Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MULTINETICS

Aplikasi Gate Portable Sebagai Efisiensi Proses Pendataan Kendaraan Pada Terminal Peti Kemas Pelabuhan Batu Ampar Nasrullah, Muchamad Fajri Amirul; Wahyuni, Anggun Dini
MULTINETICS Vol. 10 No. 2 (2024): MULTINETICS Nopember (2024)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v10i2.6689

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk mengatasi beberapa tantangan yang dihadapi oleh staf di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Batu Ampar, PT Persero Batam, khususnya yang terkait dengan waktu yang lama dan potensi kesalahan yang tinggi dalam pencatatan data peti kemas secara manual. Ketidakakuratan tersebut dapat menghambat efisiensi operasional pelabuhan, yang menyebabkan keterlambatan dalam proses penerimaan dan pelepasan peti kemas. Menanggapi masalah yang ada ini, aplikasi Gate Portable berbasis seluler dikembangkan untuk mengotomatiskan proses verifikasi dan pencatatan data. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman Dart dan kerangka kerja Flutter, dan terintegrasi dengan sistem BCTOS melalui REST API, yang memungkinkan pengambilan data secara real-time melalui pemindaian kode QR di lokasi. Proses pengembangan menggunakan metodologi pembuatan prototipe, yang mendorong keterlibatan pengguna dan pemilik sistem secara berkelanjutan di seluruh tahapan pengembangan. Pendekatan ini memastikan bahwa aplikasi tetap selaras dengan persyaratan pengguna sambil memungkinkan penyesuaian yang diperlukan berdasarkan evaluasi yang sedang berlangsung. Tahap pengujian menunjukkan bahwa aplikasi Gate Portable secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional. Secara khusus, waktu yang dibutuhkan untuk pengumpulan data berkurang dari rata-rata sepuluh menit menjadi lima menit untuk setiap transaksi nya. Selain itu, keakuratan pencatatan data pun meningkat pesat, sehingga alur kerja operasional berjalan lebih lancar dan risiko kesalahan di lapangan pun dapat diminimalkan.
Media Pembelajaran Interaktif Augmented Reality untuk Materi Substansi Genetika pada Siswa SMA Berbasis Model ADDIE Nasrullah, Muchamad Fajri Amirul; Octaviani, Intan
MULTINETICS Vol. 11 No. 1 (2025): Vol. 11 No. 1 (2025): MULTINETICS Mei (2025)
Publisher : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/multinetics.v11i1.7512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi pembelajaran interaktif berbasis Augmented Reality (AR) yang dirancang khusus untuk mendukung proses belajar mata pelajaran Biologi, dengan fokus pada materi substansi genetika. Target utama dari aplikasi ini adalah siswa kelas XII di SMAIT Ulil Albab Batam, dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman konseptual mereka terhadap materi genetika yang abstrak serta menumbuhkan minat belajar yang lebih tinggi melalui media yang menarik dan inovatif. Dalam proses pengembangannya, penelitian ini menggunakan model pengembangan instruksional ADDIE yang mencakup lima tahapan, yaitu: Analysis (analisis kebutuhan dan karakteristik siswa), Design (perancangan konten dan interaksi pengguna), Development (pengembangan aplikasi dengan teknologi AR dan pemrograman 3D), Implementation (penerapan aplikasi di lingkungan belajar), serta Evaluation (penilaian efektivitas dan usabilitas aplikasi). Aplikasi ini menampilkan visualisasi objek 3D dari materi genetika seperti DNA, RNA, kromosom, dan proses replikasi, transkripsi, serta translasi, yang dipadukan dengan penjelasan ringkas berbasis teks dan audio. Selain itu, disediakan kuis interaktif untuk mengukur pemahaman siswa setelah mempelajari materi. Evaluasi usability dilakukan dengan instrumen System Usability Scale (SUS) terhadap 36 siswa, yang menghasilkan skor rata-rata sebesar 77,2. Skor ini termasuk dalam kategori Grade B, yang menunjukkan bahwa aplikasi tersebut dinilai baik dan dapat diterima oleh pengguna. Hasil keseluruhan penelitian mengindikasikan bahwa media pembelajaran AR ini efektif, relevan, dan mampu meningkatkan pemahaman serta ketertarikan siswa terhadap materi genetika secara signifikan.