Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PEMAKAIAN FLY ASH SEBAGAI SEMENTISIUS PADA BETON MUTU SEDANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON Frederius Herman Daton Rau; Ir. Sudirman Indra, MSc; Mohammad Erfan, ST, MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.789 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v2i1.2575

Abstract

Fly ash atau abu terbang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara yang dapat digunakan dalam campuran beton didasari pada sifat material ini yang memiliki kemiripan dengan sifat semen. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dilakukan penelitian yang bersifat eksperimental untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh pemakaian fly ash sebagai sementisius/ bahan pengganti semen pada beton mutu sedang (25 MPa).Dalam penelitian ini akan dibuat benda uji A, B, C, D, E, dan F. Benda uji A merupakan beton normal sedangkan benda uji B, C, D, E, dan F memiliki variasi presentase pemakian fly ash untuk setiap sampel 20 %, 25%, 30%, 35%, 40%. Jumlah benda uji masin-masing 4 buah setiap variasi. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan 5 variasi kadar fly ash yang berbeda diperoleh hasil kuat tekan rata-rata beton tertinggi yaitu pada beton dengan kadar fly ash 20 % sebesar 31,10 MPa. Peningkatan kuat tekan sebesar 6,17 MPa (24,75%) dari beton normal 24,93 MPa, sedangkan kuat tekan rata-rata terendah yaitu pada beton dengan kadar fly ash 30 % sebesar 22,32 MPa. Penurunan kuat tekan sebesar 2,61 MPa (10,47 %) dari beton normal 24,93 MPa. Berdasarkan uji data menggunakan pengujian statistik Menggunakan beberapa metode diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0447. Hal ini berarti bahwa 4,47% perubahan nilai kuat tekan dipengaruhi oleh kadar fly ash sebagai sementisius pada campuran beton sedangkan sisanya dipengaruhi oleh hal yang lain. Berdasarkan analisa koefisien korelasi diperoleh nilai (r) = 0,2115 (Tingkat hubungan pemakaian fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton tergolong lemah), sedangkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan metode Distribusi Student (nilai t) diperoleh t hitung < t tabel atau 0,433 < 2,776 maka H0 diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada pengaruh antara presentase fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton dengan tingkat keyakinan 95 %.
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN BREISING KONSENTRIS TIPE X PADA GEDUNG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Lorenzo Fernandito Moruk; H.Sudirman Indra; Ester Priskasari
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.744 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2596

Abstract

Kebutuhan akan perencanaan bangunan bertingkat pada jaman sekarang yang bertahan terhadap displacement yang terjadi akibat beban lateral (gempa) sudah menjadi sebuah keharusan dalam sebuah perencanaan. Dalam perkembangan dunia modern saat ini baja semakin banyak diminati sebagai material bangunan bertingkat karena alasan memiliki kekuatan yang mumpuni serta memengaruhi waktu kerja secara signifikan. Struktur rangka baja yang dirancang untuk menahan beban lateral adalah Sistem Rangka Breising Konsentris. Sistem ini memiliki tingkat kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan sistem portal biasa karena pada sistem ini terdapat pengaku tambahan pada portal berupa breising yang dipasang pada sambungan balok dan kolom untuk meningkatkan kekuan pada portal. Dalam kajian ini diambil objek studi yakni gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dengan bentang 70m dan bentang melintang 28m serta memiliki tinggi 34.25m. Perencanaan struktur rangka baja ini disesuaikan dengan peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 1729-2015. Untuk pemodelan dan analisa struktur digunakan program bantu ETABS 2016. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ulang dengan menggunakan profil baja KingCross 700x300 untuk kolom, WideFlange 450x200 untuk balok utama, WideFlange 350x175 untuk balok link, serta WideFlange 350x350 untuk breising, ternyata displacement yang terjadi pada struktur akibat beban lateral tidak melebihi batas maksimum dan struktur bangunan tidak mengalami keruntuhan.
PERANCANGAN SKEMA BANK AIR KALI BABEN UNTUK MENDUKUNG KEBUTUHAN AIR BERSIH DI PERUMAHAN PANCA ARGA AKMIL MAGELANG Fierman Sjafirial Agustus; Agung Prapsetyo; Sudirman Indra; Yuwono
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.335

Abstract

Perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk telah meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air bersih, termasuk di kawasan Perumahan Panca Arga I Akmil Magelang. Perumahan Panca Arga dilalui jaringan irigasi Progo Manggis, yang dikenal dengan nama Kali Baben, akan tetapi belum dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air bersih bagi warga perumahan. Salah satu bentuk pemanfaatan Kali Baben sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan air adalah dengan pengembangan “bank air”, yaitu sistem pengelolaan air berbasis pemanfaatan air Kali Baben untuk disalurkan, difilterisasi/disaring dan diendapkan kemudian diinjeksikan dan disimpan ke dalam tanah secara alami sebagai cadangan air tanah pada akuifer. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem bank air berbasis Kali Baben dengan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi Perumahan Panca Arga dan memenuhi standar higiens Depkes RI. Metode penelitian menggunakan metode campuran diawali dengan mendesain Sistem Bank Air, mengimplementasikan dan menilai kualitas air yang dihasilkan, serta wawancara dengan penggagas bank air tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain skema bank air Kali Baben mampu secara efektif menyimpan air tanah tanpa mengurangi secara signifikan kuantitas aliran air Kali Baben. Skema bank air perumahan Panca Arga secara kualitas menghasilkan air yang memenuhi standar kualitas air bersih higiens Depkes RI