Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN LADA DI KABUPATEN BANGKA SELATAN Danuartha, David; Santi, Ratna; Pratama, Deni; Setiawan, Fahri
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4348

Abstract

AbstrakLada (Piper ningrum L.) merupakan salah satu komoditas unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan salah satu komoditas subsektor perkebunan yang memberikan devisa negara yang cukup besar bagi Indonesia. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman lada dapat dimulai dengan evaluasi kesesuaian lahan sebelum budidaya lada dimulai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian lahan aktual dan potensial di Kabupaten Bangka Belitung bagian selatan, memberikan peta, serta memberikan rekomendasi perbaikan lahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi eksploratif serta penelitian dan analisis lapangan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari evaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman lada berdasarkan kondisi sebenarnya memiliki kemiringan lahan 0-3% dan 3-8%. Tekstur tanah sedang dan agak halus, kedalaman efektif 40 cm dan 100 cm. Kondisi kimia tanah memiliki pH < 5,5, kandungan C-organik (Satuan Peta Tanah) tertinggi LMU 5 sebesar 5,76 dan terendah LMU 8 sebesar 1,15. N-total tertinggi sebesar 0,19% pada LMU 2 dan terendah sebesar 0,04 pada LMU 9. P2O5 tertinggi pada LMU 5 sebesar 163,20 mg/kg dan terendah sebesar 33,02 mg/kg. K2O tertinggi adalah 0.13me/100g di LMU 1 dan 2, dan terendah di LMU 12 adalah 0.05. KTK tertinggi adalah 26,55/100g di LMU 8 dan terendah di LMU 9 adalah 6,05 me/100g. Kelas kesesuaian lahan sebenarnya untuk tanaman Lada adalah Sesuai Marjinal (S3). Faktor pembatas kesesuaian lahan aktual tanaman cabai adalah media perakaran, retensi hara, hara tersedia, dan bahaya banjir. Faktor pembatas tersebut dapat diatasi dengan perbaikan optimal menjadi sangat sesuai (S1), media perakaran menjadi masalah karena kedalaman tanah cukup dangkal dan jika dilakukan perbaikan optimal hanya berubah menjadi S2 atau cukup sesuai.Kata Kunci : Lada; Satuan Pemetaan Tanah; Faktor pembatas
PEMBENTUKAN DAN OPTIMALISASI PERAN KADER MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA PONGOK BANGKA SELATAN Azmy, Restu Amalia; Elni; Mardiyah, Adiyati; Maktum, Ummi; Pratama, Deni
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem that occurs in the Pongok Community is the lack of awareness and knowledge of the Pongok village community regarding the disposal and management of household waste. The community disposes of rubbish by throwing it into the sea and burning it. Village cadres have not yet been formed for waste management in Pongok village. There are health impacts from the effects of burning rubbish such as respiratory diseases and problems with the fetus during pregnancy. The target of this activity is Pongok community cadres, and the outcome is that the cadres are expected to be able to make household waste management more useful. The method used in this service is to increase cadres' knowledge and demonstrate the management of household waste that can be recycled, so that it can change people's behavior. The method used in this service is a health education approach, training and cadre formation. The results of the evaluation and monitoring of the activities that have been carried out show positive results, namely increasing cadres' knowledge about household waste management and cadres being able to turn household waste into liquid organic fertilizer (POC)
Edukasi Literasi Keuangan dan Pelatihan Laporan Keuangan bagi UMKM Baby Food Sidoarjo Pratama, Deni; Putra, Aryadilla; Fiqrianto, M; Khonitatillah, Nazma Awwaliyah; Mustaqim, M
Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jpim.v3i1.295

Abstract

UMKM merupakan sektor dominan dalam perekonomian Indonesia, namun banyak di antaranya belum memiliki pemahaman literasi keuangan yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman literasi keuangan dan kemampuan penyusunan laporan keuangan pada UMKM Baby Food di Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara langsung dengan pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan pelatihan literasi keuangan. Partisipan kegiatan terdiri dari 1 pemilik dan 5 karyawan UMKM Baby Food Sidoarjo (total 6 orang), yang dilaksanakan di rumah produksi UMKM di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, pada tanggal 21–22 Juni 2025. Kegiatan difokuskan pada identifikasi tingkat literasi keuangan serta pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana berbasis SAK EMKM.Hasil menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha belum memiliki pencatatan keuangan yang terorganisir dan masih mencampur antara keuangan usaha dan pribadi. Edukasi dan pelatihan mengenai literasi keuangan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha mereka. Kegiatan ini merekomendasikan pengembangan program literasi keuangan yang terstruktur dan berkelanjutan.