Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum Linn) TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes Aegypti Putri, Desi Eka; Yandi, Moh Mulki
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. Aedes Aegypti adalah spesies nyamuk tropis dan sutropis yang ditemukan di bumi. Aedes Aegypti adalah salah satu vektor nyamuk yang paling efisien untuk arbovirus, karena nyamuk ini sangat antropofilik dan hidup dekat manusia dan sering hidup di dalam rumah. Kemangi (Ocimum sanctum Linn) Merupakan tanaman yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Kemangi mengandung senyawa flavonoid, dan saponin. Flavonoid dan saponin dapat digunakan sebagai insektisida dan larvisida.  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kemangi terhadap kematian larva Aedes Aegypti di RT 03 RW 03 Kecamatan Citamiang Kelurahan Citamiang Kota Sukabumi Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan dosis 10ml, 15ml, 20ml, dan 25ml dengan 4 kali pengulangan. Populasi yang digunakan adalah 250 larva Aedes Aegypti yang masing-masing di isi 10 ekor pada setiap container dan diambil dari RT 03 RW 03 Kecamatan Citamiang Kelurahan Citamiang Kota Sukabumi Tahun 2018. Analisa data yang di gunakan adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat dengan menggunakan SPSS. Dari hasil penelitian Analisa Univariat kematian larva Aedes aegypti yang paling efektif pada dosis 25ml sebesar 36 ekor larva. Dan hasil hitung Analisa Bivariat didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05, dengan demikian menunjukan bahwa ada pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum Linn) terhadap kematian Larva Aedes aegypti RT 03 RW 03 Kecamatan Citamiang Kelurahan Citamiang Kota Sukabumi Tahun 2018. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan larva dengan jumlah yang lebih banyak agar data yang di dapat lebih representative. Selain itu diharapkan bagi masyarakat agar dapat menggunakan Ekstrak Daun Kemangi sebagai insektisida nabati di tempat-tempat perindukan nyamuk.
ANALISIS FENOLIK DAN FLAVONOID DALAM EKSTRAK METANOL DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI Nofita, Dewi; Setiawan, Budi; Marthia, Cut Mina; Putri, Desi Eka
Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v11i2.967

Abstract

Sungkai (Peronema canescens Jack.) is an indigenous Indonesian plant traditionally used for the treatment of fever, enhancing immune function, and managing hypertension. This study aimed to determine the total phenolic and flavonoid contents of methanol extracts of Sungkai leaves using spectrophotometric analysis. Phenolic content was measured using the Folin–Ciocalteu reagent with gallic acid as the standard, while flavonoid content was quantified using quercetin as the reference compound. The results showed that the methanol extract of Sungkai leaves contained a total phenolic content of 255.760 ± 0.0146 mg GAE/g extract and a total flavonoid content of 52.014 ± 0.0301 mg QE/g extract. These findings indicate that Sungkai leaves represent a promising natural source of bioactive metabolites with potential health benefits.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum Sanctum Linn) TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes Aegypti Putri, Desi Eka; Yandi, Moh Mulki
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v3i1.32

Abstract

  Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. Aedes Aegypti adalah spesies nyamuk tropis dan sutropis yang ditemukan di bumi. Aedes Aegypti adalah salah satu vektor nyamuk yang paling efisien untuk arbovirus, karena nyamuk ini sangat antropofilik dan hidup dekat manusia dan sering hidup di dalam rumah. Kemangi (Ocimum sanctum Linn) Merupakan tanaman yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Kemangi mengandung senyawa flavonoid, dan saponin. Flavonoid dan saponin dapat digunakan sebagai insektisida dan larvisida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak daun kemangi terhadap kematian larva Aedes Aegypti. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan dosis 10ml, 15ml, 20ml, dan 25ml dengan 4 kali pengulangan. Populasi yang digunakan adalah 250 larva Aedes Aegypti yang masing-masing di isi 10 ekor pada setiap container. Analisa data yang di gunakan adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian Analisa Univariat kematian larva Aedes aegypti yang paling efektif pada dosis 25ml sebesar 36 ekor larva. Dan hasil hitung Analisa Bivariat didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05, dengan demikian menunjukan bahwa ada pengaruh Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum Linn) terhadap kematian Larva Aedes aegypti. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk menggunakan larva dengan jumlah yang lebih banyak agar data yang di dapat lebih representative. Selain itu diharapkan bagi masyarakat agar dapat menggunakan Ekstrak Daun Kemangi sebagai insektisida nabati di tempat-tempat perindukan nyamuk.
EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK FARA FARMAS KOTA SUKABUMI Putri, Desi Eka; Dinata, Rizky Arya
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : LPPM AKBID BI Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65854/jikk.v5i1.70

Abstract

Penyimpanan obat merupakan salah satu kegiatan vital pada pengelolaan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat di Apotek Fara Farma Kota Sukabumi berdasarkan peraturan BPOM No. 24 Tahun 2021 tentang pengawasan dan pengelolaan obat dan Petunjuk teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan observasional analitik yang dilakukan dengan melakukan pengamatan dan wawancara secara langsung kepada tenaga kefarmasian. Penelitian dilakukan di salah satu Apotek Kota Sukabumi yaitu Apotek Fara Farma, pengambilan data dilakukan pada periode Agustus-September 2025. Hasil penelitian menunjukkan penyimpanan obat di Apotek Fara Farma Kota Sukabumi secara umum sudah cukup baik dan sesuai dengan pedoman standar dengan ketepatan sebesar 78,3%. Penyimpanan disusun berdasarkan abjad, farmakoterapi, dan bentuk sediaan. Berdasarkan penggolongan obat, kesesuaian penyimpanan diperoleh sekitar 57% dan berdasarkan bentuk sediaannya diperoleh kesesuaian sekitar 71,4%. Tingkat kesesuaian ini belum mencapai kesesuaian dan ketepatan 100% sehingga perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi berkala, peningkatan dan mengoptimalkan penyimpanan sesuai standar yang berlaku.