Kurangnya modul pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan individual siswa dan minimnya integrasi pendidikan kecakapan hidup dalam pembelajaran matematika menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan modul ajar matematika dengan pendekatan diferensiasi dan berorientasi pada pendidikan kecakapan hidup untuk siswa SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. Modul ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan pembelajaran individual dan meningkatkan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan siswa, mengikuti model DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar matematika yang berfokus pada materi barisan dan deret efektif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa serta mempersiapkan mereka dengan keterampilan penting untuk kehidupan dan karier. Validasi dari tiga pakar memberikan penilaian sangat baik dengan skor keseluruhan 85,67%, mencakup aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, metode, dan kegrafikan. Analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan banyak siswa yang awalnya berada dalam kategori Kurang dan Cukup naik ke kategori Baik dan Sangat Baik. Dua siswa menunjukkan peningkatan dari kategori Kurang ke Cukup atau Baik, menegaskan efektivitas materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Hasil analisis uji t menunjukkan nilai pre-test memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil post-test, dengan setiap peningkatan satu unit pada nilai pre-test berkontribusi pada peningkatan sebesar 0,555 unit pada nilai post-test. Pendekatan pengajaran yang fleksibel dan relevan ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa, serta mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan. The lack of instructional modules that address individual student needs and the limited integration of life skills education into mathematics instruction pose significant challenges in high school learning processes. This study aims to develop and implement a mathematics teaching module using a differentiated approach oriented toward life skills education for students at SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. The module is designed to accommodate individual learning needs and enhance practical skills relevant to students' lives, following the DDD-E model (Decide, Design, Develop, Evaluate). The research findings indicate that the use of a mathematics teaching module focused on arithmetic and geometric sequences is effective in improving students’ mathematical understanding while equipping them with essential skills for life and career readiness. Validation by three experts resulted in an excellent rating, with an overall score of 85.67%, covering aspects such as content feasibility, presentation, language, methodology, and visual design. Pre-test and post-test analyses showed significant improvement, with many students initially categorized as Poor and Fair advancing to Good and Excellent categories. Two students demonstrated progress from the Poor to Fair or Good categories, affirming the effectiveness of materials tailored to students' needs. The t-test analysis revealed that pre-test scores significantly influenced post-test outcomes, with each one-unit increase in the pre-test score contributing to a 0.555-unit increase in the post-test score. This flexible and relevant teaching approach effectively enhances the quality of learning and student achievement, while preparing them for future challenges.