Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Financial Health and Financial Distress: The Moderating Role of Firm Size in Islamic Banks (2021–2023) Isna Putri Adilah; R. Melda Maesarach
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 2 (2025): October
Publisher : Department of Sharia Economics Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i2.3442

Abstract

The purpose of this study is to use the Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital (RGEC) technique to examine the financial health of Indonesian Islamic commercial banks from 2021 to 2023. Firm size is used as a moderating variable for financial distress. Using secondary data from Islamic commercial banks' annual financial reports, the investigation looked at the correlations between the variables using moderation regression methods. The findings indicate that while the Operational Cost to Operational Income Ratio (CIR) has a large favorable impact on financial hardship, the Capital Adequacy Ratio (CAR) has a considerable negative impact. However, as their values are below the table, Non-Performing Financing (NPF), Good Corporate Governance (GCG), Financing to Deposit Ratio (FDR), and Return on Assets (ROA) have no discernible impact. The association between financial hardship and NPF, GCG, and ROA is moderated by firm size, but not by other factors. The model well describes the variability of financial hardship, as evidenced by the determination coefficient of 91.6%. This study highlights the importance of firm size in mitigating financial distress and offers insights for regulators and bank management to enhance financial performance and reduce financial distress risks.
PENGUATAN SENSE OF BELONGING BERBASIS ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DAN KEBERLANJUTAN KLINIK: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA KLINIK PANDAAN MEDIKA Hartutik Hartutik; R. Melda Maesarach; Dwi Nita Aryani
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2026): Media Resonansi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrdimas.v2i1.1018

Abstract

Kualitas pelayanan pada lembaga kesehatan dipengaruhi oleh keterlibatan seluruh unsur sumber daya manusia, bukan hanya tenaga medis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat sense of belonging berbasis Islamic Corporate Governance (ICG) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan keberlanjutan operasional Klinik Pandaan Medika. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif dan diskusi yang melibatkan sepuluh peserta terdiri atas petugas parkir, administrasi, customer service, tenaga kesehatan, dokter, dan pemilik klinik. Evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan serta diskusi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman bahwa kualitas pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh unit pelayanan yang saling terintegrasi, sehingga kualitas interaksi pada setiap titik layanan memengaruhi kepuasan, kepercayaan, loyalitas pasien, dan citra klinik. Peserta juga memahami bahwa penerapan nilai-nilai ICG seperti amanah, ihsan, tanggung jawab, profesionalisme, dan kerja sama dapat memperkuat sense of belonging serta mendorong budaya pelayanan yang lebih kolaboratif. Selain itu, ditemukan bahwa implementasi ICG di Klinik Pandaan Medika telah tercermin dalam penerapan sistem reward dan punishment, kepedulian terhadap kesejahteraan pegawai, serta pengelolaan zakat maal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial organisasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan sense of belonging berbasis ICG berpotensi mendukung peningkatan kualitas pelayanan, memperkuat loyalitas pasien, serta menjaga keberlanjutan operasional klinik.Kata kunci : Sense of belonging, Islamic Corporate Governance, pelayanan kesehatan, loyalitas pasien, keberlanjutan klinik