Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perancangan Framework Sistem Informasi Pengisian Kartu Rencana Studi Akademik Muharyanto, Eddy Agus; Rasyid, Mentari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.428 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i6.2063

Abstract

Penerapan teknologi informasi di Perguruan Tinggi pada prinsipnya untuk memudahkan berlangsungnya proses kerja baik dosen, mahasiswa, maupun pegawai administrasi dalam hal pengaksesan data dan informasi. Kecanggihan teknologi yang memicu akademik untuk memberikan layanan informasi dengan menggunakan internet atau yang sudah berbasis web. Hampir setiap akademik secara umum menggunakan komputer sebagai pengolah data dengan menggunakan aplikasi Excel dan kondisi kerja bagian ini masih menggunakan suatu sistem manual dengan mencatat data pada kertas dan di salin pada program office standard tentunya dalam penyimpanan data akan membutuhkan basis data yang cukup dalam penyimpanan dan tatap muka aplikasi yang membantu. Tujuan dari penelitian ini agar dapat merancang sebuah kerangka system informasi untuk membantu pengisian KRS mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan system informasi berbasis framework yang dapat membantu memudahkan penggunanya. Adapun tahapan penelitian dalam metode ini adalah (1) mengumpulkan data-data Mahasiswa, Dosen, dan matakuliah, (2) membuat tabel entity (3) membuat tabel activity diagram, activity diagram menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir (4) Membuat tabel ERD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan kerangka sistem informasi akan mempermudah mahasiswa dan stakeholder lainnya dalam pengisian KRS. Pentingnya pengembangan lebih lanjut mengenai implementasi penerapan dengan aplikasi kedepannya diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja seluruh stakeholder.
Perancangan Framework Aliran Informasi Manajemen Perawatan pada PT Wainibe Wood Industry Namlea Buton, Atina; Rasyid, Mentari
ARIKA Vol 17 No 2 (2023)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/arika.2023.17.2.84

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui sistem aliran informasi manajemen perawatan pada PT Wainibe Wood Industry Namlea. Sistem yang kemudian dirancang berdasarkan hasil diskusi bersama dengan pihak perusahaan. Berdasarkan pada obervasi dan wawancara dengan perusahaan, belum adanya suatu sistem yang terintegrasi secara menyeluruh kepada setiap stakeholder pada perusahaan. Penelitian ini menggunakan Ms Access sebagai media untuk membuat database dan tampilan user interface. Database yang dibuat disesuaikan dengan kebutuhan pihak perusahaan. Adapun data-data yang diperoleh dari hasil pengumpulan data, diolah dan dibuat kedalam table-tabel yang setiap table-nya berisi entity. Model proses bisnis dikembangkan berdasarkan input, process, sumber daya, dan output yang ada dalam sistem. Untuk memodelkan, digunakan beberapa diagram yakni diantaranya Bussines Process Diagram, Use Case Diagram, Activity Diagram, Class Diagram dan Entity Relationship Diagram.
Pengukuran Tingkat Kebisingan dan Pencahayaan pada Lingkungan Kerja pada PT X di Kota Ambon Rizky Dwi Putra Malan; Rasyid, Mentari; Aminah Soleman
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 2 (2024): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i2.12981

Abstract

Pencahayaan dan kebisingan merupakan bagian dalam pengukuran kinerja fisik terhadap pegawai. Untuk mendapatkan kinerja dan kenyaman dalam bekerja pencahayaan dan kebisingan harus disesuaikan sehingga pekerja dapat bekerja dengan maksimal. Salah satu komponen bahaya fisik yang paling umum di lingkungan kerja adalah kebisingan. Kebisingan merupakan suatu hal yang paling tidak dikehendaki oleh telinga, karena bunyi dari kebisingan merupakan suara yang berkelanjutan atau impulsif yang dapat mengakibatkan kerusakan pada telingan, dengan pemaparan yang tidak sesuai dengan standart yang berlaku tentu akan mempercepat kerusakan kerusakan pada sistem pendengaran. Selain kebisingan, pencahayaan juga memegang peranan penting sebagai prioritas saat bekerja. Tingkat pencahayaan yang tidak mencukupi atau lebih akan berdampak terhadap lelahnya syaraf penglihatan, sehingga dapat menurunkan kualitas pekerja. Pengukuran pencahayaan dan kebisingan dilakukan pada PT X dan dilakukan rekomendasi perbaikan workstation dilingkungan kerja tersebut.
EVALUASI KELAYAKAN USAHA GALANGAN KAPAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PATTIMURA Sabrina, Setiaty; Rasyid, Mentari; Mandaku, Hanok
i tabaos Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2024.4.3.147-155

Abstract

Universitas Pattimura merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Provinsi Maluku yang telah berstatus sebagai Badan Layanan Umum (BLU). Laboratorium Slipway pada Fakultas Teknik Universitas Pattimura adalah salah satu unit usaha potensial yang memiliki prospek untuk mendatangkan income, karena memiliki fasilitas galangan atau docking kapal. Masalah utama yang dialami adalah sejumlah fasilitas sudah tidak dapat beroperasi dengan baik serta berada dalam kondisi kurang terawat. Akibatnya, proses docking kapal berlangsung kurang optimal sehingga unit usaha seringkali gagal memenuhi target income. Tujuan penelitian ini adalah dapat menganalisis kelayakan finansial Galangan Kapal fakultas teknik, universitas pattimura menggunakan Evaluasi Investasi sebagai pengembangan bisnis ruang lingkup. Metode yang digunakan yaitu net present value, benefit cost ratio dan payback period untuk mengetahui nilai kelayakan laboratorium slipway.Dari hasil penelitian yang di peroleh dari Net Present Value, Benefit Cost Ratio dan Payback Period didapatkan nilai NPV sebesar Rp. (-1.781,608375) yang bernilai negatif, nilai BCR sebesar 0,639239794 < 1 yang dimana kurang dari 1, dan didapatkan PbP adalah 7,4 tahun yang lebih panjang dari waktu ekonomi investasi yaitu 5 tahun.
USULAN PERANCANGAN JALUR EVAKUASI MENGGUNAKAN ALGORITMA DJIKSTRA Makatutu, Jihan S.; Soleman, Aminah; Rasyid, Mentari
i tabaos Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.343 KB) | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.1.90-98

Abstract

Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh bahwa bangunan rektorat Institut Negeri Ambon belum menggunakan Display sebagai salah satu upaya memitigasi bahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan lintasan terpendek berdasarkan pendekatan Alogoritma Djikstra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perthitungan jarak terpendek dengan menggunakan metode algortima djikstra diperoleh bahwa lintasan terpendek Lama waktu yang dibutuhkan pegawai atau pejabat pada bangunan Rektorat IAIN menuju titik kumpul atau Assembly Point (AP) adalah 4,70 menit. Hasil simulasi pada gedung tanpa display dan menggunakan display untuk gedung lantai 1, pegawai atau pejabat 1,93 menit lebih cepat di titik kumpul (Assembly Point) daripada gedung tanpa penggunaan display. Pada lantai 2, pegawai atau pejabat 3,07 menit lebih cepat di titik kumpul dari pada gedung tanpa penggunaan display, dan pada lantai 3 pegawai atau pejabat 2,75 menit lebih cepat di titik kumpul daripada gedung tanpa display.
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI RENCANA PENGGANTIAN KWH METER DI PT PLN (PERSERO) UP3 TUAL Sujatmoko, Didit; Mandaku, Hanok; Rasyid, Mentari
i tabaos Vol 3 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2023.3.3.163-172

Abstract

Dalam proses distribusi tenaga listrik banyak tantangan yang harus diselesaikan salah satunya adalah susut. Pada sistem distribusi ada dua penyebab terjadinya susut yakni susut teknis dan susut non teknis. Salah satu cara untuk menurunkan susut non teknis adalah melakukan penggantian kWh meter yang sudah tua. Dari seluruh pelanggan PT PLN (Persero) UP3 Tual terdapat 3.237 pelanggan yang masih menggunakan kWh meter dengan usia diatas 15 tahun dimana hal tersebut tentu akan berpengaruh terhadap keakuratan pengukuran. Dalam melakukan analisa data yang diperoleh dari PT PLN (Persero) UP3 Tual ini maka metode yang digunakan dalam menentukan kajian ini berdasarkan dengan aspek finansial. Perhitungan finansial menggunakan kriteria investasi diantaranya, nilai sekarang (net present value), internal rate of return, keuntungan dan biaya (benefit cost ratio) dan juga menganalisis menggunakan metode payback period. Ada dua opsi yang akan yang menjadi pilihan yaitu opsi pertama penggantian kWh meter dengan disertai penggantian MCB dan opsi kedua penggantian kWh meter tanpa disertai penggantian MCB. Dari hasil kajian yang sudah dilakukan menggunakan empat metode yang dipilih, proyek penggantian kWh meter tanpa disertai penggantian MCB adalah proyek yang paling menarik untuk dilakukan.
ANALISIS PERAMALAN PENJUALAN WINE PALA MENGGUNAKAN METODE TIME SERIES DI NEGERI LILIBOOI Manuputty, Juan Felix; Rasyid, Mentari; Mandaku, Hanok
i tabaos Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2024.4.1.40-46

Abstract

Wine pala merupakan minuman yang berasal dari hasil fermentasi buah pala yang melalui prosedur penyulingan. Cakupan penjualan wine pala umumnya berada pada area Maluku dan Maluku Tengah, namun seiringkali juga pemesanan datang dari Papua dan Jakarta. Usaha Wine Pala dikembangkan pada sebuah Desa Yang Bernama Negeri Lilibooi, dimana pada daerah ini banyak dihasilkan tanaman pala yang kemudian dikembangkan oleh masyarakatnya menjadi Wine berbahan dasar pala yang diberi nama Wine Pala Mr. Boy. Wine Pala Mr. Boy diproduksi setiap minggu dan menghasilkan rata-rata 20-30 botol. Pada tahun 2019 jumlah produksi wine pala meningkat menjadi 50 botol, tahun 2020 terjadi penambahan produk menjadi 150 botol hingga pada tahun 2023 jumlah produksi menjadi 300 botol per setiap proses penyulingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meramalkan jumlah produksi wine pala pada tahun 2024 menggunakan metode time series, Metode Naive, Moving Average(SMA) dan (WMA), Exponetial Smooting, dan metode Trend Project. Hasil perhitungan peramalan ke-empat metode menghasilkan nilai error yang paling besar yaitu pada metode moving average dengan nilai peramalan selanjutnya adalah 223,667 atau dibulatkan 224 botol sedangkan nilai eror yang paling kecil yaitu perhitungan menggunakan metode exponential smoothing didapatkan hasil peramalan selanjutnya 244 botol.
Pengukuran Produktivitas dan Kinerja Lingkungan Menggunakan Green Productivity Pada IKM Minyak Kayu Putih di Pulau Buru Rasyid, Mentari; Atina Buton; Dian Pratiwi Sahar; Erwin S. Wagola
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 9 No. 1 (2025): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v9i1.13212

Abstract

Penggunaan Green Productivity (GP) adalah cara untuk mencapai produktivitas dan kinerja lingkungan. Perusahaan-perusahaan yang bergerak pada bidang produksi dan manufaktur berlomba-lomba membuat alternatif produk yang ramah lingkungan demi meminimalisir dampak bahaya yang dihasilkan dari kegiatan produksi. IKM Ketel Parigi adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang penyulingan minyak kayu putih yang mampu memproduksi 1000 kg daun setiap harinya. Permasalahan yang dihadapi berdasarkan hasil observasi adalah terkait dengan pemgolahan limbah, yang tidak dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat produktivitas IKM Ketel Parigi serta kinerja lingkungan dengan menghitung nilai EPI. Hasil penelitian menunjukkan nilai produktivitas berada pada angka 133,26%. Hasil analisis dengan green productivity menghasilkan dua kemungkinan laternatif terpilih yang dapat dilakukan yakni pengolahan limbah cair menjadi pupuk organik yang dapat difilterasasi terlebih dahulu untuk menghilangkan zat-zat berbahaya, kemudian untuk limbah padatan yang paling mungkin untuk dikerjakan adalah pembuatan briket dari limbah padatan.
Perencanaan Angkutan Penyeberangan pada Rute Tahoku-Luhu untuk Meningkatkan Konektivitas Koridor Ambon-Seram di Provinsi Maluku Mandaku, Hanok; Rasyid, Mentari; S. Nunlehu, Dewi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 36 No. 2 (2024): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v36i2.2320

Abstract

Koridor Ambon-Seram di Provinsi Maluku merupakan kawasan potensial yang memiliki interaksi relatif tinggi dibanding kawasan lainnya. Meski demikian, kawasan Semenanjung Huamual di bagian barat Pulau Seram masih sulit diakses untuk distribusi barang dan komoditas masyarakat. Sejauh ini hanya mengandalkan moda pelayaran rakyat (kapal kayu dan speedboat) berukuran kecil yang beroperasi pada rute Tahoku (Pulau Seram)-Luhu (Pulau Ambon). Kondisi ini selain rentan terhadap kecelakaan, juga belum mampu melayani arus penumpang dan barang. Akibatnya masyarakat beralih ke rute lain dengan risiko biaya dan waktu perjalanan yang lebih tinggi sehingga membebani secara ekonomi dan menurunkan nilai konektivitas wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan angkutan penyeberangan pada rute Tahoku-Luhu guna meningkatkan konektivitas pada koridor antar-pulau Ambon-Seram di Provinsi Maluku. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear untuk memproyeksikan potensi dan pertumbuhan muatan berdasarkan data historis. Hasil proyeksi tersebut menjadi dasar perencanaan pola operasional, kebutuhan fasilitas transportasi, dan spesifikasi kapal yang sesuai. Analisis dilakukan dengan cakupan jangka panjang selama 20 tahun, mencakup proyeksi pergerakan penumpang, kendaraan, dan barang. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pertumbuhan muatan per tahun sebesar 5% untuk penumpang, 12% untuk kendaraan roda dua, dan 50% untuk barang. Pada perencanaan jangka panjang (20 tahun rencana), jumlah pergerakan diperkirakan mencapai rata-rata 70 orang per hari, 102 kendaraan roda dua per hari, dan 62 ton barang per hari. Untuk memenuhi kebutuhan ini, pola operasional yang diusulkan meliputi kecepatan kapal sebesar 9 knot, waktu operasional pelabuhan selama enam jam per hari, dan frekuensi pelayaran sebanyak satu roundtrip per hari. Selain itu, diperlukan fasilitas tambahan berupa satu unit kapal jenis Ro-Ro, dermaga, gedung terminal seluas 135 m², serta area parkir kendaraan seluas 224,84 m².
PENERAPAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS UNTUK PEMELIHARAAN KOMPONEN KRITIS MESIN SWD TIPE 6TM 410 RR PADA PT. XYZ Hitimala, Sangkulana; Camerling, Billy J.; Rasyid, Mentari
i tabaos Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2025.5.2.96-103

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu sumber daya terpenting bagi pertumbuhan manusia, pemelihraan Mesin SWD yang dilakukan selama ini oleh perusahaan bersifat preventif maintanance . Diketahuinya mesin SWD unit 2 terdapat kerusakan pada beberapa komponen yaitu, piston, batang penghubung , poros c , ketup pengatur oli, bantalan, kepala silinder dan pin piston . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komponen kritis penyebab kerusakan mesin SWD unit 2 dan mengetahui penyebab kegagalan faktor peenyebabnya kegagalan mesin SWD unit 2, dan melakukan rekomendasi perbaikan komponen. Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) merupakan metode yang sistematis dan terstruktur untuk menganalisis serta mengidentifikasi penyebab kegagalan dalam sistem atau proses. Tujuan utamanya adalah membatasi dan menganalisis waktu terjadinya kegagalan. Dari hasil kajian atau analisis diperoleh nilai RPN nya yang sangat tinggi dengan urutan tiap komponen yaitu, kepala silinder nilai RPN sebesar 210, piston nilai RPN sebesar 150, ketup pengatur oli nilai RPN sebesar 144, dan batang penghubung nilai RPN sebesar 120. Faktor Penyebab kerusakan pada komponen kritis kepala silinder , piston, ketup pengatur oli, dan batang penghubung mesin diesel SWD unit 2, bahwa kerusakan disebabkan oleh faktor, mesin, dan material.