Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Tomalebbi

ANALISIS TANGGUNGJAWAB PENYEDIA LAYANAN JASA KURSUS MENGEMUDI MOBIL (STUDI PADA YAYASAN PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN ALIAH KOTA MAKASSAR) Azizah, Putri Nur; Ilham, Likman; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT, Analysis of the Responsibilities of Car Driving Course Service Providers (study at the Makassar City of Aliah Education and Skills Foundation). This study aims to determine: (1) the role of the responsibility of the foundation driving car service providers to service users in the event of an accident during training, (2) the form of the responsibility of the course instructor towards service users in the event of an accident during training. In this study, the authors used data collection techniques through interviews with parties involved in this discussion, namely the foundation of Aliah course service providers, 5 Aliah instructors, and 20 service users (students learning). The data obtained were analyzed qualitatively and then presented in a descriptive qualitative manner. The results of the study show that (1) the role of the responsibility of the foundation of car driving course service providers to users of car driving services in the event of an accident during training has not been declared optimal. The responsibility is to provide compensation to service users in the form of medical expenses for physical losses incurred as well as the cost of repairing a car course. Under the Foundation Law, the foundation that provides car driving course services must be responsible for those losses which in this case are represented by the foundation's organizing organs. However, in reality the responsibility is borne by the instructor. (2) The form of responsibility carried out by the instructor in the event of a loss due to an accident during training is to pay the cost of damage to the car, for example, by bringing it to a garage or directly deducting salary by the foundation providing the course, even in the accident due to negligence service users (course students), responsibility remains with the instructor by the service provider.ABSTRAK, Analisis Tanggungjawab Penyedia Layanan Jasa Kursus Mengemudi Mobil (studi pada Yayasan Pendidikan dan Keterampilan Aliah Kota Makassar). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peran tanggungjawab yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil terhadap pengguna jasa apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan, (2) bentuk tanggung jawab instruktur kursus terhadap pengguna jasa apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap pihak-pihak yang terkait dalam pembahasan ini yaitu pimpinan yayasan penyedia jasa kursus Aliah, 5 orang instruktur Aliah, dan  20 orang pengguna jasa (siswa belajar). Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kemudian disajikan secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukan bahwa (1) peran tanggung jawab yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil terhadap pengguna jasa mengemudi mobil apabila terjadi kecelakaan pada saat pelatihan belum dinyatakan optimal. Pertanggungjawabannya adalah dengan memberikan ganti rugi kepada pengguna jasa yaitu berupa biaya pengobatan atas kerugian fisik yang ditimbulkan serta biaya perbaikan mobil kursus. Berdasarkan Undang-Undang Yayasan, pihak yayasan penyedia jasa kursus mengemudi mobil yang harus bertanggung jawab atas kerugian-kerugian tersebut yang dalam hal ini diwakili oleh organ pengurus yayasan. Namun, pada kenyataannya pertanggungjawaban tersebut dibebankan kepada pihak instruktur. (2) Bentuk tanggungjawab yang dilakukan oleh instruktur apabila terjadi kerugian akibat kecelakaan pada saat pelatihan yaitu dengan membayar biaya kerusakan pada mobil tersebut misalnya saja dengan membawanya ke bengkel atau juga langsung dilakukan pemotongan gaji oleh pihak yayasan penyedia jasa kursus, Walaupun dalam kecelakaan tersebut karena kelalaian pengguna jasa (siswa kursus), tanggung jawab tetap dibebankan kepada instruktur oleh penyedia jasa.
ANALISIS SOSIAL BUDAYA TERHADAP KASUS PERCERAIAN DI KECAMATAN WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR Sudirman, Muh.; Suyitno, Imam; Arifai, As'ad Andriawan
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran norma sosial dan nilai budaya dalam membentuk perceraian di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar dan untuk menganalisis nilai-nilai sosial budaya yang dapat membantu dalam mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mengatasi masalah perceraian di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Fokus utama penelitian ini mencakup norma sosial, nilai budaya, serta persepsi masyarakat terhadap perceraian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi untuk meningkatkan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial dan nilai budaya masih berperan signifikan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap perceraian. Meskipun perceraian merupakan hak hukum setiap individu, stigma sosial yang melekat sering kali menimbulkan tekanan bagi individu yang mengalaminya. Faktor ekonomi, pendidikan, dan perubahan nilai sosial akibat modernisasi juga ditemukan sebagai faktor utama yang berkontribusi pada tingkat perceraian. Selain itu, peran tokoh agama dan adat dalam menengahi konflik rumah tangga menjadi salah satu mekanisme untuk menekan angka perceraian. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah perceraian, termasuk edukasi pranikah, peningkatan literasi hukum keluarga, serta penguatan peran lembaga sosial dalam memberikan pendampingan bagi pasangan yang mengalami konflik rumah tangga.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar) Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika; Asis, Nurul Asmi
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 1 (Maret 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine (1) The implementation of the law for children who are victims of sexual violence in the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service (2) The obstacles to the Women's Empowerment and Child Protection Service in efforts to legally protect children who are victims of sexual violence. To achieve this goal, researchers used data collection techniques through interviews. The research data that has been collected and obtained is then analyzed qualitatively to determine the implementation of legal protection and the obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service. The results of the research show that (1) Implementation of the application of the law by the Women's Empowerment and Child Protection Service shows that significant efforts have been made in providing protection and justice for children who are victims (2) The obstacles faced by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Service have several obstacles. such as from the victims themselves, obstacles in the field and also the lack of socialization or education from law enforcement officials.Keybords: Legal Protection, Sexual Violence, Children, DP3A Abstak: Penelitian in bertujuan untuk mengetahui (1) Implementasi penerapan hukum bagi anak yang menjadi korban kekerasan seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar (2) Kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam upaya perlindungan hukum pada anak korban kekerasan seksual. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data melalui wawancara. Dari data penelitian yang telah dikumpulkan dan diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui Implementasi perlindungan hukum dan Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Makassar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi Penerapan hukum oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menunjukkan bahwa upaya yang signifikan dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi anak yang menjadi korban (2) Kendala yang dihadapi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota makassar memiliki beberapa kendala seperti dari korbannya sendiri,kendala di lapangan dan juga kurangnya sosialisasi atau edukasi dari apparat penegak hukum.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Kekerasan Seksual, Anak, DP3A
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMA MANDIRI MAKASSAR Fadilah, Nur Aisyag Alya; Agus, Andi Aco; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis media pembelajaran inovatif yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep Pendidikan Pancasila serta mendeskripsikan pengaruh penggunaan media tersebut terhadap aktivitas belajar peserta didik. Fokus penelitian ini terletak pada efektivitas media pembelajaran inovatif, khususnya video animasi interaktif, dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X pada materi Pendidikan Pancasila sebagai dasar negara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi di SMA Negeri Mandiri Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran inovatif memiliki kontribusi signifikan dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan kontekstual. Penggunaan media seperti video animasi interaktif, permainan edukatif, serta visualisasi materi mampu membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak secara lebih konkret dan menyenangkan. Penerapan media tersebut juga mendorong peningkatan motivasi, partisipasi aktif, dan keterlibatan emosional siswa selama proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan penggunaan media pembelajaran sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti kesesuaian materi dengan media yang digunakan, keterlibatan aktif peserta didik, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lingkungan sekolah. Dengan demikian, media pembelajaran inovatif, terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan aktivitas belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran secara keseluruhan.
PERAN MAHASISWA PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI PESERTA DIDIK DI SMP MAHA PUTRA TELLO Putri, Marsanda; Kasmawati, Andi; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 2 (Juli 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kesiapan mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello (2) Untuk mengetahui strategi yang digunakan mahasiswa program kampus mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data terkait dengan tujuan penelitian ini, maka digunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sumber informan peneliti adalah Kepala Sekolah, Guru, Peserta didik dan Mahasiswa program Kampus Mengajar di SMP Maha Putra Tello. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kesiapan mahasiswa dalam Program Kampus Mengajar untuk meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello  sangat bergantung pada pemahaman mereka terhadap konsep literasi dan numerasi, berdasarkan kesiapan mental, akademik, serta pembekalan yang komprehensif. (2) Strategi yang digunakan mahasiswa Program Kampus Mengajar dalam meningkatkan literasi dan numerasi peserta didik SMP Maha Putra Tello difokuskan pada pemanfaatan teknologi dan media digital, pembelajaran kontekstual yang menarik, serta pendampingan khusus yang berpusat pada kebutuhan individu peserta didik.
Pendekatan Rehabilitatif terhadap Narapidana Perempuan Lanjut Usia di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa: Implikasi bagi Kebijakan Pemasyarakatan Lumba Rego, Geby; Sudirman, Muh.; Wahyudi Gani, Andika
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 4 (Desember 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/jt.v12i4.75539

Abstract

This study aims to determine: (1) To find out how the implementation of the rehabilitative approach to elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. (2) To find out what are the challenges in implementing the rehabilitative approach for elderly female prisoners at Class II A Sungguminasa Penitentiary. This type of research is a case study research using a descriptive approach. Data collection techniques used include: observation, interviews, and documentation. The data obtained from the research results were processed using descriptive qualitative data analysis. The results of this study indicate that: (1) The implementation of the rehabilitative approach for elderly female prisoners is a psychosocial approach that aims to improve the psychological and social aspects of prisoners, the implementation includes screening and initial assessment, social rehabilitation services, and final assessment. Then regarding the guidance that has referred to the regulations for prisoner guidance in force in Indonesia, the guidance that applies in Correctional Institutions is personality and independence guidance. However, in the implementation of this guidance, it is adjusted to the conditions and abilities of the elderly prisoners themselves. (2) the challenges faced in the implementation of the rehabilitation program for the elderly, namely physical limitations are one of the main challenges faced in the rehabilitation program, many prisoners have difficulty following programs that require more intense physical activity or require extra energy. Limited infrastructure and facilities are also one of the challenges in rehabilitation, although they are adequate, but the limitations of overcrowding (excess residents) cause some facilities to not be fully adjusted to the needs of elderly prisoners.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 3 TAKALAR Hidayanti, Nurul; Bakhtiar, Bakhtiar; Sudirman, Muh.
Jurnal Tomalebbi Volume 12, Nomor 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media sosial Tiktok dalam meningkatkan wawasan kebangsaan peserta didik di SMP Negeri 3 Takalar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui penggunaan media sosial Tiktok oleh peserta didik; (2) Mengetahui pemahaman peserta didik terhadap konten di media sosial Tiktok yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan; serta (3) Mengetahui dampak penggunaan media sosial Tiktok terhadap wawasan kebangsaan peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Peserta didik tergolong aktif dalam menggunakan media soail Tiktok ,dengan durasi penggunaan yang bervariasi.peserta didik tidak hanya memanfaatkan Tiktok sebagai media hiburan,tetapi  juga sebagai sumber informasi,edukasi dan komunikasi.(2) Peserta didik menunjukkan pemahaman yang cukup baik terhadap konten yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan di media sosial Tiktok, (3).Media sosial Tiktok memberikan dampak positif terhadap peningkatan wawasan kebangsaan peserta didik.konten-konten yang relevan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air,kebanggaan sebagai warga negara indonesia,serta mendorong keterlibatan aktif dalam kegiatan yang mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan.