Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peran Ekstrakurikuler Karawitan dalam Penguatan Karakter Cinta Tanah Air pada Era Revolusi Industri 4.0 di SD Negeri 2 Kedungmenjangan Putri Wulandari; Pratik Hari Yuwono; Dedy Irawan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 3 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.502 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3951359

Abstract

This study aims to describe the role of musical extracurricular activities in strengthening the character of patriotism in the era of the industrial revolution 4.0 at SD Negeri 2 Kedungmenjangan. This research uses descriptive qualitative method. The subjects of this study include the principal, trainers, students and teachers. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Data validity test uses source triangulation and technique triangulation. Data analysis techniques using the Miles & Huberman model which includes data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that: (1) extracurricular activities are held once a week on Saturdays after class hours, gamelan instruments are still complete, using the Surakarta style and Banyumasan style, Students are interested in joining extracurricular musical activities because of their own volition and support from parents. (2) The implementation of musical extracurricular can strengthen the character of patriotism by preserving arts and culture and being proud of the nation's work, Karawitan extracurricular activities also provide values ​​to students including the value of politeness, the value of mutual cooperation and the value of responsibility. (3) Supporting factors for musical extracurricular activities are the school environment, family environment and students' self, the inhibiting factor for musical extracurricular activities is the schedule of clashes with other activities and the development of technology.
Telaah Buku Teks Pelajaran Membaca Kelas IV Sekolah Dasar Dedy Irawan; Dhi Bramasta; Fina Yulianingrum; Atikah Mumpuni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.602 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6785050

Abstract

Buku teks menjadi salah satu sumber pengetahuan peserta didik. Kualitas buku teks pelajaran yang dijadikan sumber pembelajaran turut menentukan hasil pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku dan pendekatan pembelajaran membaca pada buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang berupa buku teks pelajaran kelas IV dan data sekunder yang berupa kajian pustaka untuk melengkapi data primer. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu analisis teks dan studi pustaka. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Buku Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” memenuhi aspek kelayakan dari sisi kesesuaikan materi dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Selain itu, kedua buku juga dinyatakan layak sesuai dengan kriteria dari Badan Standar Nasional Pendidikan, yang meliputi kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Pendekatan pembelajaran di buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar juga dianggap cocok jika digunakan dalam pembelajaran membaca. Hal tersebut karena buku “Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” menggunakan pendekatan pembelajaran membaca yaitu Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Language. Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Laguange dianggap baik digunakan dalam pembelajaran karena kedua pendekatan tersebut menuntun peserta didik untuk dapat berperan aktif, khususnya dalam kegiatan membaca.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MENEMUKAN INFORMASI PENTING DARI SEBUAH BACAAN PARAGRAF Eka Nur Oktafiani; Dedy Irawan
Jurnal Muara Pendidikan Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Muara Pendidikan Volume 6 No 2, Desember 2021
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.227 KB) | DOI: 10.52060/mp.v6i2.565

Abstract

Indonesian is a compulsory subject at all levels of education in Indonesia. Difficulties in learning Indonesian are the difficulties experienced by students in both low and high grades. This study aims to (1) find out the difficulties of students in finding important information from a paragraph reading in class V SD N 2 Dukuhwaluh (2) find out the factors that cause students to have difficulty in finding important information from a paragraph reading.This research is a qualitative descriptive research with case study method. Data collection techniques by means of observation, interviews and documentation analysis. Data analysis techniques from data reduction, data presentation and verification. The results showed that there were two students who had difficulty in finding important information from a paragraph reading in class V SD N 2 Dukuhwaluh
Pengaruh Buku Bacaan terhadap Peningkatan Minat Baca dan Keterampilan Bahasa pada Siswa Sekolah Dasar Irawan, Dedy; Putri, Iin Dwi Aristy
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1184

Abstract

Dalam era digital, penggunaan buku bacaan tradisional dan digital mempengaruhi minat baca dan keterampilan bahasa siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kedua jenis buku bacaan tersebut. Melalui metode literature review, artikel ini mengkaji studi empiris yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku bacaan tradisional lebih efektif dalam membangun keterampilan dasar membaca dan kosakata, karena interaksi fisik dengan buku meningkatkan konsentrasi dan pemahaman. Buku digital, sebaliknya, menawarkan keunggulan dalam aksesibilitas dan interaktivitas, meningkatkan motivasi membaca melalui fitur multimedia. Buku digital juga memungkinkan penyesuaian tingkat kesulitan bacaan sesuai kemampuan siswa, mempercepat perkembangan keterampilan bahasa. Namun, buku digital memiliki tantangan seperti potensi distraksi dan kebutuhan perangkat teknologi yang memadai. Kesimpulannya, kombinasi buku tradisional dan digital dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan bahasa siswa. Integrasi keduanya dalam kurikulum pembelajaran diharapkan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan interaktif.
The case of character education implementation in elementary schools: How are promotions and its problems? Dedy Irawan; Yuli Windarti
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 2 No. 01 (2023): Februari, International Journal of Education, Vocational and Social Science (I
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v2i01.147

Abstract

Nowadays, the attitude and behaviour of Indonesian students are declining. As a character-building component, schools have an important task in instilling morals, ethical values, noble morals, and strong and resilient character. This study was conducted to analyse the implementation of character education at SD Negeri 2 Pengadegan. Qualitative research with an ethnographic approach was used in this study on implementing character education in elementary schools during one semester of 2021/2022. A total of 20 participants were interviewed, including principals, teachers, parents and students. Observation, interviews and documentation were used as research instruments. Character education promotion implemented at SD Negeri 2 Pengadegan covers 20 aspects. This research describes the character education strategies: exemplary habituation, school climate conditioning, integration in all subjects, and integration through extracurricular activities. Good cooperation from all school members is a supporting factor for character education at SD Negeri 2 Pengadegan. However, character education is hampered by the lack of parental concern at home and the negative response of some parents to the enforcement of school regulations. To overcome this, schools should improve communication with parents.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS EDUCAPLAY PADA PELAJARAN IPAS DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN BERNALAR KRITIS SISWA Fadilah, Annisa Salma; Irawan, Dedy; Kristianto, Andika
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 6 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v6i1.24096

Abstract

Terdapart 6 dimensi dalam profil pelajar Pancasila, salah satunya adalah bernalar kritis. Dimensi ini memiliki keterkaitan dengan capaian pembelajaran IPAS. Terdapat dugaan keterampilan bernalar kritis pada siswa akan meningkat jika dikombinasikan dengan model pembelajaran serta media yang tepat. Problem based learning memiliki sintak yang mendukung stimulasi keterampilan bernalar kritis siswa. Educaplay dapat menjadi alternatif media yang cocok untuk dikolaborasikan dengan model PBL sehingga meningkatkan keterampilan bernalar kritis. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan mengikuti prosedur penelitian Kemmis dan McTaggart. Sasaran penelitian adalah siswa kelas IV. Teknik pengambilan data dilakukan menggunakan non test yaitu observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2013. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa model PBL berbasis educaplay dapat meningkatkan keterampilan bernalar kritis siswa. Terdapat kenaikan rata-rata persentase dari pelaksanaan siklus I dan siklus II yaitu mencapai 84% > 80%. Guru dapat memanfaatkan PBL berbasis educaplay untuk melakukan pembelajaran IPAS agar keterampilan bernalar kritis siswa semakin meningkat. Kata kunci: Keterampilan Bernalar Kritis; Educaplay; IPAS  
ANALISIS KELAYAKAN KEGRAFIKAAN BUKU TEMATIK KELAS III SEKOLAH DASAR Wulyandari, Setiya Budi; Irawan, Dedy
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2021): September-December 2021
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v1i3.91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan kegrafikan pada buku teks kelas III SD. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Purbalingga Lor, SD Negeri 2 Purbalingga Lor, SD Negeri 2 Wirasa, SD Negeri 1 Purbalingga Kidul, MI Muhammadiyah Cabang, MI Muhammadiyah Wirasana, MI Muhammdaiyah Pesayangan, MI Istiqomah Sambas, dan MI Kalikabong pada bulan Mei 2021. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primernya berupa buku teks pelajaran pada kelas III dan data sekunder yang berupa kajian pustaka untuk melengkapi data primer. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan Teknik observasi, analisis teks dan studi Pustaka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan komponen Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik untuk mengukur keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Tema 8 “Praja Muda Karana”, Cemara Tema 8 “Praja Muda Karana” 3b semester 2, Buku Pengayaan Tema 8 “Praja Muda Karana” Semester Genap, Buku Forum Tema 4 “Kewajiban dan Hakku” Semester Ganjil dan Buku Tematik Tema 7 “Perkembangan Teknologi” sudah sesuai dengan kriteria kelayakan buku teks.
Patterns of Teacher Pedagogical Creativity in Cultural Arts and Crafts Subjects in Elementary Schools Wijayanti, Okto; Irawan, Dedy; Muryaningsih, Sri; Fah, Lay Yoon
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 15 No. 1 (2023): Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/dinamika.v15i1.16808

Abstract

This research aims to reveal the creativity of teacher pedagogy with creative and participatory learning in provoking the curiosity, activeness and enthusiasm of students. The application of pedagogical creativity as a search or an effective way to develop pedagogical creativity makes it possible to establish that innovative technologies have great potential in developing pedagogical creativity . Method The qualitative method was chosen to explore and give in-depth meaning to the data obtained and to be able to present more meaningful pedagogic creativity research results. Data analysis used descriptive analysis, starting with grouping the same data, then interpretation was carried out to give meaning to each sub-aspect and the relationship between one another. To carry out an analysis or interpretation of all aspects to understand the meaning of the relationship between one aspect and another which is the focus of further research is interpreted or interpreted. development of pedagogical creativity of teachers and students. The research findings show that many challenges to pedagogical creativity in pedagogical practice are manifested in the pattern of: 1) the effective application by a person of the experiences created in new conditions; 2) in repair known according to the new task; in the development of science and development; 3) in the ability to prove intuitive and pre-prepared decisions; 4) in the ability to dream, see near and distant prospects; 6) in the ability to develop ideas and see a series of options in their decisions; 7) to reveal the unknown regularity of previous training and education; 8) in the ability to conduct experiments, deeper research work. Thus, these findings can become the basis for further studies on improving and creating new approaches to the development of pedagogical creativity in the process of arts and culture craft education.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM KETRAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA KELAS V SEKOLAH DASAR Harimurti, Hamar; Irawan, Dedy
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan siswa dalam menulis karangan narasi adalah salah satu permasalahan yang sering terjadi pada jenjang Sekolah Dasar, terutama di kelas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan dan faktor faktor yang mempengaruhi kesulitan menulis karangan narasi yang dialami siswa kelas V SD Negeri 1 Kedungwuluh Kidul. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data melalui tahapan Miles dan Huberman, meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa siswa kelas V SD Negeri 1 Kedungwuluh Kidul mengalami berbagai kesulitan dalam menulis karangan narasi, seperti: (1) menyampaikan ide pokok atau gagasan, (2) menyusun paragraf, (3) penggunaan ejaan dan tanda baca, pemilihan kosakata, (4) percaya diri saat menulis. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor internal seperti daya ingat dan motivasi belajar, serta faktor eksternal seperti kurangnya perhatian orang tua, lingkungan yang kurang mendukung, dan pengaruh media sosial. Disarankan guru menerapkan bimbingan belajar, orang tua mendukung belajar di rumah, serta sekolah menyediakan fasilitas sesuai perkembangan zaman untuk membantu mengatasi kesulitan menulis karangan narasi.
Pengetahuan Mitigasi Bencana ditinjau dari Aspek Kearifan Lokal dan Keilmuan Warga Dusun Kalipagu Nugroho, Agung; Irawan, Dedy; Wibowo, Anggun Pria
Media Komunikasi Geografi Vol. 26 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v26i1.88025

Abstract

Letak geografis Indonesia yang berada pada jalur cincin api dunia membuat Indonesia disebut sebagai laboratorium bencana. Hal ini menjadikan sebagian besar Indonesia rentan terhadap potensi rawan bencana. Banyumas salah satu wilayah yang tak luput dari potensi bahaya ini, terutama ancaman erupsi Gunung Slamet. Sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Pulau Jawa, Slamet menyimpan potensi letusan yang signifikan, meski aktivitasnya tidak seintensif Merapi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana memiliki konstruksi sendiri dalam meyikapi dan menghapi ancaman bencana. Konstruksi sosial ini berbentuk kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontruksi masyarakat akan pemahaman mitigasi bencana diliat dari kearifan sosial dan aspek keilmuan. Lokasi penelitian berada di dusun Kalipagu Kecamatan Baturraden, Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah analisis data meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitigasi bencana ditinjau dari aspek keilmuan yaitu; aspek sikap dan pengetahuan, aspek sistem peringatan, aspek rencana tanggap darurat, dan aspek mobilisasi sumber daya dinilai masih dalam kategori kurang. Sedangkan dari aspek kearifan lokal, terdapat beberapa temuan yaitu penggunaan peralatan tradisional, kepercayaan pada pemuka adat serta adanya upacara adat. Pada akhirnya untuk membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana, diperlukan pendekatan yang holistik yang menggabungkan pengetahuan ilmiah dan kearifan lokal. Dengan saling melengkapi, kedua jenis pengetahuan ini dapat menjadi kekuatan yang ampuh dalam mengurangi dampak bencana dan melindungi masyarakat.