Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Empowerment of PKK Members in Utilizing Fragrant Lemongrass Oil as a Floor Cleaner Production Material in Sukasari Village, Seluma Regency, Bengkulu Province, 2023 Krisyanella; Meinisasti, Resva; Khasanah, Heti Rais; Pudiarifanti, Nadia; Susilo, Avrilya Iqoranny; Muslim, Zamharira; Baharyati , Delta; Irnameria, Dira
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v2i2.212

Abstract

The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of PKK members in Sukasari village in developing products from lemongrass oil. This can increase the selling value of lemongrass oil that has been produced, so that it can increase community income. The methods used were socialization, demonstration and self-assistance in making cleaners, packaging and labeling fragrant lemongrass floor cleaner products. At the socialization stage, participants received material and there was a discussion session. Participants were given a questionnaire to see their level of understanding of the material provided. After the participants were given counseling and demonstrations of product making, it was seen that there was an increase in the knowledge and skills of the participants in making these products independently. Also, it was seen that participants were interested in developing this product into a commercial product. The conclusion of this activity is that participants are able to produce this product independently. This product will be used for personal household needs and developed by the local BUMDes to become a commercial preparation.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN DEODORANT SPRAY EKSTRAK ETANOL BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack)) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis Rahmanda, Desfi; Khasanah, Heti Rais; Krisyanella
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i1.484

Abstract

Bunga kecombrang mengandung senyawa kimia seperti flavonoid, tanin, saponin, minyak atsiri, steroid, glikosida. Berdasarkan Senyawa-senyawa aktif tersebut yang mampu menghilangkan bau badan antara lain saponin, flavonoid, dan minyak atsiri. Deodoran adalah sediaan kosmetika yang mengandung antiseptik untuk menahan atau mengurangi dekomposisi bakteri sehingga bias mengontrol bau badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sediaan deodorant spray yang paling bagus pada variasi konsentrasi 10%, 20%, 30% dan aktivitas antibakteri pada sediaan deodorant spray. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental.  Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada masing-masing formula sediaan deodorant spray ekstrak etanol bunga kecombrang yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji kejernihan, uji iritasi dan uji aktivitas antibakteri memenuhi kriteria standar sebagai sediaan deodorant spray yang baik. Dari hasil penelitian yang dilakukan, formula yang paling baik dan memiliki nilai aktivitas antibakteri paling tinggi yaitu pada formula FIII (30%) dengan proteksi  perlindungan maksimal. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak pada formula maka semakin meningkatkan nilai aktivitas antibakteri.
Pola Penyimpanan Obat High Alert Pada Rumah Sakit Di Kota Bengkulu Iqoranny Susilo, Avrilya; Khasanah, Heti Rais; Febrianti, Penny
Jurnal Pharmacopoeia Vol 3 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jp.v3i2.875

Abstract

Obat High Alert merupakan salah satu golongan obat yang dalam pemberiannya perlu kewaspadaan tinggi bagi tenaga farmasi karena sering menyebabkan terjadi kesalahan-kesalahan serius dan obat yang berisiko tinggi menyebabkan Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD). Untuk menghindari kesalahan-kesalahan pemberian obat yang terjadi maka, pengaturan penyimpanan obat untuk obat High Alert harus diperhatikan, karena kesalahan pengobatan terkadang terjadi karena kesalahan pengambilan obat dari rak penyimpanan obat. Penelitian dilakukan untuk melihat kesesuaian penyimpanan obat High Alert berdasarkan standar prosedur operasional yang ada di Rumah Sakit Kota Bengkulu. Pada penelitian ini digunakan metode observasi langsung pada Rumah Sakit yang dijadikan sampel dengan menggunakan lembar observasi melalui sistem check list, kemudian dilakukan perhitungan persentase standar penyimpanan obat High Alert. Hasil penelitian menunjukan kesesuaian penyimpanan obat High Alert berdasarkan Standar Operasional Penyimpanan di Rumah Sakit Kota Bengkulu untuk kriteria pelabelan berwarna merah pada kemasan maupun tempat obat (40%), penyimpanan secara terpisah (60%), FEFO/FIFO (100%), Alfabetis (80%), Jenis Sediaan Obat (100%), Suhu (100%). Pada penilaian kesesuaian penyimpanan obat High Alert. Pada indikator penyimpanan berdasarkan pelabelan berwarna merah pada kemasan maupun tempat obat masih terdapat obat yang tidak berlabel dan pada indikator penyimpanan secara terpisah diberikan jarak 1 wadah masih terdapat obat High Alert dalam kategori LASA yang disimpan secara berdekatan.