Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberian Pakan Dedak Terfermentasi dengan Frekuensi yang Berbeda terhadap Populasi Daphnia sp Silaban, Eprina Marito; Siswoyo, Bambang Hendra; Syafitri, Emmy
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v3i2.4832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat populasi Daphnia sp menggunakan pakan dedak terfermentasi dengan frekuensi yang berbeda. Penelitian berlangsung dari tanggal 26 Januari 2023 sampai 6 Februari 2023 bertempat di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Dari hasil penelitian diperoleh kepadatan populasi puncak Daphnia sp. tertinggi terdapat pada perlakuan B (1.276 ind/l) pemberian 2 kali sehari diikuti oleh perlakuan A (927 ind/l) pemberian 3 kali sehari dan populasi terendah terdapat pada perlakuan C (785 ind/l) pemberian 1 kali sehari.  Kemudian untuk kualitas air diperoleh, suhu berkisar 27°C-30°C dan pH berkisar 6,5-7,9 dan DO 2,96-5,75 mgL-1.
Gerakan Penanaman Multi Jenis Pohon Buah Lokal Untuk Restorasi Lingkungan di Kawasan Bukit Lawang Siswoyo, Bambang Hendra; Maysarah, Andi; Firah, Al; Junaidi, Listya Devi; Nasution, Asrindah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.758

Abstract

Kawasan Bukit Lawang merupakan salah satu daerah penyangga ekosistem hutan yang memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kualitas ruang hidup masyarakat sekitar. Namun, peningkatan aktivitas pariwisata, alih fungsi lahan, dan degradasi vegetasi telah mempengaruhi kondisi ekologis kawasan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendukung upaya restorasi lingkungan melalui gerakan penanaman multi jenis pohon buah lokal yang memiliki nilai ekologis, ekonomis, dan adaptif terhadap kondisi alam Bukit Lawang. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi lokasi penanaman, penyediaan bibit pohon buah lokal, pelatihan teknis kepada masyarakat, serta aksi penanaman bersama. Selain memperkuat tutupan vegetasi, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penghijauan serta mendorong partisipasi berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterlibatan masyarakat, penambahan jumlah tanaman baru, dan terbentuknya model kolaboratif restorasi lingkungan yang dapat direplikasi di wilayah lain.