Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : THE COMMERCIUM

PENGARUH LIVE STREAMING SHOPPING OLEH INFLUENCER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI TIKTOK SHOP (Survei Pada Shopper Live Streaming @Louissescarlettfamily) Mada, Tira; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol. 8 No. 1 (2024): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v8i1.58930

Abstract

inggris Aulia, Rosyada Dinda; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol. 8 No. 2 (2024): The Commercium
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v8i2.62823

Abstract

This research aims to analyze consumer reception of live streaming on the TikTokShop animal and plant account. TikTok social media is one of the most popularplatforms for users around the world, including Indonesia, which is ranked secondin number of users after America. TikTok Shop is a new innovative feature inIndonesia that provides business opportunities for entrepreneurs to promote theirproducts. However, strict regulations regarding the sale of animals and plants onthe TikTok Shop pose challenges for business owners. This research aims tounderstand how consumers respond and interpret the content presented by sellersin TikTok Shop live streaming. This research uses a qualitative reception analysisapproach using the AIDA model and persuasive communication theory. The resultsof this research are that consumers on TikTok are in a dominant position despitestrict regulations, but feel they agree with the policy. As for consumers who are in anegotiating position, consumers feel doubtful due to the regulations on TikTok, butconsumers feel confident after interacting with sellers via live streaming sales.
Pengaruh Kredibilitas Dokter Detektif terhadap Pemahaman Kesehatan Kulit pada Tiktok (Survey pada Followers Akun Tiktok @dokterdetektif): Soenardi, Dewinta; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.73279

Abstract

Maraknya praktik overclaim dalam pemasaran produk perawatan kulit atau skincare di media sosial, terutama Tiktok berpotensi merugikan konsumen dan beresiko membahayakankesehatan kulit. Kehadiran akun edukasi seperti Dokter Detektif menunjukkan bagaimanakredibilitas mampu mempengaruhi pemahaman dan sikap audiens dalam menentukan produkperawatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kredibilitas(kepercayaan dan keahlian) seorang dokter influencer terhadap pemahaman kesehatan kulit(translasi, interpretasi dan ekstrapolasi) para pengikut. Pengumpulan data dilakukan dengankuesioner yang disebarkan langsung kepada 130 pengikut akun @dokterdetektif di Tiktok.Metode statistik menggunakan analisis regresi linear sederhana dengan pengujian hipotesis UjiT. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kredibilitas Dokter Detektif berpengaruhterhadap pemahaman kesehatan kulit audiens dengan nilai t hitung > t tabel (15,636 > 1,9786)dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05) dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar0,656 yang berarti memiliki pengaruh kuat/tinggi. Penelitian ini menghimbau audiens untuklebih kritis dalam menerima informasi di media sosial, terutama Tiktok.
Pengaruh Kredibilitas Sumber dalam Employee Generated Content terhadap Brand Image PT.RANS Kosmetika Indonesia di TikTok pada Generasi Z Aulia, Nessya; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75327

Abstract

Employee Generated Content (EGC) merupakan strategi komunikasi pemasaran digital yang memanfaatkan karyawan sebagai sumber informasi dan representasi merek di media sosial. Kredibilitas sumber menjadi faktor penting dalam mempengaruhi penerimaan pesan oleh audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas sumber dalam Employee Generated Content (EGC) pada konten TikTok “A Day in My Life as PNS (Pegawai Nagita Slavina)” terhadap Brand Image PT RANS Kosmetika Indonesia di kalangan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap audiens TikTok Generasi Z yang pernah menonton konten EGC melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas sumber dalam EGC berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Image (sig. 0,000 < 0,05; t hitung 19,003 > t tabel 1,965). Dimensi trustworthiness menjadi indikator paling dominan dalam variabel kredibilitas sumber, sedangkan pada variabel Brand Image indikator user image memiliki pengaruh tertinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa EGC yang menekankan kredibilitas dan keaslian karyawan efektif digunakan sebagai strategi komunikasi pemasaran untuk membangun citra merek di kalangan Generasi Z pengguna TikTok.  
REPRESENTASI DIRI INFLUENCER DALAM MEMBENTUK PERSONAL BRANDING (Studi Kasus Deskriptif Kualitatif Pada Akun TikTok CEO Of Sexy Javanese Accent Natasha Keniraras) Sayyidah Fatimah Azzahra; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75426

Abstract

Influencer merupakan individu yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi perilaku, opini, dan gaya hidup orang lain melalui media sosial. Di era digital saat ini, media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga wadah untuk membangun personal branding. TikTok menjadi salah satu platform paling populer yang memungkinkan seseorang mengekspresikan diri melalui konten video singkat. Natasha, seorang wanita asal NTB yang dikenal dengan julukan CEO of Sexy Javanese Accent, menjadi contoh nyata dari keberhasilan membangun citra diri melalui media sosial. Ia dikenal karena penggunaan aksen bahasa Jawa medok yang khas dan autentik, yang berhasil menarik perhatian masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan dokumentasi, serta pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Natasha berhasil membangun personal branding yang kuat dengan menerapkan sepuluh prinsip personal branding menurut Rampersad, yaitu keaslian, integritas, konsistensi, spesialisasi, keberbedaan, relevansi, visibilitas, kegigihan, kebaikan, dan kinerja. Keberhasilannya dalam mempertahankan karakter unik, konsistensi dalam membuat konten, serta kemampuannya berinteraksi dengan audiens menjadikannya representasi nyata dari influencer modern yang mampu mengelola citra diri secara efektif di dunia digital.
Pengaruh Kredibilitas NewJeans Terhadap Sikap Konsumen Pada Produk Indomie Ramyeon Series Di Surabaya Nazilatul Maghfiroh; Prabayanti, Herma Retno
The Commercium Vol 10 No 1 (2026): The Commercium - Januari 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i1.75617

Abstract

Fenomena budaya Korea atau K-Pop yang semakin marak dan loyalitas dari para penggemar menarik perhatian brand di Indonesia untuk melakukan kolaborasi dengan Idol Korea, salah satunya Indomie yang menjadikan idol K-Pop, NewJeans sebagai global brand ambassador. Akan tetapi, di tengah kesuksesan kolaborasi tersebut muncul konflik antara NewJeans dengan agensinya, ADOR. Kondisi ini menarik diteliti untuk menganalisis pengaruh kredibilitas global brand ambassador NewJeans terhadap sikap konsumen pada produk Indomie Ramyeon Series, dengan menyoroti kondisi unik terkait konflik internal antara NewJeans dengan ADOR. Di tengah ketidakpastian industri, posisi NewJeans sebagai brand ambassador perlu dipertimbangkan mengingat perannya dalam menyampaikan informasi terkait produk Indomie yang mampu mempengrauhi sikap konsumen. Penelitian menggunakan metode kuantitatif pada 400 responden yang ditentukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas NewJeans secara signifikan berpengaruh terhadap sikap konsumen dengan dimensi attractive menjadi kontributor terbesar dalam menarik konsumen. Meskipun, secara umum NewJeans sebagai global brand ambassador memiliki kesan positif, namun pada dimensi afektif sikap konsumen menunjukkan adanya respon kecewa atas pemilihan NewJeans sebagai global brand ambassador Indomie. Kondisi ini menunjukkan bahwa kredibilitas brand ambassador mampu membangun sikap positif pada konsumen. Akan tetapi, konflik yang melibatkan brand ambassador dapat secara tidak langsung mempengaruhi persepsi konsumen pada suatu produk.