Claim Missing Document
Check
Articles

PENURUNAN KANDUNGAN ZAT PENCEMAR ORGANIK PADA LIMBAH RUMAH POTONG AYAM DENGAN BIOFILTER AEROB MENGGUNAKAN MEDIA KULIT KERANG Ardhi, Evi Wahyu; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i1.60

Abstract

Limbah cair pada Rumah Potong Ayam (RPA) memiliki zat pencemar organik yang tinggi, sekaligus mengandung berbagai mikroorganisme yang dapat bersifat patogen. Dalam penelitian ini unit pengolahan yang digunakan yaitu biofilter aerob dengan sistem batch, menggunakan media lekat kulit Neptunea Cumingii dan kulit Anadara Granosa, pada waktu kontak 12, 24, 36, 48 jam. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan jenis media dan waktu kontak terbaik serta mikroorganisme yang berperan dalam menurunkan kandungan BOD, COD, TSS, dan Amonia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil yang paling optimal adalah menggunakan media kulit Anadara Granosa dengan waktu kontak 48 jam, dapat menurunkan konsentrasi BOD 96,24%, COD 90,27%, TSS 98,18% dan Amonia 98,86%. Mikroorganisme yang berperan mendegradasi kandungan organik pada limbah rumah potong ayam pada media kulit Neptunea Cumingii yaitu Comamonas testosteroni, media kulit Anadara Granosa merupakan Aeromonas sobria dan Salmonella spp.
PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI BENANG MENGGUNAKAN KOMBINASI FILTRASI MEDIA BIOCHAR DAN CONSTRUCTED WETLANDS Syitoh, Nurma; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v3i1.77

Abstract

Pengolahan limbah cair sistem filtrasi dan sistem Constructed Wetlands telah banyak digunakan dengan pemanfaatan bahan alami untuk mereduksi kandungan limbah serta memiliki nilai estetika menjadi daya tarik tersendiri dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dari media penyaring berupa Biochar sekam dan Antrasit serta jenis tanaman (Zantedeschia aethiopica dan Epipremnum aureum) yang digunakan pada system Constructed Wetlands. Parameter utama yang digunakan adalah COD, TSS, Amonia, dan warna. Reactor wetlands memiliki waktu tinggal mulai dari 3 hari, 6 hari, 9 hari, 12 hari hingga 15 hari. Waktu tinggal limbah proses filtrasi selama 5 jam. Filtrasi terbaik menggunakan media penyaring Antrasit memiliki efisiensi penyisihan COD, TSS, Amonia, Warna berturut-turu sebesar 40,86%; 31,71%; 15,8%; 9,78%. Sistem Constructed Wetlands terbaik, ada pada reactor berisi tanaman Epipremnum aureum inlet dari effluent filtrasi antrasit yang memeiliki efisiensi penyisihan parameter COD, TSS, Amonia, dan warna sebesar 77,4%;86,43%;91,38%; 97,7%.
UJI EFEKTIFITAS SAMPAH PANGAN DAN NON PANGAN DALAM MENGHASILKAN BIOETANOL GENERASI KEDUA Anugrah, Mohammad Rio Panca; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i2.33

Abstract

Pengolahan sampah khususnya sampah hasil perkebunan atau pertanian yang hanya menjadi pupuk maupun kompos akan sangat disayangkan. Sampah berbahan selulosa sebenarnya mampu digunakan untuk menciptakan bioetanol generasi kedua. Dengan proses pendahuluan seperti delignifikasi ditujukan agar kandungan lignin pada bahan dapat rusak dan selulosa dapat diolah menjadi glukosa. Kombinasi perlakuan serta bahan seperti tongkol jagung, kulit biji kluwek, hvs bekas, dan koran bekas ; larutan NaOH pada proses delignifkasi selama 4 jam pada suhu 50 °C; larutan selulosa pada proses hidrolisis selama 4 jam pada suhu 50 °C; penambahan larutan sebanyak 10 ml v/v, & 20 ml v/v; lama waktu fermentasi 5, 10, 15 hari; dan proses destilasi atau penyulingan nantinya dimaksudkan agar peneliti mendapat kadar alkohol tertinggi pada bahan maupun proses yang dilakukan. Hasil terbaik didapat dari bahan kertas hvs yang dilakukan proses delignifikasi, dan dengan penambahan larutan starter 20 ml v/v; waktu fermentasi 10 hari dengan kadar alkohol 23,78%.
PENGELOLAAN LIMBAH CAIR PETERNAKAN SAPI DENGAN INTERVENSI OXIDATION POND UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN BAU DAN RISIKO KONTAMINASI BADAN AIR Thohiroh, Mubayyinatuth; Ali, Munawar; Hendrasarie, Novirina; Rosariawari, Firra
Envirous Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i2.44

Abstract

Air bekas operasional peternakan sapi yang tidak dikelola dengan baik dan langsung dibuang ke lingkungan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko kontaminasi badan air di sekitarnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pengelolaan yang efektif dan efisien untuk menyelesaikannya. Metode penelitian meliputi perancangan sistem pengelolaan dan eksperimen pengolahan skala laboratorium. Sistem pengelolaan limbah cair peternakan sapi terdiri dari 3 tahap, yakni pra-perlakuan, perlakuan primer, dan perlakuan sekunder. Oxidation pond berperan sebagai unit pengolahannya. Air limbah diolah di dalam oxidation pond dengan variasi debit oksigen yang diinjeksikan 6 L/menit, 8 L/menit, dan 11 L/menit dengan waktu tinggal selama waktu hitung (berturut-turut 0,256 hari, 0,1356 hari, 0,1096 hari), 3 hari, 7 hari, dan 14 hari). Air limbah setelah pengolahan tidak berbau. Kadar BOD akhir terbaik 98 mg/L, sedangkan kadar Ammonia Total akhir terbaik 0,00032 mg/L. Pengelolaan dengan oxidation pond sebagai unit pengolahannya efektif mengatasi permasalahan bau dan menurunkan kadar BOD dan Ammonia.
EFEKTIVITAS ADSORBEN BERBAHAN FILTER ROKOK NON-PAKAI UNTUK MENURUNKAN KADAR CO DAN NOx PADA ASAP ROKOK Kinanti, Kawista Arum; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v1i2.45

Abstract

Pencemaran udara tidak hanya terjadi diluar ruangan tetapi juga didalam ruangan, Salah satu pencemar dalam ruangan yang banyak dijumpai adalah gas Karbon Monoksida (CO) dan Nitrogen Oksida (NOx). Asap pembakaran tidak sempurna terakumulasi didalam ruangan akibat dari konsumsi rokok. Reduksi polutan dapat dilakukan dengan cara adsorpsi, penelitian ini memanfatkan limbah filter rokok non – pakai jenis capsule dan charcoal dari pabrik penghasil filter rokok yang tidak lolos uji kualitas untuk dimanfaatkan sebagai karbon aktif yang akan dipergunakan sebagai adsorben CO dan NOx pada asap rokok. Filter rokok setelah dikarbonisasi kemudian diaktivasi dengan larutan KOH 65% menggunkan perbandingan activator agent dan larutan sebesar 4:1.Penelitian ini menggunakan reaktor yang dimodelkan seperti ruangan dengan volume ruang 0,02 m2. Karbon aktif berbahan dasar FR-Capsule dan FR-Charcoal terbukti mampu menurunkan kadar CO sebesar 86,8% dalam waktu kontak 120 menit dan NOx 89,7% dalam waktu kontak 30 menit pada sidestream smoke, dan kandungan CO turun sebesar 98,8% sedangkan NOx turun sebesar 100% pada waktu kontak 30 menit pada mainstream smoke.
Analisis Persebaran Emisi PM2.5 dari Cerobong Spray Dryer Industri Keramik Menggunakan Pemodelan Software Graz Lagrangian Model (GRAL) Anindya, Adila; Hendrasarie, Novirina
Envirous Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v4i1.162

Abstract

Particulate Matter 2.5 (PM2.5) merupakan salah satu jenis polutan dengan ukuran kurang dari 2.5 mikron yang dapat menyebabkan peningkatan mortalitas dari paparannya. PM2.5 dapat dihasilkan dari aktivitas alam, kendaraan bermotor, aktivitas industri, dan aktivitas rumah tangga. PM2.5 di industri keramik terus meningkat dari tahun ke tahun. Graz Lagrangian Model (GRAL) adalah aplikasi yang dapat memodelkan polusi udara dengan memasukkan data meteorologi dan konsentrasi polutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengukuran konsentrasi PM2.5 pada salah satu industri keramik di Mojokerto dari November 2022 sampai Februari 2023 dan perbandingannya dengan baku mutu yang berlaku serta memodelkan sebaran PM2.5 di wilayah Mojokerto menggunakan GRAL . Pada penelitian ini pengukuran dilakukan 1 kali per bulan pada tanggal 21 selama 15 jam. Arah angin dominan terjadi dari arah tenggara dan arah barat daya ke barat, kemudian sedikit terjadi di arah utara dan selatan. Arah angin dari tenggara sering terjadi umumnya dengan kecepatan 2-3 m/s. Pada pemodelan ini salah satu pabrik keramik di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) merupakan titik emisi dengan kawasan domain terdapat 2 titik, yaitu di SMAN 1 Ngoro dan Wisata Sumber Dhuwur Sidorejo. Jarak antar kawasan domain sebesar 4926 m, dengan hasil penyebaran PM 2,5 merata dengan konsentrasi 0 µg/m3 hingga 0,02 µg/m3
Penyuluhan Pengolahan Air Tanah Salinitas Tinggi Menggunakan Reverse Osmosis di Desa Karang Turi, Lamongan Hendrasarie, Novirina; Trilita, Minarni Nur; Farichah, Himatul
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.554

Abstract

Air tanah di Desa Karang Turi, Lamongan, bersalinitas tinggi sehingga menimbulkan masalah bagi masyarakat. Jika air tersebut tidak diolah, maka akan berdampak pada kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya. Konsentrasi garam yang tinggi dalam air yang dikonsumsi menyebabkan ginjal bekerja keras untuk mengeluarkan kelebihan garam tersebut dan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dan meningkatkan risiko penyakit ginjal. Salah satu teknologi yang mampu menurunkan salinitas tinggi adalah proses Reverse Osmosis (RO). Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Karang Turi, Lamongan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapat air bersih layak minum sesuai Standar Permenkes RI No. 2 tahun 2023. Kualitas air tanah di Desa Karang Turi, parameter yang melebihi Standar yang ditetapkan adalah salinitas 1600-8500 mg/L, besi (Fe) 0,23-0,35 mg/L, mangan 0,12-0,17 mg/L, dan zat organik 24,6-44,6 mg/L. Setelah diuji coba di laboratorium, air tanah warga yang diproses menggunakan alat RO menjadi air layak untuk diminum dengan salinitas 0 mg/L. Alat RO ini selanjutnya diserahkan kepada warga dan ditempatkan di balai desa agar warga yang berkegiatan di balai desa, misal posyandu, kerja bakti dan lain-lain dapat mengkonsumsi air olahan tersebut dengan cuma-cuma dan menyehatkan.
Analisis Risiko K3 dengan Metode Hazard and Operability Study (HAZOP) pada Conveyor Body Preparation pada Industri Keramik Mojokerto Luchmanandri, Rahmadini; Hendrasarie, Novirina
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i2.554

Abstract

Perusahaan Industri Keramik di Mojokerto merupakan industri manufaktur yang berkewajiban untuk melaksanakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Upaya penerapan dilakukan untuk mencegah atau bahkan menghilangkan risiko kecelakan dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisa bahaya apa saja yang dapat terjadi di area conveyor body preparation. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi lapangan dan wawancara para pekerja, kemudian data diolah menggunakan metode HAZOP. Hasil menunjukkan sebanyak 18% risiko ekstrem, 18% risiko sedang, dan 64% risiko tinggi. Tingkat risiko ekrstrim dengan nilai 15 berada pada aktivitas cleaning mesin feeder box, pengoperasian conveyor, dan pengoperasian panel. Pengendalian yang dapat dilakukan adalah dengan cara penegasan penggunaan Alat Pelindung diri yang kemudian diikuti dengan pengendalian teknik ataupun pengendalian administrasi bagi para pekerja.Kata Kunci: Conveyor Body Preparation, HAZOP, K3, Pengendalian Risiko
Analisis Penerapan Produksi Bersih (Cleaner Production) dengan Metode Quick Scanning pada Industri Keramik di Mojokerto Anindya, Adila Putri; Hendrasarie, Novirina
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i2.555

Abstract

Pada salah satu pabrik keramik di Mojokerto ini terdapat 11 tahapan proses produksi yang dibagi dalam 4 tahapan utamanya yaitu tahapan body preparation, pengglasiran, pembakaran dan pengemasan. Sehingga dihasilkan limbah berupa loss raw material, loss powder kering, green body, afal keramik, cooling water, waterglass, afal scrapper, afal glaze, tumpahan oli mesin dan tumpahan tinta. Telah dilakukan penggunaan kembali limbah green body, afal keramik, afal scrapper, afal glaze dan waterglass, namun limbah lainnya belum dimanfaatkan secara maksimal sehingga dilakukan analisis terkait penerapan produksi bersih ini untuk memaksimalkan penggunaan limbah yang ada, meminimalisir terjadinya limbah dan mengefisiensikan produktivitas produksi. Setelah dilakukan analisis dengan metode quickscanning dan wawancara dengan setiap penanggungjawab tahapan produksi, didapatkan beberapa opsi penerapan produksi bersih yang dapat diterapkan yaitu dengan metode Good Housekeeping, Reuse, Recycle, Pencegahan (Elimination) dan Modifikasi Proses. Kemudian dilakukan analisis dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) untuk mengetahui skala penerapan produksi bersih tersebut, didapatkan bahwa dari 6 opsi yang diajukan memiliki rentang nilai MPE antara 4,920 hingga 6,580 dengan nilai MPE 4,920 memiliki skala 1 atau tidak penting, nilai MPE 5,896; 5,914 dan 5,645 memiliki skala 2 atau penting dan nilai MPE 6,210 dan 6,580 memiliki skala 3 atau sangat penting.Kata kunci: Produksi Bersih, Industri Keramik, Metode Perbandingan Eksponensial (MPE), Metode Quick Scanning 
Pemanfaatan Konsorsium Bakteri Lactobacillus sp untuk Proses Pengolahan Minyak dan Lemak pada Grease Trap dan Sequencing Batch Reactor Romadon, Syahrul; Hendrasarie, Novirina
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v7i2.560

Abstract

Kandungan minyak dan lemak pada limbah cair rumah makan merupakan salah satu pencemar yang sulit dihilangkan. Limbah cair rumah makan dipilih karena karakteristik pencemar COD, minyak lemak, nitrogen, dan fosfat yang tinggi. Penelitian ini memanfaatkan konsorsium bakteri Lactobacillus untuk mendegradasi minyak dan lemak pada limbah rumah cair makan menggunakan reaktor pengolahan air limbah. Reaktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah Grease Trap dan Sequencing Batch Reactor. SBR dipilih karena efektivitasnya yang tinggi dengan ketahanan terhadap shock loading, fleksibilitas operasional, hemat lahan, serta mudah dikombinasikan dengan pengolahan lainnya.  Konsorsium Bakteri pendegradasi minyak dan lemak diaplikasikan pada Grease Trap secara aerobik. Perbedaan perlakuan seperti waktu retensi hidraulik (HRT) dan debit aerasi diberikan untuk mengetahui kondisi optimal reaktor SBR. Kombinasi grease trap dan SBR memberikan perbedaan kondisi aerobik dan anaerobik sehingga berpengaruh signifikan dalam penyisihan parameter pencemar. Aktivitas mikroorganisme dianalisis untuk mengetahui efektivitas penyisihan beban pencemar air limbah, khususnya minyak dan lemak, yang berdampak juga pada parameter COD, total nitrogen, fosfat, dan sTSS. Hasil akhir pada penelitian ini, pada waktu tinggal 24 jam, debit aerasi 14 L/menit, konsorsium bakteri Lactobacillus sp mampu menyisihkan minyak dan lemak sebesar 97.42%. dibandingkan Grease Trap konvensional sebesar 84.54%. Penambahan konsorsium bakteri Lactobacillus, memberikan dampak efektivitas penurunan zat pencemar lainnya lebih tinggi.Kata kunci: grease trap, sequencing batch reactor, konsorsium mikroorganisme, minyak dan lemak, limbah cair rumah makan
Co-Authors Adhevada Ayu Dyah Anda Resta Pratama Ali, Munawar Ananda Iqbal Ibrahim Angelika Stephani Silalahi Anindya, Adila Anindya, Adila Putri Anugrah, Mohammad Rio Panca Ardhi, Evi Wahyu Aussie Amalia Azalia, Amelinda Thomasina Azmi, Nabilah Tsabitul Barbara Tenesia Belaon BASUKI RAHMAD Beny Satrya Eka Putra Bernadheta Donabella Ega Chindy, Andhini Dea Kirana Nurlaili Dewi Rahyuni Dheo Irfandanny Dieta, Yustity Arum Dimas Eka Mahendra Faisal Dimas Arifiansyah Farhan Athallah Ajiputra Ferlian Vida Satriaji Firra R. Firra Rosariawari Fitriani, Siti Nurista Fransiska Febriana Fransiska Febriana Hendra Usnaini Hendra Usnaini Hendrata Wibisana Imroatun Najwa Irene AA Suwandhi Irene AA Suwandhi Irma Ilham Yadaturrahmah Iwan Wahjudijanto Januar Kabul Fadilah Kalis, Ahmad Ilham Ramadhan Kartika, Sucahyaning Wahyu Trihasti Kasih, Bunga Cinta Kevin Reira Christian Kinanti, Kawista Arum Kurniawan, Dwi Kurniawan L, Rudi lham Lacta Praditya Luchmanandri, Rahmadini Mas'ulah, Silvi Minarni Nur Trilita Mochammad Yusuf Cahayaning Nugraha B Mukhammad Rifki Hendianto Munawar Ali Nabila Indah Wibisono Ningrum, Dwi Mulyati Nofansyah, Aldy Fajar Nur Anisah Nurlaili, Dea Kirana Praditya Sigit Ardisty Sitogasa Priyadarshini, Rossyda Putra, Beny Satrya Eka Putri Nur Rizkia R. Mohammad Alghaf Dienullah R., Firra Rachmasari, Syafira Nur Raden Kokoh H. Raden Kokoh Haryo Putro Rahmadini Luchmanandri Rahman, Agus Adam Ranno MR. Rizki Kurnia Putra Rizkia, Putri Nur Romadon, Syahrul Rosariawari, Firra Rr. Maulidya Permana Santosa, Bagas Aldin SQC Zakiyayasin Nisa Sucahyaning Wahyu Trihastika Kartika Susilowati Syarifudin Ahmad Syitoh, Nurma Thohiroh, Mubayyinatuth Tiara Mohamad Mirwan Wildanum, Pinasthika Almira Yayok SP Yurry Aditya Pratama zafira mauluida Zuhria Oktaviani