterus, dan penurunan kepala janin. Teknik deep back massage merupakan salah satu metode pengendalian nyeri berupa pijitan / massage dengan menekan daerah sakrum secara mantap dengan telapak tangan, lepaskan dan tekan lagi, begitu seterusnya. Pasien dalam keadaan berbaring miring, dilakukan selama  20 menit selama kontraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental untuk menilai efektivitas teknik deep back massage mengurangi nyeri saat persalinan. Populasi yang diteliti adalah ibu yang sedang melahirkan di Klinik Pratama Jambu Mawar, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependen. Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis dependent t-test (paired t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 7,40 dengan deviasi standar 2,09, sedangkan setelah intervensi menjadi 4,86 dengan deviasi standar 1,68. Hasil analisis menunjukkan bahwa. Teknik deep back massage efektif dalam mengurangi nyeri persalinan (p = 0,004). Diharapkan teknik ini dapat diterapkan oleh ibu dan tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi nyeri selama persalinan, sehingga meningkatkan kenyamanan ibu