Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MEMACE

ASPEK SOSIOLOGIS DALAM CERITA RAKYAT PUTRI DENDA MANDALIKA KARYA S.S.T WISNU SASANGKA Basri, Hasan; Ahmadi, Alpan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 1 (2023): MEMACE, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i1.658

Abstract

Bentuk sastra lisan bermacam-macam, salah satunya adalah cerita rakyat. Cerita rakyat bagian dari sastra lisan yang pernah ada dan menjadi jati diri sekelompok masyarakat. Cerita Rakyat Putri Mandalika merupakan cerita rakyat yang dibukukan oleh S.S.T Wisnu Sasangka. Cerita rakyat ini sendiri menceritakan tentang kisah seorang putri kerajaan yang cantik, anggun dan berbudi luhur bernama Putri Denda Mandalika. Kecantikan dan budi luhur Putri Denda Mandalika membuat para Raja dan Pangeran dari seluruh pelosok ingin meminangnya untuk dijadikan sebagai permaisuri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai sosial dalam cerita Putri Denda Mandalika versi S.S.T Wisnu Sasangka. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kualitatif yang menggunakan metode analisis deksriptif. Data yang terkumpul dianalisis, diidentifikasi, diklasifikasi, dan dideskripsikan. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku cerita Putri Denda Mandalika versi S.S.T Wisnu Sasangka. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kepustakaan yakni teknik yang menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan pragmatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai didaktis dalam cerita rakyat Putri Denda Mandalika versi S.S.T Wisnu Sasangka. Adapun nilai-nilai didaktis yang ditemukan yakni salah satunya nilai social . Dalam penelitian ini ditemukan aspek sosial yang berupa nilai tolong menolong. Hal ini tergambar dari sikap yang ditunjukkan oleh tokoh Maspahit, Wiku Beganda, dan Putri Mandalika.
ANALISIS AMANAT DAN UNSUR INTRINSIK PUISI "KEPADA PEMINTA MINTA" KARYA CHAIRIL ANWAR Hendri, Hendri; Ahmadi, Alpan
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 1 No. 1 (2023): MEMACE, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v1i1.659

Abstract

Karya sastra sebagai kajian dari stilistik yang menggunakan gaya bahasa sastra sebagai media untuk menemukan nilai estetisnya. Amanat adalah pesan yang terdapat dalam karya sastra.Oleh karna itu, tujuan analisis puisi ini adalah mengetahui amanat dan unsur intrinsik pada puisi Kepada Peminta-Minta karya Chairil Anwar. Chairil Anwar yang kritis dalam menampilkan gambaran yang sesungguhnya tentang kehidupan rakyat miskin atau kaum melarat. Hal ini mampu menyampaikan pesan secara tidak langsung kepada pembaca,bagaimana sikap dan perilaku yang seharusnya dilakukan. Berdasarkan hasil analisis terhadap puisi Kepada Peminta-Minta karya Chairil Anwar yang menonjolkan berbagai aspek pembentukan kata yang kuat dan tak terduga. Kemudian dari aspek batin, bagaimana Chairil Anwar yang memiliki sikap ekspresionisme memberikan sajian puisi yang ekspresif. Puisi ini juga menunjukkan sikap sosial dan kenyataan yang terjadi