Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : atech-i

Pemanfaatan POC Pada Budidaya Selada Sistem Hidroponik Deep Flow Technique (DFT) Zulfakri; Angga Defrian
Atech-i Vol. 1 No. 1 (2023): Tahun 2023
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v1i1.10

Abstract

Pupuk organik adalah pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya berasal dari bahan organik yakni tumbuhan, hewan dan bakteri yang telah melalui proses rekayasa, dapat berupa padat atau cair yang digunakan untuk menyuplai bahan organik dan baik untuk pertumbuhan tanaman selada. Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan Pupuk Organik Cair (POC) pada teknologi hidroponik DFT budidaya tanaman selada dan mengetahui pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada pada hidroponik sistem DFT setelah dilakukan penelitian diperoleh hasil bahwa Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC) pada budidaya tanaman selada sistem DFT dapat dilakukan dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada, berdasarkan dari data pengamatan pertumbuhan tanaman selada POC dengan EC 1800 μs/cm adalah yang terbaik dibandingkan dengan yang lain yaitu 17,6 cm, dengan jumlah daun 8,2 helai, dan rata-rata berat produksi 52,34 gr
Pengaruh Pupuk Organik Cair dan AB Mix terhadap Produksi Kangkung pada Sistem Hidroponik : The Effect of Liquid Organic Fertilizer and AB Mix on Production of Spinach in a Hydroponic System Zulfakri; Angga Defrian; Irwan A; rizki
Atech-i Vol. 3 No. 1 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v3i1.45

Abstract

 Hidroponik adalah salah satu metode tanam menggunakan larutan nutrisi sebagai sumber makanan bagi tanaman dan media pendukung sebagai tempat perakaran, penggunaan sistem hidroponik berarti membutuhkan larutan nutrisi sebagai penyedia kebutuhan hara tanaman, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui proses pembuatan dan pemakaian sistem hidroponik serta mengetahui pengaruh POC dan AB Mix terhadap pertumbuhan dan produksi kangkung pada sistem hidroponik. Hasil pengukuran parameter menunjukkan tinggi tanaman tanaman kangkung tertinggi terdapat pada penggunaan POC yaitu 13,11 cm dan penggunaan AB Mix 24,75 cm, jumlah daun diperoleh 7.14 helai pada penggunaan POC dan 13,86 helai penggunaan AB Mix serta peroduksi tanaman kangkung diperoleh 8,41 gr pada penggunaan POC dan 13,22 gr penggunaan AB Mix. Penggunaan AB Mix dan POC pada budidaya tanaman kangkung sistem hidroponik dapat dilaksanan dengan baik namun hasil produksi pada penggunaan POC masih menunjukkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan AB Mix.