Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Konsep Penataan Ruang Terbuka Publik berdasarkan Pola Aktivitas Pengguna (Studi Kasus Alun-alun Kota Bekasi) Ramadhan, Nur Arief; Purnamasari, Wulan Dwi; Setyono, Deni Agus
RUAS Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2020.018.01.3

Abstract

Bekasi City Square is one of the public green open spaces chosen by the people of Bekasi City. However, Bekasi City Square still has problems in the provision and quality of facilities to support users' activities, such as the unavailability of trading areas, lack of lighting and security facilities, damage to children's play areas and toilets, and lack of parking facilities. Therefore, this research was conducted to formulate the physical structuring concept of Bekasi City Square. The structuring concept is produced through behavior mapping analysis, comparative analysis, good public space index analysis, and kano analysis. Behavior mapping analysis is used to determine the distribution of activities and activity actors used as input in analyzing a good public space index. Comparative analysis and good public space index analysis are used to measure physical quality and space utilization in Bekasi City Square. Kano analysis is used to determine the priority of the structuring concept carried out for each attribute. The results of this study formulated the concept of structuring the Bekasi City Square on each attribute in the form of provision of facilities, improved quality of facilities, and a diversity of facilities.
Evaluation of Active Public Green Open Space Service Quality and Provision in Peri-Urban Areas: (Case Study: Dau, Karangploso, Pakis, and Singosari Districts, Malang Regency) Setyono, Deni Agus; Hasyim, Abdul Wahid; Rukmi, Wara Indira
RUAS Vol. 23 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2025.023.02.6

Abstract

The rapid expansion of built-up areas in Malang Regency has led to a decline in the availability of active public green open space (GOS), creating an imbalance between ecological needs and urban development pressures. This study assesses the provision requirements and service quality of such spaces in four peri-urban districts: Dau, Karangploso, Pakis and Singosari. GOS provision standards were evaluated against the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning Regulation No. 14/2022, while service quality was analyzed using Importance Performance Analysis and the Mean Score Analysis, utilizing survey responses from 237 park users. The results demonstrate that none of the districts meet the minimum requirement of 20 percent of their area allocated to public green open spaces. The most significant development potential is concentrated in land parcels exceeding 144,000 m2, totalling 2,702.23 ha, which could be developed into neighborhood-, district-, or city-scale parks. Regarding the service quality, Dau district recorded the highest level of conformity (79.60%), followed by Karangploso (74.62%), Singosari (70.41%), and Pakis (67.09%). Prioritized improvements are necessary for the comfort aspect, cleanliness aspect, lighting aspect, and user facilities aspect. Overall, while the community perceives active public GOS as highly important, the current level of service is inadequate, highlighting the urgent need for robust policies to provide and manage GOS in order to maintain sustainable urban development.
Hubungan Karakteristik Visual dan Fungsi Restoratif Kawasan Stadion Kanjuruhan Berdasarkan Persepsi Pengunjung Oktania, Salsabila Agfa; Setyono, Deni Agus; Rukmi, Wara Indira
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i2.84690.127-136

Abstract

Kecamatan Kepanjen sebagai pusat pemerintahan skala kabupaten dengan berbagai kegiatan penunjang di dalamnya menimbulkan pergerakan lokal maupun pergerakan dari wilayah sekitar. Tingginya aktivitas serta mobilitas tersebut, meningkatkan intensitas masyarakat untuk mengalami kepenatan yang mampu membangkitkan perasaan stres. Keberadaan Kawasan Stadion Kanjuruhan sebagai ruang publik yang mampu diakses dengan mudah oleh publik dapat menjadi salah satu sarana restoratif bagi para pengunjung dengan tujuan untuk melepaskan kejenuhan dari aktivitas keseharian yang dilakukan. Pembangunan ruang publik dengan pemilihan komponen-komponen visual dapat memberikan efek peningkatan kesejahteraan psikologis manusia yang dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang. Oleh karena itu, diperkirakan ada keterkaitan antara karakteristik visual dengan fungsi restoratif ruang publik Kawasan Stadion Kanjuruhan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, untuk mengetahui adanya hubungan tersebut. Teknik analisis yang dilakukan adalah uji Chi-square dan uji Kendall’s Tau untuk mengetahui tingkat hubungan antar-subvariabel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara karakteristik visual ruang publik Kawasan Stadion Kanjuruhan dengan fungsi restoratif yang dirasakan oleh pengunjung yang didefinisikan berdasarkan hubungan antar-subvariabel yang signifikan. Subvariabel karakteristik visual yang memiliki tingkat hubungan “cukup” dengan fungsi restoratif antara lain adalah kealamian, keterbukaan, keteraturan, dan signifikansi historis.