Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KONSERVASI LINGKUNGAN PERKOTAAN: PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN REVITALISASI MANGROVE DI PESISIR PANTAI TUMINTING DAN MOLAS, MANADO Riogilang, Hendra; Riogilang, Herawaty; Ticoh, Jack
MEDIA MATRASAIN Vol. 21 No. 2 (2024): MEDIA MATRASAIN
Publisher : Department of Architecture, Engineering Faculty - Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revitalisasi mangrove merupakan upaya penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, mencegah abrasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Penelitian ini berfokus pada kegiatan penyuluhan dan pendampingan revitalisasi mangrove di pesisir pantai Tuminting dan Molas, Manado. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat lokal, serta penyuluhan dan pelatihan terkait pentingnya konservasi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif masyarakat dalam program revitalisasi mangrove meningkat setelah diberikan penyuluhan dan pendampingan intensif. Selain itu, ditemukan bahwa pengetahuan masyarakat tentang manfaat mangrove, seperti perlindungan dari badai dan penyediaan habitat bagi berbagai spesies, mengalami peningkatan yang signifikan. Program ini juga berhasil menanam kembali area mangrove yang rusak dan memperbanyak serapan CO2 untuk mempromosikan praktik-praktik berkelanjutan. Hasil rancangan untuk penyerapan CO2 adalah luas total rancangan yang dihasilkan 145.259 m2 atau 14.5 ha dengan total kerapatan 8.8 dan rata rata 0.1 ind/m2, Jumlah pohon dengan jenis Rhizopora Stylosa adalah 17.510 pohon, Total cadangan karbon adalah 4.766 ton/ha, Total estimasi serapan CO2 yang didapatkan adalah 18.068 ton/ha dengan rata-rata 1.246 ton/ha. dan dapat diestimasikan rata-rata serapan CO2 per pohon adalah sekitar 1,03 ton/ha.
Analisis Kualitas Air Sungai Buyat Sebagai Dampak Kegiatan Pertambangan Emas Rakyat Lagoari, Meyvi C.; Riogilang, Herawaty; Hendratta, Liany A.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60846

Abstract

Sungai merupakan sumber daya alam esensial yang menopang kehidupan manusia dan ekosistem. Aktivitas antropogenik seperti pertanian, domestik, dan pertambangan dapat memengaruhi kualitas air, terutama di wilayah dengan kegiatan ekstraktif yang intensif. Desa Buyat dikenal dengan pertambangan emas rakyat yang menggunakan teknik amalgamasi berbasis merkuri (Hg), berpotensi mencemari lingkungan dan mengancam ekosistem perairan.Penelitian ini mengevaluasi kualitas air Sungai Buyat dengan menganalisis parameter logam berat dan organik di dua titik pemantauan utama, yaitu hulu (SB1) dan tengah (SB2). Hasil analisis menunjukkan kadar Hg di SB1 sebesar 0,00085 mg/L, sedangkan di SB2 meningkat hingga 0,0032 mg/L, melebihi ambang batas baku mutu 0,002 mg/L. Konsentrasi sianida (CN⁻) di seluruh lokasi berada di bawah batas yang ditetapkan, sementara parameter BOD menunjukkan peningkatan dari 2,01–2,15 mg/L di SB1 menjadi 2,43 mg/L di SB2. Nilai COD turut mengalami kenaikan dari 13,4 mg/L menjadi 17,5 mg/L di SB2, tetap dalam kisaran standar kualitas air. Parameter DO berkisar antara 5,50–5,65 mg/L, memenuhi standar lingkungan.Peningkatan kadar Hg, BOD, dan COD di SB2 menunjukkan indikasi kuat adanya pengaruh aktivitas pertambangan dan sumber pencemar lainnya. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya strategi pengelolaan lingkungan yang lebih optimal untuk menjaga kualitas air Sungai Buyat agar tetap sesuai dengan standar baku mutu dan mendukung keberlanjutan ekosistem perairan. Kata kunci: kualitas air, Merkuri(Hg), Cianida(CN-), pertambangan emas
Strategi Penerapan Konsep Green City Dan Smart City Di Kota Manado Awusi, Indah A.; Riogilang, Hendra; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60848

Abstract

Permasalahan di kawasan perkotaan berkaitan dengan meningkatnya jumlah penduduk, yang menuntut penataan ruang yang lebih optimal, terutama dalam hal penyediaan area hunian serta fasilitas umum. Oleh karena itu, perlu adanya penataan ruang yang terintegrasi dalam perwujudan ruang yang nyaman, produktif dan berkelanjutan. Penelitian ini membahas mengenai perencanaan aspek green city dan smart city di kota Manado. Metode yang digunakan meliputi metode program pengembangan kota hijau dan kota pintar, metode overlay dan metode tabulasi atau matriks. Hasil pembahasan menggunakan metode program pengembangan kota hijau meliputi pada green building terdapat perencanaan green rooftop, taman dalam bangunan, dan mall. Pada green transportation meliputi pengadaan terminal hijau, jalur rel kereta, jalur sepeda, dan bus rapid transit. Pada green waste meliputi bank sampah dan pengembangan truk sampah modern. Pada green energy meliputi pembangkit listrik tenaga surya, dan tenaga bayu. Smart city meliputi pada smart environment terdapat system pencahayaan, jaringan listrik pintar, dan system pengumpulan sampah. Pada smart mobility meliputi intelligent transportation system, kenderaan listrik otonon, dan kereta gantung. Pada smart living meliputi pemantauan kualitas udara dan system pengelolaan air. Strategi implementasi diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada serta mewujudkan kota manado sebagai kota yang ramah lingkungan dan dimengintegrasikan teknologi cerdas untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, efisien, dan adaptif. Kata Kunci : Implementasi perkembangan kota, green city, smart city, Kota Manado
Analisis Kualitas Air Sungai Ranowangko Sebagai Dampak Kegiatan Peternakan Pantungan, Ferdinand R.; Riogilang, Herawaty; Hendratta, Liany A.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60997

Abstract

Sungai Ranowangko merupakan sumber daya air yang memiliki peran penting bagi masyarakat sekitar, namun aktivitas peternakan babi di daerah aliran sungai (DAS) berpotensi meningkatkan beban pencemaran yang berdampak pada kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Sungai Ranowangko dengan mengukur parameter fisik dan kimia, yaitu pH, Total Suspended Solids (TSS), Fecal Coliform, Nitrat, Nitrit, dan Fosfat, serta membandingkan hasilnya dengan baku mutu air kelas 2 berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 22 Tahun 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa parameter pH, Nitrat, Nitrit, dan Fosfat masih berada dalam kisaran yang diperbolehkan sesuai baku mutu. Namun, konsentrasi TSS di lokasi SR-1 melebihi batas yang ditetapkan, yang mengindikasikan adanya pencemaran akibat limbah peternakan. Selain itu, keberadaan Fecal Coliform mengonfirmasi potensi kontaminasi mikrobiologis yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat. Temuan ini menunjukkan perlunya pengelolaan limbah yang lebih efektif untuk mengurangi dampak pencemaran, salah satunya melalui penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum pembuangan ke badan air. Oleh karena itu, pemantauan kualitas air secara berkala diperlukan untuk menjaga keberlanjutan ekosistem sungai dan melindungi kesehatan masyarakat yang bergantung pada sumber daya air tersebut. Kata kunci: kualitas air, pencemaran, Sungai Ranowangko, limbah peternakan, Total Suspended Solids
Desain TPA Sanitary Landfill Di Kecamatan Amurang Raya Kabupaten Minahasa Selatan Sulawesi Utara Rumeen, Claudia C. I.; Riogilang, Herawaty; Rompis, Semuel Y. R.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.61049

Abstract

Masalah pembuangan sampah merupakan salah satu isu utama bagi setiap kota di Indonesia. Kecamatan Amurang Raya sudah memiliki TPA dengan pengolahan sampah menggunakan metode open dumping dan sampah yang dihasilkan masyarakat tidak dikelola sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Sehubungan dengan itu untuk memperkecil pencemaran maka diadakan pengembangan TPA dengan menggunakan metode sanitary landfill. Mendapatkan suatu desain TPA sanitary landfill menggunakan data timbulan sampah, data penduduk kecamatan Amurang Raya 10 tahun terakhir, luas daerah, pelayanan sampah. Dengan hasil perhitungan kebutuhan lahan TPA 73,0 ha untuk 20 tahun kedepan dengan jumlah penduduk 74.430 jiwa dengan rata-rata pertumbuhan penduduk 1.3164% dan luas yang dibutuhkan untuk menampung sampah yaitu 51.5 ha. Sel landfill direncanakan sebanyak 1 zona total volume sampah 20 tahun mendatang 1286,63m3 dan dilengkapi dengan sistem pengumpul gas dengan model pengumpul vertikal dan horizontal, kolam pengumpul lindi dengan jenis kolam ipal yang terdiri dari unit screen, unit equalisasi, unit ABR, unit fakultatif, unit maturase dan 3 kolam unit weatland dan memiliki bangunan-bangunan penunjang selama pengoperasian TPA. Kata kunci: TPA Amurang, Sanitary Landfill, sampah
Analysis of the Influence of the Construction of the Lolak Dam on Flood Disasters in the Lower Reaches of the Lolak River, Bolaang Mongondow Regency Maramis, Anastasya Amelia; Riogilang, Herawaty; Thambas, Arthur Harris
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3304

Abstract

Flooding is one of the disasters that often hit the Lolak Watershed (DAS) area and caused considerable losses. This study aims to evaluate the Lolak Dam in reducing flood risk in downstream areas through a hydraulic modeling approach and develop a flood forecasting model that is able to map flood areas in order to support flood control efforts. The data used include river topography, dam technical data and flood discharge data for 5, 25, 50 and 100 years which are then analyzed using HEC-RAS software version 5.0.7 and the output is input for the preparation of potential flood inundation maps. The results of the study show that the Lolak Dam is able to reduce the water level and reduce the area affected by flooding downstream. In addition, the model is used as in the preparation of hazard maps, vulnerability maps and flood risk maps. This research makes an important contribution to disaster mitigation planning and water resource management based on spatial data and hydraulic simulation.
Hydrogeochemical Characterization and Subsurface Flow Analysis of Volcanic Hot Springs Riogilang, Hendra; Octovian Berty Alexander Sompie; Riogilang, Herawaty
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 7 No. 4 (2025): August-October
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v7i4.1818

Abstract

Understanding of the hydrogeochemical system of volcanic hot springs in Tompaso, Minahasa, is still limited, especially regarding the origin of water and subsurface flow patterns. This study aims to classify geothermal water types and analyze groundwater flow systems in volcanic environments. A total of 15 hot spring samples were analyzed using field measurements (temperature, pH, electrical conductivity), ion chromatography, titration, and spectrophotometry. Data validation was done with ion balance, and water classification using Piper diagrams. The results showed four main types of water, namely Mg-SO₄, H-SO₄, Na-Cl, and Na-SO₄. Most of the samples are from meteoric water directly heated by the geothermal system, while two samples (HT-11A and HT-11B) were heated by steam. These findings provide a scientific basis for sustainable geothermal exploration and groundwater conservation in volcanic areas with variable geothermal systems at the study site
Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Pengolahan Sampah Botol Plastik Menjadi Paving Block Dengan Mesin ATM Sampah syahputra, Rendy; Sutrisno, Agung; Riogilang, Herawaty
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i1.3520

Abstract

This community service activity aims to reduce the environmental impact of plastic bottle waste by turning it into an economically valuable product, namely paving blocks. Plastic waste, especially plastic bottles, is one of the biggest contributors to environmental pollution. This program uses a collaborative governance method that involves Buha Village officials, thus the surrounding community is given education and training on how to process plastic bottle waste into paving blocks, starting from collection, shredding, mixing with materials such as sand and cement, to the printing process. The results of this activity show that the paving blocks produced have strength and quality that are suitable for light construction. In addition to reducing the amount of plastic waste, this program also opens up business opportunities for the local community. The active participation of the community in this program has a positive impact on increasing environmental awareness and local economic welfare. The community will collect plastic bottle waste through a waste Automatic Teller Mechine machine which will later become the basis for calculating royalties from the sale of paving blocks. The recycling process that has been carried out from plastic waste into paving blocks is very beneficial for the community and the environment itself.Keywords: plastic waste; paving blocks; waste management;environment Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah botol plastik dengan mengubahnya menjadi produk yang bernilai ekonomis, yaitu paving block. Limbah plastik, khususnya botol plastik, menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pencemaran lingkungan. Program ini menggunakan metode collaborative governance yang melibatkan perangkat Kelurahan Buha, dengan demikian masyarakat sekitar diberikan edukasi dan pelatihan tentang cara pengolahan limbah botol plastik menjadi paving block, mulai dari pengumpulan, pencacahan, pencampuran dengan bahan-bahan seperti pasir dan semen, hingga proses pencetakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa paving block yang dihasilkan memiliki kekuatan dan kualitas yang layak digunakan untuk konstruksi ringan. Selain mengurangi jumlah sampah plastik, program ini juga membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Partisipasi aktif masyarakat dalam program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan ekonomi lokal. Masyarakat akan mengumpulkan sampah botol plastic melalui mesin Automatic Teller Mechine sampah yang nantinya menjadi dasar perhitungan royalty dari penjualan paving block. Proses daur ulang yang telah dilakukan dari sampah plastik menjadi paving block sangat bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.Kata kunci: limbah plastik; paving block; pemberdayaan masyarakat
Analysis of the Influence of the Construction of the Lolak Dam on Flood Disasters in the Lower Reaches of the Lolak River, Bolaang Mongondow Regency Maramis, Anastasya Amelia; Riogilang, Herawaty; Thambas, Arthur Harris
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3304

Abstract

Flooding is one of the disasters that often hit the Lolak Watershed (DAS) area and caused considerable losses. This study aims to evaluate the Lolak Dam in reducing flood risk in downstream areas through a hydraulic modeling approach and develop a flood forecasting model that is able to map flood areas in order to support flood control efforts. The data used include river topography, dam technical data and flood discharge data for 5, 25, 50 and 100 years which are then analyzed using HEC-RAS software version 5.0.7 and the output is input for the preparation of potential flood inundation maps. The results of the study show that the Lolak Dam is able to reduce the water level and reduce the area affected by flooding downstream. In addition, the model is used as in the preparation of hazard maps, vulnerability maps and flood risk maps. This research makes an important contribution to disaster mitigation planning and water resource management based on spatial data and hydraulic simulation.
Analisis Sistem Pengangkutan Dan Pewadahan Sampah Di Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara Karauwan, Jasmine H.; Mangangka, Isri R.; Riogilang, Herawaty
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66185

Abstract

Penelitian ini menganalisis sistem pengangkutan dan pewadahan sampah di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengangkutan dan pewadahan sampah di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara yang mengoptimalkan kinerja teknik operasional persampahan di wilayah tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peningkatan volume timbulan sampah seiring dengan pertumbuhan demografi dan ekonomi Kecamatan Airmadidi sebagai Ibu Kota Kabupaten, di mana penanganan sampah eksisting masih menghadapi tantangan efisiensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi eksisting sistem pengumpulan sampah di Kecamatan Airmadidi umumnya menggunakan pola individual langsung, di mana petugas mengambil sampah langsung dari sumbernya di depan rumah warga. Namun, sistem ini belum berjalan optimal akibat beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana pengangkutan, variasi jenis pewadahan yang menghambat efisiensi waktu petugas, serta belum tersedianya Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang memadai. Berdasarkan analisis data, total daya angkut sarana yang tersedia mencapai 63,6 M3/hari atau setara 15,9 Ton/hari, dengan tingkat pengurangan sampah melalui Bank Sampah yang masih rendah yakni hanya sebesar 1,88% hingga 1,93%. Sebagai rekomendasi teknis, penelitian ini mengusulkan optimalisasi melalui penambahan sarana pengangkutan yang sesuai dengan proyeksi timbulan sampah sepuluh tahun ke depan, standarisasi wadah sampah komunal, serta perencanaan pembangunan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lokasi-lokasi strategis tiap kelurahan/desa untuk meningkatkan efektivitas pengolahan sampah dari sumbernya. Kata kunci: pengangkutan dan pewadahan sampah, volume sampah, komposisi sampah