Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan, Usia dan Lama Menjadi Kader dalam Keberhasilan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Barokah, Falah Indriawati; Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan
Jurnal Kesehatan Global Vol 5, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v5i1.5025

Abstract

Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) adalah salah satu cara pemerintah dalam menurunkan angka stunting hingga 40% dan merupakan salah satu  target dari Sustainable Development Goals (SDGs).  Tujuan dari SDGs merupakan pembangunan berkelanjutan kedua yaitu menghilangkan kelaparan serta segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 dan ketahanan pangan. Pemberian makan tepat pada anak sejak lahir sampai usia dua tahun adalah dasar pencapaian kualitas  tumbuh  kembang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, usia dan lama menjadi kader dengan keberhasilan pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilakukan di wilayah Puskesmas Kebayoran Lama Jakarta Selatan. Populasi merupakan seluruh kader yang ada di wilayah Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama. Sampel berjumlah 270 kader diambil dengan purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. 65 kader (24,1%)  berhasil dalam melakukan pemberian makan bayi dan anak (PMBA). Usia (p = 0,001) dan lama menjadi kader (p = 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan keberhasilan makan bayi dan anak. Pengetahuan (p = 0,145)  tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan keberhasilan PMBA. Saran, kepada kader posyandu agar lebih aktif dalam memberikan informasi kepada ibu balita terkait dengan pemberian makan bayi dan anak (PMBA).
Hubungan Pola Pemberian Makanan Bayi dan Anak, Pengetahuan Gizi Ibu dengan Status Gizi Bayi 6-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Kebayoran Lama Jakarta Selatan Said, Irfan; Suryati, Tati; Barokah, Falah Indriawati
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 2 (2021): Edisi Mei
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i2.4855

Abstract

Pemberian makan bayi dan anak atau disingkat PMBA merupakan program pemerintah untuk menurunkan angka kematian anak dan meningkatkan kualitas hidup ibu sesuai dengan MDGs keempat dan kelima. Program PMBA juga bertujuan meningkatkan status gizi dan kesehatan, tumbuh kembang dan kelangsungan hidup anak di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan kota Administrasi Jakarta Selatan didapatkan sebanyak 37% Balita yang mengalami gizi kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA), pengetahuan gizi ibu, dengan status gizi anak usia 6-24 bulan. Desain dari penelitian ini  menggunakan cross sectional. Sampel berjumlah 231 anak usia 6-24 bulan diambil dengan teknik purposive sampling pada bulan maret-september 2020. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan mengunakan uji chi-square. Hasil peneltiian diperoleh 37 (16,1%) anak memiliki status gizi normal. Pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA) (p = 0,001) memiliki hubungan dengan status gizi. Pengetahuan gizi  ibu (p = 0,364) tidak terdapat hubungan dengan status gizi bayi. Pola pemberian makan bayi dan anak (PMBA) memilki hubungan dengan status gizi bayi, pengetahuan gizi ibu tidak memiliki hubungan dengan status gizi bayi usia 6-24 bulan. Disarankan kepada para orang tua untuk selalu memantau status gizi anaknya.
The Effects of Progressive Muscle Relaxation on the Level of Anxiety in Nurses Caring for Patients with Covid-19 Yolanda, Yori; Said, Irfan; Suryati, Tati; Simanungkalit, Ria
Indonesian Contemporary Nursing Journal (ICON Journal) Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 No. 1 Agustus 2022
Publisher : Faculty of Nursing, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/icon.v7i1.18789

Abstract

Introduction: One of the psychological responses encountered by nurses who treat COVID-19 patients is anxiety. The anxiety is caused by several factors including feelings of unsupported, worrying excessively about health, fear of carrying the infection and transmitting it to family members or others, a heavy workload, social stigmatization, feeling insecure for providing care. Moreover, this psychological problem caused low quality of health services for patients. Therefore, to reduce the anxiety of nurses who took care for Covid-19 patients, anxiety management using progressive muscle relaxation was needed. The purpose of this study is to assess the effect of progressive muscle relaxation on the level of anxiety in nurses caring for patients with Covid-19. Method: The research design used in this study was quasi-experimental, namely pre-test and post-test with control group design with purposive sampling technique. The number of samples is 52 nurses. The research instrument used the Zung Self-Rating Anxiety Scale (SRAS) questionnaire. The paired T Test is applied for statistical analysis. Result: the result of this study indicated that progressive muscle relaxation had a substantial effect on the level anxiety in nurses caring for patients with Covid-19 in the intervention group with a P-value 0.000 (P value < 0,005). Conclusion: Progressive muscle relaxation therapy is a complementary therapy that can be done independently by nurses and is effective in reducing anxiety.
HUBUNGAN ASUPAN SERAT, KUALITAS TIDUR, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN STATUS GIZI PADA SISWA SMP YPUI DI PARUNG BOGOR Nurdiyani, Siti; Said, Irfan; Tanuwijaya, Rani Rahmasari
Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (The Journal of Food Technology and Health) Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pangan dan Kesehatan (Journal Of Food Technology And Health), No
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi pada remaja, baik kekurangan maupun kelebihan gizi, menjadi perhatian utama karena pengaruhnya terhadap kesehatan serta kualitas sumber daya manusia. Beberapa faktor seperti konsumsi serat, kualitas tidur, dan aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menentukan status gizi remaja. Serat yang bersumber dari buah, sayuran, dan biji-bijian membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus mencegah penyakit metabolik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hubungan antara konsumsi serat, kualitas tidur, dan aktivitas fisik terhadap status gizi remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional, dengan sampel sebanyak 218 siswa kelas VII dan VIII di SMP YPUI Parung Bogor, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 47,2% remaja memiliki status gizi normal, sedangkan 52,8% tidak normal. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi serat dan status gizi (p=0,091). Namun, terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur (p=0,046) dan aktivitas fisik (p=0,002) dengan status gizi. Sebagian besar responden memiliki konsumsi serat yang cukup (60,9%), kualitas tidur yang baik (55%), dan tergolong tidak aktif secara fisik (90,8%). Berdasarkan hasil ini, disimpulkan bahwa konsumsi serat tidak berhubungan secara signifikan dengan status gizi, sedangkan kualitas tidur dan aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan. Oleh karena itu, disarankan untuk meningkatkan edukasi terkait pentingnya konsumsi serat, kualitas tidur, serta aktivitas fisik, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga, serta mendorong penelitian lanjutan pada populasi remaja.
Kekurangan Energi Kronik, Pengetahuan, Asupan Makanan dengan Stunting: Cross-Sectional Study Manggabarani, Saskiyanto; Tanuwijaya, Rani Rahmasari; Said, Irfan
Journal of Nursing and Health Science Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v1i1.13

Abstract

Anak umur periode 2 tahun termasuk periode kritis dan masa emas dalam pertumbuhan dan perkembangan otak yang optimal. Malnutrisi yang terjadi pada anak usia ini akan menyebabkan masalah gizi seperti obesitas dan stunting. Angka kejadi stunting dan obesitas pada anak setiap tahunya meningkat yang disebabkan oleh beberapa pemicu utama termasuk pengetahuan pengasuh, sosial ekonomi serta asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat signifikansi kekurangan energi kronik, pengetahuan, asupan dengan stunting baduta. Metode penelitian menggunakan analisis kuantitatif dengan teknik survey serta desain cross sectional study. Sampel diseleksi dengan Teknik purposive sampling sebanyak 185 baduta yang telah memenuhi kiteria tidak menderita penyakit infeksi, umur 6-24 bulan, tidak lahir prmeatur, berat bayi lahir rendah, dan pangasuh bersedia untuk di wawancara. Data diperoleh menggunakan metode wawancara dengan kuesioner, formular food recall, timbangan digital, microtoise dan LILA. Analis data menggunakan uji korelasi dan determinasi (R2) dengan tingkat signifikansi nila p <0,05. Hasil ditemukan bahwa kekuerangan energi kronik, pengetahuan, dan asupan makanan diperoleh ada hubungan yang signifikan terhadap kejadian stunting dengan nilai p-value <0,05. Semakin tinggi pengetahuan ibu dan asupan makan anak akan seiring dengan meningkatkatnya status gizi juga namun sebaliknya status KEK ibu semakin meningkat tidak meyebakan pengkatan status gizi baduta.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK FISIK SUSU KAMBING PASTEURISASI DENGAN PENAMBAHAN BUAH LONTAR (Borassus flabellifer L.) Rahman, Andi Nabila; Maruddin, Fatma; Said, Irfan; Taufik, Muhammad; Taggo, Syamsuddin
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 33 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24961/j.tek.ind.pert.2023.33.3.317

Abstract

Palmyra fruit (Borassus flabellifer L.) contains active compounds and nutritional content that can maintain and improve the quality of processed goat milk products. The objective of this research was to analyze the antioxidant activity and physical characteristics of goat's milk pasteurized using palmyra fruit. A completely randomized design (CRD) with 5 treatments with 3 replications was used in this research with parameters of antioxidant activity, viscosity and pH. The number of panelists in organoleptic testing was 25 people. Treatments with the addition of palmyra fruit percentage of the total volume of milk made were 0%, 10%, 12%, 14%, and 16% (w/v). The addition of palmyra fruit to pasteurized goat milk had an effect (P<0.01) on antioxidant activity, viscosity, sweetness, milk taste and palmyra taste, however, it had no effect on the pH value. The use of 10% palm fruit in the processing of pasteurized goat milk will produce the best quality based on antioxidant studies and its physical characteristics. Keywords: antioxidants, goat's milk, palmyra fruit, pasteurization, physical properties
Gambaran Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Anak Usia 6–24 Bulan Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan; Osman, Alsa Isna Faiza
Journal of Nursing and Health Science Vol. 2 No. 3 (2023): Edisi Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v2i3.217

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) merupakan tahapan penting dalam pertumbuhan anak setelah usia 6 bulan. Ketidaktepatan dalam pemberian MP-ASI dapat menyebabkan masalah gizi seperti stunting, anemia, dan gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran praktik pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan di Desa Mekarsari tahun 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel sebanyak 125 ibu dengan anak usia 6–24 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur meliputi waktu, frekuensi, tekstur dan variasi pemberian MP-ASI. Analisis dilakukan secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase. Sebagian besar responden telah memberikan MP-ASI tepat waktu (64,8%), dengan frekuensi sesuai anjuran (71,2%) dan tekstur sesuai usia anak (76,8%). Berdasarkan variasi makanan, sebagian besar ibu memberikan MP-ASI dengan variasi baik (67,6%). Praktik pemberian MP-ASI di wilayah penelitian tergolong cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam variasi dan kebersihan makanan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang MP-ASI, Asupan Vitamin A Dan Asupan Kalsium Dengan Status Gizi Balita Lestari, Dwi Ayu; Said, Irfan; Osman, Alsa Isna Faiza
Journal of Nursing and Health Science Vol. 3 No. 1 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jnhs.v3i1.218

Abstract

Latar belakang: Masa balita merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga memerlukan asupan gizi yang optimal. Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai kebutuhan serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai gizi dapat berkontribusi terhadap masalah gizi kurang pada balita. Vitamin A dan kalsium berperan penting dalam sistem imun dan pertumbuhan tulang, sehingga asupannya perlu diperhatikan. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang MP-ASI, asupan vitamin A, dan asupan kalsium dengan status gizi balita di Desa Mekarsari Kecamatan Jambe tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan populasi seluruh ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan di Desa Mekarsari. Sampel sebanyak 85 responden diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan MP-ASI, food recall 2x24 jam untuk asupan vitamin A dan kalsium, serta pengukuran status gizi menggunakan indeks BB/U. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p
NUTRITION EDUCATION WITH LEAFTS ON KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING PROVIDING COMPLETE FOOD Pradana, M.Si, Arya Kemal; Said, Irfan; Meisyifa, Aini; Quranialita, Sekar Rizky
Journal Community Service of Health Science Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Pertamedika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58730/jcshs.v2i2.227

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu menyusui serta kader posyandu mengenai pemberian MP-ASI melalui edukasi gizi berbasis leaflet. Program dilaksanakan pada 15 Mei 2023 di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang dengan melibatkan 30 partisipan berusia 20–35 tahun. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi gizi dan demonstrasi pembuatan pangan lokal bergizi, diikuti dengan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengevaluasi perubahan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 34% setelah intervensi edukasi menggunakan leaflet. Peserta juga menunjukkan respons positif terhadap demonstrasi pembuatan snack bar fungsional berbasis pisang mas dan daun kelor, serta menyatakan bahwa produk mudah dibuat, bahan mudah diperoleh, dan disukai oleh keluarga. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan ini turut meningkatkan keterampilan ibu dalam mengolah pangan lokal menjadi makanan bergizi, serta memperkuat pemahaman mengenai prinsip gizi seimbang dan pentingnya MP-ASI yang tepat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta, serta berpotensi mendukung upaya perbaikan gizi keluarga secara berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi terhadap percepatan pencegahan stunting melalui peningkatan kapasitas keluarga dalam pemenuhan gizi baduta.