Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PARENTING: OPTIMALISASI PERAN KELUARGA DALAM MEMBANGUN LITERASI DIGITAL ANAK USIA DINI Reswita; Novitasari, Yesi; Aisyah, Siti; Isdayanti
Jurnal ABDI PAUD Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdipaud.v6i1.42906

Abstract

Literasi digital merupakan keterampilan esensial di era modern yang harus dikenalkan sejak usia dini. Namun demikian, rendahnya pemahaman orang tua tentang peran mereka dalam membangun literasi digital anak usia dini menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran keluarga dalam mendukung literasi digital melalui pendekatan parenting. Kegiatan dilaksanakan di TK IT Model Madani Ar-Rahman dengan melibatkan 24 peserta yang terdiri dari orang tua dan pendidik. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta dari 47,86% (cukup baik) menjadi 69,20% (baik) setelah sosialisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa pelibatan keluarga melalui kegiatan parenting mampu meningkatkan kesadaran dan peran aktif dalam membentuk budaya literasi digital pada anak usia dini.
Efektivitas Penanganan Anak Tempertantrum Melalui Role Playing Efastri, Sean Marta; Hasanah, Nisaul; Sufi , Wasiah; Reswita; Fadillah, Siti; Suharni
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.4438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya penanganan anak tempertantrum melalui role playing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Metode ini dipilih karena tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari suatu perlakuan (treatment), yaitu pelaksanaan efektivitas penanganan temper tantrum dengan menggunakan metode role playing yang diterapkan pada kelompok anak. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Eksperimen Semu atau Quasi Experimental dengan satu kelompok objek yang akan dilibatkan dalam penelitian atau yang disebut dengan one group pretest-posttest design. Berdasarkan uraian diatas penggunaan pendekatan Quasi dapat menghasilkan data eksperimen mengenai efektivitas penanganan anak tempertantrum role playing. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya ada efektivitas role playing (bermain peran) dalam penanganan anak temper tantrum di KB Delima Indah Siak. Hal tersebut ditunjukkan dengan uji T-test yang lebih kecil dari taraf signifikansi yaitu 0,00<0,05. Nilai rata-rata persentase posttest efektivitas role playing dalam penanganan anak temper tantrum yaitu 80,56% yang termasuk ke dalam kategori berkembang sesuai harapan.
Pengembangan Komik Digital Subtema Binatang di Hutan terhadap kemampuan berhitung Anak Usia Dini Reswita; Wahyuni, Sri
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qt44cb91

Abstract

The problem in this study is how the procedure for developing comic strips with animal subthemes in the forest as a medium to instill character for children aged 5-6 years. This research aims to develop comic subthemes of animals in the forest for the numeracy ability of children aged 4-6 years. This study uses the type of Research and Development (RnD) research based on the Borg and Gall research model procedure modified by Sugiyono consisting of 10 steps, but the researcher only uses 7 steps, namely potential and problem, data collection, product design, design validation, product revision, trial, and product revision. The comic product of the animal subtheme in the forest was validated by 2 experts, namely material experts and media experts. From the two experts, they received a validation score of 89.73% which received a very valid category. This comic was field tested on eight children aged 5-6 years. The trial is divided into 2, namely individual trials and group trials. From the results of the field trial, a feasibility score of 91.7% and 80.55% was obtained in the feasible category. The implications of this research indicate that the forest animal-themed comic is effective as a medium for instilling character in children aged 5-6 years, as well as having the potential to improve their counting skills. With high feasibility scores from the field trials, the use of this comic can be integrated as an alternative, engaging, and educational learning tool in kindergartens, particularly for the development of children's cognitive and character aspects.
Dampak Kekerasan Verbal di Lingkungan Sekolah Reswita; Bernadet Buulolo
CERDAS - Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/cerdas.v2i1.176

Abstract

Kekerasan verbal dapat memiliki dampak negatif yang signifikan, terutama pada perkembangan emosional dan psikologis anak. Kekerasan verbal dapat dialami anak pada lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menmperoleh solusi sebagai upaya adventif dan kuratif masalah kekerasan verbal di lingkungan sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan  mendokumentasikan artikel, buku, dan analisis lapangan. Selanjutnya mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan, pengelompokan, dan kemudian dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Dari Hasil penelitian diketahui beberapa dampak yang bisa timbul akibat kekerasan verbal: (1)Rendahnya harga diri, (2) gangguan kesehatan mental, (3) gangguan hubungan interpersonal, (4) penurunan performa akademik, (5) perilaku agresif, (6) gangguan emosional, dan (7) sikap diri yang negatif. Penting untuk diingat bahwa kekerasan verbal tidak hanya berdampak pada saat itu, tetapi juga dapat meninggalkan bekas jangka panjang pada korban. Oleh karena itu, penting untuk mendorong komunikasi yang sehat, penuh pengertian, dan mendukung dalam hubungan interpersonal. Jika Anak atau seseorang yang Anak kenal mengalami kekerasan verbal, penting untuk mencari bantuan dan dukungan dari profesional atau organisasi yang dapat memberikan pertolongan.  
Pedagogical Insights into the Impact of Gadget Use on Social-Emotional Development in Early Childhood Rohana; Reswita
International Journal of Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2025): International Journal of Pedagogy
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/q9sxtm87

Abstract

This study explores the impact of gadget use on the social-emotional development of early childhood, a crucial stage for developing emotional regulation, social interaction skills, and empathy. With rapid technological advancements and the increasing use of gadgets among children, concerns have emerged regarding their effects on children's social-emotional development. A descriptive qualitative approach was used in this study, utilizing observation, interviews, and documentation techniques to collect data from 3-6 years old children in several early childhood education institutions. The results show that excessive gadget use negatively affects social-emotional development, characterized by reduced social interaction skills, difficulty regulating emotions, and low empathy. Children who frequently engage with gadgets also tend to display withdrawn behaviors and high dependence on digital devices. These findings highlight the essential role of parents and educators in limiting gadget use and ensuring children experience adequate social interactions to foster healthy emotional development. The study underscores the need for balanced and supervised gadget use to ensure children receive a well-rounded learning experience that supports their social-emotional growth.