Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemanfaatan Live Worksheet sebagai E-LKPD Pendidikan Pancasila materi Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia Ma'arif, Mahmuda; Nissa, Desti Fitria; Aulia, Syifa Siti; Immaniar, Desi Nurul
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 1 (2023): Volume 8, Nomor 1 - Juni 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i1.8255

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali kreativitas guru dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila Materi Kolaborasi Antar Budaya di Indonesia melalui pemanfaatan Live Worksheet. Ruang lingkup penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pemanfaatan live worksheet yang dikembangkan Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Suboh Situbondo. Metode penelitian  menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggali secara alamiah proses pemanfaatan live worksheet dalam pembelajaran. Keabsahan data menggunakan triangulasi untuk membandingkan antara hasil wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Live worksheet berfungsi sebagai alat bantu penugasan peserta didik. Live worksheet sebagai bentuk E-LKPD menjadi alat evaluasi yang tepat untuk melihat bagaimana peningkatan pemahaman peserta didik terhadap materi kolaborasi antar budaya di Indonesia. Dibuktikan dengan data melihat adanya perbedaan hasil nilai belajar peserta didik kelas X E pada pre test dengan jumlah 10 peserta didik yang tuntas, dengan presentasi 31% dan pada penilaian post test E-LKPD berbasis live worksheet dengan 22 peserta didik yang tuntas dengan presentase 68%. Kesimpulannya E-LKPD dengan live worksheet materi kolaborasi antar budaya di Indonesia dengan hasil belajar yang baik dan meningkat serta mudah digunakan.
Implementasi gerakan penguatan pendidikan karakter sebagai wahana pendidikan nilai Aulia, Syifa Siti; Arif, Dikdik Baehaqi; Amalia, Rosidah
Jurnal Pendidikan Karakter VOL 13, NO 2 (2022)
Publisher : Directorate of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpka.v13i2.53207

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the movement to strengthen character education in terms of 3 aspects policy, implementation, and assessment of the implementation of activities. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The object of the study was the Movement for Strengthening Character Education in Kulon Progo Regency. Data collection uses observation, interview, and documentation techniques. Data analysis using interactive model analysis techniques from Miles and Huberman. The results showed that Kulon Progo district has implemented a systematic comprehensive character education strengthening movement in terms of policy, namely with the issuance of Kulon Progo Regent Regulation Number 65 of 2017 concerning guidelines for the implementation of strengthening character education in education units. The implementation of strengthening character education in Kulon Progo Regency consists of 3 main bases, namely, religion, the practice of Pancasila values, and the culture of humanity. Evaluation is carried out in the concept of monitoring and evaluation carried out through observation (direct observation) to collect data both administrative and supporting records to assess character education strengthening activities carried out by the Youth Education and Sports Office of Kulon Progo District.
Strategi Literasi Budaya dan Kewargaan Melalui Peningkatan Variasi Sumber Belajar di Desa Budaya Bangunjiwo Setyawati, Adella Puspa; Aulia, Syifa Siti
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 20 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jk.v20i2.49790

Abstract

AbstractCultural and civic literacy is very important in the era of globalization to maintain the local culture that becomes the identity of the nation. However, cultural and civic literacy is considered less competitive and studies are still minimal in its development. Bangunjiwo Village as a cultural village status is one example of the implementation of cultural and civic literacy. The type of research used is qualitative which uses data as material for analysis and is the narrative and descriptive approach. Data collection of observations, interviews, and documentation then triangulate techniques. The results of research on cultural and civic literacy strategies through increasing the variety of quality learning resources are as follows: 1) Access to library reading with facilities. 2) Digital media as a learning resource using websites, youtube, and instagram, 3) Site visits and history with traditional ceremonial activities and new ways of conveying historical stories through dances such as Ambangunjiwo Goa Wurung historical traces from Prince Diponegoro, 4) Traditional games and art exercises by means of children's dolanan festivals become unique events in conveying the diversity of traditional games packaged into dances. 5) Translation of supporting materials through spatial naming using Javanese script.---------------------------AbstrakLiterasi budaya dan kewargaan sangat penting untuk menghadapi era globalisasi untuk menjaga budaya lokal yang menjadi identitas bangsa. Akan tetapi, literasi budaya dan kewargaan dianggap kurang kompetitif serta kajian yang masih minim dalam pengembangannya. Desa Bangunjiwo sebagai status desa budaya menjadi salah satu contoh dalam implementasi literasi budaya dan kewargaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang menggunakan data sebagai bahan analisis dan bersifat naratif dan pendekatan deskriptif.  Pengumpulan data cara observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian melakukan triangulasi teknik. Hasil penelitian strategi literasi budaya dan kewargaan melalui peningkatan variasi ragam sumber belajar bermutu, sebagai berikut: 1) Akses bacaan perpustakaan dengan fasilitas. 2) Media digital sebagai sumber belajar menggunakan website, youtube, dan instagram, 3) Kunjungan situs dan sejarah dengan kegiatan upacara adat dan cara baru menyampaikan kisah sejarah melalui tarian seperti Ambangunjiwo Goa Wurung jejak sejarah dari Pangeran Diponegoro, 4) Permainan tradisional dan latihan seni dengan cara festival dolanan anak menjadi acara yang unik dalam menyampaikan keberagaman permainan tradisional dikemas menjadi tarian. 5) Penerjemahan bahan penunjang melalui cara penamaan tata ruang menggunakan aksara jawa.
Pembentukan wawasan global mahasiswa dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di FKIP Universitas Ahmad Dahlan Aulia, Syifa Siti
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/civics.v13i1.11077

Abstract

This research was aimed at answering about globalizing challenges citizen, especially young citizen. Teaching and learning in higher education including Citizenship Education is still conventional emphasizing learning process as the process of inculcating the value of smart and good citizen mainly related to the establishment of global competence of citizens. This study uses qualitative approach to explore the meaninful of practices and sciences of Citizenship Education as character education and global competencies of citizens. Practically, this research was expected to provide for practitioners and scientists of education, especially for Citizenship Education as character development courses in college, especially in the formation of global competencies of young citizens.
Pengaruh Metode Hypnoteaching dalam Pembelajaran PPKn Secara Daring Terhadap Keaktifan Siswa Singgih, Ratno; Aulia, Syifa Siti
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 7 No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v7i1.5059

Abstract

Dunia pendidikan terkena dampak akibat permasalahan Covid-19 yang berkaitan dengan keterbatasan interaksi sosial sehingga menurunkan keaktifan Siswa dalam pembelajaran. Menurut Fahri & Qusyairi (2019) kegiatan proses pembelajaran interaksi sosial harus terjalin antara Guru dengan siswa. Metode penyampaian yang Guru lakukan dalam pembelajaran daring memiliki berbagai macam salah satunya metode hypnoteaching  bertujuan positif memaksimalkan proses pembelajaran dengan memanfaatkan pikiran bawah sadar siswa. Metdoe hypnoteaching  dengan memaksimalkan kinerja pikiran siswa yang kemudian digabungkan dengan teori pada materi pembelajaran sehingga siswa lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran. Penelitian dengan analisis kuantitatif regresi linier sederhana dengan subjek penelitian yaitu Siswa Kelas X RPL, dan objek pada penelitian ini yaitu penggunaan metode hypnoteaching  oleh Guru PPKn. Metode pada pengumpulan data melalui pengisian kuisioner. Hasil Analisis menunjukkan pernyataan perolehan hasil skor signifikansi 0,000 < 0,05 dan skor koefisien determinasi R2 yaitu 0.883 dengan arti dalam metode hypnoteaching  pelajaran PPKn berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa Kelas X RPL sebesar 88,3%.The Influence of the Hypnoteaching  Method in Online Civic Education Learning on Student Activity. The world of education is affected by the Covid-19 problems related to the limitations of social interaction, thereby reducing student activity in learning. According to Fahri & Qusyairi (2019), social interaction learning process activities must be established between teachers and students. The delivery method that the teacher uses in online learning has various kinds, one of which is the hypnoteaching  method with a positive aim to maximize the learning process by utilizing students' subconscious minds. Hypnoteaching  method by maximizing the performance of students' minds which is then combined with theory in learning materials so that students are more enthusiastic and active in learning. Research using simple linear regression quantitative analysis with research subjects namely Class X RPL students, and the object of this research is the use of hypnoteaching  methods by PPKn teachers. The method of collecting data is through filling out questionnaires. The results of the analysis show the statement of the acquisition of a significance score of 0.000 <0.05 and the coefficient of determination R2 score is 0.883 with the meaning that the hypnoteaching  method of PPKn lessons affects the learning activity of Class X RPL students by 88.3%.
Multicultural education through Pancasila-based visual learning media : A research and development study Aulia, Syifa Siti; Marzuqi, Yasir; Dewi, Ainun Karuni; Andini, Diah Yola; Rahmania, Annisa; Zulfikar, Muhammad; Setianingsih, Aprilia
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v9i2.87378

Abstract

This study aims to develop educational media grounded in Pancasila values to enhance multicultural education in higher education. In a diverse society like Indonesia, education that promotes democracy, justice, and inclusivity is becoming increasingly vital. Employing a Research and Development (R&D) methodology based on the Borg & Gall model, this study includes stages of design, development, expert validation, limited user testing, and dissemination. The resulting product comprises five thematic educational media tools, each representing a dimension of multicultural education grounded in one or more principles of Pancasila. Validation was conducted by two civic education experts and five students who had previously taken a Multicultural Education course. Findings indicate that all media were deemed appropriate, with an average evaluation score exceeding 80. Expert feedback highlighted the need for improvements in visual aesthetics, image clarity, and the integration of the curriculum. The study demonstrates that Pancasila-based educational media not only enhance students’ cognitive understanding but also foster critical awareness and inclusive attitudes in civic life. The developed media show strong potential for integration into both Civic Education and Multicultural Education courses at the tertiary level.