Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Senam Kebugaran Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Yang Menderita Hipertensi Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru Adelia Ramadhanti; Nor Afni Oktavia; Andika Andika
CNJ: Caring Nursing Journal Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.412 KB)

Abstract

Penyakit pada lanjut usia cenderung ke arah penyakit degenerative salah satunya hipertensi. Penanganan hipertensi secara non farmakologi antara lain dengan melakukan senam kebugaran lansia. Untuk Mengetahui pengaruh senam kebugaran lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain pra-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel adalah lansia dengan hipertensi yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 17 orang, yang diambil dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum dilakukan senam kebugaran lansia adalah 156,17/92,30 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah dilakukan senam kebugaran lansia adalah 147,98/86,51 mmHg. Disimpulkan terdapat pengaruh dilakukannya senam kebugaran lansia terhadap tekana darah.
Perawat dan Keselamatan Pasien: Studi Tinjauan Literatur Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia; Meti Agustini
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1465

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil penelitian tentang penerapan keselamatan pasien oleh perawat di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review, menggunakan basis data elektronik diidentifikasi dari Pubmed, Google Scholar, Google and Grey literature (National Library of Indonesia) dengan kata kunci: keselamatan pasien, kepatuhan, penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah implementasi keselamatan pasien yang dilakukan oleh perawat, rancangan penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif, penelitian menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif, makalah empiris berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2018-2020. Artikel yang terjaring sebanyak sembilan makalah yang disintesis secara naratif. Hasil ditemukan empat makalah mengenai penerapan keselamatan pasien, satu makalah mengenai penggunaan surgical safety check list, dua makalah mengenai pengurangan risiko infeksi, satu makalah mengenai handover dan satu makalah mengenai pengurangan risiko jatuh. Hasil kajian pustakan ini menemukan berbagai inovasi yang dilakukan oleh perawat dalam menjalankan keselamatan pasien di rumah sakit. Inovasi ini dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit sebagai inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan yang mengedepankan keselamatan pasien sebagai aspek kepuasan pasien selama di rumah sakit.
TERAPI MODALITAS SENAM LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA SUNGAI TANDIPAH RT 3 Dewi Kartika Wulandari; Nor Afni Oktavia; Evy Noorhasanah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.355

Abstract

Proses penuaan terjadi secara alami dan proses alami tersebut menyebabkan terjadinya berbagai perubahan pada lansia, yaitu dari segi kondisi fisik atau biologis, kondisi psikologis, kondisi sosial, serta kondisi ekonomi. Secara biologis penduduk lanjut usia adalah penduduk yang mengalami proses penuaan yang secara terus menerus yang ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik yaitu semakin rentannya terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan dalam struktur dan fungsi sel, jaringan, serta sistem organ. Salah satu senam untuk menjaga kesehatan lansia yang paling murah dan mudah dilakukan adalah senam bugar lansia. Senam Lansia di lakukan untuk mencegah kenaikan tekanan darah. Senam lansia di lakukan selama 1 hari selama 20 menit. Terjadi penurunan pada tekanan darah pada lansia. Senam lansia harus terus di laksanakan berkesinambungan agar tekanan darah lansia tetap terkontral.
Psikoedukasi Keluarga dan Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Skizofrenia: Literatur Review Meti Agustini; Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 2 (2023): April 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i2.803

Abstract

Penatalaksanaan skizofrenia memerlukan berbagai upaya dari aspek farmakologi dan non farmakologi. Keberhasilan pengobatan tidak hanya ditentukan oleh komitmen pasien, namun juga dipengaruhi oleh kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi keluarga terhadap kemampuan keluarga dalam merawat pasien skizofrenia/gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menyaring artikel melalui data base Science Direct, Proquest, Google Scholar, dan SAGE. Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci dan seleksi sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan dan didapatkan 8 artikel untuk dianalisis. Psikoedukasi keluarga berpengaruh terhadap kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami skizofrenia. Pemberian psikoedukasi keluarga mampu meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami skizofrenia.
TERAPI MODALITAS SENAM LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI DESA SUNGAI TANDIPAH RT 3 Dewi Kartika Wulandari; Nor Afni Oktavia; Evy Noorhasanah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.355

Abstract

Proses penuaan terjadi secara alami dan proses alami tersebut menyebabkan terjadinya berbagai perubahan pada lansia, yaitu dari segi kondisi fisik atau biologis, kondisi psikologis, kondisi sosial, serta kondisi ekonomi. Secara biologis penduduk lanjut usia adalah penduduk yang mengalami proses penuaan yang secara terus menerus yang ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik yaitu semakin rentannya terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini disebabkan terjadinya perubahan dalam struktur dan fungsi sel, jaringan, serta sistem organ. Salah satu senam untuk menjaga kesehatan lansia yang paling murah dan mudah dilakukan adalah senam bugar lansia. Senam Lansia di lakukan untuk mencegah kenaikan tekanan darah. Senam lansia di lakukan selama 1 hari selama 20 menit. Terjadi penurunan pada tekanan darah pada lansia. Senam lansia harus terus di laksanakan berkesinambungan agar tekanan darah lansia tetap terkontral.
Hubungan Jenis Stroke dan Lama Menderita Hipertensi dengan Pengetahuan Keluarga Tentang Perawatan Hipertensi Ardiyanto, Rasyifa Adila; Mira, Mira; Oktavia, Nor Afni; Heriani, Novia
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i3.1141

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya stroke, jika tidak diobati dengan benar akan menyebabkan kecacatan permanen bahkan meninggal dunia. Semakin lama menderita hipertensi semakin tinggi risiko terkena stroke hemoragik dikarenakan kerusakan pembuluh darah. Pengetahuan tentang perawatan hipertensi sangat penting untuk meningkatkan perhatian keluarga terhadap pengelolaan hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jenis stroke dan lama menderita hipertensi dengan pengetahuan keluarga tentang perawatan hipertensi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dilakukan pada bulan April-Mei 2025. Data diambil menggunakan instrument kuesioner skala guttmant pengetahuan keluarga tentang perawatan hipertensi dengan analisis korelasi pearson chi-square dan spearman rank. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 responden keluarga pasien stroke dengan hipertensi yang rawat inap di RSUD. Dr. H. Moch. Ansari Saleh dengan teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian Ada hubungan antara jenis stroke dengan pengetahuan keluarga, nilai p 0,001 < 0,05 dan ada hubungan yang negatif lama menderita hipertensi dengan pengetahuan keluarga, nilai p 0,001 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,649. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan materi terkait pengetahuan keluarga terhadap hipertensi dan stroke.
Hubungan Lama Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Pada Pasien Anak Penderita Ispa Di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Nur Jannah, Wilda; Sigit Pramono, Yosra; Olviani, Yurida; Afni Oktavia, Nor
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.336

Abstract

dapat menimbulkan perasaan tidak aman. Peran orang tua tidak terputus bagi anak saat mereka berada di Rumah Sakit pada kenyataannya, anak akan lebih membutuhkan peran orang tua dalam situasi ini daripada saat mereka tidak sakit. Tentu saja, hal itu memengaruhi kesehatan mental orang tua ketika mereka menanyakan kondisi anak mereka saat mereka menerima perawatan jika anak tersebut menunjukkan tandatanda ketidaknyamanan, kegelisahan, tangisan, atau kerewelan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi penelitian ini 368 orang tua yang anaknya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil berjumlah 79 responden. Analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p value (0,001) < (0,05) dapat disimpulkan adanya hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya perawat yang ada diruangan merak agar bisa memberikan penjelasan kepada orang tua terkait lama perawatan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita anak.
Relationship of Family Support with Self-Treatment Ability of Schhizoprenia Patients at Tamiang Layang Health Center Oktavia, Nor Afni; Haspariadi, Haspariadi
Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa) Vol. 4 No. 1 (2022): March, 2022
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pnj.v4i1.36130

Abstract

Introduction: Mental disorder are syndromes or behavioral patterns that are clinically significant and associated with distress or suffering and cause disturbances in one or more functions of human life. The role of the family is very important in the healing process schizophrenic between family support and self-care ability of schizophrenic patients at the Tamiyang Layang Health Center. Method: This research is quantitative with a cross sectional approach. The population of this study amounted to 54 schizophrenia patients in 2020 with a total sampling technique and the sample of this study amounted to 54 people. The collection tool is in the form of a questionnaire. Results: Data analysis using univariate analysis and bivariat analysis with spearman rank test. Family support is included in the category of optimal family support as much as 77,8%. The patient's self-care ability is included in the category of self care ability of a patient, information from the family shows that patients need partial assistance 81,5%. Conclusions: There is a relationship between family support and self care ability of schizophrenic patients at the tamiyang layang health center which is included in the strong category with a P value = 0,000 <0,05 and the correlation is positive because the strength value is 0,777.
Hubungan Lama Hospitalisasi Dengan Tingkat Kecemasan Orang Tua Pada Pasien Anak Penderita Ispa Di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Wilda Nur Jannah; Yosra Sigit Pramono; Yurida Olviani; Nor Afni Oktavia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i2.336

Abstract

dapat menimbulkan perasaan tidak aman. Peran orang tua tidak terputus bagi anak saat mereka berada di Rumah Sakit pada kenyataannya, anak akan lebih membutuhkan peran orang tua dalam situasi ini daripada saat mereka tidak sakit. Tentu saja, hal itu memengaruhi kesehatan mental orang tua ketika mereka menanyakan kondisi anak mereka saat mereka menerima perawatan jika anak tersebut menunjukkan tandatanda ketidaknyamanan, kegelisahan, tangisan, atau kerewelan .Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan lama hospitalisasi dengan tingkat kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional. Populasi penelitian ini 368 orang tua yang anaknya menderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Idaman Banjarbaru dengan menggunakan purposive sampling dengan hasil berjumlah 79 responden. Analisis data menggunakan Spearman Rank didapatkan hasil p value (0,001) < (0,05) dapat disimpulkan adanya hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan orang tua pada pasien anak penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Ruang Merak Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru. Diharapkan para tenaga kesehatan, khususnya perawat yang ada diruangan merak agar bisa memberikan penjelasan kepada orang tua terkait lama perawatan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit yang diderita anak.
Perawat dan Keselamatan Pasien: Studi Tinjauan Literatur Indrayadi Indrayadi; Nor Afni Oktavia; Meti Agustini
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v5i1.1465

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu isu global, terutama saat keberadaan pasien di rumah sakit. Penerapan keselamatan pasien di rumah sakit memerlukan peran perawat sebagai tenaga kesehatan yang paling dominan dan langsung bertemu pasien selama 24 jam, oleh sebab itu perlu melihat sejauh mana peran perawat dalam mencegah insiden keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil penelitian tentang penerapan keselamatan pasien oleh perawat di rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review, menggunakan basis data elektronik diidentifikasi dari Pubmed, Google Scholar, Google and Grey literature (National Library of Indonesia) dengan kata kunci: keselamatan pasien, kepatuhan, penerapan keselamatan pasien oleh perawat. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah implementasi keselamatan pasien yang dilakukan oleh perawat, rancangan penelitian adalah kualitatif dan kuantitatif, penelitian menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif, makalah empiris berbahasa Inggris atau Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2018-2020. Artikel yang terjaring sebanyak sembilan makalah yang disintesis secara naratif. Hasil ditemukan empat makalah mengenai penerapan keselamatan pasien, satu makalah mengenai penggunaan surgical safety check list, dua makalah mengenai pengurangan risiko infeksi, satu makalah mengenai handover dan satu makalah mengenai pengurangan risiko jatuh. Hasil kajian pustakan ini menemukan berbagai inovasi yang dilakukan oleh perawat dalam menjalankan keselamatan pasien di rumah sakit. Inovasi ini dapat dijadikan acuan bagi rumah sakit sebagai inovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan yang mengedepankan keselamatan pasien sebagai aspek kepuasan pasien selama di rumah sakit.