Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Gambaran Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Anak Usia 6–24 Bulan Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan; Osman, Alsa Isna Faiza
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.217

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan tahapan penting dalam pertumbuhan anak setelah usia 6 bulan. Ketidaktepatan dalam pemberian MP-ASI dapat menyebabkan masalah gizi seperti stunting, anemia, dan gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran praktik pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan di Desa Mekarsari tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel sebanyak 125 ibu dengan anak usia 6–24 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur meliputi waktu, frekuensi, tekstur dan variasi pemberian MP-ASI. Analisis dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden telah memberikan MP-ASI tepat waktu (64,8%), dengan frekuensi sesuai anjuran (71,2%) dan tekstur sesuai usia anak (76,8%). Berdasarkan variasi makanan, sebagian besar ibu memberikan MP-ASI dengan variasi baik (67,6%). Praktik pemberian MP-ASI di wilayah penelitian tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam variasi dan kebersihan makanan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang MP-ASI, Asupan Vitamin A Dan Asupan Kalsium Dengan Status Gizi Balita Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan; Osman, Alsa Isna Faiza
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v3i1.218

Abstract

Latar belakang: Masa balita merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga memerlukan asupan gizi yang optimal. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai kebutuhan serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi dapat berkontribusi terhadap masalah gizi kurang pada balita. Vitamin A dan kalsium berperan penting dalam sistem imun dan pertumbuhan tulang, sehingga asupannya perlu diperhatikan. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI, asupan vitamin A, dan asupan kalsium dengan status gizi balita di Desa Mekarsari Kecamatan Jambe tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi seluruh ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan di Desa Mekarsari. Sampel sebanyak 85 responden diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan MP-ASI, food recall 2x24 jam untuk asupan vitamin A dan kalsium, serta pengukuran status gizi menggunakan indeks BB/U. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p
Gambaran Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Desa Mekarsari Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan; Putri , Fitria Eka
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v3i3.221

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan tahapan penting dalam pertumbuhan anak setelah usia 6 bulan. Ketidaktepatan dalam pemberian MP-ASI dapat menyebabkan masalah gizi seperti stunting, anemia, dan gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran praktik pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan di Desa Mekarsari tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel sebanyak 125 ibu dengan anak usia 6–24 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur meliputi waktu, frekuensi, tekstur dan variasi pemberian MP-ASI. Analisis dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden telah memberikan MP-ASI tepat waktu (64,8%), dengan frekuensi sesuai anjuran (71,2%) dan tekstur sesuai usia anak (76,8%). Berdasarkan variasi makanan, sebagian besar ibu memberikan MP-ASI dengan variasi baik (67,6%). Praktik pemberian MP-ASI di wilayah penelitian tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam variasi dan kebersihan makanan.
NUTRITION EDUCATION WITH LEAFTS ON KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING PROVIDING COMPLETE FOOD Pradana, M.Si, Arya Kemal; Said, Irfan; Meisyifa, Aini; Quranialita, Sekar Rizky
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i2.227

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu menyusui serta kader posyandu mengenai pemberian MP-ASI melalui edukasi gizi berbasis leaflet. Program dilaksanakan pada 15 Mei 2023 di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang dengan melibatkan 30 partisipan berusia 20–35 tahun. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi gizi dan demonstrasi pembuatan pangan lokal bergizi, diikuti dengan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 34% setelah intervensi edukasi menggunakan leaflet. Peserta juga menunjukkan respons positif terhadap demonstrasi pembuatan snack bar fungsional berbasis pisang mas dan daun kelor, serta menyatakan bahwa produk mudah dibuat, bahan mudah diperoleh, dan disukai oleh keluarga. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini turut meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi, serta memperkuat pemahaman mengenai prinsip gizi seimbang dan pentingnya MP-ASI yang tepat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta, serta berpotensi mendukung upaya perbaikan gizi keluarga secara berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi terhadap percepatan pencegahan stunting melalui peningkatan kapasitas keluarga dalam pemenuhan gizi baduta.
Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak Hadi, Anto J.; Ishak, Syamsopyan; Manggabarani, Saskiyanto; Said, Irfan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.347 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v2i1.523

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Tatalaksana Pola Konsumsi Terhadap Status Gizi Anak Taman Kanak-Kanak. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan exhaustic sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 anak. Hasil penelitian diperoleh bahwa kebiasaan sarapan (p=0,002), frekuensi makan ( p=0,022), pola pengasuhan gizi (p=0,003), berhubungan dengan status gizi anak Taman Kanak-Kanak (< 0,05). Kesimpulan diperoleh bahwa ada hubungan kebiasaan sarapan, frekuensi makan, pola pengasuhan gizi dengan status gizi anak taman kanak-kanak. Diharapkan bagi anak melalui orang tua untuk dapat menatalaksana pola konsumsi dan membiasakan sarapan pagi sebelum anak berangkat ke sekolah, karena tubuh membutuhan asupan gizi yang didapat dari sarapan pagi untuk memelihara ketahanan fisik dan untuk meningkatkan kemampuan belajar. Orang tua berperan penting dalam pengasuhan gizi dan menyiapkan bekal sekolah anak yang sehat dan aman untuk dikonsumsi oleh anaknya agar makanan yang dikonsumsi oleh anak dapat terpantau.