Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Kosentrasi Ekstrak Daun Dan Biji Kecubung (Datura Matel L) Terhadap Proses Pembiusan Benih Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) Selama Pengangkutan Siregar, Tommy Fernandes; Batubara, Pebry Aisyah Putri; Siswoyo, Bambang Hendra
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v4i1.5852

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengetahui pengaruh ekstrak daun dan biji kecubung (Datura matel, L) dalam pembiusan ikan nila (Oreochromis niloticus) selama proses pengangkutan dan mengetahui rata-rata perlakuan yang terbaik pemberian ekstrak daun dan biji kecubung (Datura matel, L) dalam pembiusan ikan nila (O niloticus) selama proses pengangkutan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 Januari sampai dengan 3 Februari 2018 bertempat di Belawan – Pematang Siantar. Metoda yang digunakan adalah metoda eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial yang terdiri dari 4 Perlakuan dan 3 ulangan. Kelulusan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan D sebesar 96,67 % sedangkan perlakuan yang terendah terdapat pada perlakuan A (kontrol) sebesar 50%. Berdasarkan analisis variansi menunjukkan pemberian ekstrak daun dan biji kecubung pengaruh nyata (highly significant) terhadap kelangsungan hidup ikan nila ( P> 0.01%). Hasil rata-rata kualitas air bak pembugaran pH 7,1- 8,3 dan DO 3,5- 4,4 m/l, dan Suhu 25- 280C.
Pengaruh Rasio Pemijahan yang Berbeda Terhadap Jumlah Natalitas Larva Ikan Molly Balon (Poecilia latipinna sailfin molly) Hadi, Gilang Wisnu; Afriani, Dwi Tika; Siswoyo, Bambang Hendra
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v4i1.5402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan rasio jantan : betina terhadap natalitas larva ikan molly balon yang di hasilkan untuk memperoleh rasio yang terbaik bagi natalitas larva pasca pemijahan. Penelitian ini dilaksanakan pada 20 Maret 2024 di Laboratorium Fakultas Perikanan Universitas Dharnawangsa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 3 Perlakuan dan 3 Ulangan. Hasil analisis sidik ragam pengaruh rasio pemijahan terhadap natalitas larva ikan molly balon menunjukkan bahwa F Hitung > F Tabel yaitu 6,396 > 2,78% pada taraf uji 5% dan 6,396 > 4,22% pada taraf uji 1% yang menunjukkan bahwa perbedaan rasio pemijahan terhadap natalitas larva ikan molly balon berpengaruh nyata (significant). Berdasarkan hasil uji LSD terhadap natalitas larva bahwa perlakuan A dan perlakuan B berbeda nyata (significant), Perlakuan B dan Perlakuan C berbeda nyata (significant),dan perlakuan C dan Perlakuan A tidak ada perbedaan secara nyata (Non significant). Hasil penelitian menunjukkan Dari hasil perhitungan yang di lakukan selamaa penelitian di peroleh hasil sebagai berikut.Perlakuan B (1 : 2) menunjukkan hasil terbaik atau tertinggi dengan nilai rata – rata  94% diikuti dengan Perlakuan C (1 : 3) dengan nilai rata – rata 85,66% dan yang terendah ada pada Perlakuan A (1 : 1) dengan nilai rata – rata 83%.
Pemanfaatan Tepung Daun Singkong (Manihot Utilissima) Terfermentasi Dalam Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Ikan Batak (Tor Soro) Nasution, Muhaimin Umri; Noorsheha, Noorsheha; Siswoyo, Bambang Hendra; Hasan, Uswatul
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v4i1.5847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun singkong (Manihot utilissima) terfermentasi dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan batak (Tor soro). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2023 di Unit Pembenihan Rakyat Pusat Pelatihan Manidri Kelautan dan Perikanan (UPR P2MKP) Amphibi Desa Padang Lancat Sisoma, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode eksperimen dengan RAL (Rancangan Acak Lengkap), 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu pelet 100% sebagai kontrol, penambahan tepung daun singkong terfermentasi sebanyak 10%, 15% dan 20%. Ikan yang digunakan sebanyak 180 ekor dengan berat ikan (3-4 g, 6-7 cm). Hasil penelitian didapatkan bahwa pertumbuhan berat mutlak dan panjang mutlak tertinggi pada perlakuan P0 (1,87 g; 1,59 cm) dan terendah pada perlakuan P3 (1,14 g; 0,87 cm). Laju pertumbuhan spesifik tertinggi pada perlakuan P0 yaitu 4,6% dan terendah pada perlakuan P3 yaitu 2,8%. Kelulushidupan benih ikan batak tertinggi pada perlakuan P0 yaitu 93% dan terendah pada perlakuan P3 yaitu 84%. Pengukuran kualitas air suhu rata-rata yaitu 24,9-27,2°C. Nilai pH berkisar 6,9-7,2. Nilai DO berkisar 6,8-7,2 mg/l.
DEDAK FERMENTASI SEBAGAI PUPUK ALAMI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESUBURAN MEDIA BUDIAYA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp) Afriani, Dwi Tika; Syafitri, Emmy; Siswoyo, Bambang Hendra
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 6, No 2 (2021): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v6i2.171-177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dedak fermentasi dalam meningkatkan kesuburan media budidaya ikan lele sangkuriang (Clarias sp). Dedak yang digunakan dalam penelitian ini adalah dedak murni yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cereviciae dengan konsentrasi penggunaan; P1 (55 mg/L), P2 (60 mg/L), P3 (65 mg/L), P4 (70 mg/L). Berdasarkan hasil peneltian diketahui bahwa kelimpahan plankton terbesar diperoleh dari perlakuan P4 (5193 sel/ml) dan dikategorikan dalam kelimpahan sedang. Berdasarkan uji kualitas air menunjukkan bahwa setiap perlakuan yang diberikan tidak menyebabkan penurunan kualitas yang signifikan pada faktor suhu, pH, DO, nitrat, orthofospor dan amonia. Pertumbuhan Panjang mutlak tertinggi diperoleh dari perlakuan P2 dan P3 (1,52 cm) namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1 (1,48 cm) dan P4 (1,50 cm). Berat mutlak tertinggi diperoleh dari perlakuan P2 (1,86 gram) dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan P3 (1,84 gram) dan P4 (1,68 gram). Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa konsentrasi terbaik penggunaan dedak fermentasi sebagai upaya dalam meningkatkan kesuburan media budidaya ikan lele sangkuriang adalah 60 mg/L.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA SMK N 1 PANTAI CERMIN MELALUI KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN PERIKANAN Siswoyo, Bambang Hendra; Batubara, Pebry Aisyah Putri; Maysarah, Andi; Sahputra, Rilawadi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3263

Abstract

Kehidupan warga Kecamatan Pantai Cermin sudah mengalami mobilitas sosial, yaitu seorang buruh nelayan bekerja dengan tengkulak ikan dengan penghasilan rendah akan pindah profesi menjadi pemandu/pengelola wisata untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Latar belakang terbentuknya mobilitas sosial pada masyarakat Pantai Cermin tidak terlepas dari keahlian masyarakat yang terbatas dalam mengolah hasil perikanan tersebut. Masyarakat belum paham bagaimana cara pengolahan dan penyimpanan ikan agar memiliki umur simpan yang panjang juga mampu berinovasi dalam produk dan pengemasan. Kegiatan ini dilakukan di SMK Negeri 1 Pantai Cermin, desa Pantai Cermin Kiri, Dusun V, Jalan Menang No. 1 Pantai Cermin, Serdang Bedagai bertujuan untuk 1) Meningkatkan pengetahuan mitra setempat untuk memanfaatan hasil perikanan air tawar yaitu ikan lele sebagai olahan ikan lele kemasan siap masak (ready to cook); 2) Meningkatkan keterampilan mitra memalui praktik pengolahan ikan lele bumbu kemasan,; 3) Adanya produk olahan perikanan yang berkelanjutan . Metode PKM yang digunakan adalah 1) share and discussion, 2) theory and try dan 3) realisasi. Hasil kegiatan ini meliputi 1) Meningkatnya pengetahuan mitra untuk memanfaatkan hasil perikanan air tawar; 2) Meningkatnya keterampilan mitra; dan 3) Adanya produk olahan ikan lele berbumbu kemasan. Berdasarkan hasil evaluasi, mitra memiliki kemampuan dalam aplikasi dan inovasi pengolahan perikanan.  Hal ini didukung dengan ketersediaan bahan baku (ikan nila) yang berasal dari budidaya mandiri yang dilakukan oleh mitra
BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN TEKNOLOGI BIOFLOK DI KELURAHAN NELAYAN INDAH Siswoyo, Bambang Hendra; Hasan, Uswatul; Manullang, Helentina M
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i1.635

Abstract

Konsumsi protein hewani masyarakat yang rendah, perlu ditingkatkan dengan menyediakan sumber protein yang berkualitas dan harga terjangkau. Budidaya sistem bioflok memungkinkan terjadinya efisiensi penggunaan pakan sekaligus menaikan padat tebar ikan, sehingga cocok dilakukan di perkotaan dengan keterbatasan lahan. Budidaya ikan dengan sitem bioflok merupakan sistem yang sedang dikembangkan saat ini dalam kegiatan budidaya ikan yang bertujuan agar mutu air budidaya dapat bertahan bahkan dapat meningkat sesuai kebutuhan, selain itu nutrient pakan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengabdian kepada masyarakat berguna untuk menciptakan mata pencaharian alternatif bagi masyarakat nelayan guna menambah penghasilan nelayan. Sedangkan manfaat kegiatan ini adalah pemeliharaan ikan dengan menggunakan sistem bioflok yaitu dengan cara mengembangbiakkan bakteri/mikroba yang berguna pada perairan pemeliharaan ikan, yang pada akhirnya dapat mempertahankan bahkan memperbaiki kestabilan kualitas air, menghilangkan zat-zat beracun seperti amoniak, bakteri yang merugikan (bersifat pathogen) dan selanjutnya ikan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan konsep pelibatan masyarakat atau kelompok secara aktif atau dikenal dengan metoda (PRA), metoda ini dipandang efektif karena melibatkan para mitra karang taruna berpartisipasi secara aktif mulai dari pembuatan kolam, persiapan kolam, sampai akhir kegiatan yaitu pemanenan ikan. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan kegiatan budidaya ikan dengan sistem bioflok ini dapat berjalan dengan baik serta dapat menambah penghasilan bagi para nelayan sehingga tingkat kesejateraan dapat meningkat.
PKM DIVERSIFIKASI HASIL OLAHAN PERIKANAN LINGKUNGAN V BAGAN DELI Manullang, Helentina Mariance; Siswoyo, Bambang Hendra; Hasan, Uswatul
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1081

Abstract

Lingkungan V Bagan Deli berada di Kecamatan Medan Belawan. Di Lingkungan ini penduduknya berprofesi sebagai nelayan tradisional dan buruh nelayan Nelayan adalah suatu kelompok masyarakat yang mengandalkan perairan laut sebagai mata pencaharian utamanya, umumnya mereka tinggal di kawasan pesisir pantai dengan sanitasi lingkungan yang kurang baik dan umumnya menggunakan alat tangkap yang sangat sederhana sehingga hasil tangkapannya juga sangat rendah sehingga kebutuhan hidup rumah tangganya sering tidak dapat tercukupi dengan baik. Ketika laut semakin sulit memberi hasil yang maksimal, tak jarang bahkan seringkali hasil tangkapan melaut hanya bisa menutupi kebutuhan satu hari saja. Ketika musim bersahabat saat melaut adakalanya memberikan hasil tangkapan yang melimpah, namun disisi lain harga jual ikannya menjadi turun. Hal ini berdampak pada pemenuhan kebutuhan ekonomi nelayan tradisional dan buruh nelayan tidak tercukupi dengan baik. Tujuan PKM ini adalah memberikan pelatihan teori dan praktek olahan hasil perikanan seperti kaki naga dan fish stick. Sedangkan yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok “Emak-Emak” Pesisir Bagan Deli. Adapun metode PKM ini yaitu: 1) share and discussion, 2) theory and try, 3) realisasi. Hasil produk dari PKM ini adalah kaki naga dan fish stick. Setelah dilakukan pelatihan kepada para anggota mitra ada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan penghasilan/omset ± 10%
Penguatan Kapasitas UMKM Desa Telagah melalui Transformasi Digital Menuju Masyarakat Mandiri dan Berdaya Saing Siswoyo, Bambang Hendra; Maysarah, Andi; Nasution, Sarah; Junaidi, Listya Devi; Wahyuni, Dewi; Afriani, Dwi Tika; Asrindah, Asrindah; Siregar, Lukman Hakim; Antoro, Budi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.264

Abstract

Penguatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong kemandirian dan daya saing masyarakat, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Telagah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan transformasi digital sebagai katalisator dalam meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan UMKM lokal. Melalui pendekatan pelatihan teknologi digital, pendampingan pemanfaatan platform online, serta penyusunan sistem informasi sederhana, program ini berupaya mengakselerasi adaptasi digital pelaku UMKM dalam pemasaran, manajemen keuangan, dan akses pasar. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi desa yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing tinggi di era digital, serta mendorong tumbuhnya masyarakat yang mandiri secara sosial dan ekonomi. Program ini juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara akademisi, pelaku UMKM, dan pemerintahan desa.
Respon Pertumbuhan Dan Nutrisi Ikan Lele Dumbo Terhadap Variasi Suhu Sebagai Strategi Adaptasi Iklim Afriani, Dwi Tika; Siswoyo, Bambang Hendra; Ikhsan, Sahidul
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 4, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v4i2.6879

Abstract

Perubahan iklim global menyebabkan peningkatan suhu air yang berdampak signifikan terhadap produktivitas akuakultur. Penelitian ini mengkaji respons nutrisi ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) terhadap simulasi suhu air akibat perubahan iklim. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan suhu: 27°C (kontrol), 31°C, dan 35°C (simulasi ekstrem) selama 3 bulan. Juvenil lele dumbo (15±2 g) dipelihara dengan kepadatan 8 ekor per akuarium. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertumbuhan, efisiensi pakan (FCR, PER), dan retensi protein dan energi. Hasil menunjukkan suhu berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap semua parameter nutrisi. Suhu 31°C menghasilkan performa terbaik dengan SGR 2,89±0,15%/hari dan FCR 1,42±0,08. Suhu ekstrem (35°C) menyebabkan penurunan pertumbuhan hingga 27,3% dibandingkan kontrol. Analisis regresi menunjukkan hubungan kuadratik yang kuat (R²>0,918) dengan suhu optimal 31,0-31,6°C. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan strategi mitigasi perubahan iklim dalam akuakultur, termasuk manajemen suhu budidaya dan formulasi pakan adaptif untuk mempertahankan produktivitas di era perubahan iklim global
Pemanfaatan Limbah Pasar Sayuran dan Ampas Tebu Terhadap Pertumbuhan Maggot BSF (Hermetia Illucens) Ansyari, Muhammad Taufan; Afriani, Dwi Tika; Siswoyo, Bambang Hendra
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v3i2.4825

Abstract

Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian media yang berbeda dengan menggunakan limbah sayur kol, sayur sawi, sayur kangkung dan ampas tebu fermentasi terhadap pertumbuhan maggot BSF (Hermetia illucens) serta untuk mengetahui media yang memberikan pertumbuhan terbaik pada maggot (Hermetia illucens). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2022 sampai dengan bulan April 2022 di Laboratorium Basah Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil Penelitian menunjukkan biomassa mutlak tertinggi maggot terdapat pada perlakuan A dengan biomassa rata-rata 2.204,33 gram, sedangkan biomassa terendah terdapat pada perlakuan B dengan biomassa rata- rata 1.413,33 gram. Hasil anava menunjukkan pemberian pakan yang berbeda berpengaruh sangat nyata (highly significant) (P>0.01) terhadap berat biomassa mutlak maggot (Hermetia illucens).