Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Media Leaflet tentang Seks Pranikah Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Ferasinta, Ferasinta; Rozani, Leni; Sartika, Andry; novitasari, selvia; Dinata, Endah Zulya
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 13, No 1 (2025): Determinants of Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v13i1.10995

Abstract

Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian media leaflet tentang seks pranikah terhadap pengetahuan dan sikap remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental. Penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah menengah pertama di mana siswa sudah akrab dengan topik seks pranikah, khususnya di daerah Kampung. Penelitian berlangsung pada tanggal 13 Juni dan 14 Juni 2024, pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Intervensi, yang melibatkan media  leaflet, berlangsung selama 12 menit, dengan penilaian pretest dan posttest dilakukan. Prosedur penelitian melibatkan langkah-langkah berikut: Pretest dilakukan sebelum intervensi untuk menilai pengetahuan dan sikap siswa tentang seks pranikah. Setelah pretest, dilakukan Pendidikan Kesehatan tentang seks kemudian dilanjutkan posttest. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengaruh media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap remaja mengenai seks pranikah adalah signifikan, dengan nilai p 0,001, yang kurang dari nilai alfa 0,05 (p < α), menunjukkan efek intervensi yang signifikan secara statistik.
Peningkatan pengetahuan dalam pencegahan terjadinya Bullying pada usia remaja Ferasinta, Ferasinta; Rozani, Leni; Novitasari, Selvia; Padila, Padila; Sartika, Andry; Fitri Lina, Liza
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Vol. 2 No. 2 (2024): MEI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jupengkes.v2i2.971

Abstract

Bullying is an aggressive act carried out continuously by one individual or group against another person who is physically, emotionally or socially weaker. These actions are often carried out with the aim of annoying, hurting, or dominating the victim. Bullying can occur in a variety of settings, including at school, the workplace, online environments, or in general society. Bullying can take many forms, including physical abuse such as beatings or physical attacks, verbal abuse such as taunts or threats, social abuse such as isolating or ostracizing someone, or online abuse such as sending insulting messages or posting derogatory content on social media. Bullying can also be direct, with the perpetrator taking action directly against the victim, or indirectly through spreading harmful rumors or gossip. The impact of bullying is very detrimental to the victim. They may experience mental health problems, including stress, anxiety, depression, and even thoughts of suicide. Victims of bullying may also experience a decline in academic performance, avoid school or work, and have difficulty building healthy social relationships. Prevention and handling of bullying is very important. Education about bullying awareness, development of social skills, and promotion of inclusive attitudes and respect for diversity can help reduce cases of bullying.
Hubungan Ibu Preeklamsia dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Rozani, Leni; Ferasinta, Ferasinta; Panzilion, Panzilion; Novitasari, Selvia
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.669 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i5.10285

Abstract

ABSTRACT Preeclampsia is hypertension accompanied by proteinuria that occurs during pregnancy, childbirth or the puerperium. Low birth weight (LBW) is a baby weighing 2500 grams or less at birth regardless of gestational age. These newborns are considered to have intrauterine growth rates less than expected or a shortened gestational age. The purpose of this study was to determine the frequency distribution of preeclampsia and low birth weight, and the relationship between preeclampsia and low birth weight. The research design used in this study was a case control design, namely a research design consisting of a control group and a case group, the respondents in this study totaled 94 people, 47 people in the control group and 47 people in the case group. From the results of the study, the univariate analysis obtained the results of each variable, 48 mothers who experienced preeclampsia with a percentage of 51.1% and 46 mothers who did not experience preeclampsia with a percentage of 48.9%, in the LBW frequency distribution table there were 47 babies who experienced LBW babies (case group), and babies who did not have LBW babies totaled 47 babies (control group). In the bivariate analysis, the results of the chi square test showed that the p value = 0.000 < , so there is a strong relationship, Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is a relationship between the incidence of preeclampsia and low birth weight (LBW), so that with research explaining that preeclampsia mothers can give birth to babies with LBW babies, it is hoped that mothers can maintain their health during pregnancy until delivery, examine their pregnancies from the start until delivery, recognize symptoms early -symptoms of diseases that arise during pregnancy so that treatment can be carried out optimally. Keywords: Preeclampsia, and LBW  ABSTRAK Preeklamsia adalah hipertensi disertai proteinuria yang timbul selama kehamilan, persalinan atau masa nifas. Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat bayi 2500 gram atau kurang pada saat lahir tanpa memandang usia kehamilan. Bayi baru lahir ini dianggap mengalami kecepatan pertumbuhan intrauterine kurang dari yang diharapkan atau pemendekan masa gestasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui distribusi frekuensi kejadian preeklamsia dan BBLR, dan hubungan antara kejadian preeklamsia dengan BBLR. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain case control yaitu rancangan penelitian yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok kasus, responden dalam penelitian ini berjumlah 94 orang, 47 orang kelompok kontrol dan 47 orang kelompok kasus. Dari hasil penelitian, pada analisis univariat didapatkan hasil dari masing-masing variabel, 48 ibu yang mengalami preeklamsia dengan persentase 51,1%  dan 46 ibu yang tidak mengalami preeklamsia dengan persentase 48,9%, pada tabel distribusi frekuensi BBLR terdapat 47 bayi yang mengalami BBLR (kelompok kasus), dan bayi yang tidak mengalami BBLR berjumlah 47 bayi (kelompok kontrol). Pada analisis bivariat  didapatkan hasil uji chi square, nilai p value = 0.000 < , jadi ada hubungan yang kuat, Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada hubungan kejadian preeklamsia dengan berat badan lahir rendah (BBLR), sehingga dengan adanya penelitian yang menjelaskan bahwa ibu preeklamsia dapat melahirkan bayi yang BBLR diharapkan para ibu dapat menjaga kesehatan selama hamil sampai persalinan, memeriksa kehamilan sejak awal sampai persalinan, mengenali sejak dini gejala-gejala penyakit yang timbul saat hamil agar penanganan dapat dilakukan dengan maksimal.         Kata Kunci: Preeklamsia, dan BBLR   
Hubungan Tipe Pola Asuh Orang Tua terhadap Emotional Quotient (EQ) pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) Panzilion, Panzilion; Ferasinta, Ferasinta; Rozani, Leni; Sartika, Andry
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.847 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10825

Abstract

ABSTRACT Emotional intelligence is the ability to recognize, process, and control emotions so that children are able to respond positively to any conditions that stimulate emotions. Children's emotional quotient is influenced by environmental factors, especially by the family, especially parents. The role and involvement of parents is reflected in the implementation of parenting, so that parents are expected to play a role in increasing emotional quotient (EQ). The purpose of this study was to determine the relationship between parenting style and Emotional Quotient (EQ) in pre-school children (4-6 years).The research design used was observational analytic with a cross sectional design. Sampling using purposive sampling technique. The sample in this study was 38 parents who had children aged 4-6 years. The results of the study, in the univariate analysis of 38 respondents, there were 34 parents (89.5%) who applied authoritative parenting styles, 1 parent (2.6%) applied authoritarian parenting styles, and 3 parents (7.9%) adopt permissive parenting styles. Whereas 37 (97.4%) children had a good emotional quotient, and 1 (2.6%) child had a poor emotional quotient. The bivariate analysis was carried out using the Chi-square test with a significance level of α 95% (0.05), in this study it showed p value = 0.003 < α = 0.05. It can be concluded that there is a significant relationship between parenting style and emotional quotient (EQ) in preschool-aged children (4-6 years) at the Dharma Wanita Association Kindergarten, Bengkulu City. Keywords: Parenting Style Type, Emotional Quotient (EQ)  ABSTRAK Kecerdasan emosi adalah kemampuan untuk mengenali, mengolah, dan mengontrol emosi agar anak mampu merespon secara positif setiap kondisi yang merangsang munculnya emosi. Emotional quotient yang dimiliki anak dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama oleh keluarga yaitu khususnya orang tua. Peran dan keterlibatan orang tua yang tercermin didalam pelaksanaan pola asuh, sehingga orang tua diharapkan ikut berperan dalam peningkatan emotional quotient (EQ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tipe pola asuh orang tua terhadap Emotional Quotient (EQ) pada anak usia pra sekolah (4-6 Tahun). Desain penelitian yang digunakan adalah  analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 orang tua yang memiliki anak dengan usia 4-6 tahun. Hasil penelitian, pada analisis univariat dari 38 responden terdapat 34 orang tua (89,5%) yang menerapkan tipe pola asuh  otoritatif, 1 orang tua (2,6%) menerapkan pola asuh otoriter, dan 3 orang tua (7,9%) menerapkan pola asuh permisif. Sedangkan 37  (97,4%)  anak emotional quotient nya baik, dan 1 (2,6%) anak  emotional quotient nya kurang baik. Pada analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan α 95% (0,05), pada penelitian ini menunjukkan p value = 0,003 < α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tipe pola asuh orang tua terhadap emotional quotient (EQ) pada anak usia prasekolah (4-6 tahun) di TK Dharma Wanita Persatuan Kota Bengkulu. Kata Kunci: Tipe Pola Asuh Orang Tua, Emotional Quotient (EQ)
Pendampingan Peningkatan Pengetahuan dalam Pencegahan Pernikahan Dini Siswa Siswi SMPN 5 Kota Bengkulu Ferasinta, Ferasinta; Novitasari, Selvia; Rozani, Leni; Sartika, Andry; Yanti, Lussyefrida
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v3i3.2985

Abstract

Pernikahan dini adalah penikahan yang terjadi apabila laki-laki atau perempuannya berada di bawah umur untuk menikah, yaitu umur di bawah 19 tahun. Pernikahan dini ini dapat mengakibatkan banyak sekali dampak negatifnya, mulai dari terjadinya KDRT karena beberapa faktor seperti kesusahan dalam bidang ekonomi ataupun ketidaksiapan laki-laki untuk memliki istri dan sebaliknya. Dan untuk perempuan, akibatnya adalah ketidaksiapan dalam melahirkan dan memilki anak. Metode pelaksanaan yang dilakukan yaitu dengan memberikan penyuluhan secara langsung, diskusi tanya jawab dan evaluasi peserta pengabdian. Maka dari itu, dalam penyuluhan ini sangat diharapkan bahwa siswa siswi sadar akan bahayanya pernikahan dini dan dapat meminimalisir terjadinya pernikahan usia dini. Hasil dari pengabdian ini yaitu siswa/i memahami akan pentingnya dilakukan pencegahan pernikahan dini sejak dini. Kesimpulan dari pengabdian ini yaitu pentingnya mengetahui dampak dari pernikahan dini pada siswa secara cepat.
Pengaruh Perawatan Luka Modern Dressing Terhadap Derajat Luka Ulkus Diabetikum Sartika, Andry; Ferasinta, Ferasinta; Novitasari, Selvia; Rozani, Leni
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 8 No. 1 (2024): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/citradelima.v8i1.401

Abstract

One of the complications of Diabetes Mellitus (DM) is Diabetic Ulcer. Diabetic ulcers are wounds that require special care, management to treat diabetic ulcers, namely the Modern Dressing method. Diabetic foot wounds are caused by several factors, namely neuropathy, trauma, foot deformity, high pressure on the soles of the feet and peripheral vascular disease. Comprehensive and systemic examination and classification of diabetic ulcers can help provide and guide adequate treatment. The aim of this study was to determine the effect of wound care using modern dressing methods on the degree of diabetic ulcers. This research uses a quasi-experimental method with a pre-post test two group design approach, namely a research method carried out observationally. The research results showed that the average value of wound care using modern dressing methods was the average value before (19.15) and the average after intervention (12.81). So it can be said that there is an influence of modern dressings on the degree of diabetic ulcer wounds.
Peningkatan Pengetahuan Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Smks Agro Maritim Ferasinta, Ferasinta; Rozani, Leni; Sartika, Andry; Novitasari, Selvia; Tesma Wulandari, Bertha; Zulya Dinata, Endah
STARLA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Desember
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada remaja, khususnya remaja putri. Remaja putri dikatakan mengalami anemia apabila kadar hemoglobin (Hb) kurang dari 12 g/dl. Kerentanan remaja putri terhadap anemia lebih tinggi dibandingkan remaja laki-laki karena kebutuhan zat besi yang lebih besar serta kehilangan zat besi akibat menstruasi sekitar ±1,3 mg per hari. Tingginya prevalensi anemia pada remaja umumnya disebabkan oleh rendahnya asupan zat besi dan zat gizi pendukung lainnya seperti vitamin A, vitamin C, folat, riboflavin, dan vitamin B12. Anemia pada remaja dapat berdampak pada keterlambatan pertumbuhan fisik, gangguan perilaku dan emosional, penurunan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh yang menurun, serta rendahnya produktivitas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia serta upaya pencegahannya melalui edukasi gizi dan pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan dengan metode penyuluhan dan diskusi interaktif mengenai anemia, kebutuhan zat besi, sumber makanan kaya zat besi, serta pentingnya konsumsi buah-buahan seperti pisang, pepaya, dan buah naga sebagai sumber zat gizi pendukung pencegahan anemia. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai pengertian anemia, faktor risiko, dampak anemia, serta kesadaran untuk menerapkan pola makan sehat dan mengonsumsi buah secara rutin. Kesimpulan, edukasi dan pendidikan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kesadaran remaja untuk menjaga kesehatan diri dan mencegah anemia sejak dini.
Mental Health Transformation in the Generation Z Era: Mentoring and Prevention of Early Marriage in Adolescents: Transformasi Kesehatan Mental Era Generasi Z: Pendampingan dan Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja Sartika, Andry; Rozani, Leni; Ferasinta, Ferasinta; Novitasari, Selvia
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 3 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v3i1.345

Abstract

Early marriage is one of the social problems in Indonesia both in rural and urban areas that is very serious and must be a concern from various parties because of the various risks that may occur. There are 16 million births that occur in mothers at the age of 15-19 years Women between the ages of 10-14 years have a fairly high-risk level, which is 5 times the risk of dying during pregnancy or childbirth. Indonesia ranks 37th in the world in terms of early marriage and ranks 2nd in ASEAN. Community service activities in the form of health counseling to adolescents are carried out using the lecture method and also distributing leaflets to each student. Counseling activities related to the topic and lecture method used can continue to be carried out to be able to increase the understanding and knowledge of adolescents related to the impact of marriage carried out at an early age. The results of the counseling showed an increase in students' understanding of the disease of early marriage, including the impacts and consequences it causes. The enthusiasm from the school and students was very good. Suggestions were given so that the school better controls and assists students to prevent underestimation of the disease, and students are expected to be more socially friendly and sensitive to the environment.