Ni Luh Putu Tejawati
Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

JEJAK SIWA DI PURA MASCETI, KECAMATAN SUSUT KABUPATEN BANGLI: Trails Of Siwa In Apuan Village, Susut District, Bangli District Ni Luh Wika Kristina; Ni Luh Putu Tejawati; Dewa Made Alit; Yizriel Pote Pasa; Imelda Yola
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2023): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sebelum masuknya agama Hindu Ke Bali. Masyarakat Bali mengenal aliran-aliran atau sekte-sekte kepecayaan pada saat itu. Salah satu sekte yang paling dominan adalah Sekte Siwa Siddantha. Aliran Siwa Siddantha merupakan aliran merupakan ajaran hasil dari akulturasi dari banyak ajaran Agama Hindu yang ada di Bali yang menjadi satu sehingga menjadi terpadu yaitu dalam ajaran Tattwa yang menjadi intisari ajaran Agama Hindu. Tidak banyak peninggalan Siwa yang ada di Bali namun salah satu bukti yang bisa di jadikan jejak dari Siwa adalah lingga yang berada di Pura Masceti, Desa Apuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum dari Desa Apuan serta mengetahui jejak Siwa di Desa Apuan sebagai living Monument yang masih digunakan pada saat ini. Dalam penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan tahap-tahap; (1) Heuristik (tehnik observasi, tehnik wawancara, dan studi dokumen) (2) Kritik sumber (kritik eksteren dan kritik internal), (3) Interpretasi, (4) Historiografi. Desa Apuan merupakan desa yang memiliki begitu banyak peninggalan sejarah salah satunya adalah Pura Masceti. Berbagai tinggalan ada di Pura Masceti mulai dari arca, hingga lingga yang membuktikan adanya jejek Siwa di Desa Apuan. Lingga yang disakralkan dan dikramatakan oleh warga Desa Apuan menjadi living Monument yang masih digunakan pada saat ini.
Collaborative Online Learning Based on The Inter-University Learning Management System Dhalia Soetopo; Hervina Nurullita; Agus Mursidi; Abdul Shomad; Ni Luh Putu Tejawati; I Nyoman Bayu Pramartha
Jurnal Paedagogy Vol 10, No 4: Jurnal Paedagogy (October 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i4.9048

Abstract

This research aims to describe the implementation of online learning between PGRI Banyuwangi University and PGRI Mahadewa University Indonesia during the Covid-19 pandemic. So that the learning process continues to run well and keeps the quality of education high, universities collaborate in organizing a flexible learning system. The method used in this research was descriptive qualitative. Data was collected using literature study, document analysis, observation, and interviews. The informants in this research were 30 students from both universities who took Cultural History courses. The research results showed that this collaborative learning focused on online learning design to create social interaction and a humanist side of learning. It leads to effective learning, namely social interaction in the online learning process and performance between students. Collaboration-based online learning design was managed in the following way: (1) collaboration-based online learning planning begins with needs analysis; (2) the implementation of collaboration-based online learning is carried out by providing teaching materials in the LMS and then accessing them independently. Furthermore, the effectiveness of collaboration-based online learning was obtained through involvement in completing assignments through integrated online worksheets and group work.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Tradisi Pasola Di Desa Pero Batang Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya: Local Wisdom Values in the Pasola Tradition in Pero Batang Village, Kodi District, Southwest Sumba Regency Yizriel Pote Pasa Yizriel Pote Pasa; Ni Luh Putu Tejawati Ni Luh Putu Tejawati; I Nyoman Bayu Pramartha I Nyoman Bayu Pramartha
Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2023): Nirwasita: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/nirwasita.v4i2.3097

Abstract

Tradisi Pasola di Desa Pero Batang Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Dayamerupakan tradisi unik yang berlangsung setiap tahun, terutama pada bulan Februari dan Maret.Tradisi Pasola memiliki ciri khas tersendiri, oleh karena itu sangat penting dan menarik untukdikaji apa saja yang menjadi keunikan dari tradisi ini. Pasola berasal dari kata “pa” yang artinyapermainan dan “sola” atau “hola” yang artinya lembing atau tombak. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui (1) Pelaksanaan tradisi pasola di Desa Pero Batang Kecamatan KodiKabupaten Sumba Barat Daya (2) Nilai-nilai kearifan lokal dalam tradisi pasola di Desa PeroBatang Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini dilakukan di KabupatenSumba Barat Daya tepatnya di Desa Pero Batang. Teori yang digunakan dalam penelitian iniantaralain teori fungsional, teori ini digunakan untuk mengetahui fungsi dari pelaksanaan tradisipasola dan teori nilai, teori ini digunakan karena nilai yang di angkat berkaitan dengan perilakudan kepercayaan masyarakat, yakni nilai-nilai kearifan lokal pada tradisi asola di Pulau Sumbakhususnya di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. Nilai-nilaiyang ada dalam tradisi pasola merupakan salah satu bagian dari kearifan lokal, yang hendaknyadigali lebih mendalam lagi sehingga kedepannya masyarakat luas dapat mengetahui bahwadalam tradisi pasola mengandung nilai-nilai kearifan lokal. Teknik pengumpulan data dalampenelitian ada tiga, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian inimenyimpulkan bahwa (1) Pelaksanaan tradisi pasola di Desa Pero Batang terdiri atas beberapatahapan-tahapan sebelum menuju pada puncak pelaksanaan tradisi tersebut, dari tahappersiapan, pelaksanaan sampai pada tahap akhir dari tradisi tersebut. Tradisi pasoladilaksanakan tentunya memiliki tujuan diantaranya untuk menghormati arwah leluhur, memintaberkat dan restu dari Sang Pencipta agar diberi berkat yang melimpah ketika menuai hasilpanen, sebagai perekat jalinan persaudaraan bagi masyarakat Sumba. (2) Nilai-nilai kearifanlokal dalam tradisi pasola di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya.Nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Pasola adalah nilai religi, nilai gotong royong, nilaiestetika, nilai kepemimpinan, nilai ekonomi dan nilai toleransi. Nilai-nilai tersebut memegangperanan yang sangat penting bagi masyarakat Sumba khususnya masyarakat desa Pero Batangyang dapat dijadikan pedoman perilaku baik secara individu maupun kelompok.
Tumpek Kandang Dan Tumpek Uduh: Kearifan Lokal Masyarakat Bali Sebagai Sumber Belajar IPS Alit, Dewa Made; Tejawati, Ni Luh Putu
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v7i2.13880

Abstract

Laboratorium IPS yang paling utama dan sempurna adalah masyarakat dengan segala kearifan lokalnya. Menggunakan kearifan lokal masyarakat sebagai sumber belajar IPS akan mendekatkan siswa dengan lingkungannya. Salah satu kearifan lokal masyarakat Bali adalah perayaan Tumpek Kandang dan Tumpek Uduh. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran bagaimana Tumpek Kandang dan Tumpek Wariga dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk studi pustaka yang diawali dengan melakukan inventarisasi judul-judul bahan pustaka yang terkait dengan tema yang sedang dikaji. Semua buku, jurnal hasil penelitian ditelaah isinya agar sesuai dengan data yang diperlukan. Data yang telah terkumpul kemudian dikelompokan sesuai dengan permasalahan yang sedang diteliti. Selanjutnya dilakukan pengolahan data dan atau pengutipan dari sumber yang digunakan untuk dijadikan temuan penelitian dan diinterpretasikan untuk mendapatkan kesimpulan. Hasil analisis data menunjukan bahwa upacara Tumpek Kandang dan Tumpek Uduh dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS. Tumpek Kandang merupakan upacara yang mengandung makna rasa syukur masyarakat Bali atas karunia Tuhan akan melimpahnya hasil ternak. Tumpek uduh merupakan rasa sujud syukur masyarakat Bali atas karunia Tuhan yang telah memberikan tanaman yang subur, buah yang melimpah. Masyarakat Bali meyakini, bila tumbuhan dan hewan dijaga dan dilestarikan maka tumbuhan dan hewan juga akan memberikan kemakmuran kepada masyarakatnya. 
Collaborative Online Learning Based on The Inter-University Learning Management System Soetopo, Dhalia; Nurullita, Hervina; Mursidi, Agus; Shomad, Abdul; Tejawati, Ni Luh Putu; Pramartha, I Nyoman Bayu
Jurnal Paedagogy Vol. 10 No. 4: Jurnal Paedagogy (October 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i4.9048

Abstract

This research aims to describe the implementation of online learning between PGRI Banyuwangi University and PGRI Mahadewa University Indonesia during the Covid-19 pandemic. So that the learning process continues to run well and keeps the quality of education high, universities collaborate in organizing a flexible learning system. The method used in this research was descriptive qualitative. Data was collected using literature study, document analysis, observation, and interviews. The informants in this research were 30 students from both universities who took Cultural History courses. The research results showed that this collaborative learning focused on online learning design to create social interaction and a humanist side of learning. It leads to effective learning, namely social interaction in the online learning process and performance between students. Collaboration-based online learning design was managed in the following way: (1) collaboration-based online learning planning begins with needs analysis; (2) the implementation of collaboration-based online learning is carried out by providing teaching materials in the LMS and then accessing them independently. Furthermore, the effectiveness of collaboration-based online learning was obtained through involvement in completing assignments through integrated online worksheets and group work.