Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapan Massage untuk Optimalisasi Perkembangan Motorik Kasar pada Bayi di PMB Syafrida, S.St Ratnaningsih, Reny; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan motorik kasar bayi terjadi secara bertahap sesuai usia bayi, perkembangan motorik kasar dipengaruhi salah satunya stimulasi/rangsangan dari luar semakin baik stimulasi yang diterima bayi akan semakin baik kemampuan perkembangan motoriknya seperti kemampuan mengangkat kepala, duduk, dan berjalan. Perkembangan motorik kasar yang kurang optimal akan berdampak kepada gangguan gerak, bahasa sosial-emosional dan koqnitif untuk membantu mengoptimalisasikan perkembangan motorik kasar dapat dilakukan beberapa stimulasi salah satunya dengan massage bayi. Maka dari itu penulis memberikan inovasi penerapan pijat bayi untuk mengidentikasi peningkatan perkembangan motorik kasar bayi usia 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan durasi pemberian pijat selama 15 menitpada pagi hari sebanyak 4 kali dalam 2 minggu. Penerapan massage bayi bertujuan untuk mengoptimalisasikan perkembangan motorik kasar pada bayi. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan tipe studi kasus. Adanya peningkatan perkembangan motorik kasar pada bayi setelah dilakukan pijat bayi.
UPAYA PENINGKATAN KEPATUHAN TERAPI ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA PASIEN DENGAN HIV/AIDS Rahmadhani, Wulan; Novyriana, Eka; Sofiana, Juni; Na’mah, Lutfia Uli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan, dilaporkan bahwa masalah HIV/AIDS adalah masalah besar di Indonesia, setiap tahunnya ada peningkatan kasus. Orang dengan HIV menjalani terapi Antiretroviral (ARV) jangka panjang yang berpengaruh terhadap pengobatan dan status kesehatannya. Metode yang di gunakan pada pengabdian masyarakat ini adalah koordinasi dengan mitra, kemudian dilakukan penjariangan pasien dengan HIV/AIDS yang tidak mengkonsumsi ARV, kemudian tim pengabdian membuat grup Whatsapp untuk mempermudah pemantauan dan yang terakhir evaluasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah grup Whatsapp sudah di bentuk dan sudah di buat terdapat sekitar 60 orang di dalamnya dan di dalam grup berisi informasi berupa pengobatan ARV, manfaat dari mengkonsumsi obat ARV, bagaimana mengkonsumsinya, bagaimana cara mendapatkan obat ARV dan pengetahuan lainnya seputar HIV/AIDS. Kesimpulannya Kepatuhan penggunaan obat ARV memberikan dampak positif bagi kesehatan individu. Hal ini disebabkan semakin banyak Orang dengan HIV AIDS (ODHA) yang diobati, maka manfaatnya dalam menuju “3 zero”, yaitu zero infeksi baru, zero kematian terkait AIDS, zero stigma dan diskriminasi semakin besar.
PENERAPAN PIJAT TUI NA MENGGUNAKAN CITRONELLA OIL UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN BALITA Sofiana, Juni; Waluyo, Siti Nurfay; Novyriana, Eka; Rahmadhani, Wulan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data WHO tahun 2020, 149,2 juta anak di bawah usia 5 tahun mengalami terlalu pendek untuk usianya (stunting), 45,4 juta terlalu kurus untuk tinggi badannya (wasting) dan 38,9 juta terlalu berat untuk tinggi badannya (overweight). Untuk menangani permasalahan tersebut dilakukan penanganan non-farmakologis, salah satunya yaitu pijat tui na menggunakan citronella oil yang nantinya akan membantu meningkatkan nafsu makan balita, sehingga dapat memperbaiki permasalahan berat badan dan tinggi badan anak. Tujuan penelitian ini adalah melakukan penerapan pijat tui na menggunakan citronella oil untuk meningkatkan nafsu makan balita. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan desain studi kasus yang mengambil 5 responden. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi. Hasil penelitian yaitu sebelum dilakukan penerapan sebanyak 5 responden (100%) masuk dalam kategori nafsu makan kurang, kemudian setelah dilakukan penerapan pijat tui na menggunakan citronella oil 5 responden (100%) masuk dalam kategori nafsu makan baik, artinya terdapat peningkatan nafsu makan pada balita. Kesimpulan penerapan ini adalah pijat tui na menggunakan citronella oil dapat membantu meningkatkan nafsu makan balita
Application of Baby Gymnastics with Lullaby Music as A Gross Motor Stimulation in Babies Aged 3-12 Months: Penerapan Senam Bayi dengan Musik Lullaby sebagai Stimulasi Motorik Kasar pada Bayi Usia 3-12 Bulan Dita, Inggrit Supra; Sofiana, Juni; Namah, Lutfia Uli
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The coverage of Indonesian children with gross motor development disorders is 12.4%, while developmental delays in toddlers in Central Java Province are 24.5%. Factors that influence developmental disorders include internal factors and external factors. The consequences that can occur in children who experience gross motor development disorders are not being able to carry out basic functional movements such as lifting their heads, crawling, standing and walking, while the long-term consequences that can be experienced are children becoming less interested in learning, doubtful, insecure and anxious. was in the surroundings. One thing that can be done to stimulate gross motor skills is by applying baby exercises and listening to lullaby music. Purpose: To provide midwifery care for baby gymnastics with lullaby music as gross motor stimulation for infants aged 3-12 months. Methods: This research is a type of case study. The participants in this study were 4 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data obtained from observation and interviews. Results: After doing baby exercises with lullaby music for 2 weeks, there were 4 participants (100%) who experienced an increase in gross motor development to become more optimal. This is based on an assessment using KPSP at the beginning and end of implementation. Conclusion: The application of baby gymnastics with lullaby music is able to improve the gross motor development of infants according to the age stage.
The Effect of Lemon Aromatherapy & Murottal Al-Quran on Reducing Pain in Postpartum Mothers: Pengaruh Aromaterapi Lemon & Murottal Al-Quran Terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Postpartum Indrayani, Eni; Namah, Lutfia Uli; Sofiana, Juni; Dewi, Ivana Chandra
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: According to WHO, in 2017 the MMR in the world reached 817 people. In Indonesia, 60% of MMR occurs in the postpartum period and 50% in the 24 hours of the puerperium. Mothers who have given birth complain of pain in the lower abdomen due to contractions which cause pain. The causes of postpartum pain are uterine contractions or involution, breast swelling, tearing of the birth canal and SC surgery. Pain that is felt is physiological occurs during the puerperium. Pain management in postpartum mothers can be done non-pharmacologically by using lemon aromatherapy and murottal Al-Quran Purpose: to implement postpartum midwifery care to reduce pain by providing lemon aromatherapy and murottal Al Quran and its translation. Method: this type of research is descriptive with a pre and post test group case study design. Data obtained from interviews, observation and documentation. The participants were 13 postpartum mothers who met the inclusion criteria. The instruments used are lemon oil, diffusion, writing instruments, recordings of murottal surah Ar-Rahman, observation sheets (NRS) and mobile phones. Results: after 3 weeks of application, 13 participants experienced a decrease in pain from the mild pain category to the no pain category. Conclusion: the application of lemon aromatherapy and murottal Al-Quran can reduce postpartum maternal pain.
The Relationship Of Children's Knowledge About Covid 19 Prevention With Healthy Living Behavior In Class 3-6 State Elementary School: Hubungan Pengetahuan Anak Mengenai Pencegahan Covid 19 dengan Perilaku Hidup Sehat pada Anak Kelas 3-6 Sekolah Dasar Negeri Astuti, Dyah Puji; Prabandari, Fitria; Mutoharoh, Siti; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of PHBS for students at school certainly requires the role of parents and teachers as companions in its implementation. Parents play a role in implementing PHBS activities at home, while the implementation of PHBS in schools is the responsibility of the teacher. Therefore, parents and teachers must understand the various health problems that may arise in children. This is related to the process of preventing and avoiding complications so as to create healthy, intelligent and accomplished Indonesian children. This study aims To find out the relationship between children's knowledge of COVID-19 prevention and healthy living behavior in grades 3-6 Methods: The method used by the researchers in this study was non-experimental with a correlational analysis research design through a cross sectional approach. Sampling for this study was taken by the entire population, namely 84 respondents. The research instrument used a questionnaire on the level of children's knowledge and healthy lifestyle behavior. Results: The level of knowledge of students in grades 3-6, Kebumen Regency is dominated by the level of knowledge in the good category with a frequency value of 56 respondents (66.5%). Healthy lifestyle behavior Students in grades 3-6 are dominated by healthy lifestyle behaviors in the good category with a frequency of 55 respondents (65.5%). There is a positive relationship between the level of knowledge of children with healthy lifestyle behavior of students in grades 3-6. This means that the better the child's level of knowledge regarding the prevention of COVID-19, the healthier lifestyle behavior of students in grades 3-6 will improve.Conclusion: There is a positive relationship between the level of knowledge of children with healthy lifestyle behavior of students in grades 3-6. Recommendation: It is hoped that students can continue to maintain and increase knowledge about preventing Covid-19 because it can improve habits for carrying out clean and healthy living behaviors for students.
Exclusive Breastfeeding Education in an Effort to Increase Exclusive Breastfeeding Coverage: Edukasi ASI Ekslusif dalam Upaya Meningkatkan Cakupan ASI Ekslusif Utami, Aprilia; Sofiana, Juni; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya pengetahuan Ibu untuk memberikan ASI Ekslusif di Desa Terentang, Bangka Barat menjadi keprihatinan bersama, dimana ASI Ekslusif merupakan makanan terbaik bagi bayi. ASI Ekslusif adalah hanya pemberian ASI saja selama enam bulan tanpa tambahan cairan apapun, seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih, dan tanpa pemberian makanan tambahan lain, seperti pisang, bubur susu, biscuit, bubur atau nasi tim. Tujuan kegiatan Edukasi ASI Ekslusif Dalam Upaya Meningkatkan Cakupan ASI Ekslusif adalah meningkatkan pengetahuan ibu menyusui terkait ASI Ekslusif. Hasil kegiatan pada 23 responden didapatkan perubahan tingkat pengetahuan sebelum edukasi rata-rata sebesar 67 dan setelah diberikan edukasi sebesar 78.
Balanced Nutrition Education and Complementary Feeding Making in an Effort to Prevent Stunting: Edukasi Gizi Seimbang dan Pembuatan MPASI dalam Upaya Pencegahan Stunting Sofiana, Juni; Qomar, Umi Laelatul; Astuti, Dyah Puji; Indrayani, Eni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan yang dialami oleh balita yang mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan anak sehingga tidak sesuai dengan standar. Stunting dapat mengakibatkan dampak yang tidak baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Salah satu upaya untuk mencegah stunting dengan meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan ibu. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu mengenai gizi dan meingkatkan keterampilan pembuatan MPASI. Metode pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penyuluhan tentang gizi seimbang pada balita dan mengajarkan pembuatan menu MPASI. Hasil pengabdian masyarakat: Hasil Pretest menunjukkan bahwa dari 25 ibu balita yang mengikuti kegiatan, 19 ibu (76%) memiliki pengetahuan cukup, dan 6 ibu (24%) mempunyai pengetahuan kurang. Hasil Posttest yang dilakukan setelah penyuluhan yaitu 25 ibu (100%) memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan pengabdian masyarakat yaitu: Terjadi peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan gizi,
Edukasi P3K Pada Kasus Tersedak Pada Wali Murid Di Pos Paud Tunas Jati Desa Kedungjati Kecamatan Sempor Indrayani, Eni; Novyriana, Eka; Sofiana, Juni; Khulasoh
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.683

Abstract

Tunas Jati Paud Pos, Kedungjati Village, Sempor District, is one of the Pauds in a mountainous area far from the district town center.This community service activity was carried out to improve the understanding and skills of parents at Tunas Jati Early Childhood Education Post in managing choking.This activity began with initial socialization and discussions with partners and preparation of infrastructure. The material is provided through socialization or counseling methods and choking demonstrations.Monitoring and evaluation of activities is seen from three indicators including input, process and output indicators.In terms of input, this activity was successful as planned and was attended by 30 participants who were parents of Pos Paud Tunas Jati students.Judging from the process indicators, participants appeared enthusiastic about participating in all activities from start to finish.This activity also succeeded in fulfilling the output indicators with the majority of activity participants (>90%) successfully answering all post-test questions correctly.It is hoped that all participants will be able to apply the knowledge and skills gained through the activity and independently disseminate the material to other residents.
Penerapan Terapi Nonfarmakologis pada Nyeri Persalinan : Application of Nonpharmacological Therapy for Labor Pain Prabandari, Fitria; Sofiana, Juni; Sumarni; Rosmawati
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 6 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v6i2.2703

Abstract

Labor pain is a manifestation of contractions which are caused by the shortening of the uterine muscles and cause pain in the waist, abdominal area and radiate towards the thighs and cause the cervix to open. With this opening of the cervix, labor will occur. The severity of the pain is exacerbated by anxiety, tension and fear. Failure to deal with labor pain can increase anxiety and even make labor abnormal. Non-pharmacological therapy can be an alternative to reduce labor pain apart from using pharmacological therapy. Midwives as birth attendants apply non-pharmacological therapy to mothers giving birth with various therapy options according to their expertise and competence. Although in Indonesia there is no law that specifically regulates the implementation of complementary midwifery services, the provision of complementary medicine in general has been regulated in Minister of Health Decree No. 1109/Menkes/Per/IX/2007 concerning complementary-alternative medicine. The aim of this research is to determine the frequency of application of non-pharmacological therapy for labor pain applied by Midwives in Hospitals, Community Health Centers, and Midwives' Independent Practice. Non-pharmacological therapy in this research includes: massage and touch, maternal movement and position, breathing and relaxation techniques, application cold or hot, music or audio analgesics, aromatherapy, birthball method, acupuncture, acupressure, yoga, and hypnosis. using the survey method, the sample was 150 respondents. The survey results showed that the majority of respondents were > 35 years old (71.3%), had been practicing midwifery for > 10 years (59.3%), and the majority of respondents worked in community health centers (64.7%), applying non-pharmacological therapy. Most of the respondents used breathing and relaxation techniques (38.7%). Advice for midwives is that midwives should also study and apply non-pharmacological therapy which is still rarely used as an alternative measure to reduce labor pain.   Abstrak Nyeri persalinan merupakan manifestasi dari adanya kontraksi yang diakibatkan oleh adanya pemendekan otot rahim dan menimbulkan rasa sakit pada pinggang, daerah perut dan menjalar ke arah paha dan menyebabkan adanya pembukaan serviks, dengan adanya pembukaan servik ini maka akan terjadi persalinan. Tingkat keparahan nyeri diperburuk oleh kecemasan, ketegangan dan ketakutan.  Kegagalan dalam mengatasi nyeri persalinan dapat meningkatkan kecemasan bahkan persalinan menjadi tidak normal. Terapi nonfarmakologis dapat menjadi alternatif untuk mengurangi nyeri persalinan selain menggunakan terapi farmakologis. Bidan sebagai penolong persalinan menerapkan terapi nonfarmakologis pada ibu bersalin dengan berbagai pilihan terapi sesuai dengan keahlian dan kompetensinya. Meskipun di Indonesia belum ada undang-undang yang mengatur secara khusus tentang pelaksanaan pelayanan kebidanan komplementer, namun penyelengaraan pengobatan komplementer secara umum telah diatur dalam Kepmenkes No. 1109/Menkes/Per/IX/2007 tentang pengobatan komplementer-alternatif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui frekuensi penerapan terapi nonfarmakologi pada nyeri persalinan yang diterapkan oleh Bidan di Rumah Sakit, Puskesmas, dan Praktik Mandiri Bidan, terapi nonfarmakologis dalam penelitian ini antara lain: masase dan sentuhan, pergerakan dan posisi maternal, teknik pernafasan dan relaksasi, aplikasi dingin atau panas, music atau audioanalgesik, aromatherapy, metode birthball, akupuntur, acupressure, yoga, dan hypnosis. menggunakan metode survey, sampel sebesar 150 responden. Hasil survey menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia > 35 tahun (71,3%), telah melakukan praktik kebidanan > 10 tahun (59,3%), dan sebagian besar responden bekerja di Puskesmas (64,7%), penerapan terapi nonfarmakologi yang dilakukan responden sebagian besar adalah teknik pernafasan dan relaksasi (38,7%). Saran bagi Bidan sebaiknya Bidan juga mempelajari dan menerapkan terapi nonfarmakologi yang masih jarang dilakukan sebagai alternatif tindakan menurunkan nyeri persalinan.