Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MANAJERIAL

PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN BGG GOLF AND RESORT JATINANGOR MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KARYAWAN Nuryanti S, B. Lena; Pebrianto, Ari
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 16, No 1 (2017): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v16i1.10439

Abstract

Kinerja Karyawan adalah suatu bentuk dari hasil yang merujuk kepada keberhasilan dalam melaksankan tugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja sangatlah penting bagi perusahaan karena menjadi tolak ukur keberhasiln suatu perusahaan, baik buruknya kinerja suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh kemempuan karyawan. Pada penelitian ini yang menjadi latar belakang masalah adalah penurunan kinerja karyawan yang di tandai dengan menurunnya produktifitas perusahaan yang dilihat dari menurunnya kedatangan round ke perusahaan serta dari hasil wawancara dengan salah satu pimpinan di bagian kepegawaian bahwa fenomena berdampak terhadap penurunan pencapaian target. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi menurunnya kinerja karyawan salah satunya adalah tingkat kemampuan dan kompetensi karyawan yang bisa dibilang masih kurang dari harapan perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran atas dikat, kinerja karyawan, dan pengaruh diklat terhadap kinerja karyawan BGG Golf And Resort Jatinangor.Objek yang menjadi unit analisis dalam penelitian ini adalah karyawan di BGG Golf And Resort Jatinangor divisi Golf Course. Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah diklat, serta variabel terikat (Y) yaitu kinerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriftif dan verifikatif. Metode yang digunakan yaitu eksplanatori survey dengan teknik sampel menggunakan sensus atau sampel jenuh, dan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan alat bantu software komputer SPSS 21.0.Dari hasil penelitian terhadap pengujian hipotesis, dapat diketahui bahwa diklat memilki pengaruh sebesar 60,4% terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan penelitian ini, direkomendasikan sebagai dasar untuk dilalukannya penelitian lain mengenai diklat dengan indikator dan objek berbeda.
MANAJEMEN PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PENDEKATAN EXPERIENTIAL LEARNING DI FPEB UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Nuryanti S., B. Lena
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2016): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v15i1.9473

Abstract

Pembelajaran Kewirausahaan di Perguruan Tinggi hendaknya menghasilkan Lulusan yang siap untuk berwirausaha. Penelitian ini berupaya untuk menyusun Manajemen Pembelajaran Kewirausahan dengan menggunakan pendekatan konsep Experiential Learning. Pembelajaran dengan model experiential learning mulai diperkenalkan pada tahun 1984 oleh David Kolb dalam bukunya yang berjudul “Experiential Learning, experience as the source of learning and development”. Experiential learning mendefinisikan belajar sebagai “proses bagaimana pengetahuan diciptakan melalui perubahan bentuk pengalaman. Pengetahuan diakibatkan oleh kombinasi pemahaman dan mentransformasikan pengalaman” (Kolb, Powerful Learning Experiences, 2002) (Kolb 1984: 41).  Penyebutan istilah experiential learning dilakukan untuk menekankan bahwa experience (pengalaman) berperan penting dalam proses pembelajaran dan membedakannya dari teori pembelajaran lainnya seperti teori pembelajaran kognitif ataupun behaviorisme (Kolb, 1984).Adapun yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah 130 mahasiswa Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas penddikan Indonesia.Manajemen Pembelajaran Kewirausahaan dengan Pendekatan experiential learning ini peneliti mengkolaborasikan empat fase komponen dari Kolb dengan hasil analisis faktor yang :