Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

Implementasi Emergency Backup Pada Instalasi Listrik Di Masjid An Nuur, Gamping Tengah Kunnu Purwanto; Slamet Suripto; Rama Okta Wiyagi; Yudhi Ardiyanto; Muhamad Yusvin Mustar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.983 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.258

Abstract

Energi listrik ini bukan saja dibutuhkan untuk menerangi rumah-rumah kita di malam hari akan tetapi juga untuk tempat-tempat ibadah seperti masjid atau musala. Masjid An Nuur yang berada di jalan Tirtosari, Gamping Tengah, Ambarketawang Gamping Sleman, merupakan salah satu sentral tempat ibadah umat Islam di wilayah Gamping Tengah. Masjid An Nuur selain ibadah rutin sholat berjama’ah memiliki banyak kegiatan diantaranya pengajian taklim bapak, ibu dan remaja, TPA anak-anak, kegiatan sosial, pengelolaan zakat dan sedekah dan kegiatan keagamaan yang lainnya. Kegiatan keagamaan seperti pengajian dan TPA, azan dan iqomah membutuhkan aliran listrik yang memadai untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Aliran listrik yang ada dimasjid An Nuur bersumber dari PLN sehingga ketika ada pemutusan arus listrik dari PLN mengakibatkan kurang lancarnya kegiatan tersebut, terutama untuk kegiatan wajib harian yaitu azan dan iqomah, karena belum adanya emergency backup pada instalasi listriknya.Dari permasalahan yang telah disebutkan diatas, tim pengabdian Teknik Elektro UMY membantu memberikan solusi dengan melaksanakan pengabdian masyarakat dengan judul “Implementasi Pemasangan Emergency Backup Pada Instalasi Listrik Di Masjid An Nuur, Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping Sleman.”. Pelaksanaan pengabdian dimulai dengan menganalisis kebutuhan daya listrik masjid An Nuur kemudian dibuat rancangan jalur instalasi dan pemasangan instalasi dan pengujian.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos sebagai Implementasi Nilai-nilai Ajaran Islam di Ngaranan Rohmansyah Rohmansyah; Muhamad Yusvin Mustar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.921

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup komplek terutama masalah ekonomi. Kebanyakan mata pencaharian mereka rata-rata petani sawah, mereka terbantu dengan adanya peternakan sapi, kambing dan bebek yang menjadi penopang hidupnya. Karena itu, dalam rangka membantu masyarakat dukun Ngaranan dari aspek pengembangan ekonomi, pengabdi menawarkan solusi yang dapat memberikan ilmu dan keterampilan yaitu pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Hal ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban biaya kebun. Adapun metode pelaksanaan pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan langsung dalam bentuk ceramah di hadapan masyarakat hingga mereka dapat memahaminya dan mempraktikannya dan dilanjutkan sesi diskusi. Hasil pengabdian ini adalah: Pertama, membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas tanah kebun yang subur dan menghasilkan hasil panen yang cukup bagus. Kedua, pemanfaatan sampah organik cukup membantu dalam mengurangi beban biaya yang dikeluarkan petani Ngaranan. Ketiga, pengabdian ini menarik perhatian masyarakat sehingga mereka merasakan manfaat atas pelatihan yang disampaikan karena bisa langsung dipraktekkan di lapangan. Keempat, pengabdian ini merupakan dakwah Islam yang cukup menarik simpati dari dua agama yang berada di Ngaranan yakni Islam dan Kristen sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai ajaran Islam kepada masyarakat Ngaranan. Mereka mau menerima dakwah Islam dalam bentuk perbuatan nyata (bil al-hal) tersebut yang menghadirkan Islam yang rahmatan lil alamin.
Peningkatan Prasarana Masjid dan TPA pada Ranting Muhammadiyah Sidorejo Melalui Pengembangan Sound System Anna Nur Nazilah Chamim; Yudhi Ardiyanto; Muhamad Yusvin Mustar; Rama Okta Wiyagi; Ahdi Kurniawan; Muhammad Yusuf Rafif
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1135

Abstract

Masjid Al Mujahidin dan Taman Pendidikan Al-Qur'an Wali Songo masuk ke dalam wilayah kerja Ranting Muhammadiyah Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Prasarana yang dimiliki oleh masjid Al-Mujahidin berupa perangkat sound system yang telah mengalami penurunan perfoma dikarenakan faktor usia, sehingga suara yang dihasilkan terkadang terdengar kecil dan bersuara serak. Perpindahan tempat kegiatan TPA ke lokasi baru membutuhkan prasarana portabel sound system selain juga dapat dimanfaatkan sebagai prasarana pendukung kegiatan outbond pada masa akan datang. Berdasarkan permasalahan tersebut, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengembangan dan penambahan prasarana kepada pihak mitra dengan harapan dapat mendukung kegiatan keagamaan dan peribadahan di masjid maupun meningkatkan semangat para santri dalam belajar Al-Qur'an. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah proses identifikasi kelayakan perangkat sound system terpasang, perencanaan perangkat disesuaikan dengan spesifikasi yang dibutuhkan, proses pengujian, dan dilanjutkan dengan proses instalasi, uji coba, dan evaluasi. Pelaksanaan program pengabdian ini telah terlaksana dan berjalan dengan lancar. Dengan adanya program ini diharapkan memberikan manfaat bagi para jemaah, anak-anak santri dan masyarakat sekitar
Peningkatan Fasilitas Produksi Pengrajin Perkakas di Pedukuhan Bodeh Gamping Sleman Kunnu Purwanto; Rahmat Adiprasetya Al Hasibi; Yudhi Ardiyanto; Muhamad Yusvin Mustar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1139

Abstract

Pedukuhan Bodeh terletak di Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Pedukuhan Bodeh memiliki masyarakat yang beragam terutama pada pekerjaan: ada yang sebagai petani, pegawai, dan pengrajin. Salah satu pengrajin yang ada di wilayah Bodeh adalah pengrajin perkakas besi. Pengrajin ini membuat bermacam-macam alat perkakas dengan peralatan yang seadanya, dengan hasil yang cukup baik, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Hingga kini, usaha pembuatan perkakas tajam di wilayah tersebut masih bertahan, tak tumpul meski dihantam dengan Covid 19 yang mewabah sejak 2020. Konsumen masih berdatangan untuk memesan peralatan perkakas seperti alat pemotong daging, peroboh sapi, dan jenis perkakas lainnya. Keterbatasan peralatan produksi, peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan pelatihan yang minimal menjadi kendala proses produksi kerajinan perkakas ini. Oleh karena itu, tujuan dari program pengabdian ini adalah berusaha untuk membantu memberikan solusi peningkatan kecepatan produksi dan kesadaran K3 dengan memberikan tambahan fasilitas produksi, peralatan K3, workshop K3, dan cara pengoperasian dan pemeliharaan alat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan hasil yang bermanfaat, khususnya bagi pengrajin perkakas di wilayah Bodeh dan masyarakat pada umumnya