Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISA PENGARUH PEMAKAIAN FLY ASH SEBAGAI SEMENTISIUS PADA BETON MUTU SEDANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON Frederius Herman Daton Rau; Ir. Sudirman Indra, MSc; Mohammad Erfan, ST, MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.789 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v2i1.2575

Abstract

Fly ash atau abu terbang merupakan sisa-sisa pembakaran batu bara yang dapat digunakan dalam campuran beton didasari pada sifat material ini yang memiliki kemiripan dengan sifat semen. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka dilakukan penelitian yang bersifat eksperimental untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh pemakaian fly ash sebagai sementisius/ bahan pengganti semen pada beton mutu sedang (25 MPa).Dalam penelitian ini akan dibuat benda uji A, B, C, D, E, dan F. Benda uji A merupakan beton normal sedangkan benda uji B, C, D, E, dan F memiliki variasi presentase pemakian fly ash untuk setiap sampel 20 %, 25%, 30%, 35%, 40%. Jumlah benda uji masin-masing 4 buah setiap variasi. Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan 5 variasi kadar fly ash yang berbeda diperoleh hasil kuat tekan rata-rata beton tertinggi yaitu pada beton dengan kadar fly ash 20 % sebesar 31,10 MPa. Peningkatan kuat tekan sebesar 6,17 MPa (24,75%) dari beton normal 24,93 MPa, sedangkan kuat tekan rata-rata terendah yaitu pada beton dengan kadar fly ash 30 % sebesar 22,32 MPa. Penurunan kuat tekan sebesar 2,61 MPa (10,47 %) dari beton normal 24,93 MPa. Berdasarkan uji data menggunakan pengujian statistik Menggunakan beberapa metode diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0447. Hal ini berarti bahwa 4,47% perubahan nilai kuat tekan dipengaruhi oleh kadar fly ash sebagai sementisius pada campuran beton sedangkan sisanya dipengaruhi oleh hal yang lain. Berdasarkan analisa koefisien korelasi diperoleh nilai (r) = 0,2115 (Tingkat hubungan pemakaian fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton tergolong lemah), sedangkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan metode Distribusi Student (nilai t) diperoleh t hitung < t tabel atau 0,433 < 2,776 maka H0 diterima dan Ha ditolak sehingga tidak ada pengaruh antara presentase fly ash sebagai sementisius terhadap kuat tekan beton dengan tingkat keyakinan 95 %.
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR BAJA DENGAN MENGGUNAKAN BREISING KONSENTRIS TIPE X PADA GEDUNG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Lorenzo Fernandito Moruk; H.Sudirman Indra; Ester Priskasari
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.744 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i2.2596

Abstract

Kebutuhan akan perencanaan bangunan bertingkat pada jaman sekarang yang bertahan terhadap displacement yang terjadi akibat beban lateral (gempa) sudah menjadi sebuah keharusan dalam sebuah perencanaan. Dalam perkembangan dunia modern saat ini baja semakin banyak diminati sebagai material bangunan bertingkat karena alasan memiliki kekuatan yang mumpuni serta memengaruhi waktu kerja secara signifikan. Struktur rangka baja yang dirancang untuk menahan beban lateral adalah Sistem Rangka Breising Konsentris. Sistem ini memiliki tingkat kekakuan yang lebih tinggi dibandingkan sistem portal biasa karena pada sistem ini terdapat pengaku tambahan pada portal berupa breising yang dipasang pada sambungan balok dan kolom untuk meningkatkan kekuan pada portal. Dalam kajian ini diambil objek studi yakni gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang dengan bentang 70m dan bentang melintang 28m serta memiliki tinggi 34.25m. Perencanaan struktur rangka baja ini disesuaikan dengan peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 1729-2015. Untuk pemodelan dan analisa struktur digunakan program bantu ETABS 2016. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ulang dengan menggunakan profil baja KingCross 700x300 untuk kolom, WideFlange 450x200 untuk balok utama, WideFlange 350x175 untuk balok link, serta WideFlange 350x350 untuk breising, ternyata displacement yang terjadi pada struktur akibat beban lateral tidak melebihi batas maksimum dan struktur bangunan tidak mengalami keruntuhan.
PERANCANGAN SKEMA BANK AIR KALI BABEN UNTUK MENDUKUNG KEBUTUHAN AIR BERSIH DI PERUMAHAN PANCA ARGA AKMIL MAGELANG Fierman Sjafirial Agustus; Agung Prapsetyo; Sudirman Indra; Yuwono
JURNAL TEKNIK SIPIL PERTAHANAN Vol. 12 No. 2 (2025): JULI 2025
Publisher : PPM Sdirjianbang Akademi Militer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63824/jptsp.v12i2.335

Abstract

Perubahan iklim dan pertumbuhan penduduk telah meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan air bersih, termasuk di kawasan Perumahan Panca Arga I Akmil Magelang. Perumahan Panca Arga dilalui jaringan irigasi Progo Manggis, yang dikenal dengan nama Kali Baben, akan tetapi belum dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air bersih bagi warga perumahan. Salah satu bentuk pemanfaatan Kali Baben sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan ketahanan air adalah dengan pengembangan “bank air”, yaitu sistem pengelolaan air berbasis pemanfaatan air Kali Baben untuk disalurkan, difilterisasi/disaring dan diendapkan kemudian diinjeksikan dan disimpan ke dalam tanah secara alami sebagai cadangan air tanah pada akuifer. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem bank air berbasis Kali Baben dengan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketersediaan air bersih bagi Perumahan Panca Arga dan memenuhi standar higiens Depkes RI. Metode penelitian menggunakan metode campuran diawali dengan mendesain Sistem Bank Air, mengimplementasikan dan menilai kualitas air yang dihasilkan, serta wawancara dengan penggagas bank air tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain skema bank air Kali Baben mampu secara efektif menyimpan air tanah tanpa mengurangi secara signifikan kuantitas aliran air Kali Baben. Skema bank air perumahan Panca Arga secara kualitas menghasilkan air yang memenuhi standar kualitas air bersih higiens Depkes RI
EFFECTS OF ALUMINUM FIBERS ADDITIVE ON THE COMPRESSIVE STRENGTH OF A CONCRETE Sudirman Indra; Nadya Rachma; Mohammad Erfan; Endro Yuwono; Ratri Andinisari
Journal of Infrastructure Planning and Engineering 1-4
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.3.1.2024.1-4

Abstract

Utilizing recycled waste as an additional construction material is an innovation that can reduce the negative environmental impacts caused by waste. One of the wastes that can be utilized in this case is aluminum cans. The use of aluminum fiber in concrete mixtures is appropriate since aluminum is resistant to corrosion or rust. This research aims to determine the effect of adding aluminum fiber on the compressive strength of concrete. The aluminum cans were shaved into fibers with dimensions of 2 x 35 mm. The resulting aluminum fiber is then added into the concrete mixture with a percentage of 0%, 0.05%, 0.075%, 0.1%, and 0.125% of the total volume of the test objects. Tests for compressive strength was then carried out after test specimens were aged for 28 days. The test results showed a peak compressive strength of (20.72 ± 0.35) MPa is observed at the addition of 0.05% aluminum fiber relative to the volume of concrete used for testing. A regression analysis was performed based on the relationship between the amount of aluminum fiber additive and the resulting compressive strength. Based on this analysis, the optimum value for aluminum fiber to be added to the concrete is 0.040% of its volume.
Influence of styrofoam-based additives on the mechanical properties of mortar for concrete roof tile production Indra, Sudirman; Putri, Adinda Yunita; Erfan, Mohammad; Aditama, Vega; Febrianto, Redi Sigit; Andinisari, Ratri
Journal of Infrastructure Planning and Engineering 8-14
Publisher : Master Program of Infrastructure and Environmental Engineering, Postgraduate Program, Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/jipe.5.1.2026.8-14

Abstract

Concrete roof tile are widely used as roofing material due to its durability and performance. However, concrete roof tiles have relatively high weight and their production cost limit broader application. This study aims to develop an environmentally friendly lightweight concrete roof tile by adding styrofoam waste as a partial substitute for fine aggregates in the mortar mix. Four percentage variations of styrofoam content were used in making mortar and roof tile samples, which are 0%, 4%, 8%, and 12% relative to the total volume of sample. These variations were chosen to investigate the effect of styrofoam addition on the mechanical and physical properties of mortar and concrete roof tiles. A series of tests were also conducted, such as compressive, tensile, and flexural strength tests of mortar, flexural strength of roof tiles, as well as impermeability and porosity tests of the final products. The results of these tests indicate that the optimal mechanical performance was achieved at 8% styrofoam content, with mortar flexural strength reaching 5.05 MPa and roof tile flexural strength at 4.58 MPa. Although compressive strength declined with increasing styrofoam content, values remained within acceptable limits for non-structural applications. All roof tile samples met the impermeability criteria based on SNI 0096:2007, which states that there must not be water seepage through the samples for approximately 20 hours ± 5 minutes, regardless of their styrofoam content. Finally, it can be concluded that styrofoam can be effectively repurposed as an additive in concrete roof tile production, resulting in a lightweight, cost-effective, and sustainable building material.