Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implementasi Metode Simple Additive Weighting untuk Penilaian Kinerja Dosen STMIK Amika Soppeng Irfan, Andi; Hendrawansyah, Hendrawansyah; Salsabilah, Anugrah Batari Gading
Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan Teknologi Komputer (JUMISTIK)
Publisher : STMIK Amika Soppeng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70247/jumistik.v4i2.233

Abstract

ABSTRAK Penilaian kinerja dosen merupakan aspek penting dalam menjamin mutu pendidikan di perguruan tinggi. Di STMIK Amika Soppeng, proses penilaian kinerja dosen masih menggunakan Google Form, kemudian hasilnya direkap dan diolah menggunakan Microsoft Word. Proses ini tidak hanya memerlukan waktu yang cukup lama, tetapi juga beresiko menimbulkan kesalahan manusia serta kurang terstruktur. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem informasi yang mampu mengelola penilaian kinerja dosen secara terintegrasi, sistematis, dan objektif. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi berbasis web yang menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam proses perhitungan nilai penilaian. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dipilih karena dapat menangani pengambilan keputusan multikriteria secara terukur berdasarkan bobot dan kriteria yang telah ditentukan. Sistem dikembangkan menggunakan model waterfall dan diuji menggunakan metode black-box untuk memastikan setiap fitur berfungsi dengan baik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini dapat membantu Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dalam melakukan proses input nilai, normalisasi, perhitungan akhir, pemeringkatan, hingga pencetakan laporan secara otomatis, akurat, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kata Kunci: Sistem Informasi, Penilaian Kinerja Dosen, SAW, Web, Blackbox
PEMBERDAYAAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM MENGEMBANGAKAN BUKU CERITA ANAK MODEL TaRL BERMUATAN KEARIFAN LOKAL BIMA Ahyar, Ahyar; Syarifuddin, Syarifuddin; Hendrawansyah, Hendrawansyah; Hakim, Arif Rahman; Muslim, Muslim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35019

Abstract

Abstrak: Keterbatasan bahan bacaan yang menarik dan sesuai dengan konteks lokal menjadi tantangan utama dalam meningkatkan literasi membaca di SDN Sie, Kabupaten Bima. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam mengembangkan buku cerita anak berbasis Teaching at the Right Level (TaRL) yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal Bima. Kegiatan melibatkan 20 orang guru sebagai peserta dan dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu pelatihan, pendampingan, dan pengembangan produk. Evaluasi capaian kegiatan dilaksanakan melalui pretest dan postet. Indikator keberhasilannya secara klasikal apanila 50% mencapai kategori tuntas. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis yang signifikan. Rata-rata skor pretest sebesar 4,55 (SD = 1,57) menjadi 8,45 (SD = 1,28) pada posttest, dengan rata-rata kenaikan 3,9 poin. Seluruh peserta menunjukkan peningkatan, dan 70% di antaranya berhasil mencapai kategori tuntas. Dengan demikian, kegiatan ini dinyatakan berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan. Produk berupa buku cerita anak berbasis kearifan lokal yang dihasilkan diharapkan dapat berfungsi sebagai bahan bacaan yang lebih menarik, kontekstual, dan relevan untuk meningkatkan budaya literasi di sekolah dasar, khususnya di wilayah Bima.Abstract: The limited availability of engaging reading materials relevant to the local context remains a major challenge in improving reading literacy at SDN Sie, Bima Regency. This community service program aimed to strengthen teachers’ capacity in developing children’s storybooks based on the Teaching at the Right Level (TaRL) approach, integrated with Bima’s local wisdom values. The activity involved 20 teachers as participants and was implemented through three approaches: training, mentoring, and product development. Evaluation of program outcomes was carried out using pretest and posttest instruments. The indicator of success was determined classically, in which the program was considered successful if at least 50% of participants achieved the mastery category. The implementation results indicated a significant improvement in writing skills. The average pretest score of 4.55 (SD = 1.57) increased to 8.45 (SD = 1.28) in the posttest, with an average gain of 3.9 points. All participants showed improvement, and 70% successfully reached the mastery category. Therefore, the program was declared successful in achieving its intended goals. The resulting product, a children’s storybook integrating local wisdom, is expected to serve as a more engaging, contextual, and relevant reading material to promote literacy culture in elementary schools, particularly in the Bima region.